Musnad Ahmad

×

مسند أحمد

Musnad Ahmad

Musnad Ahmad | Hadits No. : 3441

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Mas’ud ra.

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ زَيْدِ بْنِ وَهْبٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَحَدَّثَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ الصَّادِقُ الْمُصَدَّقُ إِنَّ أَحَدَكُمْ يُجْمَعُ خَلْقُهُ فِي بَطْنِ أُمِّهِ فِي أَرْبَعِينَ يَوْمًا ثُمَّ يَكُونُ عَلَقَةً مِثْلَ ذَلِكَ ثُمَّ يَكُونُ مُضْغَةً مِثْلَ ذَلِكَ ثُمَّ يُرْسَلُ إِلَيْهِ الْمَلَكُ فَيَنْفُخُ فِيهِ الرُّوحَ وَيُؤْمَرُ بِأَرْبَعِ كَلِمَاتٍ رِزْقِهِ وَأَجَلِهِ وَعَمَلِهِ وَشَقِيٌّ أَمْ سَعِيدٌ فَوَالَّذِي لَا إِلَهَ غَيْرُهُ إِنَّ أَحَدَكُمْ لَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ الْجَنَّةِ حَتَّى مَا يَكُونُ بَيْنَهُ وَبَيْنَهَا إِلَّا ذِرَاعٌ فَيَسْبِقُ عَلَيْهِ الْكِتَابُ فَيُخْتَمُ لَهُ بِعَمَلِ أَهْلِ النَّارِ فَيَدْخُلُهَا وَإِنَّ الرَّجُلَ لَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ النَّارِ حَتَّى مَا يَكُونُ بَيْنَهُ وَبَيْنَهَا إِلَّا ذِرَاعٌ فَيَسْبِقُ عَلَيْهِ الْكِتَابُ فَيُخْتَمُ لَهُ بِعَمَلِ أَهْلِ الْجَنَّةِ فَيَدْخُلُهَا

Telah menceritakan kepada kami {Abu Mu’awiyah} telah menceritakan kepada kami {Al A’masy} dari {Zaid bin Wahb} dari {Abdullah} ia berkata; Telah menceritakan kepada kami Rasulullah saw., beliau adalah orang yang benar lagi dibenarkan: “Sesungguhnya salah seorang dari kalian dikumpulkan penciptaannya dalam perut ibunya selama empat puluh hari, kemudian menjadi segumpal darah seperti itu, lalu menjadi segumpal daging seperti itu, kemudian diutus malaikat kepadanya, lalu ia meniupkan ruh padanya dan diperintahkan dengan empat kalimat; tentang rizki, ajal dan amalnya serta sengsara atau bahagia. Demi Dzat yang tidak ada Ilah selainNya, sesungguhnya salah seorang dari kalian akan beramal dengan amalan penghuni surga hingga tidaklah antara dirinya dengan surga melainkan satu hasta, namun Al Kitab mendahuluinya, lalu ia menutupnya dengan amalan ahli neraka maka ia masuk neraka. Dan sesungguhnya seorang laki-laki beramal dengan amalan ahli neraka hingga jarak antara dirinya dengan neraka hanya satu hasta, namun Al Kitab mendahuluinya, lalu ia menutupnya dengan amalan ahli surga, maka ia masuk surga.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 3442

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Mas’ud ra.

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ شَقِيقٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَلِمَةً وَقُلْتُ أُخْرَى قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ مَاتَ لَا يُشْرِكُ بِاللَّهِ شَيْئًا دَخَلَ الْجَنَّةَقَالَ وَقُلْتُ أَنَا مَنْ مَاتَ يُشْرِكُ بِاللَّهِ شَيْئًا دَخَلَ النَّارَ

Telah menceritakan kepada kami {Abu Mu’awiyah} telah menceritakan kepada kami {Al A’masy} dari {Syaqiq} dari {Abdullah} ia berkata; Rasulullah saw. mengatakan satu kalimat, aku mengatakan satu kalimat yang lain, Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa yang mati tidak menyekutikan Allah dengan sesuatu pun, niscaya ia masuk surga.” Ia berkata; Dan aku berkata; Barangsiapa yang mati menyekutukan Allah dengan sesuatu, niscaya ia masuk neraka.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 3443

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Mas’ud ra.

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ إِبْرَاهِيمَ التَّيْمِيِّ عَنْ الْحَارِثِ بْنِ سُوَيْدٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّكُمْ مَالُ وَارِثِهِ أَحَبُّ إِلَيْهِ مِنْ مَالِهِ قَالَ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا مِنَّا أَحَدٌ إِلَّا مَالُهُ أَحَبُّ إِلَيْهِ مِنْ مَالِ وَارِثِهِ قَالَ اعْلَمُوا أَنَّهُ لَيْسَ مِنْكُمْ أَحَدٌ إِلَّا مَالُ وَارِثِهِ أَحَبُّ إِلَيْهِ مِنْ مَالِهِ مَا لَكَ مِنْ مَالِكَ إِلَّا مَا قَدَّمْتَ وَمَالُ وَارِثِكِ مَا أَخَّرْتَ

Telah menceritakan kepada kami {Abu Mu’awiyah} telah menceritakan kepada kami {Al A’masy} dari {Ibrahim At Taimi} dari {Al Harits bin Suwaid} dari {Abdullah} ia berkata; Rasulullah saw. bersabda: “Siapakah di antara kalian yang lebih mencintai harta pewarisnya dari pada hartanya?” ia berkata; Mereka berkata; Wahai Rasulullah, tidak ada seorang pun dari kami melainkan hartanya lebih dicintai dari pada harta pewarisnya. Beliau bersabda: “Ketahuilah, sesungguhnya tidak ada seorang pun dari kalian melainkan ia lebih mencintai harta pewarisnya dari pada hartanya, tidaklah bagimu dari hartamu melainkan apa yang telah kamu pergunakan dan harta pewarismu adalah apa yang kamu tinggalkan.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 3444

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Mas’ud ra.

قَالَوَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا تَعُدُّونَ فِيكُمْ الصُّرَعَةَ قَالَ قُلْنَا الَّذِي لَا يَصْرَعُهُ الرِّجَالُ قَالَ قَالَ لَا وَلَكِنْ الصُّرَعَةُ الَّذِي يَمْلِكُ نَفْسَهُ عِنْدَ الْغَضَبِ

Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya dari {Ibnu Mas’ud}; Ia berkata; Rasulullah saw. bersabda: “Siapa yang kalian anggap orang kuat?” ia berkata; Kami menjawab; Yaitu orang yang tidak dapat dikalahkan. Ia berkata; Beliau bersabda: “Bukan, tetapi ia adalah orang yang dapat mengendalikan dirinya ketika marah.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 3445

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Mas’ud ra.

قَالَوَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا تَعُدُّونَ فِيكُمْ الرَّقُوبَ قَالَ قُلْنَا الَّذِي لَا وَلَدَ لَهُ قَالَ لَا وَلَكِنْ الرَّقُوبُ الَّذِي لَمْ يُقَدِّمْ مِنْ وَلَدِهِ شَيْئًا

Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya dari {Ibnu Mas’ud}; Ia berkata; Rasulullah saw. bersabda: “Siapaah yang kalian anggap Raqub?” ia berkata; Kami menjawab; Yaitu orang yang tidak memiliki anak. Beliau bersabda: “Bukan itu, tetapi Raqub itu adalah orang yang tidak memberikan sesuatu pun dari anaknya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 3446

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Mas’ud ra.

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ إِبْرَاهِيمَ التَّيْمِيِّ عَنْ الْحَارِثِ بْنِ سُوَيْدٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ حَدِيثَيْنِ أَحَدَهُمَا عَنْ نَفْسِهِ وَالْآخَرَ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ قَالَ عَبْدُ اللَّهِإِنَّ الْمُؤْمِنَ يَرَى ذُنُوبَهُ كَأَنَّهُ فِي أَصْلِ جَبَلٍ يَخَافُ أَنْ يَقَعَ عَلَيْهِ وَإِنَّ الْفَاجِرَ يَرَى ذُنُوبَهُ كَذُبَابٍ وَقَعَ عَلَى أَنْفِهِ فَقَالَ لَهُ هَكَذَا فَطَارَ

Telah menceritakan kepada kami {Abu Mu’awiyah} telah menceritakan kepada kami {Al A’masy} dari {Ibrahim At Taimi} dari {Al Harits bin Suwaid} telah menceritakan kepada kami {Abdullah} dua hadits, salah satunya dari dirinya dan yang lain dari Rasulullah saw. ia berkata; Abdullah berkata; Sesungguhnya seorang mukmin memandang dosanya laksana pondasi gunung, ia takut akan menimpanya, sementara orang fajir memandang dosa-dosanya laksana seekor lalat yang hinggap pada hidungnya, ia berkata kepadanya seperti ini, lalu lalat itu terbang.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 3447

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Mas’ud ra.

قَالَوَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَلَّهُ أَفْرَحُ بِتَوْبَةِ أَحَدِكُمْ مِنْ رَجُلٍ خَرَجَ بِأَرْضٍ دَوِّيَّةٍ مَهْلَكَةٍ مَعَهُ رَاحِلَتُهُ عَلَيْهَا طَعَامُهُ وَشَرَابُهُ وَزَادُهُ وَمَا يُصْلِحُهُ فَأَضَلَّهَا فَخَرَجَ فِي طَلَبِهَا حَتَّى إِذَا أَدْرَكَهُ الْمَوْتُ فَلَمْ يَجِدْهَا قَالَ أَرْجِعُ إِلَى مَكَانِي الَّذِي أَضْلَلْتُهَا فِيهِ فَأَمُوتُ فِيهِ قَالَ فَأَتَى مَكَانَهُ فَغَلَبَتْهُ عَيْنُهُ فَاسْتَيْقَظَ فَإِذَا رَاحِلَتُهُ عِنْدَ رَأْسِهِ عَلَيْهَا طَعَامُهُ وَشَرَابُهُ وَزَادُهُ وَمَا يُصْلِحُهُحَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ عُمَارَةَ عَنْ الْأَسْوَدِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ مِثْلَهُ

Ia berkata; Rasulullah saw. bersabda: “Sungguh Allah lebih gembira dengan taubat salah seorang di antara kalian dari pada seorang laki-laki yang keluar ke suatu tempat yang penuh mara bahaya, ia bersama kendaraanya yang membawa makanan, minuman dan perbekalan serta apa saja yang berguna baginya, lalu ia kehilangannya, ia pun keluar untuk mencarinya hingga sekiranya kematian menjemput ia tidak akan menemukannya, ia berkata; Aku kembali saja ke tempat di mana aku kehilangan sehingga aku mati di sana.” Beliau melanjutkan: “Lalu ia mendatangi tempat tersebut namun kantuk mengalahkannya, ketika ia bangun ternyata kendaraannya telah berada di atas kepalanya, lengkap dengan makanan, minuman, perbekalan dan apapun yang berguna baginya.” Telah menceritakan kepada kami {Abu Mu’awiyah} telah menceritakan kepada kami {Al A’masy} dari {‘Umarah} dari {Al Aswad} dari {Abdullah} seperti itu.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 3448

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Mas’ud ra.

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ إِبْرَاهِيمَ التَّيْمِيِّ عَنْ الْحَارِثِ بْنِ سُوَيْدٍ وَالْأَعْمَشُ عَنْ عُمَارَةَ عَنْ الْأَسْوَدِ قَالَا قَالَ عَبْدُ اللَّهِإِنَّ الْمُؤْمِنَ يَرَى ذُنُوبَهُ كَأَنَّهُ فِي أَصْلِ جَبَلٍ يَخَافُ أَنْ يَقَعَ عَلَيْهِ وَإِنَّ الْفَاجِرَ يَرَى ذُنُوبَهُ كَذُبَابٍ وَقَعَ عَلَى أَنْفِهِ فَقَالَ بِهِ هَكَذَا فَطَارَ

Telah menceritakan kepada kami {Abu Mu’awiyah} telah menceritakan kepada kami {Al A’masy} dari {Ibrahim At Taimi} dari {Al Harits bin Suwaid} dan {Al A’masy} dari {‘Umarah} dari {Al Aswad} keduanya berkata; {Abdullah} berkata; Sesungguhnya seorang mukmin memandang dosanya laksana pondasi gunung, ia takut akan menimpanya, sementara orang fajir memandang dosa-dosanya laksana seekor lalat yang hinggap pada hidungnya, ia berkata kepadanya seperti ini, lalu lalat itu terbang.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 3449

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Mas’ud ra.

قَالَوَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَلَّهُ أَفْرَحُ بِتَوْبَةِ أَحَدِكُمْ مِنْ رَجُلٍ خَرَجَ بِأَرْضٍ دَوِّيَّةٍ ثُمَّ قَالَ أَبُو مُعَاوِيَةَ قَالَا حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ حَدِيثَيْنِ أَحَدَهُمَا عَنْ نَفْسِهِ وَالْآخَرَ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَهْلَكَةٍ مَعَهُ رَاحِلَتُهُ عَلَيْهَا زَادُهُ وَطَعَامُهُ وَشَرَابُهُ وَمَا يُصْلِحُهُ فَأَضَلَّهَا فَخَرَجَ فِي طَلَبِهَا حَتَّى إِذَا أَدْرَكَهُ الْمَوْتُ قَالَ أَرْجِعُ إِلَى مَكَانِي الَّذِي أَضْلَلْتُهَا فِيهِ فَأَمُوتُ فِيهِ قَالَ فَرَجَعَ فَغَلَبَتْهُ عَيْنُهُ فَاسْتَيْقَظَ فَإِذَا رَاحِلَتُهُ عِنْدَ رَأْسِهِ عَلَيْهَا زَادُهُ وَطَعَامُهُ وَشَرَابُهُ وَمَا يُصْلِحُهُ

Masih melalui jalur periwayatan sama seperti hadits sebelumnya dari {Ibnu Mas’ud}; Ia berkata; Rasulullah saw. bersabda: “Sungguh Allah lebih gembira dengan taubat salah seorang di antara kalian dari pada seorang laki-laki yang keluar ke suatu tempat yang penuh mara bahaya.” Kemudian Abu Mu’awiyah berkata; Keduanya berkata; Telah menceritakan kepada kami Abdullah dua hadits, salah satunya dari dirinya dan yang lain dari Rasulullah saw.: “Tempat yang membinasakan, ia bersama kendaraanya yang membawa makanan, minuman dan perbekalan serta apa saja yang berguna baginya, lalu ia kehilangannya, ia pun keluar untuk mencarinya hingga sekiranya kematian menjemput ia tidak akan menemukannya, ia berkata; Aku kembali saja ke tempat di mana aku kehilangan sehingga aku mati di sana.” Beliau melanjutkan: “Lalu ia kembali namun kantuk mengalahkannya, ketika ia bangun ternyata kendaraannya telah berada di atas kepalanya, lengkap dengan makanan, minuman, perbekalan dan apapun yang berguna baginya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 3450

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Mas’ud ra.

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُرَّةَ عَنْ مَسْرُوقٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تُقْتَلُ نَفْسٌ ظُلْمًا إِلَّا كَانَ عَلَى ابْنِ آدَمَ الْأَوَّلِ كِفْلٌ مِنْ دَمِهَا لِأَنَّهُ كَانَ أَوَّلَ مَنْ سَنَّ الْقَتْلَ

Telah menceritakan kepada kami {Abu Mu’awiyah} telah menceritakan kepada kami {Al A’masy} dari {Abdullah bin Murrah} dari {Masruq} dari {Abdullah} ia berkata; Rasulullah saw. bersabda: “Tidaklah seorang jiwa dibunuh secara zhalim melainkan atas anak adam yang pertama ikut menanggung darahnya karena ialah orang pertama yang memberi contoh pembunuhan.”