Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} telah menceritakan kepada kami {Ma’mar} dari {Az Zuhri} dari {Ibnul Musayyab} dan {Abu Salamah bin Abdurrahman} dari {Abu Hurairah}, dia berkata; “Rasulullah saw. memberitahukan kematian raja Najasyi kepada para sahabatnya sedang waktu itu beliau di Madinah, maka para sahabat pun membuat barisan shalat di belakang beliau, dan beliau menshalatinya dan bertakbir empat kali.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7447
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} telah menceritakan kepada kami {Ma’mar} dari {Ayub} dari {Ibnu Sirin} bahwa Abu Hurairah melakukan sujud di surat tesebut. {Abu Hurairah} berkata; “aku melihat Rasulullah saw. sujud di surat tersebut, Yaitu disurat; “IDZAS SAMAA`UN SYAQQOT (Apabila langit terbelah) ”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7448
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} telah menceritakan kepada kami {Ma’mar} dari {Az Zuhri} dari {Ibnul Musayyab} dan {Abu Salamah} atau, dari salah satu dari keduanya, dari {Abu Hurairah}, dia berkata; Rasulullah saw. bersabda: “Jika kalian melihat hilal maka berpuasalah, dan jika kalian meihat hilal maka berbukalah, dan jika terhalang karena mendung maka berpuasalah tiga puluh hari.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7449
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} telah menceritakan kepada kami {Ma’mar} dari {Yahya bin Abu Katsir} dari {Abu Salamah} dari {Abu Hurairah}, dia berkata; “Rasulullah saw. melarang didahuluinya puasa ramadlan dengan puasa satu atau dua hari, kecuali seseorang yang telah melakukan puasa sebelumnya kemudian datang puasa Ramadlan.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7450
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} telah menceritakan kepada kami {Ma’mar} dari {Az Zuhri} dari {Ibnu Abi Unais} dari {bapaknya} dari {Abu Hurairah}, dia berkata; Rasulullah saw. bersabda: “Jika bulan ramadlan tiba pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan setan-setan dibelenggu.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7451
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah menceritakan kepada kami {Ya’qub} telah menceritakan kepada kami {ayahku} dari {Shalih}; {Ibnu Syihab} berkata; telah menceritakan kepadaku {Ibnu Abi Anas} bahwa {bapaknya} bercerita padanya, bahwa ia mendengar {Abu Hurairah} berkata; Rasulullah saw. bersabda: “Jika masuk bulan ramadlan pintu-pintu rahmat akan dibuka, pintu-pintu jahannam ditutup dan setan-setan dibelenggu.” Bapakku berkata; dan telah menceritakannya kepada kami {Ya’qub} telah menceritakan kepadaku {bapakku} dari {Ibnu Ishaq} berkata; {telah disebutkan} bahwa {Ibnu Syihab} berkata; telah menceritakan kepadaku {Ibnu Abi Anas} bahwa ia mendengar {Abu Hurairah}, -dan dia tidak mengatakan dari bapaknya-, lalu ia menyebutkan hadits tersebut. Telah menceritakannya kepada kami {‘Attab} telah menceritakan kepada kami {Abdullah} telah menceritakan kepada kami {Yunus} dari {Az Zuhri} berkata: telah menceritakan kepada kami {Ibnu Abi Anas} lalu ia menyebutkannya.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7452
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} telah menceritakan kepada kami {Ma’mar} dari {Az Zuhri} dari {‘Urwah} dari {‘Aisyah} dan dari {ibnul Musayyab} dari {Abu Hurairah}, dia berkata; bahwa Rasulullah saw. melaksanakan i’tikaf pada sepuluh Akhir dari ramadlan hingga Allah Azza Wa Jalla mencabut nyawa beliau.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7453
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} telah menceritakan kepada kami {Ma’mar} dari {Az Zuhri} dari {Humaid bin Abdurrahman bin ‘Auf} dari {Abu Hurairah}, dia berkata; bahwa seorang laki-laki datang menemui Nabi saw. seraya berkata; “Telah celaka diriku wahai Rasulullah.” Beliau bersabda: “Apa yang menjadikan engkau celaka?” Dia berkata; “Aku telah menyetubuhi istriku pada siang hari di bulan ramadlan.” Maka Nabi saw. bersabda: “Apakah engkau mempunyai budak?” dia berkata; “Tidak.” Beliau bersabda: “Mampukah jika engkau harus berpuasa dua bulan berturut-turut?” Dia berkata; “Tidak mampu wahai Rasulullah.” Beliau bersabda: “Bagaimana jika memberi makan enam puluh miskin?” Dia berkata; “Aku tidak memiliki makanan untuk itu wahai Rasulullah.” Abu Hurairah berkata; lalu dihadapkanlah kepada beliau sekeranjang kurma. Beliau bersabda: “Pergi dan sedekahkan kurma ini.” Lalu dia berkata; “Kepada orang yang paling miskin dariku! Demi Allah yang telah mengutusmu dengan kebenaran, di antara dua lembah ini tidak ada yang lebih membutuhkan kecuali aku.” Lalu tertawalah Rasulullah saw. seraya bersabda: “Bawalah kurma ini untuk keluargamu.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7454
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} telah menceritakan kepada kami {Ma’mar} dari {Az Zuhri} dari {Abu Salamah} dari {Abu Hurairah}, dia berkata; Rasulullah saw. bersabda: “Janganlah kalian berpuasa wishol”, Para sahabat bertanya; “Wahai Rasulullah, engkau sendiri melakukan puasa wishol?” Beliau menjawab: “Sesungguhnya aku tidak sama dengan kalian, diwaktu malam sesungguhnya Allah telah memberiku makan dan minum.” Abu Hurairah berkata; Namun para sahabat tidak berhenti dari melakukan puasa wishol, lalu Nabi saw. pun menyambungkan puasanya dengan mereka selama dua atau tiga hari. Maka ketika kemudian mereka melihat hilal, Nabi saw. bersabda: “Sekiranya hilal belum terlihat sungguh aku ingin menambah hari untuk kalian berpuasa, ” seakan beliau ingin menghukum mereka.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 7455
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah menceritakan kepada kami Abdullah telah menceritakan kepada kami bapakku, ia berkata; telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} telah menceritakan kepada kami {Ma’mar} dan {Abdul A’la} dari {Ma’mar} dari {Az Zuhri} dari {Abu Salamah} dari {Abu Hurairah}, dia berkata; Rasulullah saw. memotifasi untuk menegakkan ibadah di bulan ramadlan tanpa harus memerintahkan mereka dengan paksaan, beliau bersabda: “Barangsiapa menegakkan (ibadah) ramadlan karena iman dan mengharap pahala maka akan diampuni dosanya yang telah lalu.”