Musnad Ahmad

×

مسند أحمد

Musnad Ahmad

Musnad Ahmad | Hadits No. : 5492

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا خَلَفُ بْنُ الْوَلِيدِ حَدَّثَنَا خَالِدٌ يَعْنِي الطَّحَّانَ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي زِيَادٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَلَقِينَا الْعَدُوَّ فَحَاصَ الْمُسْلِمُونَ حَيْصَةً فَكُنْتُ فِيمَنْ حَاصَ فَدَخَلْنَا الْمَدِينَةَ قَالَ فَتَعَرَّضْنَا لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حِينَ خَرَجَ لِلصَّلَاةِ فَقُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ نَحْنُ الْفَرَّارُونَ قَالَ لَا بَلْ أَنْتُمْ الْعَكَّارُونَ إِنِّي فِئَةٌ لَكُمْ

Telah menceritakan kepada kami {Khalaf bin Walid} telah menceritakan kepada kami {Khalid yakni Ath-Thahhan} dari {Yazid bin Abi Ziyad} dari {Abdurrahman bin Abi Laila} dari {Ibnu Umar} dia berkata: Kami bertemu dengan pasukan musuh. Sebagian kaum muslimin ada yang melarikan diri dan saya termasuk diantara mereka. Kami lalu memasuki Madinah. Dia (Ibnu Umar) berkata: kemudian kami menghadap Rasulullah saw. ketika beliau berangkat melaksanakan shalat, maka kami berkata, “Wahai Rasulullah, kami adalah diri peperangan).” Beliau berkata: “Tidak! Bahkan kalian adalah pasukan penyergap, dan saya termasuk pasukan kalian.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 5493

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ قَرْمٍ عَنْ زَيْدٍ يَعْنِي ابْنَ جُبَيْرٍ عَنْ نَافِعٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَمَرَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي غَزَاةٍ غَزَاهَا بِامْرَأَةٍ مَقْتُولَةٍ فَنَهَى عَنْ قَتْلِ النِّسَاءِ وَالصِّبْيَانِ

Telah menceritakan kepada kami {Husain bin Muhammad} telah menceritakan kepada kami {Sulaiman bin Qarm} dari {Zaid yakni Ibnu Jubair} dari {Nafi’} dari {Ibnu Umar} dia berkata: Dalam peperangan yang dikutinya, Rasulullah saw. melewati seorang wanita yang terbunuh, serta merta beliau melarang pembunuhan para wanita dan anak-anak.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 5494

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ عُمَرَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَوْنِ بْنِ أَبِي جُحَيْفَةَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ سُمَيْرَةَأَنَّ ابْنَ عُمَرَ رَأَى رَأْسًا فَقَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا يَمْنَعُ أَحَدَكُمْ إِذَا جَاءَهُ مَنْ يُرِيدُ قَتْلَهُ أَنْ يَكُونَ مِثْلَ ابْنِ آدَمَ الْقَاتِلُ فِي النَّارِ وَالْمَقْتُولُ فِي الْجَنَّةِ

Telah menceritakan kepada kami {Ismail bin Umar} telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Aun bin Abi Juhaifah} dari {Abdurrahman bin Samurah}, suatu ketika {Ibnu Umar} pernah melihat batok kepala. Lalu ia berkata: Rasulullah saw. pernah bersabda: “Apa yang menghalangi salah seorang diantara kalian jika ia didatangi oleh orang ingin membunuhnya lalu ia mengucapkan seperti halanya anak Nabi Adam “orang yang membunuh kelak di neraka dan yang dibunuh di surga”.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 5495

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ بَحِيرٍ الصَّنْعَانِيُّ الْقَاصُّ أَنَّ عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ يَزِيدَ أَخْبَرَهُ أَنَّهُ سَمِعَ ابْنَ عُمَرَ يَقُولُقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ سَرَّهُ أَنْ يَنْظُرَ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ كَأَنَّهُ رَأْيُ عَيْنٍ فَلْيَقْرَأْ إِذَا الشَّمْسُ كُوِّرَتْ وَإِذَا السَّمَاءُ انْفَطَرَتْ وَحَسِبْتُ أَنَّهُ قَالَ وَسُورَةَ هُودٍ

Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Bahir Ash-ShanAniy Al-Qaash} bahwa {Abdurrahman bin Yazid} telah mengabarkan kepadanya, dia mendengar {Ibnu Umar} berkata, Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa yang ingin melihat hari kiamat sebagaimana dia melihat dengan kasat mata, maka hendaklah membaca, “IDZASY SYAMSYU KUWWIRAT WA IDZAAS SAMAAUN FATHARAT.” Dan saya taksir beliau berkata: “Dan surat Hud.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 5496

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ أَخْبَرَنَا حُمَيْدٌ عَنْ بَكْرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنِ ابْنِ عُمَرَ وَأَيُّوبُ عَنْ نَافِعٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى الظُّهْرَ وَالْعَصْرَ وَالْمَغْرِبَ وَالْعِشَاءَ بِالْبَطْحَاءِ ثُمَّ هَجَعَ بِهَا هَجْعَةً ثُمَّ دَخَلَ مَكَّةَفَكَانَ ابْنُ عُمَرَ يَفْعَلُهُ

Telah menceritakan kepada kami {Affan} telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Salamah} telah mengabarkan kepada kami {Humaid} dari {Bakr bin Abdillah} dari {Ibnu Umar} dan {Ayub} dari {Nafi’} dari {Ibnu Umar}, Nabi saw. menunaikan shalat Zhuhur, Ashar, Maghrib dan Isyak di Batha` kemudian beliau bermalam di tempat itu satu malam, kemudian beliau memasuki kota Makkah. Dan Ibnu Umar juga melakukannya.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 5497

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ حَدَّثَنَا مَطَرٌ عَنْ سَالِمِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ عَنْ أَبِيهِ قَالَسَافَرْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَمَعَ عُمَرَ فَلَمْ أَرَهُمَا يَزِيدَانِ عَلَى رَكْعَتَيْنِ وَكُنَّا ضُلَّالًا فَهَدَانَا اللَّهُ بِهِ فَبِهِ نَقْتَدِي

Telah menceritakan kepada kami {Affan} telah menceritakan kepada kami {Hammam} telah menceritakan kepada kami {Mathar} dari {Salim bin Abdillah bin Umar} dari {bapaknya}, dia berkata: Pernah kami bersafar bersama Rasulullah saw. dan Umar. Saya tidak melihat keduanya menambah lebih dari dua rakaat. Kami dahulu dalam kesesatan, lalu Allah memberikan kami hidayah melalui perantaranya, maka kami menjadikan beliau sebagai teladan.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 5498

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ حَدَّثَنَا أَيُّوبُ سَمِعْتُ الْمُغِيرَةَ بْنَ سَلْمَانَ يُحَدِّثُ فِي بَيْتِ مُحَمَّدِ بْنِ سِيرِينَ أَنَّ ابْنَ عُمَرَ قَالَحَفِظْتُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَشْرَ رَكَعَاتٍ سِوَى الْفَرِيضَةِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلَ الظُّهْرِ وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الظُّهْرِ وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْمَغْرِبِ وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْعِشَاءِ وَرَكْعَتَيْنِ قَبْلَ الْغَدَاةِ

Telah menceritakan kepada kami {Affan} telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Zaid} telah menceritakan kepada kami {Ayub} saya mendengar {Mughirah bin Salman} menceritakan hadis di rumah Muhammad bin Sirin, {Ibnu Umar} berkata, “Saya selalu menjaga dua belas rakaat shalat Rasulullah saw. selain Shalat Fardlu yaitu, dua rakaat sebelum Zhuhur, dua rakaat setelah Zuhur, dua rakaat setelah Maghrib, dua rakaat setelah ‘Isyaa dan dua rakaat sebelum subuh.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 5499

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ شَقِيقٍ الْعُقَيْلِيِّ عَنِ ابْنِ عُمَرَأَنَّ رَجُلًا مِنْ أَهْلِ الْبَادِيَةِ سَأَلَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ صَلَاةِ اللَّيْلِ فَقَالَ بِإِصْبَعَيْهِ مَثْنَى مَثْنَى وَالْوَتْرُ رَكْعَةٌ مِنْ آخِرِ اللَّيْلِ

Telah menceritakan kepada kami {Affan} telah menceritakan kepada kami {Hammam} telah menceritakan kepada kami {Qatadah} dari {Abdullah bin Syaqiq} dari {Ibnu Umar}, seorang laki-laki arab pedalaman bertanya kepada Rasulullah saw. perihal shalat malam. Beliau bersabda dengan dua jarinya: “Dua dua, dan witir satu rakaat di akhir malam.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 5500

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا سُلَيْمُ بْنُ أَخْضَرَ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ عَنْ نَافِعٍ قَالَكَانَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ يَرْمُلُ مِنْ الْحَجَرِ إِلَى الْحَجَرِ وَيُخْبِرُنَا أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَفْعَلُ ذَلِكَقَالَ عُبَيْدُ اللَّهِ فَذَكَرُوا لِنَافِعٍ أَنَّهُ كَانَ يَمْشِي مَا بَيْنَ الرُّكْنَيْنِ قَالَ مَا كَانَ يَمْشِي إِلَّا حِينَ يُرِيدُ أَنْ يَسْتَلِمَ

Telah menceritakan kepada kami {Affan} telah menceritakan kepada kami {Sulaim bin Ahdlor} telah menceritakan kepada kami {Ubaidullah} dari {Nafi’} dia berkata, {Abdullah bin Umar} berlari-lari kecil saat menuju atau meninggalkan hajar aswad, dan dia mengabarkan kami bahwa Nabi saw. melakukan hal itu. Ubaidullah berkata: Lalu mereka menuturkan kepada Nafi’ bahwa Ibnu Umar berjalan di antara dua rukun yamani. Nafi’ berkata: dia tidak berjalan kecuali ketika ingin beristilam.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 5501

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ سَمِعْتُ نَافِعًا يَزْعُمُ أَنَّ ابْنَ عُمَرَ حَدَّثَهُأَنَّ عَائِشَةَ سَاوَمَتْ بِبَرِيرَةَ فَخَرَجَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى الصَّلَاةِ فَلَمَّا رَجَعَ قَالَتْ إِنَّهُمْ أَبَوْا أَنْ يَبِيعُونِي إِلَّا أَنْ يَشْتَرِطُوا الْوَلَاءَ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّمَا الْوَلَاءُ لِمَنْ أَعْتَقَ

Telah menceritakan kepada kami {Affan} telah menceritakan kepada kami {Hammam} saya mendengar {Nafi’} dia berdalih, {Ibnu Umar} menceritakan kepadanya, Pernah ‘Aisyah menawar Barirah pada saat Nabi saw. berangkat shalat. Setelah beliau pulang, Aisyah berkata: “Mereka tidak mau menjual Barirah kepadaku kecuali bersyarat wala` tetap bagi mereka.” Nabi saw. kontan bersabda: ” Wala` (hak waris) budak adalah bagi yang memerdekakan.”