Musnad Ahmad

×

مسند أحمد

Musnad Ahmad

Musnad Ahmad | Hadits No. : 6032

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي لَبِيدٍ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّهَا صَلَاةُ الْعِشَاءِ فَلَا يَغْلِبَنَّكُمْ الْأَعْرَابُ عَلَى أَسْمَاءِ صَلَاتِكُمْ فَإِنَّهُمْ يُعْتِمُونَ عَنْ الْإِبِلِ

Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} telah mengabarkan kepada kami {Sufyan} dari {Abdullah bin Abi Labid} dari {Abu Salamah} dari {Ibnu Umar} dia berkata; Rasulullah saw. bersabda: ” Itu katakan shalat Isyak, jangan orang-orang Arab badwi itu menguasai (ikut intervensi dalam hal) nama-nama shalat kalian, karena mereka selalu meng-i’tam (menangguhkan) isyak karena memeras susu Unta.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 6033

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَنْبَأَنَا سُفْيَانُ عَنْ إِسْمَاعِيلَ بْنِ أُمَيَّةَ عَنْ نَافِعٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَكَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَبْعَثُنَا فِي أَطْرَافِ الْمَدِينَةِ فَيَأْمُرُنَا أَنْ لَا نَدَعَ كَلْبًا إِلَّا قَتَلْنَاهُ حَتَّى نَقْتُلَ الْكَلْبَ لِلْمُرَيَّةِ مِنْ أَهْلِ الْبَادِيَةِ

Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} telah memberitakan kepada kami {Sufyan} dari {Ismail bin Umayyah} dari {Nafi’} dari {Ibnu Umar} dia berkata; Pernah Nabi saw. mengutus kami ke penjuru-penjuru Madinah, dan beliau memberi instruksi kepada kami agar tidak membiarkan Anjing selain membunuhnya, hingga kami membunuh Anjing penjaga unta perahan penduduk Badwi.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 6034

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنِ النَّجْرَانِيِّ عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَابْتَاعَ رَجُلٌ مِنْ رَجُلٍ نَخْلًا فَلَمْ يُخْرِجْ تِلْكَ السَّنَةَ شَيْئًا فَاجْتَمَعَا فَاخْتَصَمَا إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمَ تَسْتَحِلُّ دَرَاهِمَهُ ارْدُدْ إِلَيْهِ دَرَاهِمَهُ وَلَا تُسْلِمُنَّ فِي نَخْلٍ حَتَّى يَبْدُوَ صَلَاحُهُفَسَأَلْتُ مَسْرُوقًا مَا صَلَاحُهُ قَالَ يَحْمَارُّ أَوْ يَصْفَارُّ

Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} telah mengabarkan kepada kami {Sufyan} dari {Abu Ishaq} dari {An Najrani} dari {Ibnu Umar} dia berkata; Pernah Seseorang si “A” membeli pohon kurma dari seorang si B” namun tahun itu tak berbuah sama sekali. Keduanya bertemu dan mengadukan perkaranya kepada Nabi saw. Kontan Nabi saw. bersabda: “Dengan alasan apa engkau menghalalkan dirhamnya?, Kembalikanlah Dirhamnya, dan janganlah sekali-kali kamu menjual pohon kurma hingga buahnya mampak jelas bisa sampai masak.” Maka saya bertanya kepada Masruq, “Apa maksud jelas bisa sampai masak?” dia menjawab, ” (Warnanya sangat kemerah-merahan atau kekuning-kuningan.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 6035

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي إِسْمَاعِيلُ بْنُ أُمَيَّةَ أَنَّ نَافِعًا مَوْلَى عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَهُ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ حَدَّثَهُمْأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَطَعَ يَدَ رَجُلٍ سَرَقَ تُرْسًا مِنْ صُفَّةِ النِّسَاءِ ثَمَنُهُ ثَلَاثَةُ دَرَاهِمَ

Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} telah mengabarkan kepada kami {Ibnu Juraij} telah mengabarkan kepadaku {Ismail bin Umayyah} bahwa {Nafi’} (budaknya Abdullah) telah menceritakan kepadanya bahwa, {Abdullah bin Umar} menceritakan kepada mereka, bahwa Nabi saw. pernah memotong tangan pencuri sebuah tameng (perisai) dari tempat Shuffah wanita yang harganya mencapai tiga Dirham.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 6036

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ عَنِ الْأَعْمَشِ وَلَيْثٍ عَنْ مُجَاهِدٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ائْذَنُوا لِلنِّسَاءِ بِاللَّيْلِ إِلَى الْمَسْجِدِفَقَالَ لَهُ ابْنُهُ وَاللَّهِ لَا نَأْذَنُ لَهُنَّ يَتَّخِذْنَ ذَلِكَ دَغَلًا فَقَالَ فَعَلَ اللَّهُ بِكَ وَفَعَلَ اللَّهُ بِكَ تَسْمَعُنِي أَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَتَقُولُ أَنْتَ لَا قَالَ لَيْثٌ وَلَكِنْ لِيَخْرُجْنَ تَفِلَاتٍ

Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} telah mengabarkan kepada kami {Sufyan} dari {Al A’masy} dan {Laits} dari {Mujahid} dari {Ibnu Umar} dia berkata; Nabi saw. bersabda: “Izinkanlah para wanita untuk keluar ke Masjid pada malam hari.” Lalu anaknya berkata kepada Ibnu Umar, “Demi Allah, kami tidak akan mengizinkan mereka, (karena) akan mereka gunakan untuk yang tidak-tidak.” Maka dia (Ibnu Umar) berkata, “Semoga Allah menindakmu, dan semoga itu terjadi padamu, karena kamu mendengar saya berkata ‘Rasulullah saw. bersabda’ sementara kamu malah berkata ‘Tidak.'” Hanya Laits mengatakan, “Tetapi, hendaknya mereka ke masjid tanpa menggunakan minyak wangi.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 6037

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ نَافِعٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُخْرَجُ بِالْعَنَزَةِ مَعَهُ يَوْمَ الْفِطْرِ وَالْأَضْحَى لِأَنْ يَرْكُزَهَا فَيُصَلِّيَ إِلَيْهَا

Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} telah menceritakan kepada kami {Ma’mar} dari {Ayub} dari {Nafi’} dari {Ibnu Umar}, Nabi saw. pada saat hari raya fitri dan Adlha mengikutsertakan tombak, beliau tancapkan, dan beliau shalat menghadap ke arahnya.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 6038

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ سَالِمٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الَّذِي تَفُوتُهُ صَلَاةُ الْعَصْرِ فَكَأَنَّمَا وُتِرَ أَهْلَهُ وَمَالَهُ

Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} telah mengabarkan kepada kami {Ma’mar} dari {Zuhri} dari {Salim} dari {Ibnu Umar} Rasulullah saw. bersabda: “Seorang yang ketinggalan dari shalat Ashar maka seolah-olah ia kehilangan keluarga dan hartanya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 6039

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ نَافِعٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ الْمُؤْمِنَ يَأْكُلُ فِي مِعًى وَاحِدٍ وَإِنَّ الْكَافِرَ يَأْكُلُ فِي سَبْعَةِ أَمْعَاءٍ

Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} telah mengabarkan kepada kami {Ma’mar} dari {Ayub} dari {Nafi’} dari {Ibnu Umar} dia berkata; Rasulullah saw. bersabda: ” Seorang mukmin makan dengan satu usus dan orang kafir makan dengan tujuh usus.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 6040

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا أَبُو كَامِلٍ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ يَعْنِي ابْنَ سَلَمَةَ أَخْبَرَنَا فَرْقَدٌ السَّبَخِيُّ عَنْ سَعْدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ادَّهَنَ بِزَيْتٍ غَيْرِ مُقَتَّتٍ وَهُوَ مُحْرِمٌ

Telah menceritakan kepada kami {Abu Kamil} telah menceritakan kepada kami {Hammad yakni Ibnu Salamah} telah mengabarkan kepada kami {Farqad As Sabakhi} dari {Sa’d bin Jubair} dari {Ibnu Umar}, Nabi saw. memakai minyak yang tidak berbau saat beliau ihram.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 6041

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا أَبُو كَامِلٍ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ حَدَّثَنَا ابْنُ شِهَابٍ عَنْ سَالِمٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا رَأَيْتُمْ الْهِلَالَ فَصُومُوا وَإِذَا رَأَيْتُمُوهُ فَأَفْطِرُوا فَإِنْ غُمَّ عَلَيْكُمْ فَاقْدُرُوا لَهُ

Telah menceritakan kepada kami {Abu Kamil} telah menceritakan kepada kami {Ibrahim} telah menceritakan kepada kami {Ibnu Syihab} dari {Salim} dari {Abdullah bin Umar} dia berkata; Rasulullah saw. bersabda: “Jika kalian melihat bulan sabit (bulan Ramadlan) maka berpuasalah, dan jika kalian melihatnya (bulan Syawal) maka berbukalah. Dan jika langit mendung, maka genapkan (jumlahnya tiga puluh hari).”