Musnad Ahmad

×

مسند أحمد

Musnad Ahmad

Musnad Ahmad | Hadits No. : 14483

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Jabir bin Abdullah ra.

حَدَّثَنَا كَثِيرُ بْنُ هِشَامٍ عَنْ هِشَامٍ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَنَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ أَكْلِ الْبَصَلِ وَالْكُرَّاثِ فَغَلَبَتْنَا الْحَاجَةُ فَأَكَلْنَا مِنْهُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ أَكَلَ مِنْ هَذِهِ الشَّجَرَةِ الْمُنْتِنَةِ فَلَا يَقْرَبَنَّ مَسْجِدَنَا فَإِنَّ الْمَلَائِكَةَ تَتَأَذَّى مِمَّا يَتَأَذَّى مِنْهُ الْإِنْسُ

Telah bercerita kepada kami {Katsir bin Hisyam} dari {Hisyam} dari {Abu Az Zubair} dari {Jabir Radhiyallahu’anhu} berkata; Rasulullah saw. melarang memakan bawang merah dan bawang putih. Maka kami terdesak oleh kebutuhan hingga kami memakannya hingga Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa yang memakan pohon yang berbau ini, janganlah sekali-kali mendekati masjid kami, karena Malaikat terganggu dari hAl hal yang menjadikan manusia merasa terganggu karenanya”.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 14484

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Jabir bin Abdullah ra.

حَدَّثَنَا كَثِيرُ بْنُ هِشَامٍ حَدَّثَنَا هِشَامٌ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَغْلِقُوا الْأَبْوَابَ بِاللَّيْلِ وَأَطْفِئُوا السُّرُجَ وَأَوْكُوا الْأَسْقِيَةَ وَخَمِّرُوا الطَّعَامَ وَالشَّرَابَ وَلَوْ أَنْ تَعْرُضُوا عَلَيْهِ بِعُودٍ

Telah bercerita kepada kami {Katsir bin Hisyam} dari {Hisyam} dari {Abu Az Zubair} dari {Jabir} sesungguhnya Rasulullah saw. bersabda: “Tutuplah pintu-pintu pada malam hari. Padamkanlah lampu-lampu kalian, tutuplah bejana-bejana kalian, makanan dan minuman kalian, walau kalian hanya menghalanginya dengan ranting pohon”.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 14485

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Jabir bin Abdullah ra.

حَدَّثَنَا كَثِيرُ بْنُ هِشَامٍ حَدَّثَنَا هِشَامٌ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ لَقِيَ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ لَا يُشْرِكُ بِهِ شَيْئًا دَخَلَ الْجَنَّةَ وَمَنْ لَقِيَ اللَّهَ يُشْرِكُ بِهِ دَخَلَ النَّارَ

Telah bercerita kepada kami {Katsir bin Hisyam} dari {Hisyam} dari {Abu Az Zubair} dari {Jabir} sesungguhnya Rasulullah saw. bersabda: “Siapa yang bertemu Allah Azzawajalla dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatupun maka pasti masuk surga. Sebaliknya barangsiapa yang bertemu Allah Azzawajalla dalam keadaan menyekutukan-Nya, dia pasti masuk neraka”.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 14486

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Jabir bin Abdullah ra.

حَدَّثَنَا كَثِيرٌ حَدَّثَنَا هِشَامٌ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَمْسِكُوا عَلَيْكُمْ أَمْوَالَكُمْ وَلَا تُعْمِرُوهَا فَإِنَّ مَنْ أَعْمَرَ شَيْئًا حَيَاتَهُ فَهُوَ لَهُ حَيَاتَهُ وَبَعْدَ مَوْتِهِ

Telah bercerita kepada kami {Katsir} telah bercerita kepada kami {Hisyam} dari {Abu Az Zubair} dari {Jabir} sesungguhnya Rasulullah saw. bersabda: “Pertahankan harta kalian, janganlah kau berikan dengan cara ‘umra. Barangsiapa yang memberi umro (memberi hak kepada kawan untuk memanfaatkan barang miliknya sepanjang umur) maka itu menjadi haknya, baik ketika hidupnya maupun setelah wafatnya”.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 14487

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Jabir bin Abdullah ra.

حَدَّثَنَا كَثِيرُ بْنُ هِشَامٍ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ أَبِي عَبْدِ اللَّهِ صَاحِبُ الدَّسْتُوَائِيِّ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الْأَنْصَارِيِّ قَالَخَسَفَتْ الشَّمْسُ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي يَوْمٍ شَدِيدِ الْحَرِّ فَصَلَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِأَصْحَابِهِ فَأَطَالَ الْقِيَامَ حَتَّى جَعَلُوا يَخِرُّونَ ثُمَّ رَكَعَ فَأَطَالَ الرُّكُوعَ ثُمَّ رَفَعَ رَأْسَهُ فَأَطَالَ ثُمَّ رَكَعَ فَأَطَالَ الرُّكُوعَ ثُمَّ رَفَعَ رَأْسَهُ فَأَطَالَ ثُمَّ سَجَدَ سَجْدَتَيْنِ ثُمَّ قَامَ فَصَنَعَ مِثْلَ ذَلِكَ ثُمَّ جَعَلَ يَتَقَدَّمُ ثُمَّ جَعَلَ يَتَأَخَّرُ فَكَانَتْ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ وَأَرْبَعَ سَجَدَاتٍ ثُمَّ قَالَ إِنَّهُ عُرِضَ عَلَيَّ كُلُّ شَيْءٍ تُوعَدُونَهُ فَعُرِضَتْ عَلَيَّ الْجَنَّةُ حَتَّى لَوْ تَنَاوَلْتُ مِنْهَا قِطْفًا أَخَذْتُهُ أَوْ قَالَ تَنَاوَلْتُ مِنْهَا قِطْفًا فَقَصُرَتْ يَدِي عَنْهُ شَكَّ هِشَامٌ وَعُرِضَتْ عَلَيَّ النَّارُ فَجَعَلْتُ أَتَأَخَّرُ رَهْبَةَ أَنْ تَغْشَاكُمْ فَرَأَيْتُ فِيهَا امْرَأَةً حِمْيَرِيَّةً سَوْدَاءَ طَوِيلَةً تُعَذَّبُ فِي هِرَّةٍ لَهَا رَبَطَتْهَا فَلَمْ تُطْعِمْهَا وَلَمْ تَسْقِهَا وَلَمْ تَدَعْهَا تَأْكُلُ مِنْ خَشَاشِ الْأَرْضِ وَرَأَيْتُ أَبَا ثُمَامَةَ عَمْرَو بْنَ مَالِكٍ يَجُرُّ قُصْبَهُ فِي النَّارِ وَإِنَّهُمَا آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ يُرِيكُمُوهَا فَإِذَا خَسَفَتْ فَصَلُّوا حَتَّى تَنْجَلِيَ

Telah bercerita kepada kami {Katsir bin Hisyam} telah bercerita kepada kami {Hisyam bin Abu Abdullah} teman Dustuwa’i dari {Abu Az Zubair} dari {Jabir bin Abdullah Al Anshori} berkata; telah terjadi Gerhana Matahari pada masa Rasulullah saw. pada hari yang sangat panas, lalu Rasulullah saw. shalat dengan para sahabatnya dengan memanjangkan berdiri baru mereka turun. Kemudian mereka ruku’ dengan memanjangkannya, lalu mengangkat kepalanya dan memanjangkannya, lalu ruku’ dan memanjangkannya, lalu mengangkat kepalanya dan memanjangkannya lalu sujud dua rekaat lalu berdiri dan dilakukan seperti itu lagi. Lalu sesekali beliau mundur dan sesekali maju dengan empat kali ruku’ dan empat kali sujud. Kemudian bersabda: “Telah dinampakkan kepadaku segala sesuatu yang telah dijanjikan kepada kalian. Ditampakkan kepadaku surga sampai kalau saya mau mengambil satu buahnya niscaya saya bisa”. Atau bersabda: “Lalu saya hendak mengambil buahnya namun tangan saya tidak bisa menjangkaunya. –Hisyam ragu kepastian redaksinya- lalu ditampakkan kepadaku neraka, lalu saya mundur karena saya takut jika menimpa kalian. Lalu saya melihat di dalamnya ada seorang wanita dari Himyar yang tinggi dan hitam, disiksa karena seekor kucing miliknya yang diikat dan tidak diberi makan dan minum, namun tidak dibiarkan memakan apa yang bisa dimakannya di atas bumi. Saya juga melihat Abu Tsumamah ‘Amr bin Malik menyeret ususnya di neraka. Keduanya adalah dua tanda di antara tanda-tanda Allah Azzawajalla yang diperlihatkan kepada kalian. Jika terjadi gerhana maka shalatlah kalian sampai tampak kembali”.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 14488

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Jabir bin Abdullah ra.

حَدَّثَنَا كَثِيرُ بْنُ هِشَامٍ حَدَّثَنَا هِشَامٌ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَكُنَّا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي نَخْلٍ فَصَلَّى بِأَصْحَابِهِ صَلَاةَ الظُّهْرِ قَالَ فَهَمَّ بِهِمْ الْمُشْرِكُونَ قَالَ فَقَالَ دَعُوهُمْ فَإِنَّ لَهُمْ صَلَاةً بَعْدَ هَذِهِ هِيَ أَحَبُّ إِلَيْهِمْ مِنْ أَبْنَائِهِمْ قَالَ فَنَزَلَ جِبْرِيلُ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَخْبَرَهُ فَصَلَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِأَصْحَابِهِ فَصَفَّهُمْ صَفَّيْنِ وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَيْنَ أَيْدِيهِمْ فَكَبَّرُوا جَمِيعًا ثُمَّ سَجَدَ الَّذِينَ يَلُونَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالْآخَرُونَ قِيَامٌ فَلَمَّا رَفَعَ الَّذِينَ سَجَدُوا رُءُوسَهُمْ سَجَدَ الْآخَرُونَ فَلَمَّا قَامُوا فِي الرَّكْعَةِ الثَّانِيَةِ تَأَخَّرَ الَّذِينَ يَلُونَ الصَّفَّ الْأَوَّلَ فَقَامَ أَهْلُ الصَّفِّ الثَّانِي وَتَقَدَّمَ الْآخَرُونَ إِلَى الصَّفِّ الْأَوَّلِ فَرَكَعُوا جَمِيعًا فَلَمَّا رَفَعُوا رُءُوسَهُمْ مِنْ الرُّكُوعِ سَجَدَ الَّذِينَ يَلُونَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالْآخَرُونَ قِيَامٌ فَلَمَّا رَفَعُوا رُءُوسَهُمْ سَجَدَ الْآخَرُونَ

Telah bercerita kepada kami {Katsir bin Hisyam} dari {Hisyam} dari {Abu Az Zubair} dari {Jabir bin Abdullah} berkata; kami bersama Rasulullah saw. dalam sebuah kebun kurma, lalu beliau shalat zhuhur bersama para sahabatnya. Lalu orang-orang musyrik ragu terhadap mereka. Lalu (orang musyrik) berkata; “Tinggalkanlah mereka, mereka setelah ini akan shalat yang hal itu sangat mereka sukai daripada anak-anak mereka”. (Jabir bin Abdullah Radhiyallahu’anhuma) berkata; lalu Jibril turun menemui Rasulullah saw. dan memberinya kabar, lalu Rasulullah saw. shalat dengan para sahabatnya. Beliau mengatur mereka menjadi dua barisan. Rasulullah saw. berada di hadapan mereka, kemudian mereka semuanya bertakbir lalu barisan yang di belakang Rasulullah saw. bersujud dan yang lainnya tetap berdiri. Tatkala barisan yang telah sujud bangun, maka yang lainnya bersujud. Tatkala mereka semuanya berdiri pada rekaat kedua, maka barisan kedua mundur dan berdiri, lalu maju ke shof pertama lalu mereka ruku’ semuanya. Tatkala mereka telah bangun dari ruku’, maka barisan yang di belakang Nabi saw. dan yang lain dalam keadaan berdiri. Tatkala mereka telah bangun ruku’ maka yang lainnya sujud.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 14489

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Jabir bin Abdullah ra.

حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ حَدَّثَنَا أَبِي عَنِ ابْنِ إِسْحَاقَ حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عَقِيلِ بْنِ أَبِي طَالِبٍ قَالَدَخَلْتُ عَلَى جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الْأَنْصَارِيِّ أَخِي بَنِي سَلِمَةَ وَمَعِي مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرِو بْنِ حَسَنِ بْنِ عَلِيٍّ وَأَبُو الْأَسْبَاطِ مَوْلًى لِعَبْدِ اللَّهِ بْنِ جَعْفَرٍ كَانَ يَتْبَعُ الْعِلْمَ قَالَ فَسَأَلْنَاهُ عَنْ الْوُضُوءِ مِمَّا مَسَّتْ النَّارُ مِنْ الطَّعَامِ فَقَالَ خَرَجْتُ أُرِيدُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي مَسْجِدِهِ فَلَمْ أَجِدْهُ فَسَأَلْتُ عَنْهُ فَقِيلَ لِي هُوَ بِالْأَسْوَافِ عِنْدَ بَنَاتِ سَعْدِ بْنِ الرَّبِيعِ أَخِي بَلْحَارِثِ بْنِ الْحَارِثِ بْنِ الْخَزْرَجِ يَقْسِمُ بَيْنَهُنَّ مِيرَاثَهُنَّ مِنْ أَبِيهِنَّ قَالَ وَكُنَّ أَوَّلَ نِسْوَةٍ وَرِثْنَ مِنْ أَبِيهِنَّ فِي الْإِسْلَامِ قَالَ فَخَرَجْتُ حَتَّى جِئْتُ الْأَسْوَافَ وَهُوَ مَالُ سَعْدِ بْنِ الرَّبِيعِ فَوَجَدْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي صُورٍ مِنْ نَخْلٍ قَدْ رُشَّ لَهُ فَهُوَ فِيهِ قَالَ فَأُتِيَ بِغَدَاءٍ مِنْ خُبْزٍ وَلَحْمٍ قَدْ صُنِعَ لَهُ فَأَكَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَكَلَ الْقَوْمُ مَعَهُ قَالَ ثُمَّ بَالَ ثُمَّ تَوَضَّأَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِلظُّهْرِ وَتَوَضَّأَ الْقَوْمُ مَعَهُ قَالَ ثُمَّ صَلَّى بِهِمْ الظُّهْرَ قَالَ ثُمَّ قَعَدَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي بَعْضِ مَا بَقِيَ مِنْ قِسْمَتِهِ لَهُنَّ حَتَّى حَضَرَتْ الصَّلَاةُ وَفَرَغَ مِنْ أَمْرِهِ مِنْهُنَّ قَالَ فَرَدُّوا عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَضْلَ غَدَائِهِ مِنْ الْخُبْزِ وَاللَّحْمِ فَأَكَلَ وَأَكَلَ الْقَوْمُ مَعَهُ ثُمَّ نَهَضَ فَصَلَّى بِنَا الْعَصْرَ وَمَا مَسَّ مَاءً وَلَا أَحَدٌ مِنْ الْقَوْمِ

Telah bercerita kepada kami {Ya’qub} telah bercerita kepada kami {bapakku} dari {Ibnu Ishaq} telah bercerita kepadaku {Abdullah bin Muhammad bin ‘Aqil Bin Abu Tholib} berkata; saya menemui {Jabir bin Abdullah Al Anshori} dari Abu Salamah. Saya bersama Muhammad bin ‘Amr bin Hasan bin ‘Ali dan Abu Al Asbath, budak Abdullah bin Ja’far yang selalu menngikuti ilmu, dia berkata; lalu kami bertanya tentang wudhu setelah makan yang disentuh api. Dia menjawab, saya keluar hendak menemui Rasulullah saw. dalam masjidnya, namun saya tidak mendapatkan beliau, lalu saya menanyakan tentang beliau, maka ada yang mengatakan beliau berada di tempat kematian, anak-anak perempuan Sa’d bin Robi’, saudara laki-laki Balharits bin Al Harits bin Al Khojroj yang sedang membagi warisan karena meninggal bapaknya. (Jabir bin Abdullah Radhiyallahu’anhuma) berkata; kami adalah kaum wanita pertama yang mendapat warisan dalam Islam dari bapak (Jabir bin Abdullah Radhiyallahu’anhuma) berkata; lalu saya keluar sampai ketemu tempat tersebut yaitu tempat harta Sa’d bin Robi’, saya mendapatkan Rasulullah saw. pada tempat duduk dekat pohon kurma, yang telah disiram. Beliau berada di dalamnya. Lalu dihidangkan makan siang dari roti dan daging yang dimasak, dan Rasulullah saw. memakannya dan orang-orang ikut bersama beliau. (Jabir bin Abdullah Radhiyallahu’anhuma) berkata; lalu beliau kencing kemudian Rasulullah saw. berwudhu untuk shalat dhuhur lalu para sahabat juga melakukannya kemudian dilaksanakanlah shalat dluhur. Lalu Rasulullah saw. duduk tatkala pembagian tinggal sedikit lalu datang waktu shalat. Lalu selesailah acara pembagian. Lalu mereka mengulangi sisa makan siang Rasulullah saw., berupa roti dan dagingnya, lalu beliau memakannya dan juga para sahabatnya. Kemudian beliau bangkit dan shalat ashar tanpa menyentuh air dan yang lainnya.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 14490

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Jabir bin Abdullah ra.

حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ حَدَّثَنَا أَبِي عَنِ ابْنِ إِسْحَاقَ حَدَّثَنِي بَشِيرُ بْنُ أَبِي بَشِيرٍ مَوْلَى آلِ الزُّبَيْرِ قَالَسَمِعْتُ الْحَسَنَ بْنَ مُحَمَّدِ بْنِ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ يَسْأَلُ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ الْأَنْصَارِىَّ أَخَا بَنِي سَلِمَةَ عَنْ الْغُسْلِ مِنْ الْجَنَابَةِ فَقَالَ جَابِرٌ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَغْرِفُ عَلَى رَأْسِهِ ثَلَاثَ غَرَفَاتٍ بِيَدَيْهِ ثُمَّ يُفِيضُ الْمَاءَ عَلَى جِلْدِهِقَالَ فَقَالَ لَهُ الْحَسَنُ إِنَّ شَعْرَ رَأْسِي كَثِيرٌ وَأَخْشَى أَنْ لَا تَغْسِلَهُ ثَلَاثُ غَرَفَاتٍ بِيَدَيَّ فَقَالَ لَهُ جَابِرٌ رَأْسُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ أَكْثَرَ وَأَطْيَبَ مِنْ رَأْسِكَ

Telah bercerita kepada kami {Ya’qub} telah bercerita kepada kami {bapakku} dari {Ibnu Ishaq} telah bercerita kepadaku {Basyir bin Abu Basyir} budak keluarga Zubair berkata; saya telah mendengar Al Hasan bin Muhammad bin ‘Ali bin Abu Tholib bertanya kepada {Jabir bin Abdullah Al Anshori} dari Bani Salamah tentang mandi Janabah. Lalu jabir berkata; Rasulullah saw. menguyur pada kepalanya tiga kali cidukan dengan tangannya lalu menguyurkan air pada kulitnya. Lalu Al Hasan berkata kepadanya, sesungguhnya rambutku lebat dan saya takut tidak bisa tercuci dengan tiga cidukan dengan tanganku. Maka jabir berkata kepadanya, rambut Rasulullah saw. lebih banyak dan lebih baik dari pada rambutmu.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 14491

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Jabir bin Abdullah ra.

حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ حَدَّثَنَا أَبِي عَنِ ابْنِ إِسْحَاقَ حَدَّثَنِي يَزِيدُ بْنُ أَبِي حَبِيبٍ الْمِصْرِيُّ عَنْ خَالِدِ بْنِ أَبِي عِمْرَانَ عَنْ أَبِي عَيَّاشٍ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الْأَنْصَارِيِّأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَبَحَ يَوْمَ الْعِيدِ كَبْشَيْنِ ثُمَّ قَالَ حِينَ وَجَّهَهُمَا إِنِّي وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِي فَطَرَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضَ حَنِيفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنْ الْمُشْرِكِينَ إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ لَا شَرِيكَ لَهُ وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا أَوَّلُ الْمُسْلِمِينَ بِسْمِ اللَّهِ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُمَّ مِنْكَ وَلَكَ عَنْ مُحَمَّدٍ وَأُمَّتِهِ

Telah bercerita kepada kami {Ya’qub} telah bercerita kepada kami {bapakku} dari {Ibnu Ishaq} telah bercerita kepadaku {Yazid bin Abu Habib Al Misri} dari {Kholid bin Abu ‘Imron} dari {Abu Ayyash} dari {Jabir bin Abdullah Anshori}, Rasulullah saw. pada Hari Raya menyembelih dua kambing kemudian tatkala beliau menghadapkan bersabda: Aku menghadapkan diriku kepada Rabb yang menciptakan langit dan bumi, dengan cenderung kepada agama yang benar, dan Aku bukanlah termasuk orang-orang yang mempersekutukan Tuhan. Sesungguhnya sembahyangku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam. Tiada sekutu bagiNya; dan demikian Itulah yang diperintahkan kepadaku dan Aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah), dengan nama Allah, Allah Maha Besar, ya Allah ini dari-Mu dan untuk-Mu, dari Muhammad dan umatnya.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 14492

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Jabir bin Abdullah ra.

حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ قَالَ وَسَمِعْتُهُ يَذْكُرُ يَعْنِي أَبَاهُ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عِكْرِمَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عِكْرِمَةَ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي رَبِيعَةَ وَعَنْ حَسَنِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍأَنَّهُمَا دَخَلَا عَلَى جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ السَّلَمِيِّ وَهُوَ يُصَلِّي مُلْتَحِفًا وَرِدَاؤُهُ عَلَى جَدْرِ مَسْجِدِهِ فَصَلَّى ثُمَّ انْصَرَفَ إِلَيْنَا فَقَالَ لَنَا إِنَّمَا صَلَّيْتُ لِتَرَيَانِي إِنِّي رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي هَكَذَا

Telah bercerita kepada kami {Ya’qub} berkata; saya telah mendengarnya dia menyebutkan yaitu {bapakknya} dari {Muhammad bin ‘Ikrimah} dari {Abdullah bin ‘Ikrimah} dari {Ibrahim bin Abdurrahman bin Abdullah bin Abu Robi’ah} dan {Hasan bin Muhammad bin ‘Ali bin Abu Tholib} sesungguhnya keduanya menemui {Jabir bin Abdullah As-Salami} dia sedang shalat dengan berselimut dan kainnya berada pada dinding masjidnya, lalu dia shalat lalu pergi kepada kami lalu berkata kepada kami, sesungguhnya saya telah shalat agar kalian melihatku, saya melihat Rasulullah saw. shalat demikian.