Musnad Ahmad

×

مسند أحمد

Musnad Ahmad

Musnad Ahmad | Hadits No. : 4451

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ حَدَّثَنِي نَافِعٌ عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَلَمَّا مَاتَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أُبَيٍّ جَاءَ ابْنُهُ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَعْطِنِي قَمِيصَكَ حَتَّى أُكَفِّنَهُ فِيهِ وَصَلِّ عَلَيْهِ وَاسْتَغْفِرْ لَهُ فَأَعْطَاهُ قَمِيصَهُ وَقَالَ آذِنِّي بِهِ فَلَمَّا ذَهَبَ لِيُصَلِّيَ عَلَيْهِ قَالَ يَعْنِي عُمَرَ قَدْ نَهَاكَ اللَّهُ أَنْ تُصَلِّيَ عَلَى الْمُنَافِقِينَ فَقَالَ أَنَا بَيْنَ خِيرَتَيْنِ{ اسْتَغْفِرْ لَهُمْ أَوْ لَا تَسْتَغْفِرْ لَهُمْ }فَصَلَّى عَلَيْهِ فَأَنْزَلَ اللَّهُ تَعَالَى{ وَلَا تُصَلِّ عَلَى أَحَدٍ مِنْهُمْ مَاتَ أَبَدًا }قَالَ فَتُرِكَتْ الصَّلَاةُ عَلَيْهِمْ

Telah menceritakan kepada kami {Yahya} dari {Ubaidullah} telah menceritakan kepadaku {Nafi’} dari {Ibnu Umar} ia berkata; Ketika Abdullah bin Ubay meninggal dunia, anaknya datang menemui Rasulullah saw. seraya berkata, “Wahai Rasulullah, berikanlah gamismu hingga aku bisa mengkafaninya dengan gamis itu, shalatlahkanlah, dan mintakanlah ampun untuknya.” Beliau lalu memberikan gamisnya dan bersabda: “Beritahukanlah kepadaku.” Tatkala beliau hendak pergi untuk menshalatinya, Umar berkata, “Bukankah Allah telah melarangmu menshalati orang-orang munafik?” Maka beliau menjawab: “Aku berada di antara dua pilihan; (Kamu memohonkan ampun bagi mereka atau tidak kamu mohonkan ampun bagi mereka) ‘ (Qs. At Taubah: 80). Beliau pun menshalatinya, lalu Allah Ta’ala menurunkan ayat: ‘ (Dan janganlah kamu sekali-kali menshalatkan (jenazah) seorang yang mati di antara mereka) ‘ (Qs. At Taubah: 84). Ibnu Umar berkata, “Setelah itu mereka (orang-orang munafik) tidak lagi dishalatkan.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 4452

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا يَحْيَى أَخْبَرَنِي عُبَيْدُ اللَّهِ عَنْ نَافِعٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَكَزَ الْحَرْبَةَ يُصَلِّي إِلَيْهَا

Telah menceritakan kepada kami {Yahya} telah mengabarkan kepadaku {Ubaidullah} dari {Nafi’} dari {Ibnu Umar}, bahwa Rasulullah saw. menancapkan tombak lalu shalat menghadap ke arahnya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 4453

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ أَخْبَرَنِي نَافِعٌ عَنِ ابْنِ عُمَرَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ غَيَّرَ اسْمَ عَاصِيَةَ قَالَ أَنْتِ جَمِيلَةُ

Telah menceritakan kepada kami {Yahya} dari {Ubaidullah} telah mengabarkan kepadaku {Nafi’} dari {Ibnu Umar}, bahwa Rasulullah saw. merubah nama ‘Aashiyah (yang bermaksiat), beliau bersabda: “Namamu Jamilah (yang cantik).”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 4454

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ سُفْيَانَ حَدَّثَنِي زَيْدٌ الْعَمِّىُّ عَنْ أَبِي الصِّدِّيقِ عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَرَخَّصَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِأُمَّهَاتِ الْمُؤْمِنِينَ فِي الذَّيْلِ شِبْرًا فَاسْتَزَدْنَهُ فَزَادَهُنَّ شِبْرًا آخَرَ فَجَعَلْنَهُ ذِرَاعًا فَكُنَّ يُرْسِلْنَ إِلَيْنَا نَذْرَعُ لَهُنَّ ذِرَاعًا

Telah menceritakan kepada kami {Yahya} dari {Sufyan} telah menceritakan kepadaku {Zaid Al ‘Ammi} dari {Abu Ash Shiddiq} dari {Ibnu Umar} ia mengatakan, “Rasulullah saw. membolehkan kepada Ummahatul Mukminin memanjangkan kain bawah satu jengkal, namun mereka minta tambahan satu jengkal lagi, beliau pun menambahkan satu jengkal lagi kepada mereka. Maka mereka menjadikannya satu hasta, lalu mereka mengutus seseorang kepada kami lalu kami pun mengukur satu hasta bagi mereka.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 4455

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ ابْنِ أَبِي رَوَّادٍ حَدَّثَنِي نَافِعٌ عَنِ ابْنِ عُمَرَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَأَى نُخَامَةً فِي قِبْلَةِ الْمَسْجِدِ فَحَكَّهَا وَخَلَّقَ مَكَانَهَا

Telah menceritakan kepada kami {Yahya} dari {Ibnu Abu Rawwad} telah menceritakan kepadaku {Nafi’} dari {Ibnu Umar}, bahwa Rasulullah saw. melihat dahak di arah kiblat masjid, lalu beliau menggosoknya dan mengharumkan tempatnya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 4456

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنِ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا كُنْتُمْ ثَلَاثَةً فَلَا يَنْتَجِي اثْنَانِ دُونَ صَاحِبِهِمَا قَالَ قُلْنَا فَإِنْ كَانُوا أَرْبَعًا قَالَ فَلَا يَضُرُّ

Telah menceritakan kepada kami {Yahya} dari {Al A’masy} dari {Abu Shalih} dari {Ibnu Umar} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Jika kalian bertiga, maka janganlah dua orang berbisik-bisik tanpa menyertakan temannya.” Ibnu Umar melanjutkan, “Kami tanyakan, ‘Bagaimana jika mereka berempat? ‘ Beliau menjawab: “Tidak masalah.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 4457

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنِ ابْنِ أَبِي رَوَّادٍ عَنْ نَافِعٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ لَا يَدَعُ أَنْ يَسْتَلِمَ الْحَجَرَ وَالرُّكْنَ الْيَمَانِي فِي كُلِّ طَوَافٍ

Telah menceritakan kepada kami {Yahya} dari {Ibnu Abu Rawwad} dari {Nafi’} dari {Ibnu Umar}, bahwa Nabi saw. tidak pernah meninggalkan beristilam (mencium, menyentuh atau berisyarat) kepada hajar aswad dan rukun Yamani setiap melakukan thawaf.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 4458

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ سُفْيَانَ حَدَّثَنِي ابْنُ دِينَارٍ سَمِعْتُ ابْنَ عُمَرَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا أَحَدُكُمْ قَالَ لِأَخِيهِ يَا كَافِرُ فَقَدْ بَاءَ بِهَا أَحَدُهُمَا

Telah menceritakan kepada kami {Yahya} dari {Sufyan} telah menceritakan kepadaku {Ibnu Dinar}; Aku mendengar {Ibnu Umar} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Jika salah seorang dari kalian memanggil saudaranya dengan panggilan ‘Hai, kafir’, sungguh, ucapan itu akan kembali kepada salah satu dari keduanya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 4459

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ سُفْيَانَ حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَبِي لَبِيدٍ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنِ ابْنِ عُمَرَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يَغْلِبَنَّكُمْ الْأَعْرَابُ عَلَى اسْمِ صَلَاتِكُمْ فَإِنَّهَا الْعِشَاءُ إِنَّمَا يَدْعُونَهَا الْعَتَمَةَ لِإِعْتَامِهِمْ بِالْإِبِلِ لِحِلَابِهَا

Telah menceritakan kepada kami {Yahya} dari {Sufyan} telah menceritakan kepadaku {Abdullah bin Abu Labid} dari {Abu Salamah} dari {Ibnu Umar} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Jangan sekali-kali orang-orang bandui mengalahkan kalian atas nama shalat kalian, sesungguhnya itu adalah Isya’, mereka menyebutnya dengan Al Atamah (malam) karena mereka memerah susu unta mereka di waktu malam.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 4460

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ حُسَيْنٍ حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ شُعَيْبٍ حَدَّثَنِي سُلَيْمَانُ مَوْلَى مَيْمُونَةَ قَالَأَتَيْتُ عَلَى ابْنِ عُمَرَ وَهُوَ بِالْبَلَاطِ وَالْقَوْمُ يُصَلُّونَ فِي الْمَسْجِدِ قُلْتُ مَا يَمْنَعُكَ أَنْ تُصَلِّيَ مَعَ النَّاسِ أَوْ الْقَوْمِ قَالَ إِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تُصَلُّوا صَلَاةً فِي يَوْمٍ مَرَّتَيْنِ

Telah menceritakan kepada kami {Yahya} dari {Husain} telah menceritakan kepada kami {Amru bin Syu’aib} telah menceritakan kepadaku {Sulaiman} mantan budak Maimunah. Ia berkata, “Aku pernah datang menemui {Ibnu Umar} yang sedang duduk di lantai padahal orang-orang sedang shalat berjama’ah di masjid. Aku pun bertanya kepadanya, “Apa yang menghalangimu untuk shalat bersama orang-orang itu?” Ia menjawab, “Aku pernah mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Janganlah kamu melakukan (satu) shalat dua kali dalam sehari.”