Musnad Ahmad

×

مسند أحمد

Musnad Ahmad

Musnad Ahmad | Hadits No. : 12956

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Anas bin Malik ra.

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ إِسْحَاقَ قَالَ أَخْبَرَنِي حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ الْإِقْعَاءِ وَالتَّوَرُّكِ فِي الصَّلَاةِقَالَ عَبْد اللَّهِ كَانَ أَبِي قَدْ تَرَكَ هَذَا الْحَدِيثَ

Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Ishaq} berkata; telah mengabarkan kepadaku {Hammad bin Salamah} dari {Qatadah} dari {Anas bin Malik}, Rasulullah saw. melarang duduk iq`a`(yaitu duduk di atas pantat dengan melipat kedua betis dan paha) dan duduk tawarruk (yaitu duduk diatas pangkal paha) dalam shalat, lalu Abdullah berkata; sungguh ayahku telah meninggalkan hadis ini.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 12957

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Anas bin Malik ra.

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ حَدَّثَنَا سَعِيدٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَمْ يُبْعَثْ نَبِيٌّ قَبْلِي إِلَّا حَذَّرَ قَوْمَهُ مِنْ الدَّجَّالِ الْكَذَّابِ فَاحْذَرُوهُ فَإِنَّهُ أَعْوَرُ أَلَا وَإِنَّ رَبَّكُمْ لَيْسَ بِأَعْوَرَ

Telah menceritakan kepada kami {Abdul Wahhab} telah menceritakan kepada kami {Sa’id} dari {Qatadah} dari {Anas bin Malik} sesungguhnya Nabi saw. bersabda: “Tidak pernah diutus seorang nabipun sebelumku kecuali telah memperingatkan kaumnya dari dajjal sang pendusta, hati-hatilah kalian, dia itu buta sedang RABB kalian tidak buta.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 12958

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Anas bin Malik ra.

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَتِمُّوا الصَّفَّ الْمُقَدَّمَ ثُمَّ الَّذِي يَلِيهِ فَمَا كَانَ مِنْ نَقْصٍ فَلْيَكُنْ فِي الصَّفِّ الْمُؤَخَّرِحَدَّثَنَا حَسَنُ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا شَيْبَانُ عَنْ قَتَادَةَ فَذَكَرَ حَدِيثًا وَقَالَ قَتَادَةُ كَانَ يَقُولُ أَتِمُّوا الصَّفَّ الْمُقَدَّمَ ثُمَّ الَّذِي يَلِيهِ فَإِنْ كَانَ نَقْصٌ فَلْيَكُنْ فِي الصَّفِّ الْمُؤَخَّرِ

Telah menceritakan kepada kami {Abdul Wahhab} dari {Sa’id} dari {Qatadah} dari {Anas}, Nabi saw. bersabda: “Penuhilah shaf depan kemudian yang setelahnya, dan siapa yang terlambat maka isilah shaf paling akhir.” Telah menceritakan kepada kami {Hasan bin Musa} telah menceritakan kepada kami {Syaiban} dari {Qatadah} lalu menyebutkan hadis, dan Qatadah berkata; Nabi bersabda: “Penuhilah shaf paling depan kalian, kemudian setelahnya, jika kurang maka buatlah shaf paling akhir.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 12959

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Anas bin Malik ra.

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍ قَالَجَمَعَ الْقُرْآنَ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَرْبَعَةُ نَفَرٍ كُلُّهُمْ مِنْ الْأَنْصَارِ أُبَيُّ بْنُ كَعْبٍ وَمُعَاذُ بْنُ جَبَلٍ وَزَيْدُ بْنُ ثَابِتٍ وَأَبُو زَيْدٍ

Telah menceritakan kepada kami {Abdul Wahhab} dari {Sa’id} dari {Qatadah} dari {Anas} berkata; Al Quran dihimpun oleh empat orang, semua dari Ansor: Ubay bin Ka’ab Mu’adz bin Jabal, Zaid bin Tsabit dan Abu Zaid.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 12960

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Anas bin Malik ra.

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لِأُبَيٍّ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ قَدْ أَمَرَنِي أَنْ أُقْرِئَكَ الْقُرْآنَ قَالَ آللَّهُ سَمَّانِي لَكَ قَالَ نَعَمْ فَجَعَلَ يَبْكِي

Telah menceritakan kepada kami {Abdul Wahhab} dari {Sa’id} dari {Qatadah} dari {Anas} dari Nabi saw. bersabda pada ‘Ubay, ” Allah Az Za waJalla memerintahkanku agar mengulang hapalan Al-Quran kepadamu.” (Ubay Radhiyallahu’anhu) berujar, apakah Allah menyebut-nyebut namaku keadamu?. (Rasulullah saw.) bersabda: iya. lalu (Ubay Radhiyallahu’anhu) menangis.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 12961

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Anas bin Malik ra.

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ أَخْبَرَنَا سَعِيدٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍأَنَّ رَهْطًا مِنْ عُكْلٍ وَعُرَيْنَةَ أَتَوْا النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّا كُنَّا نَاسًا أَهْلَ ضَرْعٍ وَلَمْ نَكُنْ أَهْلَ رِيفٍ اسْتَوْخَمْنَا الْمَدِينَةَ فَأَمَرَ لَهُمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِذَوْدٍ وَرَاعٍ وَأَمَرَهُمْ أَنْ يَخْرُجُوا فِيهَا فَيَشْرَبُوا مِنْ أَلْبَانِهَا وَأَبْوَالِهَا فَانْطَلَقُوا حَتَّى إِذَا كَانُوا فِي نَاحِيَةِ الْحَرَّةِ قَتَلُوا رَاعِيَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَاسْتَاقُوا الذَّوْدَ وَكَفَرُوا بَعْدَ إِسْلَامِهِمْ فَبَعَثَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي طَلَبِهِمْ فَأُتِيَ بِهِمْ فَقَطَّعَ أَيْدِيَهُمْ وَأَرْجُلَهُمْ وَسَمَرَ أَعْيُنَهُمْ وَتَرَكَهُمْ فِي نَاحِيَةِ الْحَرَّةِ حَتَّى مَاتُوا وَهُمْ كَذَلِكَقَالَ قَتَادَةُ وَذُكِرَ لَنَا أَنَّ هَذِهِ الْآيَةَ نَزَلَتْ فِيهِمْ

Telah menceritakan kepada kami {Abdul Wahhab} telah mengabarkan pada kami {Sa’id} dari {Qatadah} dari {Anas}, beberapa orang kabilah ‘Uql dan ‘Urainah mendatangi Nabi saw. Kemudian berkata; wahai Rasulullah, kami adalah bangsa yang kurang beruntung, kami bukan bangsa yang berkecukupan, lalu kami terkena flu di Madinah. Maka Rasulullah saw. memerintahkan mereka untuk menemui unta-untanya sekaligus penggembalanya, dengan maksud agar bisa minum susu dan air kencingnya. Sadisnya, dikala mereka telah sampai di distrik Harrat, mereka membunuh penggembala Rasulullah saw., merampas unta, dan kembali kafir setelah keIslaman mereka. Rasulullah saw. kontan mengirim pasukan pengejar. Mereka tertangkap, tangan-tangan dan kaki-kaki mereka dipotong, mata mereka dicungkil, dan dihempaskan begitu saja di Harrat sampai mereka tewas. Qatadah berkata; kami mendapat berita bahwa ayat ini turun mengenai mereka. -Yang dimaksudkan Qatadah adalah ayat 33 dari surat Almaidah.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 12962

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Anas bin Malik ra.

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ عَنْ حُمَيْدٍ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَصَلَّى النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَلْفَ أَبِي بَكْرٍ فِي ثَوْبٍ وَاحِدٍ وَهُوَ قَاعِدٌ

Telah menceritakan kepada kami {Abdul Wahhab} dari {Humaid} dari {Anas bin Malik} berkata; “Pernah Rasulullah saw. shalat di belakang Abu Bakar dalam satu baju dengan duduk”.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 12963

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Anas bin Malik ra.

حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ أَبِي قُرَّةَ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ بِلَالٍ عَنْ شَرِيكٍ أَنَّهُ سَمِعَ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ يَقُولُمَا صَلَّيْتُ خَلْفَ إِمَامٍ أَخَفَّ صَلَاةً مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَا أَتَمَّ وَإِنْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيَسْمَعُ بُكَاءَ الصَّبِيِّ فَيُخَفِّفُ مَخَافَةَ أَنْ تُفْتَتَنَ أُمُّهُ

Telah menceritakan kepada kami {‘Ubaidullah bin Abu Qurrah} telah menceritakan kepada kami {Sulaiman bin Bilal} dari {Syarik}, dia mendengar {Anas bin Malik} berkata; tidak pernah saya shalat dibelakang imam yang lebih ringan dan lebih sempurna daripada Rasulullah saw. Suatu ketika Rasulullah saw. mendengar tangisan bayi, lalu beliau meringankannya karena takut ibunya gusar.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 12964

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Anas bin Malik ra.

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ أَبِي عَرُوبَةَ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ إِنَّ الْعَبْدَ إِذَا وُضِعَ فِي قَبْرِهِ وَتَوَلَّى عَنْهُ أَصْحَابُهُ إِنَّهُ لَيَسْمَعُ خَفْقَ نِعَالِهِمْ فَيَأْتِيهِ مَلَكَانِ فَيَقُولَانِ لَهُ مَا كُنْتَ تَقُولُ فِي هَذَا الرَّجُلِ يَعْنِي مُحَمَّدًا صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَمَّا الْمُؤْمِنُ فَيَقُولُ أَشْهَدُ أَنَّهُ عَبْدُ اللَّهِ وَرَسُولُهُ فَيُقَالُ لَهُ انْظُرْ إِلَى مَقْعَدِكَ فِي النَّارِ قَدْ أَبْدَلَكَ اللَّهُ بِهِ مَقْعَدًا فِي الْجَنَّةِ فَيَرَاهُمَا جَمِيعًا

Telah menceritakan kepada kami {Abdul Wahhab} telah menceritakan kepada kami {Sa’id bin Abu ‘Arubah} dari {Qatadah} dari {Anas bin Malik} dari Nabi saw. bersabda: Jika Seorang hamba diletakkan dalam liang kuburnya dan para sahabatnya telah meninggalkannya, sungguh dia mendengar suara sandal kalian. Lalu datanglah dua Malaikat dan bertanya, apa pendapatmu mengenai orang ini, yaitu Muhammad saw.” (Rasulullah saw.) besabda: ” Jika seorang mukmin, dia berkata; saya bersaksi bahwa orang ini adalah hamba Allah dan rasul-Nya, lalu dikatakan padanya, lihatlah tempatmu di neraka, tapi Allah telah menggantinya dengan tempat di surga, maka dia bisa melihat keduanya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 12965

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Anas bin Malik ra.

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ أَبِي عَرُوبَةَ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دَخَلَ نَخْلًا لِبَنِي النَّجَّارِ فَسَمِعَ صَوْتًا فَفَزِعَ فَقَالَ مَنْ أَصْحَابُ هَذِهِ الْقُبُورِ قَالُوا يَا نَبِيَّ اللَّهِ نَاسٌ مَاتُوا فِي الْجَاهِلِيَّةِ قَالَ تَعَوَّذُوا بِاللَّهِ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَعَذَابِ النَّارِ وَفِتْنَةِ الدَّجَّالِ قَالُوا وَمَا ذَاكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ إِنَّ هَذِهِ الْأُمَّةَ تُبْتَلَى فِي قُبُورِهَا فَإِنَّ الْمُؤْمِنَ إِذَا وُضِعَ فِي قَبْرِهِ أَتَاهُ مَلَكٌ فَسَأَلَهُ مَا كُنْتَ تَعْبُدُ فَإِنْ اللَّهُ هَدَاهُ قَالَ كُنْتُ أَعْبُدُ اللَّهَ قَالَ فَيُقَالُ لَهُ مَا كُنْتَ تَقُولُ فِي هَذَا الرَّجُلِ قَالَ فَيَقُولُ هُوَ عَبْدُ اللَّهِ وَرَسُولُهُ قَالَ فَمَا يُسْأَلُ عَنْ شَيْءٍ بَعْدَهَا قَالَ فَيُنْطَلَقُ بِهِ إِلَى بَيْتٍ كَانَ لَهُ فِي النَّارِ فَيُقَالُ هَذَا بَيْتُكَ كَانَ فِي النَّارِ وَلَكِنَّ اللَّهَ عَصَمَكَ وَرَحِمَكَ فَأَبْدَلَكَ بِهِ بَيْتًا فِي الْجَنَّةِ فَيَقُولُ دَعُونِي حَتَّى أَذْهَبَ فَأُبَشِّرَ أَهْلِي فَيُقَالُ لَهُ اسْكُنْ وَإِنَّ الْكَافِرَ إِذَا وُضِعَ فِي قَبْرِهِ أَتَاهُ مَلَكٌ فَيَقُولُ لَهُ مَا كُنْتَ تَقُولُ فِي هَذَا الرَّجُلِ فَيَقُولُ كُنْتُ أَقُولُ مَا يَقُولُ النَّاسُ فَيَضْرِبُهُ بِمِطْرَاقٍ مِنْ حَدِيدٍ بَيْنَ أُذُنَيْهِ فَيَصِيحُ صَيْحَةً يَسْمَعُهُ الْخَلْقُ غَيْرَ الثَّقَلَيْنِ

Telah menceritakan kepada kami {Abdul Wahhab} telah menceritakan kepada kami {Sa’id bin Abu ‘Arubah} dari {Qatadah} dari {Anas bin Malik}, Nabi saw. pernah memasuki kebun kurma Bani Najjar kemudian mendengar suara. Beliau terheran-heran dan bertanya, “Siapakah orang yang dikubur di sini?.” Mereka menjawab; wahai Nabiyullah, beberapa orang yang meninggal semasa masih jahiliyyah. Maka Rasulullah saw. bersabda: “Berlindunglah kalian kepada Allah dari siksa kubur dan neraka serta fitnah dajjal!”.Mereka bertanya, apakah itu wahai Rasulullah??.(Rasulullah saw.) bersabda: “Penghuni kuburan ini sedang disiksa dalam kuburnya, sesungguhnya seorang mukmin jika telah diletakkan di kuburnya, ia akan didatangi Malaikat dan menanyakan ‘apa yang telah kau sembah?. Lalu Allah memberinya petunjuk sehingga dia bisa menjawab; saya telah menyembah Allah. lalu ia ditanya, apa pendapatmu mengenai orang ini? -Maksudnya Muhammad–.” (Rasulullah saw.) bersabda: “Dia menjawab; dia adalah hamba Allah dan Rasul-Nya.” (Rasulullah saw.) bersabda: “lalu dia dibawa ke sebuah rumah di neraka dan disampaikan, ini adalah rumahmu yang di neraka tetapi Allah telah menyelamatkanmu dan mengasihimu, dan menggantinya dengan rumah di surga. kemudian dia berkata; biarkan saya pergi dan saya beritahukan kepada keluargaku. Maka dikatakan kepadanya, tinggallah!. Sesungguhnya seorang kafir, jika telah diletakkan pada kuburnya, akan didatangi Malaikat dan menanya: apa pendapatmu mengenai orang ini? -Maksudnya Muhammad–. Dia menjawab; saya mengatakan hanya meniru perkataan orang. Kemudian ia dipukul dengan palu besi antara kedua telinganya sehingga dia berteriak dengan teriakan yang dapat didengarkan oleh semua makhluk selain dua makhluk yang berat, yaitu jin dan manusia.” Ket; Manusia dan jin dinamakan dua makhluk yang berat karena, ia diberi kewajiban syareat dan harus mempertanggung jawabkan amalnya. Dan ini adalah pekerjaan berat yang memerlukan kesungguhan, ketabahan, dan kesabaran.