Musnad Ahmad

×

مسند أحمد

Musnad Ahmad

Musnad Ahmad | Hadits No. : 14009

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Jabir bin Abdullah ra.

حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ وَأَبُو سَعِيدٍ الْمَعْنَى قَالَا حَدَّثَنَا زَائِدَةُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ عَقِيلٍ عَنْ جَابِرٍ قَالَتُوُفِّيَ رَجُلٌ فَغَسَّلْنَاهُ وَحَنَّطْنَاهُ وَكَفَّنَّاهُ ثُمَّ أَتَيْنَا بِهِ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي عَلَيْهِ فَقُلْنَا تُصَلِّي عَلَيْهِ فَخَطَا خُطًى ثُمَّ قَالَ أَعَلَيْهِ دَيْنٌ قُلْنَا دِينَارَانِ فَانْصَرَفَ فَتَحَمَّلَهُمَا أَبُو قَتَادَةَ فَأَتَيْنَاهُ فَقَالَ أَبُو قَتَادَةَ الدِّينَارَانِ عَلَيَّ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أُحِقَّ الْغَرِيمُ وَبَرِئَ مِنْهُمَا الْمَيِّتُ قَالَ نَعَمْ فَصَلَّى عَلَيْهِ ثُمَّ قَالَ بَعْدَ ذَلِكَ بِيَوْمٍ مَا فَعَلَ الدِّينَارَانِ فَقَالَ إِنَّمَا مَاتَ أَمْسِ قَالَ فَعَادَ إِلَيْهِ مِنْ الْغَدِ فَقَالَ لَقَدْ قَضَيْتُهُمَا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْآنَ بَرَدَتْ عَلَيْهِ جِلْدُهُ فَقَالَ مُعَاوِيَةُ بْنُ عَمْرٍو فِي هَذَا الْحَدِيثِ فَغَسَّلْنَاهُ وَقَالَ فَقُلْنَا نُصَلِّي عَلَيْهِ

Telah bercerita kepada kami {Abdusshamad} dan {Abu Sa’id} secara makna berkata; telah bercerita kepada kami {Za’idah} dari {Abdullah bin Muhammad bin ‘Aqil} dari {Jabir} berkata; ada seorang laki-laki yang wafat, lalu kami memandikannya, memberi minyak lalu kami memberinya kafan lalu kami bawa ke hadapan Rasulullah saw. agar beliau menshalatinya. Kami berkata ‘Silahkan anda menshalatinya’. Lalu beliau membuat garis kemudian bertanya, apakah dia mempunyai hutang? Kami menjawab, ya dua dinar, lalu beliau pergi dan Abu Qatadah hendak menanggungnya lalu kami mendatanginya. Abu Qatadah berkata; uang dua dinar itu tanggunganku. Lalu Rasulullah saw. bersabda: “Telah dipenuhi orang yang berhutang dan mayyit telah bebas”. (Jabir bin Abdullah Radhiyallahu’anhuma) berkata; Ya. Lalu (Rasulullah saw.) menshalatinya lalu sehari kemudian beliau bersabda: “Apa yang terjadi dengan dua dinar”. Maka (Abu Qatadah Radhiyallahu’anhu) berkata; itu untuk yang telah meninggal kemarin. (Jabir bin Abdullah Radhiyallahu’anhu) berkata; lalu dia (Abu Qatadah Radhiyallahu’anhu) kembali lagi besoknya dan berkata; saya telah menunaikan keduanya. Rasulullah saw. bersabda: “Sekarang kalian telah mendinginkan kulitnya. Mu’awiyah bin ‘Amr berkata; dalam hadits itu, lalu kami memandikannya dan (Jabir bin Abdullah Radhiyallahu’anhu) berkata; kami berkata kami menshalatinya.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 14010

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Jabir bin Abdullah ra.

حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ حَدَّثَنِي حَرْبٌ يَعْنِي ابْنَ أَبِي الْعَالِيَةِ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الْأَنْصَارِيِّأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَأَى امْرَأَةً فَأَعْجَبَتْهُ فَأَتَى زَيْنَبَ وَهِيَ تَمْعَسُ مَنِيئَةً فَقَضَى مِنْهَا حَاجَتَهُ وَقَالَ إِنَّ الْمَرْأَةَ تُقْبِلُ فِي صُورَةِ شَيْطَانٍ وَتُدْبِرُ فِي صُورَةِ شَيْطَانٍ فَإِذَا رَأَى أَحَدُكُمْ امْرَأَةً فَأَعْجَبَتْهُ فَلْيَأْتِ أَهْلَهُ فَإِنَّ ذَاكَ يَرُدُّ مِمَّا فِي نَفْسِهِ

Telah bercerita kepada kami {Abdusshamad} telah bercerita kepada kami {Harb} yaitu Ibnu Abu ‘Aliyah dari {Abu Az Zubair} dari {Jabir bin Abdullah Al Anshori} Rasulullah saw. melihat seorang wanita lalu beliau kagum dengannya. lalu beliau mendatangi Zainab yang sedang memijat kulit yang disamak, maka Rasulullah saw.) memenuhi hajatnya dengan Zainab dan bersabda: ” Seorang wanita terlihat dari depan dengan gambar setan dan dari belakang dengan gambar setan, maka jika salah satu dari kalian melihat seorang wanita kemudian ia kagum dengannya maka datangilah istrinya karena yang demikian itu bisa menolak apa yang ada dalam jiwanya”.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 14011

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Jabir bin Abdullah ra.

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ حَدَّثَنَا ابْنُ الْمُبَارَكِ عَنْ حُسَيْنِ بْنِ عَلِيٍّ قَالَ حَدَّثَنِي وَهْبُ بْنُ كَيْسَانَ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ وَهُوَ الْأَنْصَارِيُّأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ جَاءَهُ جِبْرِيلُ فَقَالَ قُمْ فَصَلِّهْ فَصَلَّى الظُّهْرَ حِينَ زَالَتْ الشَّمْسُ ثُمَّ جَاءَهُ الْعَصْرَ فَقَالَ قُمْ فَصَلِّهْ فَصَلَّى الْعَصْرَ حِينَ صَارَ ظِلُّ كُلِّ شَيْءٍ مِثْلَهُ أَوْ قَالَ صَارَ ظِلُّهُ مِثْلَهُ ثُمَّ جَاءَهُ الْمَغْرِبَ فَقَالَ قُمْ فَصَلِّهْ فَصَلَّى حِينَ وَجَبَتْ الشَّمْسُ ثُمَّ جَاءَهُ الْعِشَاءَ فَقَالَ قُمْ فَصَلِّهْ فَصَلَّى حِينَ غَابَ الشَّفَقُ ثُمَّ جَاءَهُ الْفَجْرَ فَقَالَ قُمْ فَصَلِّهْ فَصَلَّى حِينَ بَرَقَ الْفَجْرُ أَوْ قَالَ حِينَ سَطَعَ الْفَجْرُ ثُمَّ جَاءَهُ مِنْ الْغَدِ لِلظُّهْرِ فَقَالَ قُمْ فَصَلِّهْ فَصَلَّى الظُّهْرَ حِينَ صَارَ ظِلُّ كُلِّ شَيْءٍ مِثْلَهُ ثُمَّ جَاءَهُ لِلْعَصْرِ فَقَالَ قُمْ فَصَلِّهْ فَصَلَّى الْعَصْرَ حِينَ صَارَ ظِلُّ كُلِّ شَيْءٍ مِثْلَيْهِ ثُمَّ جَاءَهُ لِلْمَغْرِبِ الْمَغْرِبَ وَقْتًا وَاحِدًا لَمْ يَزُلْ عَنْهُ ثُمَّ جَاءَ لِلْعِشَاءِ الْعِشَاءَ حِينَ ذَهَبَ نِصْفُ اللَّيْلِ أَوْ قَالَ ثُلُثُ اللَّيْلِ فَصَلَّى الْعِشَاءَ ثُمَّ جَاءَهُ لِلْفَجْرِ حِينَ أَسْفَرَ جِدًّا فَقَالَ قُمْ فَصَلِّهْ فَصَلَّى الْفَجْرَ ثُمَّ قَالَ مَا بَيْنَ هَذَيْنِ وَقْتٌ

Telah bercerita kepada kami {Yahya Bin ‘Adam} telah bercerita kepada kami {Ibnu Mubarak} dari {Husain bin ‘Ali} berkata; telah bercerita kepadaku {Wahb bin Kaisan} dari {Jabir bin Abdullah Al Anshori} Jibril telah datang kepada Nabi saw. dan berkata; “Berdiri dan shalatlah”, maka ia shalat dhuhur ketika matahari telah tergelincir. Lalu (Jibril AlaihiSsalam) datang pada (Nabi saw.) waktu asar dan berkata; “Berdiri dan shalatlah”, maka beliau shalat ketika bayang-bayang setiap benda sepertinya (sepanjangnya), atau (Jabir bin Abdullah Radhiyallahu’anhuma) berkata; hingga bayangannya sepanjang dirinya. Lalu (Jibril AlaihiSsalam) datang padanya waktu maghrib, dan berkata; “Berdiri dan shalatlah”, maka beliau shalat ketika matahari telah terbenam. Lalu (Jibril AlaihiSsalam) datang waktu isya’, dan berkata; “Berdiri dan shalatlah”, maka beliau shalat ketika benang merah langit telah hilang. Lalu (Jibril AlaihiSsalam) datang waktu fajar, dan berkata; “Berdiri dan shalatlah”, maka beliau shalat fajar ketika fajar telah mengkilat, atau (Jabir bin Abdullah Radhiyallahu’anhuma) berkata; ketika muncul fajar. Lalu besok harinya (Jibril AlaihiSsalam) datang lagi untuk waktu dhuhur, dan berkata; “Berdiri dan shalatlah”, maka beliau shalat dhuhur ketika bayang-bayang setiap sesuatu sepanjang ukurannya, kemudian datang waktu asar dan berkata; “Berdiri dan shalatlah”, maka beliau shalat asar ketika bayang-bayang setiap sesuatu menjadi sepanjang dua kali ukurannya. Lalu (Jibril alaihissalam) mendatanginya waktu maghrib dalam waktu yang sama, yang tidak jauh darinya. Lalu (Jibril alaihissalam) datang untuk shalat di waktu isya’, ketika separu malam telah pergi, atau (Jabir bin Abdullah Radhiyallahu’anhuma) berkata; sepertiga malam, lalu beliau shalat isya’ kemudian (Jibril alaihissalam) datang kepadanya untuk fajar ketika subuh telah terang sekali, dan berkata; “Berdiri dan shalatlah”, lalu beliau shalat fajar kemudian (Jibril alaihissalam) berkata; “Di antara dua waktu itulah waktu shalat”.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 14012

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Jabir bin Abdullah ra.

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ حَدَّثَنَا حَسَنُ بْنُ عَيَّاشٍ أَخُو أَبِي بَكْرٍ عَنْ جَعْفَرِ بْنِ مُحَمَّدٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَابِرٍ قَالَكُنَّا نُصَلِّي الْجُمُعَةَ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ نَرْجِعُ فَنُرِيحُ نَوَاضِحَنَاقَالَ حَسَنٌ قُلْتُ لِجَعْفَرٍ وَمَتَى ذَاكَ قَالَ زَوَالَ الشَّمْسِ

Telah bercerita kepada kami {Yahya Bin ‘Adam} telah bercerita kepada kami {Husain bin ‘Ayyash} saudara laki-laki Abu Bakar dari {Ja’far bin Muhammad} dari {bapakknya} dari {Jabir} berkata; kami shalat Jum’at bersama Nabi saw. kemudian kami pulang lalu kami mengistirahatkan unta-unta kami. Hasan berkata; saya bertanya kepada Ja’far, kapan itu? (Ja’far Radhiyallahu’anhu) menjawab ‘Ketika tergelincir matahari.’

Musnad Ahmad | Hadits No. : 14013

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Jabir bin Abdullah ra.

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ حَدَّثَنَا قُطْبَةُ عَنِ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي سُفْيَانَ عَنْ جَابِرٍ قَالَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَجْمَرْتُمْ الْمَيِّتَ فَأَجْمِرُوهُ ثَلَاثًا

Telah bercerita kepada kami {Yahya Bin ‘Adam} telah bercerita kepada kami {Qutbah} dari {Al ‘A’masy} dari {Abu Sufyan} dari {Jabir} berkata; Nabi saw. bersabda: “Apabila kalian memberi wewangian pada mayat maka berilah tiga kali”.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 14014

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Jabir bin Abdullah ra.

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ وَأَبُو أَحْمَدَ قَالَا حَدَّثَنَا عَبْدُ الْحَمِيدِ بْنُ يَزِيدَ الْأَنْصَارِيُّ قَالَ أَبُو أَحْمَدَ حَدَّثَنِي عُقْبَةُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ جَابِرٍ عَنْ جَابِرٍ قَالَكُنَّا نُصَلِّي مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْجُمُعَةَ ثُمَّ نَرْجِعُ فَنَقِيلُ قَالَ أَبُو أَحْمَدَ ثُمَّ نَرْجِعُ إِلَى بَنِي سَلِمَةَ فَنَقِيلُ وَهُوَ عَلَى مِيلَيْنِ

Telah bercerita kepada kami {Yahya Bin ‘Adam} dan {Abu Ahmad} berkata; telah bercerita kepada kami {Abdul Hamid bin Yazid Al Anshori} {Abu Ahmad} berkata; telah bercerita kepadaku {‘Uqbah bin Abdurrahman bin Jabir} dari {Jabir} berkata; kami melakukan shalat Jum’at bersama Rasulullah saw. lalu kami pulang dan beristirahat siang. Abu Ahmad berkata; kemudian kami kembali ke Bani Salamah dan beristirahat siang dengan jarak dua mil.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 14015

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Jabir bin Abdullah ra.

حَدَّثَنَا أَبُو أَحْمَدَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْحَمِيدِ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ جَابِرٍ قَالَكُنَّا نُصَلِّي مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَغْرِبَ ثُمَّ نَرْجِعُ إِلَى بَنِي سَلِمَةَ فَنَرَى مَوَاقِعَ النَّبْلِ

Telah bercerita kepada kami {Abu Ahmad} telah bercerita kepada kami {Abdul Hamid} dari {‘Uqbah bin Abdurrahman} dari {Jabir} berkata; kami melakukan shalat maghrib bersama Nabi saw. kemudian kami kembali ke Bani Salamah dan kami masih bisa melihat tempat anak panah kami.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 14016

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Jabir bin Abdullah ra.

حَدَّثَنَا أَبُو أَحْمَدَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنِ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي سُفْيَانَ عَنْ جَابِرٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُبْعَثُ كُلُّ عَبْدٍ عَلَى مَا مَاتَ عَلَيْهِ

Telah bercerita kepada kami {Abu Ahmad} telah bercerita kepada kami {Sufyan} dari {Al ‘A’masy} dari {Abu Sufyan} dari {Jabir} berkata; Rasulullah saw. bersabda: “Setiap hamba dibangkitkan seperti keadaan ketika dia mati”.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 14017

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Jabir bin Abdullah ra.

قَالَوَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ فِي اللَّيْلِ لَسَاعَةً لَا يُوَافِقُهَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ يَسْأَلُ اللَّهَ فِيهَا شَيْئًا إِلَّا أَعْطَاهُ إِيَّاهُ وَهِيَ فِي كُلِّ لَيْلَةٍ

{Jabir bin Abdullah Radhiyallahu’anhuma} berkata; dan Rasulullah saw. bersabda: ” Pada malam hari terdapat beberapa saat, yang tidaklah seorang hamba muslim mendapatkan waktu tersebut untuk memohon sesuatu kepada Allah melainkan Allah akan mengabulkan permintaannya, dan demikian itu berlaku untuk setiap malam”.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 14018

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Jabir bin Abdullah ra.

حَدَّثَنَا أَبُو أَحْمَدَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنِ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي سُفْيَانَ عَنْ جَابِرٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ النَّاسُ تَبَعٌ لِقُرَيْشٍ فِي الْخَيْرِ وَالشَّرِّ

Telah bercerita kepada kami {Abu Ahmad} telah bercerita kepada kami {Sufyan} dari {Al ‘A’masy} dari {Abu Sufyan} dari {Jabir} berkata; Rasulullah saw. bersabda: “Manusia adalah pengikut Quraisy dalam hal kebajikan dan keburukan”.