Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} berkata; telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Abu Maslamah} dari {Abu Nadhrah} dari {Abu Sa’id Al Khudri} dari Nabi saw., bahwasanya beliau bersabda: “Jangan sampai seorang laki-laki terhalang untuk mengatakan suatu kebenaran yang ia dengar atau ia ketahui karena takut kepada manusia.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 10976
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} berkata; telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Abu Maslamah} bahwasanya ia mendengar {Abu Nadhrah} menceritakan dari {Abu Sa’id Al Khudri} dari Nabi saw., bahwasanya beliau bersabda: “Barangsiapa berdusta atas namaku dengan sengaja hendaklah ia menyiapkan tempat duduknya dalam neraka.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 10977
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} berkata; telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {‘Amru bin Yahya} dari {Bapaknya} dari {Abu Sa’id} dari Nabi saw., Bahwasanya beliau bersabda: “Tidak ada zakat bagi unta yang jumlahnya di bawah lima ekor, atau kurma di bawah lima wasaq, serta perak di bawah lima uqiyah.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 10978
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} berkata; telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Suhail bin Abu Shalih} dari {Shafwan} dari {Abu Sa’id Al Khudri} dari Nabi saw., bahwasanya beliau bersabda: “Barangsiapa berpuasa satu hari di jalan Allah, maka Allah akan menjauhkan wajahnya dari neraka jahannam sejauh perjalanan tujuh puluh tahun.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 10979
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} dan {Hasyim Ibnul Qasim} mereka berkata; telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Sulaiman} dari {Dzakwan} dari {Abu Sa’id Al Khudri} dari Nabi saw., bahwasanya beliau bersabda: “seorang yang beriman kepada Allah dan hari akhir tidak akan membenci kaum Anshar.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 10980
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} berkata; telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Sulaiman} dari {Abu Al Mutawakkil} dari {Abu Sa’id Al Khudri} berkata; “Seorang laki-laki masuk ke dalam masjid sedang Rasulullah saw. dan para sahabatnya telah melakukan shalat, maka Rasulullah saw. pun bersabda: “Barangsiapa ingin bersedekah kepada orang ini hendaklah ia shalat bersamanya, ” lalu berdirilah seorang laki-laki dan shalat bersamanya.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 10981
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} berkata; telah menceritakan kepada kami {Sa’id} dan {Abdul Wahhab} dari {Sa’id} dari {Qotadah} dari {Qaza’ah} dari {Abu Sa’id Al Khudri} berkata; Rasulullah saw. bersabda: “Hanyasanya dibolehkannya bersusah-payah melakukan perjalanan itu pada tiga masjid; masjid Ibrahim, masjid Muhammad dan baitul maqdis.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 10982
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya berkata; “Rasulullah saw. melarang melakukan shalat pada dua waktu; setelah subuh, – {Abdul Wahhab} berkata; – setelah fajar, hingga matahari terbit dan setelah ashar hingga matahari terbenam.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 10983
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya dari {Abu Sa’id} “Beliau melarang untuk berpuasa pada dua hari, iedul fitri dan iedul adlha.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 10984
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
“Rasulullah saw. melarang seorang wanita melakukan safar dengan jarak perjalanan di atas tiga hari atau tiga malam, kecuali bersama dengan mahramnya.” {Abdul Aziz} menyebutkan dalam haditsnya Qaza’ah mantan budak Ziyad. Dia berkata; telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Bukair} berkata; telah mengabarkan kepada kami {Hisyam bin Abu Abdullah} dari {Qotadah} dari {Qaza’ah}, (redaksinya sama dengan hadits diatas) hanya saja ia menyebutkan; “(melarang) shalat setelah shalat subuh hingga matahari terbit, ” dan ia tidak merasa ragu dengan lafazh; ‘tiga malam’.