Sahih Muslim

×

صحيح مسلم

Sahih Muslim

Sahih Muslim | Hadits No. : 4833

Kitab 49 : Dzikir, Doa, Taubat dan Istighfar

Bab : Anjuran Untuk Dzikir Kepada Allah

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رَافِعٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ هَمَّامِ بْنِ مُنَبِّهٍ قَالَ هَذَا مَا حَدَّثَنَا أَبُو هُرَيْرَةَ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَ أَحَادِيثَ مِنْهَاوَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ قَالَ إِذَا تَلَقَّانِي عَبْدِي بِشِبْرٍ تَلَقَّيْتُهُ بِذِرَاعٍ وَإِذَا تَلَقَّانِي بِذِرَاعٍ تَلَقَّيْتُهُ بِبَاعٍ وَإِذَا تَلَقَّانِي بِبَاعٍ أَتَيْتُهُ بِأَسْرَعَ

Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Rafi’} telah menceritakan kepada kami {‘Abdurrazzaq} telah menceritakan kepada kami {Ma’mar} dari {Hammam bin Munabbih} dia berkata; ini adalah yang {Abu Hurairah} telah menceritakan kepada kami dari Rasulullah saw. beliau bersabda: “Sesungguhnya Allah ‘azza wajalla berfirman: ‘Jika hamba-Ku mendekat kepada-Ku satu jengkal, Aku akan mendekat padanya satu hasta, dan jika dia mendekat kepada-Ku satu hasta, maka Aku akan mendekat padanya satu depa, jika dia mendekat kepada-Ku dengan satu depa maka Aku akan mendekat kepadanya lebih cepat lagi.’

Sahih Muslim | Hadits No. : 4834

Kitab 49 : Dzikir, Doa, Taubat dan Istighfar

Bab : Anjuran Untuk Dzikir Kepada Allah

حَدَّثَنَا أُمَيَّةُ بْنُ بِسْطَامَ الْعَيْشِيُّ حَدَّثَنَا يَزِيدُ يَعْنِي ابْنَ زُرَيْعٍ حَدَّثَنَا رَوْحُ بْنُ الْقَاسِمِ عَنْ الْعَلَاءِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَسِيرُ فِي طَرِيقِ مَكَّةَ فَمَرَّ عَلَى جَبَلٍ يُقَالُ لَهُ جُمْدَانُ فَقَالَ سِيرُوا هَذَا جُمْدَانُ سَبَقَ الْمُفَرِّدُونَ قَالُوا وَمَا الْمُفَرِّدُونَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ الذَّاكِرُونَ اللَّهَ كَثِيرًا وَالذَّاكِرَاتُ

Telah menceritakan kepada kami {Umayyah bin Bistham Al ‘Aisyi} telah menceritakan kepada kami {Yazid bin Zurai’} telah menceritakan kepada kami {Rauh bin Al Qasim} dari {Al ‘Ala} dari {bapaknya} dari {Abu Hurairah} dia berkata; “Pada suatu ketika Rasulullah saw. pergi ke Makkah melewati sebuah gunung yang bernama Jumdan. Kemudian beIiau bersabda: ‘Ayo jalanlah! Inilah Jumdan. Telah menang para mufarridun.’ Para sahabat bertanya; ‘Ya Rasulullah, apakah yang dimaksud dengan mufarridun? ‘ Beliau menjawab: ‘Yaitu orang-orang (laki-laki/perempuan) yang banyak berdzikir kepada Allah.’

Sahih Muslim | Hadits No. : 4835

Kitab 49 : Dzikir, Doa, Taubat dan Istighfar

Bab : Nama-Nama Allah dan Keutamaan Menjaganya

حَدَّثَنَا عَمْرٌو النَّاقِدُ وَزُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ وَابْنُ أَبِي عُمَرَ جَمِيعًا عَنْ سُفْيَانَ وَاللَّفْظُ لِعَمْرٍو حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ أَبِي الزِّنَادِ عَنْ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لِلَّهِ تِسْعَةٌ وَتِسْعُونَ اسْمًا مَنْ حَفِظَهَا دَخَلَ الْجَنَّةَ وَإِنَّ اللَّهَ وِتْرٌ يُحِبُّ الْوِتْرَوَفِي رِوَايَةِ ابْنِ أَبِي عُمَرَ مَنْ أَحْصَاهَا

Telah menceritakan kepada kami {‘Amr An Naqid} dan {Zuhair bin Harb} dan {Ibnu Abu ‘Umar} semuanya dari {Sufyan} – dan lafadh ini milik ‘Amr-; telah menceritakan kepada kami Sufyan bin ‘Uyainah dari {Abu Az Zinad} dari {Al A’raj} dari {Abu Hurairah} dari Nabi Muhammad saw., beliau telah bersabda: “Sesungguhnya Allah subhanahu wata’ala memiliki sembilan puluh sembilan nama. Maka barang siapa dapat menjaganya, niscaya ia akan masuk surga. Sesungguhnya Allah itu Ganjil dan Dia sangat menyukai bilangan yang Ganjil.” Di dalam riwayat Ibnu Abu Umar disebutkan dengan lafazh; ‘Barang siapa yang menghitung-hitungnya.’

Sahih Muslim | Hadits No. : 4836

Kitab 49 : Dzikir, Doa, Taubat dan Istighfar

Bab : Nama-Nama Allah dan Keutamaan Menjaganya

حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ رَافِعٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ ابْنِ سِيرِينَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ وَعَنْ هَمَّامِ بْنِ مُنَبِّهٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ لِلَّهِ تِسْعَةً وَتِسْعِينَ اسْمًا مِائَةً إِلَّا وَاحِدًا مَنْ أَحْصَاهَا دَخَلَ الْجَنَّةَوَزَادَ هَمَّامٌ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّهُ وِتْرٌ يُحِبُّ الْوِتْرَ

Telah menceritakan kepadaku {Muhammad bin Rafi’} telah menceritakan kepada kami {‘Abdurrazzaq} telah menceritakan kepada kami {Ma’mar} dari {Ayyub} dari {Ibnu Sirin} dari {Abu Hurairah} dan dari {Hammam bin Munabbih} dari {Abu Hurairah} dari Nabi saw. beliau bersabda: “Allah ‘azza wajalla mempunyai sembilan puluh sembilan nama, seratus kurang satu, barangsiapa menjaganya maka ia akan masuk surga.” Hammam menambahkan; dari Abu Hurairah dari Nabi saw.; ‘Sesungguhnya Allah itu ganjil dan menyukai yang ganjil.’

Sahih Muslim | Hadits No. : 4837

Kitab 49 : Dzikir, Doa, Taubat dan Istighfar

Bab : Mantap Dalam Berdoa dan Tidak Mengatakan ‘Jika Engkau Mau’

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَزُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ جَمِيعًا عَنْ ابْنِ عُلَيَّةَ قَالَ أَبُو بَكْرٍ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ ابْنُ عُلَيَّةَ عَنْ عَبْدِ الْعَزِيزِ بْنِ صُهَيْبٍ عَنْ أَنَسٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَعَا أَحَدُكُمْ فَلْيَعْزِمْ فِي الدُّعَاءِ وَلَا يَقُلْ اللَّهُمَّ إِنْ شِئْتَ فَأَعْطِنِي فَإِنَّ اللَّهَ لَا مُسْتَكْرِهَ لَهُ

Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakr bin Abu Syaibah} dan {Zuhair bin Harb} dari {Ibnu ‘Ulayyah}, Abu Bakr berkata; telah menceritakan kepada kami Isma’il bin ‘Ulayyah dari {‘Abdul ‘Aziz bin Shuhaib} dari {Anas} dia berkata; Rasulullah saw. bersabda: “Jika salah seorang dari kalian berdoa hendaklah benar-benar mantap dalam mengharap, dan janganlah mengatakan; ‘ALLAHUMMA IN SYI’TA FA’THINI (Ya Allah jika Engkau menghendaki maka berikanlah untukku), karena sesungguhnya Allah ‘azza wajalla tidak ada yang bisa memaksa.”

Sahih Muslim | Hadits No. : 4838

Kitab 49 : Dzikir, Doa, Taubat dan Istighfar

Bab : Mantap Dalam Berdoa dan Tidak Mengatakan ‘Jika Engkau Mau’

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَيُّوبَ وَقُتَيْبَةُ وَابْنُ حُجْرٍ قَالُوا حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ يَعْنُونَ ابْنَ جَعْفَرٍ عَنْ الْعَلَاءِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا دَعَا أَحَدُكُمْ فَلَا يَقُلْ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي إِنْ شِئْتَ وَلَكِنْ لِيَعْزِمْ الْمَسْأَلَةَ وَلْيُعَظِّمْ الرَّغْبَةَ فَإِنَّ اللَّهَ لَا يَتَعَاظَمُهُ شَيْءٌ أَعْطَاهُ

Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Ayyub} dan {Qutaibah} dan {Ibnu Hujr} mereka berkata; telah menceritakan kepada kami {Isma’il} yaitu Ibnu Ja’far dari {Al ‘Ala} dari {bapaknya} dari {Abu Hurairah} bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Jika salah seorang dari kalian berdoa maka janganlah sekali-kali ia berkata; ‘Ya Allah ampunilah aku jika Engkau kehendaki, ‘ akan tetapi hendaklah ia serius dalam meminta dan besarkanlah pengharapannya, karena bagi Allah ‘azza wajalla tidak ada sesuatu yang bagi-Nya merasa kewalahan untuk memberikannya.’

Sahih Muslim | Hadits No. : 4839

Kitab 49 : Dzikir, Doa, Taubat dan Istighfar

Bab : Mantap Dalam Berdoa dan Tidak Mengatakan ‘Jika Engkau Mau’

حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ مُوسَى الْأَنْصَارِيُّ حَدَّثَنَا أَنَسُ بْنُ عِيَاضٍ حَدَّثَنَا الْحَارِثُ وَهُوَ ابْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي ذُبَابٍ عَنْ عَطَاءِ بْنِ مِينَاءَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَقُولَنَّ أَحَدُكُمْ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي إِنْ شِئْتَ اللَّهُمَّ ارْحَمْنِي إِنْ شِئْتَ لِيَعْزِمْ فِي الدُّعَاءِ فَإِنَّ اللَّهَ صَانِعٌ مَا شَاءَ لَا مُكْرِهَ لَهُ

Telah menceritakan kepada kami {Ishaq bin Musa Al Anshari} telah menceritakan kepada kami {Anas bin ‘Iyadh} telah menceritakan kepada kami {Al Harits bin ‘Abdurrahman bin Abu Dzubab} dari {‘Atha bin Mina} dari {Abu Hurairah} dia berkata; “Rasulullah saw. telah bersabda: ‘Janganlah sekali-kali seseorang dari kalian mengatakan; ‘Ya Allah, ampunilah aku jika Engkau mau! Ya Allah, kasihanilah aku jika Engkau mau! ‘ Berdoalah kamu dengan sungguh-sungguh, karena Allah akan berbuat menurut kehendak-Nya tanpa ada yang dapat memaksa-Nya.'”

Sahih Muslim | Hadits No. : 4840

Kitab 49 : Dzikir, Doa, Taubat dan Istighfar

Bab : Makruh Mengharap Kematian Karena Ada Bahaya yang Menimpanya

حَدَّثَنَا زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ يَعْنِي ابْنَ عُلَيَّةَ عَنْ عَبْدِ الْعَزِيزِ عَنْ أَنَسٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَتَمَنَّيَنَّ أَحَدُكُمْ الْمَوْتَ لِضُرٍّ نَزَلَ بِهِ فَإِنْ كَانَ لَا بُدَّ مُتَمَنِّيًا فَلْيَقُلْ اللَّهُمَّ أَحْيِنِي مَا كَانَتْ الْحَيَاةُ خَيْرًا لِي وَتَوَفَّنِي إِذَا كَانَتْ الْوَفَاةُ خَيْرًا لِيحَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي خَلَفٍ حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ ح و حَدَّثَنِي زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ يَعْنِي ابْنَ سَلَمَةَ كِلَاهُمَا عَنْ ثَابِتٍ عَنْ أَنَسٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمِثْلِهِ غَيْرَ أَنَّهُ قَالَ مِنْ ضُرٍّ أَصَابَهُ

Telah menceritakan kepada kami {Zuhair bin Harb} telah menceritakan kepada kami {Isma’il bin ‘Ulayyah} dari {‘Abdul ‘Aziz} dari {Anas} dia berkata; “Rasulullah saw. telah bersabda: ‘Janganlah ada seseorang di antara kalian yang mengharapkan kematian karena tertimpa kesengsaraan. Kalau terpaksa ia harus berdoa, maka ucapkanlah; ‘Ya Allah, berilah aku kehidupan apabila kehidupan tersebut memang lebih baik bagiku dan matikanlah aku apabila kematian tersebut memang lebih baik untukku.'” Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Abu Khalaf} telah menceritakan kepada kami {Rauh} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} Demikian juga diriwayatkan dari jalur lainnya, dan telah menceritakan kepadaku {Zuhair bin Harb} telah menceritakan kepada kami {‘Affan} telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Salamah}, keduanya dari {Tsabit} dari {Anas} dari Nabi saw. dengan Hadits yang sama. Hanya saja dia berkata dengan kalimat; ‘min dlurrin ashabahu’ (dari bahaya yang menimpanya).

Sahih Muslim | Hadits No. : 4841

Kitab 49 : Dzikir, Doa, Taubat dan Istighfar

Bab : Makruh Mengharap Kematian Karena Ada Bahaya yang Menimpanya

حَدَّثَنِي حَامِدُ بْنُ عُمَرَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ حَدَّثَنَا عَاصِمٌ عَنْ النَّضْرِ بْنِ أَنَسٍ وَأَنَسٌ يَوْمَئِذٍ حَيٌّ قَالَ أَنَسٌلَوْلَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يَتَمَنَّيَنَّ أَحَدُكُمْ الْمَوْتَ لَتَمَنَّيْتُهُ

Telah menceritakan kepadaku {Hamid bin ‘Umar} telah menceritakan kepada kami {‘Abdul Wahid} telah menceritakan kepada kami {‘Ashim} dari {An-Nadlr Bin Anas} yang saat itu Anas masih hidup, {Anas} berkata; kalau saja Rasulullah saw. tidak bersabda: “Janganlah di antara kalian mengharapkan kematian”, maka tentu saya akan mengharapkannya.

Sahih Muslim | Hadits No. : 4842

Kitab 49 : Dzikir, Doa, Taubat dan Istighfar

Bab : Makruh Mengharap Kematian Karena Ada Bahaya yang Menimpanya

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ إِدْرِيسَ عَنْ إِسْمَعِيلَ بْنِ أَبِي خَالِدٍ عَنْ قَيْسِ بْنِ أَبِي حَازِمٍ قَالَدَخَلْنَا عَلَى خَبَّابٍ وَقَدْ اكْتَوَى سَبْعَ كَيَّاتٍ فِي بَطْنِهِ فَقَالَ لَوْ مَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَانَا أَنْ نَدْعُوَ بِالْمَوْتِ لَدَعَوْتُ بِهِحَدَّثَنَاه إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ وَجَرِيرُ بْنُ عَبْدِ الْحَمِيدِ وَوَكِيعٌ ح و حَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ حَدَّثَنَا أَبِي ح و حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُعَاذٍ وَيَحْيَى بْنُ حَبِيبٍ قَالَا حَدَّثَنَا مُعْتَمِرٌ ح و حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رَافِعٍ حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ كُلُّهُمْ عَنْ إِسْمَعِيلَ بِهَذَا الْإِسْنَادِ

Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakr bin Abu Syaibah} telah menceritakan kepada kami {‘Abdullah bin Idris} dari {Isma’il bin Abu Khalid} dari {Qais bin Abu Hazim} dia berkata; Aku pernah menemui {Khabbab}, yang pada waktu itu ia telah mengobati perutnya dengan besi panas sebanyak tujuh kali. Dia berkata; “Andai kata Rasulullah saw. (tidak melarang kita berdo’a untuk mati, niscaya aku berdo’a untuk mati.” Telah menceritakan kepada kami {Ishaq bin Ibrahim} telah mengabarkan kepada kami {Sufyan bin ‘Uyainah} dan {Jarir bin ‘Abdul Hamid} dan {Waki’} Demikian juga diriwayatkan dari jalur lainnya, dan telah menceritakan kepada kami {Ibnu Numair} telah menceritakan kepada kami {bapakku} Demikian juga diriwayatkan dari jalur lainnya, dan telah menceritakan kepada kami {‘Ubaidullah bin Mu’adz} dan {Yahya bin Habib} mereka berkata; telah menceritakan kepada kami {Mu’tamir} Demikian juga diriwayatkan dari jalur lainnya, dan telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Rafi’} telah menceritakan kepada kami {Abu Usamah} semuanya dari {Isma’il} dengan sanad ini.