Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} berkata; Telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Al A’masy} dari {Ibrahim At-Taimi} dari {Bapaknya} dari {Abu Mas’ud Al Anshari} berkata; tatkala saya sedang memukul pelayanku, tiba-tiba saya mendengar suatu suara dari belakangku, “Ketahuilah Wahai Abu Mas’ud, ” tiga kali, “lalu saya menoleh ternyata dia adalah Rasulullah saw. lalu bersabda: ‘Demi Allah, Allah lebih layak darimu atas orang ini”. (Abu Mas’ud Al Anshari Radhiyallahu’anhu) berkata; “Lalu saya bersumpah untuk tidak memukul budak selamanya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16468
Kitab 9 : Musnad Penduduk Syam
Bab : Sisa Hadits Abu Mas’ud Al Badri Al Anshari ra. ta’ala
Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} Telah menceritakan kepada kami {Ma’mar} dari {Az Zuhri} dari {Abu Bakar bin Abdurrahman bin Al Harits bin Hisyam} dari {Abu Mas’ud} berkata; Rasulullah saw. melarang hasil penjualan anjing, penghasilan orang yang berzina dan upah dukun.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16469
Kitab 9 : Musnad Penduduk Syam
Bab : Sisa Hadits Abu Mas’ud Al Badri Al Anshari ra. ta’ala
Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} Telah menceritakan kepada kami {Ma’mar} dari {Az Zuhri} berkata; kami sedang bersama ‘Umar bin Abdul Aziz lalu dia mengakhirkan shalat asar, lalu {Urwah bin Az Zubair} berkata kepadanya, Telah menceritakan kepadaku {Basyir bin Abu Abu Mas’ud Al Anshari} sesungguhnya Al Mughirah bin Syu’bah mengakhirkan shalat satu kali yaitu asar lalu {Abu Mas’ud} berkata kepadanya, “Demi Allah, Wahai Mughirah saya mengetahui sesungguhnya Jibril Alaihissalam telah turun lalu shalat, Rasulullah saw. shalat dan orang-orang shalat bersama beliau. Lalu (Jibril Alaihissalam) turun dan Rasulullah saw. shalat dan orang-orang shalat bersama beliau sampai melakukan shalat lima kali lalu ‘Umar berkata kepadanya, “Apakah yang kau katakan Wahai Urwah, sesungguhnya Jibril yang telah memberi contoh shalat.” ‘Urwah berkata; “Demikianlah, Telah menceritakan kepadaku Basyir bin Abu Mas’ud.” maka ‘Umar tetap belajar waktu shalat dengan tanda sampai dia meningggal dunia.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16470
Kitab 9 : Musnad Penduduk Syam
Bab : Sisa Hadits Abu Mas’ud Al Badri Al Anshari ra. ta’ala
Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} berkata; Telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Manshur} berkata; saya telah mendengar {Rib’i bin Hirasy} menceritakan dari {Abu Mas’ud} berkata; Rasulullah saw. bersabda: “Termasuk hal pertama-tama yang didapatkan manusia dari perkataan kenabian yang pertama adalah, ‘Jika kamu tidak punya malu, maka berbuatlah sesukamu’.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16471
Kitab 9 : Musnad Penduduk Syam
Bab : Sisa Hadits Abu Mas’ud Al Badri Al Anshari ra. ta’ala
Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} berkata; Telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dan {Hajjaj} berkata; telah memberitakan kepada kami {Syu’bah} dari {Manshur} dari {Ibrahim} dari {Abdurrahman bin Yazid} berkata; saya telah menceritakan, dari {Abu Mas’ud} satu hadits lalu saya menemuinya dan dia saat itu sedang thawaf di Ka’bah, lalu saya menanyakan, lalu dia menceritakan dari Nabi saw. sesungguhnya beliau bersabda: “Barangsiapa yang membaca dua ayat dari akhir surat Al Baqarah pada waktu malam, itu telah cukup (untuk melindunginya dari kejahatan yang dibenci).”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16472
Kitab 9 : Musnad Penduduk Syam
Bab : Sisa Hadits Abu Mas’ud Al Badri Al Anshari ra. ta’ala
Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} Telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Isma’il bin Raja`} berkata; saya telah mendengar {Aus bin Dlam’aj} berkata; saya telah mendengar {Abu Mas’ud} berkata; Rasulullah saw. bersabda kepada kami, “Orang yang menjadi imam suatu kaum adalah orang yang paling hafal dengan kitab Allah Ta’ala, dan orang yang lebih mula-mula membacanya. Jika bacaannya sama, maka setelahnya adalah yang lebih dulu hijrah. Jika hijrahnya bersamaan adalah lebih tua. Janganlah seseorang menjadi imam dalam keluarga orang lain atau di bawah wewenangnya dan janganlah duduk pada tikar di suatu rumah orang lain kecuali jika diijinkan, ” atau “kecuali dengan seijinnya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16473
Kitab 9 : Musnad Penduduk Syam
Bab : Sisa Hadits Abu Mas’ud Al Badri Al Anshari ra. ta’ala
Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} berkata; Telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Sulaiman} berkata; saya telah mendengar {Abu Wa`il} menceritakan dari {Abu Mas’ud} sesungguhnya ada seseorang dari kaumnya yang bernama Abu Syua’ib membuat makanan lalu dikirimkan kepada Nabi saw., “Kontan datanglah kepadaku dan anda adalah orang kelima.” (Abu Mas’ud Radhiyallahu’anhu) berkata; “Lalu beliau bersabda agar dia mengijinkan saya (Rasulullah saw.) sebagai orang yang keenam.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16474
Kitab 9 : Musnad Penduduk Syam
Bab : Sisa Hadits Abu Mas’ud Al Badri Al Anshari ra. ta’ala
Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} Telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Sulaiman} berkata; saya telah mendengar {Abu ‘Amr Asy Syaibani} dari {Abu Mas’ud} sesungguhnya ada seorang laki-laki yang bersedekah seekor unta yang dituntun di jalan Allah lalu Rasulullah saw. bersabda: “Sungguh kamu akan datang pada Hari Kiamat dengan tujuh puluh unta yang dituntun.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16475
Kitab 9 : Musnad Penduduk Syam
Bab : Sisa Hadits Abu Mas’ud Al Badri Al Anshari ra. ta’ala
Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} berkata; Telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Sulaiman} dari {Ibrahim} dari {Abdurrahman} dari {Alqamah} dari {Abu Mas’ud} dari Nabi saw. bersabda: “Barangsiapa membaca dua ayat surat Al Baqarah pada waktu malam, maka itu telah cukup (untuk melindunginya dari kejahatan yang dibenci).” {Abdurrahman} berkata; “Lalu saya menemui {Abu Mas’ud} dan dia menceritakan kepadaku dengan hadis itu.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16476
Kitab 9 : Musnad Penduduk Syam
Bab : Sisa Hadits Abu Mas’ud Al Badri Al Anshari ra. ta’ala
Telah menceritakan kepada kami {Jarir} dari {Manshur} dari {Ibrahim} dari {Abdurrahman bin Yazid} dari {Abu Mas’ud Al Anshari} berkata; Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa membaca dua ayat dari akhir surat Al Baqarah pada waktu malam, maka itu telah cukup (untuk melindunginya dari kejahatan yang dibenci).”