Dan dengan sanad seperti hadits sebelumnya, dari {Abu Hurairah} ia berkata; “Ketika Khaibar ditaklukkan, Rasulullah saw. diberi hadiah daging kambing yang mengandung racun, lalu Rasulullah saw. bersabda: “Kumpulkanlah orang-orang Yahudi yang ada di sini, ” lalu mereka pun dikumpulkan, kemudian Rasulullah saw. bersabda kepada mereka: “Aku akan bertanya kepada kalian, maukah kalian jujur kepadaku?” mereka menjawab; “Ya wahai Abu Qasim, ” beliau bertanya: “Siapa ayah kalian?” mereka menjawab, “Ayah kami adalah fulan, ” lalu Rasulullah saw. bersabda: “Kalian telah berdusta, ayah kalian adalah fulan, ” mereka berkata; “Engkau benar dan tepat, ” beliau bersabda: “Maukah kalian jujur kepadaku jika aku bertanya kepada kalian?” mereka menjawab; “Ya wahai Abu Qasim, kalaupun kami bohong, engkau pasti mengetahui kebohongan kami seperti yang engkau ketahui pada ayah kami, ” kemudian Rasulullah saw. bersabda: “Siapakah penduduk neraka itu?” mereka menjawab; “Kami akan tinggal didalamnya sebentar saja kemudian kalian yang akan menggantikan kami, ” lalu Rasulullah saw. bersabda: “Kami tidak akan menggantikan kalian selamanya, ” beliau bersabda kepada mereka lagi: “Maukah kalian jujur kepadaku jika aku bertanya kepada kalian?” mereka menjawab; “Ya wahai Abu Qasim, ” beliau bertanya: “Apakah kalian menaruh racun pada daging kambing ini?” mereka menjawab, “Ya, ” beliau bertanya: “apa yang mendorong kalian melakukan hal ini?” mereka menjawab; “Kami ingin jika memang engkau seorang pendusta maka kami akan merasa aman darimu, namun jika engkau seorang Nabi maka hal itu tidak akan mencelakakanmu.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 9452
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah menceritakan kepada kami {Hajjaj} telah menceritakan kepada kami {Laits} telah menceritakan kepadaku {Sa’id bin Abi Sa’id} dari {bapaknya} dari {Abu Hurairah} berkata; Bahwasanya Rasulullah saw. bersabda: “Tidak seorang pun dari Nabi kecuali ia telah diberikan ayat-ayat dan yang semisalnya sehingga manusia beriman kepadanya, adapaun yang diberikan kepadaku adalah berupa wahyu yang Allah wahyukan kepadaku, maka aku berharap pada hari kiamat kelak pengikutku adalah yang paling banyak di antara mereka.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 9453
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah menceritakan kepada kami {Hajjaj} telah menceritakan kepada kami {Laits} telah menceritakan kepadaku {Sa’id bin Abi Sa’id} dari saudaranya {Abbad bin Abi Sa’id}, bahwa ia mendengar {Abu Hurairah} bahwasanya ia berkata; Rasulullah saw. selalu berdoa: “ALLAHUMMA INNI A’UUDZU BIKA MINAL ARBA’ MIN ‘ILMIN LAA YANFA’ WA MIN QALBIN LAA YAKHSYA’ WA MIN NAFSIN LAA TASYBA’ WA MIN DU’AA IN LAA YUSMA’ (Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari empat hal; dari ilmu yang tidak bermanfaat, dari hati yang tidak pernah takut, dari jiwa yang tidak pernah puas dan dari doa yang tidak didengar.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 9454
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah menceritakan kepada kami {Hajjaj}, {Laits} telah menceritakan kepadaku {Bukair bin Abdullah} dari {Nu’aim Abu Abdullah Al Mujmir} Bahwasanya ia berkata; Aku pernah shalat bersama {Abu Hurairah} di masjid ini, lalu ia membaca; IDZAS SAMAA`UN SYAQQAT (apabila langit terbelah), kemudian ia sujud, lalu ia menjelaskan; “Aku melihat Rasulullah saw. sujud di surat ini.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 9455
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah menceritakan kepada kami {Hajjaj} dan {Yunus} mereka berkata; telah menceritakan kepadaku {Laits} telah menceritakan kepadaku {Bukair} dari {Busr bin Sa’id} dari {Abu Hurairah} dari Rasulullah saw., beliau bersabda: “Salah seorang dari kalian tidak akan dapat diselamatkan oleh amalnya, ” maka seorang lelaki bertanya; “Tidak juga dengan engkau wahai Rasulullah?” beliau bersabda: “Tidak juga dengan aku, hanya saja Allah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya kepadaku, akan tetapi hendaklah kalian beramal dengan baik dan istiqamah.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 9456
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah menceritakan kepada kami {Hajjaj} telah menceritakan kepada kami {laits bin Sa’d} telah menceritakan kepada kami {Sa’id Ibnu Abi Sa’id Al Maqburi} dari {ayahnya} dari {Abu Hurairah} dari Rasulullah, beliau bersabda: “Di surga ada sebuah pohon, yang seorang pengendara kuda harus berjalan seratus tahun di bawah naungannya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 9457
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah menceritakan kepada kami {Hajjaj} telah menceritakan kepada kami {Laits} telah menceritakan kepadaku {Sa’id}, bahwasanya ia mendengar {Abu Hurairah} berkata; “Rasulullah saw. mengirim pasukan menuju Nejed, lalu mereka menangkap seseorang dari Bani Hanifah, Tsumamah bin Utsal pemimpin penduduk Yamamah, kemudian mereka mengikatnya pada salah satu tiang masjid, lalu Rasulullah saw. menemuinya dan bersabda kepadanya: “Apa yang kamu miliki hai Tsumamah?” ia menjawab, “Wahai Muhammad, aku memiliki apa yang lebih baik, jika engkau membunuhnya maka engkau telah membunuh yang memiliki darah, dan jika engkau memberi maka engkau memberi orang yang bersyukur, namun jika engkau menginginkan harta maka mintalah niscaya engkau akan diberi apa saja yang engkau inginkan.” Kemudian Rasulullah saw. meninggalkannya, hingga keesokan harinya beliau bertanya, “Apa yang engkau miliki wahai Tsumamah?” ia menjawab, “Seperti yang aku katakan, jika engkau memberi maka engkau memberi orang yang bersyukur, jika engkau membunuh maka engkau membunuh yang memiliki darah, jika engkau menginginkan harta maka mintalah niscaya engkau akan diberi apa yang engkau mau.” Lalu Rasulullah saw. meninggalkannya, hingga keesokan harinya beliau bertanya lagi: “Apa yang engkau miliki wahai Tsumamah?” ia menjawab, “Seperti yang aku katakan, jika engkau memberi maka engkau memberi orang yang bersyukur, jika engkau membunuh maka engkau membunuh yang memiliki darah, jika engkau menginginkan harta maka mintalah niscaya engkau akan diberi apa yang engkau mau, ” Rasulullah saw. kemudian bersabda kepada sahabatnya; “Bawalah Tsumamah” lalu mereka pun membawanya ke sebatang pohon kurma di samping masjid, ia pun mandi dan masuk masjid kembali, kemudian berkata; “Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan yang patut disembah melainkan hanya Allah dan bahwasanya Muhammad itu utusan Allah, demi Allah, tidak ada wajah di atas bumi ini yang aku benci selain wajahmu, namun sekarang wajahmu menjadi wajah yang aku cintai dari pada yang lain, dan demi Allah tidak ada agama yang aku benci selain dari agamamu, namun saat ini agamamu menjadi agama yang paling aku cintai di antara yang lain, demi Allah tidak ada wilayah yang paling aku benci selain tempatmu, namun sekarang ia menjadi wilayah yang paling aku cintai di antara yang lain, sesungguhnya utusanmu telah menangkapku dan aku hendak melaksanakan umrah, bagaimana pendapatmu?” Maka Rasulullah saw. memberinya kabar gembira dan memerintahkannya untuk melakukan umrah, ketika ia sampai di Makkah seseorang berkata kepadanya; “Apakah engkau telah murtad?” Ia menjawab; “Tidak, tetapi aku telah masuk Islam bersama Muhammad saw., dan demi Allah tidaklah kalian akan mendapatkan gandum dari Yamamah kecuali mendapatkan izin dari Rasulullah saw.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 9458
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah menceritakan kepada kami {Hajjaj} telah menceritakan kepada kami {Laits} telah menceritakan kepadaku {‘Uqail} dari {Ibnu Syihab}, bahwasanya ia ditanya tentang seorang lelaki yang mengumpulkan antara seorang wanita dengan bibi bapaknya (dari garis ibu) dan dengan bibi ibunya (dari garis ibu), atau seorang wanita dengan bibi ayahnya (dari garis bapak) dan wanita dengan bibi ibunya (dari garis bapak) dalam sebuah pernikahan. Maka dia menjawab; berkata; {Qabishah bin Dzu`aib} berkata; Aku mendengar {Abu Hurairah} berkata; “Rasulullah saw. melarang mengumpulkan seorang wanita dengan bibinya (baik dari garis ayah atau dari garis ibu) dalam sebuah pernikahan, ” kami melihat bahwa bibi ibunya (baik dari garis ayah atau dari garis ibu) sama kedudukannya dengan hal itu, meskipun itu dari satu susuan tetap saja satu hukum.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 9459
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah menceritakan kepada kami {Hajjaj} telah menceritakan kepada kami {Laits} telah menceritakan kepadaku {‘Uqail} dari {Ibnu Syihab} bahwasanya ia berkata; telah mengabarkan kepadaku {Abu Salamah bin Abdurrahman bin ‘Auf} bahwasanya ia mendengar {Abu Hurairah} berkata; Rasulullah saw. bersabda: “Jika iqamah telah diumandangkan maka janganlah engkau datangi dengan tergesa-gesa, tetapi datangilah dengan berjalan dan tenang, apa yang kalian dapati maka shalatlah dan apa yang kalian tertinggal maka sempurnakanlah.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 9460
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah menceritakan kepada kami {Hajjaj} telah menceritakan kepada kami {Laits} telah menceritakan kepadaku {‘Uqail} dari {Ibnu Syihab} dari {Abu Hurairah} dari Rasulullah saw., bahwasanya beliau bersabda: “Barangsiapa mengatakan kepada anak kecil; ‘Kemarilah aku beri sesuatu, ‘ namun ia tidak memberinya maka ia telah berbohong.”