Telah bercerita kepada kami {Abdusshamad} telah bercerita kepada kami {bapakku} telah bercerita kepada kami {Al Jurairi} dari {Abu Nadlroh} dari {Jabir} berkata; ada beberapa lembar tanah kosong di sekitar masjid, maka Bani Salamah ingin pindah ke dekat masjid, hingga berita ini sampai kepada Rasulullah saw. Maka beliau saw. bersabda kepada mereka, ” Telah sampai informasi kepadaku bahwa kalian akan pindah ke dekat masjid”, mereka menjawab, “Ya, wahai Rosulullah, kami telah menginginkan itu”. Lalu (Rasulullah saw.) bersabda: “Wahai Bani Salamah, dari rumah-rumah kalian ditulis langkah-langkah kalian, dari rumah-rumah kalian ditulis langkah-langkah kalian”.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 14040
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah bercerita kepada kami {Abdusshamad} telah bercerita kepada kami {bapakku} telah bercerita kepada kami {Daud} dari {Abu Nadlroh} dari {Abu Said} dan {Jabir bin Abdullah} berkata; Rasulullah saw. bersabda: “Akan ada pada akhir zaman (orang) yang membagi harta dengan tidak menghitungnya”.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 14041
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah bercerita kepada kami {Rauh} telah bercerita kepada kami {‘Asy’ats} dari {Al Hasan} dari {Jabir bin Abdullah} berkata; kami melakukan suatu perjalanan bersama Nabi saw., jika kami (berjalan) naik kami bertakbir dan jika kami turun kami bertasbih.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 14042
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah bercerita kepada kami {Rauh} telah bercerita kepada kami {Ibnu Juraij} telah mengabarkan kepadaku {Abu Az Zubair} telah mendengar {Jabir bin Abdullah} berkata; Nabi saw. bersabda: “Dajjal itu buta salah satu matanya dan dia adalah orang yang paling dusta”.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 14043
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah bercerita kepada kami {Rauh} telah bercerita kepada kami {Ibnu Juraij} telah mengabarkan kepadaku {Abu Az Zubair} telah mendengar {Jabir} berkata; saya telah mendengar Nabi saw. bersabda: ” Saya hanya seorang manusia dan saya meminta syarat kepada Tuhanku bahwa siapa saja dari hamba yang muslim yang saya cela atau saya cerca melainkan hal itu menjadi pembersih dan pahala baginya”.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 14044
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah bercerita kepada kami {Rauh} telah mengabarkan kepada kami {Ibnu Juraij} telah bercerita kepadaku {Ja’far bin Muhammad} telah mendengar {bapaknya} menceritakan dia telah mendengar {Jabir bin Abdullah} menceritakan tentang haji Nabi saw., berkata; Kemudian beliau turun dari Bukit Shofa sampai kedua kakinya tertancap di tengah bukit, lalu beliau berjalan dengan cepat sampai jika telah menaiki bagian yang lainnya beliau berjalan.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 14399
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah menceritakan kepada kami {‘Affan} Telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Salamah} telah mengabarkan kepada kami {Abu Az Zubair} dari {Jabir bin Abdullah} Sesungguhnya ada seorang yang menyembelih seekor kambing yang berumur enam bulan sebelum Nabi saw. mengerjakan shalat. lalu Rasulullah saw. bersabda: “Sembelihanmu itu tidak boleh untuk orang sesudahmu” dan melarang mereka untuk menyembelih hingga mereka shalat.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 14400
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah menceritakan kepada kami {‘Affan} Telah menceritakan kepada kami {Aban} Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Abu Katsir} dari {Abu Salamah bin Abdurrahman} dari {Jabir bin Abdullah} berkata; kami menemui Rasulullah saw. sampai kami di Dzaturriqo’, (Jabir bin Abdullah Radhiyallahu’anhuma) berkata; kami jika mendatangi pohon yang rindang, kami meninggalkan Rasulullah saw. Lalu datanglah seorang dari kaum musyrik, sedangkan pedang Rasulullah saw. tergantung di pohon tersebut. Orang tersebut mengambil pedang Nabi saw. dan menodongkannya lalu berkata; kepada Rasulullah saw. apakah kamu takut kepadaku. Beliau menjawab, tidak. Dia bertanya, siapa yang akan menghalangiku? Beliau menjawab, Allah Azzawajalla. Dia bertanya, Allah Azzawajalla yang akan menghalangiku darimu. Lalu para sahabat Rasulullah saw. mengancamnya dan menyarungkan pedang kembali dan mengantungkannya. Lalu dikumandangkanlah adzan lalu shalat di pada satu kelompok dua rekaat lalu mereka mundur. Dan beliau shalat bersama kelompok yang lainnya dua rekaat maka dengan demikian Rasulullah saw. shalat empat rekaat dan kaumnya dua rekaat.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 14401
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah bercerita kepada kami {‘Affan} telah bercerita kepada kami {Abu ‘Awanah} telah bercerita kepada kami {Abu Bisyr} dari {Sulaiman bin Qois} dari {Jabir bin Abdullah} berkata; Rasulullah saw. memerangi gerombolan Khosofah di kebun kurma, lalu mereka melihat sebagian kaum muslimin dalam keadaan lalai. Lalu datanglah seorang laki-laki dari mereka yang bernama Ghaurats Bin Al Harits hingga bisa sampai di kepala Rasulullah saw. dengan membawa pedang dan berkata; “Siapa yang akan yang akan menolongmu dariku?”. Beliau menjawab, “Allah Azzawajalla “. Tiba-tiba terjatuhlah pedang di tangannya, Rasulullah saw. mengambilnya dan bertanya, “Siapa yang akan menolongmu dariku?”. Dia berkata; “Jadilah seorang pengambil yang baik!” (Rasulullah saw.) bertanya, apakah kau mau bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah. Dia menjawab ‘Tidak, tapi saya berjanji kepadamu, saya tidak memerangimu dan tidak akan bergabung dengan kaum yang memerangimu dan mempermudah jalannya.” Lalu dia kembali kepada para sahabatnya dan berkata; “Saya telah datang dari orang yang paling baik”. Tatkala waktu zhuhur atau ashar (Rasulullah saw.) shalat bersama mereka shalat khauf. Orang-orang dibagi menjadi dua kelompok, satu kelompok menghadapi musuh mereka, satu kelompok lainnya shalat bersama Rasulullah saw. Beliau shalat bersama kelompok yang pertama dua rekaat, lalu mereka mundur dan kelompok yang menghadapi musuh tadi datang ke tempat mereka dan bersama Rasulullah saw. shalat dua rakaat. Maka orang-orang melaksanakannya dua rakaat dan Rasulullah saw. melakukannya empat rakaat.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 14402
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah bercerita kepada kami {‘Affan} telah bercerita kepada kami {Wuhaib} telah bercerita kepada kami {Ja’far} dari {bapaknya} dari {Jabir} sesungguhnya Rasulullah saw. mendatangi Al ‘Aliyah (sebuah tempat di Madinah) lalu melewati sebuah pasar dan bertemu dengan anak kambing yang terputus dua telinganya dan mati. Beliau mengambilnya dan mengangkatnya kemudian bersabda: “Berani dengan harga berapa kalian membeli barang ini?” mereka menjawab, “Sama sekali, kami tidak suka jika itu menjadi milik kami, apa gunanya itu? (Rasulullah saw.) bertanya, “Berapa kalian mau membayar jika barang ini menjadi milik kalian?” Mereka berkata; “Demi Allah, seandainya itu masih hidup, itu saja ada cacatnya, tidak memiliki dua telinga, apalagi dia telah mati”. (Rasulullah saw.) bersabda: “Demi Allah, sesungguhnya dunia benar-benar lebih hina bagi Allah daripada ini (seekor anak kambing) “.