Musnad Ahmad

×

مسند أحمد

Musnad Ahmad

Musnad Ahmad | Hadits No. : 18443

Kitab 10 : Musnad Penduduk Kufah

Bab : Dan dari Hadits Jarir bin Abdullah dari Nabi saw.

حَدَّثَنَا أَبُو أَحْمَدَ هُوَ الزُّبَيْرِيُّ قَالَ ثَنَا إِسْرَائِيلُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ عَامِرٍ عَنْ جَرِيرٍ وَلَمْ يَرْفَعْهُ قَالَإِذَا أَبَقَ الْعَبْدُ إِلَى أَرْضِ الْعَدُوِّ فَقَدْ حَلَّ دَمُهُ

Telah menceritakan kepada kami {Abu Ahmad Az Zubaidi} ia berkata, Telah menceritakan kepada kami {Isra`il} dari {Abu Ishaq} dari {Amir} dari {Jarir} -dan ia tidak memarfukkannya- ia berkata; “Jika seorang hamba melarikan diri ke negeri musuh, maka darahnya telah halal (ditumpahkan).”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 18444

Kitab 10 : Musnad Penduduk Kufah

Bab : Dan dari Hadits Jarir bin Abdullah dari Nabi saw.

حَدَّثَنَا أَبُو أَحْمَدَ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَرِيرٍ قَالَسَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ لَا يَرْحَمْ النَّاسَ لَا يَرْحَمْهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ

Telah menceritakan kepada kami {Abu Ahmad} Telah menceritakan kepada kami {Isra`il} dari {Abu Ishaq} dari {bapaknya} dari {Jarir} ia berkata; Saya mendengar Nabi saw. bersabda: “Siapa yang tidak mengasihi manusia, maka Allah ‘azza wajalla tidak akan mengasihinya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 18445

Kitab 10 : Musnad Penduduk Kufah

Bab : Dan dari Hadits Jarir bin Abdullah dari Nabi saw.

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدٍ قَالَ عَبْد اللَّهِ وَسَمِعْتُهُ أَنَا مِنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا حَفْصٌ عَنْ دَاوُدَ عَنْ عَامِرٍ الشَّعْبِيِّ عَنْ جَرِيرٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّمَا عَبْدٍ أَبَقَ فَقَدْ بَرِئَتْ مِنْهُ الذِّمَّةُ

Telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Muhammad} ia berkata, -dan saya mendengarnya dari Abdullah bin Muhammad bin Abu Syaibah- Telah menceritakan kepada kami {Hafsh} dari {Dawud} dari {Amir Asy Sya’bi} dari {Jarir} ia berkata; Rasulullah saw. bersabda: “Siapa pun dari hamba sahaya, yang melarikan diri, maka dirinya telah terlepas dari Adz Dzimmah (jaminan keamanan dan sosial).”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 18446

Kitab 10 : Musnad Penduduk Kufah

Bab : Dan dari Hadits Jarir bin Abdullah dari Nabi saw.

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَاصِمٍ عَنْ مَنْصُورِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنِ الشَّعْبِيِّ عَنْ جَرِيرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّمَا عَبْدٍ أَبَقَ مِنْ مَوَالِيهِ فَقَدْ كَفَرَ

Telah menceritakan kepada kami {Ali bin Ashim} dari {Manshur bin Abdurrahman} dari {Asy Sya’bi} dari {Jarir bin Abdullah} ia berkata; Rasulullah saw. bersabda: “Siapa pun dari hamba sahaya, yang lari dari tuannya, maka ia telah kafir.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 18447

Kitab 10 : Musnad Penduduk Kufah

Bab : Dan dari Hadits Jarir bin Abdullah dari Nabi saw.

حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ يَعْنِي ابْنَ قَرْمٍ عَنْ زِيَادِ بْنِ عِلَاقَةَ قَالَ سَمِعْتُ جَرِيرًا يَقُولُقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ لَا يَرْحَمْ لَا يُرْحَمْ وَمَنْ لَا يَغْفِرْ لَا يُغْفَرْ لَهُ

Telah menceritakan kepada kami {Husain bin Muhammad} Telah menceritakan kepada kami {Sulaiman} yakni Ibnu Qaum, dari {Ziyad bin Ilaqah} ia berkata; Saya mendengar {Jarir} berkata; Rasulullah saw. bersabda: “Siapa yang tidak mengasihi, maka ia tidak akan dikasihi. Dan siapa yang tidak mau memaafkan, maka ia tidak akan dimaafkan (diampuni).”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 18448

Kitab 10 : Musnad Penduduk Kufah

Bab : Dan dari Hadits Jarir bin Abdullah dari Nabi saw.

حَدَّثَنَا يَحْيَى هُوَ ابْنُ سَعِيدٍ عَنْ إِسْمَاعِيلَ عَنْ قَيْسٍ عَنْ جَرِيرٍ قَالَبَايَعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى إِقَامِ الصَّلَاةِ وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ وَالنُّصْحِ لِكُلِّ مُسْلِمٍ

Telah menceritakan kepada kami {Yahya} ia adalah Ibnu Sa’id, dari {Isma’il} dari {Qais} dari {Jarir} ia berkata; Saya telah berbai’at kepada Rasulullah saw. (agar senantiasa) mendirikan shalat, membayar zakat, dan berbakti kepada setiap muslim.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 18449

Kitab 10 : Musnad Penduduk Kufah

Bab : Dan dari Hadits Jarir bin Abdullah dari Nabi saw.

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ مُجَالِدٍ عَنْ عَامِرٍِ عَنْ جَرِيرٍ وَعَبْدَةُ قَالَ ثَنَا مُجَالِدٌ عَنْ عَامِرٍ عَنْ جَرِيرٍعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا أَتَاكُمْ الْمُصَدِّقُ فَلَا يُفَارِقُكُمْ إِلَّا وَهُوَ رَاضٍ

Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Sa’id} dari {Mujalid} dari {Amir} dari {Jarir} dan {Abdah} ia berkata, Telah menceritakan kepada kami {Mujalid} dari {Amir} dari {Jarir} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Jika Mushaddiq (pengumpul harta zakat dan sedekah) mendatangi kalian, maka janganlah ia meninggalkan kalian, kecuali ia dalam keadaan ridla.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 18450

Kitab 10 : Musnad Penduduk Kufah

Bab : Dan dari Hadits Jarir bin Abdullah dari Nabi saw.

حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ إِسْمَاعِيلَ حَدَّثَنَا قَيْسٌ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ قَالَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ لَا يَرْحَمْ النَّاسَ لَا يَرْحَمْهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ

Telah menceritakan kepada kami {Yahya} dari {Isma’il} Telah menceritakan kepada kami {Qais} Telah menceritakan kepada kami {Jarir} ia berkata, saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa yang tidak mengasihi manusia, maka Allah ‘azza wajalla tidak akan mengasihinya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 18451

Kitab 10 : Musnad Penduduk Kufah

Bab : Dan dari Hadits Jarir bin Abdullah dari Nabi saw.

حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ إِسْمَاعِيلَ حَدَّثَنَا قَيْسٌ حَدَّثَنَا جَرِيرُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ قَالَبَايَعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى إِقَامِ الصَّلَاةِ وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ وَالنُّصْحِ لِكُلِّ مُسْلِمٍ

Telah menceritakan kepada kami {Yahya} dari {Isma’il} Telah menceritakan kepada kami {Qais} Telah menceritakan kepada kami {Jarir bin Abdullah} ia berkata; Saya telah berbai’at kepada Rasulullah saw. (agar senantiasa) mendirikan shalat, mengeluarkan zakat, dan selalu berbakti kepada setiap muslim.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 18452

Kitab 10 : Musnad Penduduk Kufah

Bab : Dan dari Hadits Jarir bin Abdullah dari Nabi saw.

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي خَالِدٍ عَنْ قَيْسٍ عَنْ جَرِيرٍأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَهُ أَلَا تُرِيحُنِي مِنْ ذِي الْخَلَصَةِ بَيْتٍ لِخَثْعَمَ كَانَ يُعْبَدُ فِي الْجَاهِلِيَّةِ يُسَمَّى كَعْبَةَ الْيَمَانِيَةِ قَالَ فَخَرَجْنَا إِلَيْهِ فِي خَمْسِينَ وَمِائَةِ رَاكِبٍ قَالَ فَخَرَّبْنَاهُ أَوْ حَرَّقْنَاهُ حَتَّى تَرَكْنَاهُ كَالْجَمَلِ الْأَجْرَبِ قَالَ ثُمَّ بَعَثَ جَرِيرٌ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُبَشِّرُهُ بِذَلِكَ قَالَ فَلَمَّا جَاءَهُ قَالَ وَالَّذِي بَعَثَكَ بِالْحَقِّ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا جِئْتُكَ حَتَّى تَرَكْنَاهُ كَالْجَمَلِ الْأَجْرَبِ قَالَ فَبَرَّكَ عَلَى أَحْمَسَ وَعَلَى خَيْلِهَا وَرِجَالِهَا خَمْسَ مَرَّاتٍ قَالَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي رَجُلٌ لَا أَثْبُتُ عَلَى الْخَيْلِ فَوَضَعَ يَدَهُ عَلَى وَجْهِي حَتَّى وَجَدْتُ بَرْدَهَا وَقَالَ اللَّهُمَّ اجْعَلْهُ هَادِيًا مَهْدِيًّا

Telah menceritakan kepada kami {Waki’} Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Abu Khalid} dari {Qais} dari {Jarir} bahwa Nabi saw. bersabda: “Tidak sebaiknyakah kalian mau memberiku kesempatan beristirahat dengan memusnahkan Dzul Khalasha, yaitu sebuah rumah milik kaum Khats’am yang diibadahi pada masa Jahiliyah dan biasa disebut Ka’bah Yamaniyyah?” Jarir bekata, “Maka kami berangkat ke sana bersama seratus lima puluh pasukan penunggang kuda. Dan kami pun memusnahkan dan membakarnya hingga kami meninggalkannya seperti unta yang kudisan.” Qais berkata; Kemudian Jarir mengutus seseorang kepada Nabi saw. untuk memberikan kabar gembira akan hal itu. ketika sampai, berkata, “Demi Dzat yang telah mengutusmu dengan membawa kebenaran. Tidaklah aku mendatangi baginda, hingga kami meninggalkannya dalam keadaan seperti Unta yang kudisan.” Maka Rasulullah saw. mendo’akan keberkahan bagi kuda-kuda suku Ahmas berserta para kaum lelakinya sebanyak lima kali. Utusan itu berkata lagi, “Wahai Rasulullah, saya adalah orang yang tidak bisa menungggang kuda dengan baik.” Maka beliau pun meletakkan tangannya di atas wajahku, hingga aku merasakan kesejukannya. Kemudian beliau berdo’a: “ALLAHUMMAJ ‘ALHU HAADIYAN MAHDIYAN (Ya Allah, jadikanlah ia sebagai pemberi petunjuk dan diberi petunjuk).”