Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far}, dia berkata; telah menceritakan kepada kami {Sa’id} dari {Qotadah} dari {Al Hasan} dari {Abu Hurairah}, dia berkata; Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa meninggalkan simpanan harta maka pada hari kiamat simpanan tersebut akan diubah menjadi seekor ular yang ganas, ia mempunyai dua taring dan selalu mengikutinya, ular tersebut terus mengikutinya sehingga ia berkata; ‘Siapa kamu? ‘ maka ular itu menjawab; ‘Aku adalah harta simpananmu yang kamu tinggalkan.’ Beliau bersabda: “kemudian ular itu memakan tangannya lalu memakan semua badannya sehingga habis.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 9952
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far}, dia berkata; telah menceritakan kepada kami {Sa’id} dari {Qotadah} dari {An Nadhr bin Anas} dari {Basyir bin Nahik} dari {Abu Hurairah}, dia berkata; Rasulullah saw. bersabda: “‘Umro itu dibolehkan untuk keluarganya, atau warisan bagi keluarganya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 9953
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far}, dia berkata; telah menceritakan kepada kami {Hisyam Al Qurdusyi} dari {Muhammad} dari {Abu Hurairah} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Janganlah salah seorang dari kalian meminang pinangan saudaranya dan jangan menawar atas tawaran saudaranya. Seorang wanita tidak boleh dinikahi dengan memadu bibinya dari garis ayah dan tidak boleh juga dengan bibinya dari garis ibu, dan janganlah seorang wanita meminta agar saudarinya dicerai sehingga ia bisa memenuhi piringnya dan agar ia dinikahi, sesungguhnya bagian untuk dirinya telah ditetapkan oleh Allah.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 9954
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far}, dia berkata; telah menceritakan kepada kami {Sa’id} dari {Qotadah} dari {Khilas} dari {Abu Rafi’} dari {Abu Hurairah}, ia berkata; “Dua orang laki-laki saling berebut untuk mendapatkan seekor binatang, sedangkan keduanya tidak memiliki bukti kepemilikan, Nabi saw. kemudian memerintahkan mereka berdua agar mengundi untuk bersumpah, baik mereka suka atau tidak.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 9955
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far}, dia berkata; telah menceritakan kepada kami {Sa’id} dari {Qotadah} bahwa {Abu Rafi’} menceriatakan dari {Abu Hurairah}, dia berkata; Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa makan atau minum di saat ia berpuasa karena lupa, hendaklah ia sempurnakan puasanya karena sesungguhnya Allah ‘azza wajalla telah memberinya makan dan minum.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 9956
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far}, dia berkata; telah menceritakan kepada kami {Sa’id} dari {Ayub} dari {Muhammad bin Sirin} dari {Abu Hurairah} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Jika salah seorang dari kalian diundang hendaklah dipenuhi, dan jika sedang berpuasa hendaklah ia shalat, yaitu berdoa (untuknya).”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 9957
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far}, dia berkata; telah menceritakan kepada kami {Sa’id} dari {Qotadah} daru {Abu Umar Al Ghudani}, dia berkata; Aku pernah duduk di samping {Abu Hurairah}, lalu lewatlah Seorang lelaki dari bani ‘Amir bin Sha’sha’ah, lalu dikatakan kepadanya; “Ini adalah orang yang paling bayak hartanya dari bani ‘Amir.” Maka berkatalah Abu Hurairah; “Panggil dia kemari, ” lalu orang-orang pun memanggilnya agar menghadap Abu Hurairah, setelah itu Abu Hurairah berkata; “Aku telah dapat berita bahwa engkau adalah orang yang banyak hartanya, ” Al ‘Amiri berkata; “Demi Allah benar, aku mempunyai unta merah dan seratus unta yang berwarna kelabu, ” sehingga ia sebutkan warna-warna unta, jumlah budak dan kudanya. Abu Hurairah kemudian berkata; “Hati-hatilah engaku dengan tapak-tapak kaki unta dan kambing, ” Abu Hurairah ulangi kata-kata tersebut sehingga menjadikan rona wajah Al ‘Amiri berubah, ia lalu berkata; “Ada apa dengan itu semua wahai Abu Hurairah?” lalu Abu Hurairah berkata; “Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa memiliki unta kemudian ia tidak memberikan haknya diwaktu musim panas dan subur, ” kami menyela; “Wahai Rasulullah, apa yang dimaksud dengan musim panas dan subur?” beliau bersabda: ” (yaitu) diwaktu susah dan mudah, maka unta tersebut akan datang pada hari kiamat dengan postur yang tinggi besar serta gesit, lalu ia akan ditanduk dengan kepalanya dan diinjak dengan kakinya, jika kulitnya hancur maka akan digantikan dengan kulit yang baru, hal itu akan berlangsung pada hari yang kadar sebanding dengan lima puluh ribu tahun dalam hitungan kalian, sampai Allah menyelesaikan perhitungan-Nya dengan manusia, baru setelah itu ia akan melihat jalannya (ke surga atau ke neraka). Dan jika ia memiliki sapi kemudian ia tidak memberikan haknya diwaktu musim panas dan subur, maka sapi tersebut akan datang pada hari kiamat dengan postur yang tinggi besar serta gesit, lalu ia akan ditanduk dengan tanduknya, setiap yang mempunyai kuku kaki akan menginjaknya dengan kuku dan setiap yang mempunyai tanduk akan menanduknya dengan tanduk, jika kulitnya hancur maka akan digantikan dengan kulit yang baru, hal itu akan berlangsung pada hari yang kadar sebanding dengan lima puluh ribu tahun dalam hitungan kalian, sampai Allah menyelesaikan perhitungan-Nya dengan manusia, baru setelah itu ia akan melihat jalannya (ke surga atau ke neraka). Dan jika ia memiliki kambing kemudian ia tidak memberikan haknya diwaktu musim panas dan subur, maka kambing tersebut akan datang pada hari kiamat dengan postur yang tinggi besar serta gesit, lalu ia akan ditanduk dengan tandukknya, setiap yang mempunyai kuku kaki akan menginjaknya dengan kuku dan setiap yang mempunyai tanduk akan menanduknya dengan tanduk -yakni tidak ada yang tanduknya bengkok atau pecah-, jika kulitnya hancur maka akan digantikan dengan kulit yang baru, hal itu akan berlangsung pada hari yang kadarnya sebanding dengan lima puluh ribu tahun dalam hitungan kalian, sampai Allah menyelesaikan perhitungan-Nya dengan manusia, baru setelah itu ia akan melihat jalannya (ke surga atau ke neraka).” Maka Al ‘Amiri pun berkata; “Wahai Abu Hurairah, lalu apa hak unta?” Abu Hurairah menjawab; “Engkau berikan yang terbaik dan banyak susunya, engkau pinjamkan bagi orang yang ingin menungganginya, engkau beri minum dari perahan susunya dan engkau pinjamkan unta jantanmu untuk mengawainkan unta betina.” Ahmad bin Hambal berkata; dan telah menceritakan kepada kami {Yazid bin Harun} telah mengabarkan kepada kami {Syu’bah} dari {Qotadah} dari {Abu Umar Al Ghudani} dari {Abu Hurairah} lalu ia menyebutkan makna hadits diatas. Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far}, dia berkata; telah menceritakan kepada kami {‘Auf} dari {Khilas} dari {Abu Hurairah} dari Rasulullah saw., sebagaimana hadits yang disebutkan dari riwayat Al Hasan dari Nabi saw., kemudian diia menyebutkan makna hadits Abu Umar.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 9958
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah menceritakan kepada kami {Sulaiman bin Dawud} -yaitu Abu Dawud Ath Thayalisi, dia berkata; telah menceritakan kepada kami {Hammam} dari {Qotadah} dari {An Nadhr bin Anas} dari {Basyir bin Nahik} dari {Abu Hurairah} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Dikirimkan kepada Ayub belalang yang terbuat dari emas, Ayub pun kemudian mengambil belalang tersebut, maka Allah berfirman; ‘Bukankah Aku telah membuatmu cukup wahai Ayub? ‘ Ayub menjawab; ‘Wahai Rabb, siapakah orangnya yang merasa cukup dari rahmat-Mu? ‘ atau ia berkata; ‘dari karunia-Mu.'”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 9959
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Bakr As Sahmi}, dia berkata; telah menceritakan kepada kami {Sa’id bin Abi ‘Arubah} dari {Qotadah} dari {Syahr bin Hausyab} dari {Abu Hurairah}, dia berkata; Rasulullah saw. bersabda: “Al ‘Ajwah itu dari surga dan ia adalah penawar dari bahaya racun, dan Al Kam`ah (sejenis tumbuhan) adalah dari manna dan airnya adalah obat penawar dari penyakit `Ain.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 9960
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far}, dia berkata; telah menceritakan kepada kami {Ma’mar}, dia berkata; telah mengabarkan kepada kami {Ibnu Syihab} dari {Ibnul Musayyab} dari {Abu Hurairah}, dia berkata; “Rasulullah saw. pernah ditanya tentang hukum seekor tikus yang masuk ke dalam keju lalu mati, maka beliau bersabda: “Jika keju tersebut beku maka ambillah tikus tersebut dan daerah sekitarnya, lalu makanlah sisanya. Tetapi jika cair maka janganlah kalian memakannya.”