Telah menceritakan kepada kami {Hasyim bin Qasim} telah menceritakan kepada kami {Syaiban} dari {Al Asy’ats} dari {Ja’far bin Abu Tsaur} dari {Jabir bin Samurah} ia berkata, “Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi Wasallam menyuruh kami untuk berwudhu seusai makan daging unta dan tidak memerintahkan untuk berwudhu seusai makan daging kambing. Beliau membolehkan shalat di kandang kambing dan tidak membolehkan shalat di kandang unta.”
Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepadaku {Muhammad bin Abdullah bin Numair} telah menceritakan kepada kami {Ishaq} -yaitu Ibnu Manshur As Saluli- telah menceritakan kepada kami {Israil} dari {Simak} dari {Jabir bin Samurah}, bahwa seorang lelaki telah membunuh dirinya dengan anak panah, lalu Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wasallam tidak menshalatinya.”
Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepada kami {Utsman bin Muhammad} telah menceritakan kepada kami {Waki’} dari {Isra`il} dari {Simak} dari {Jabir bin Samurah} ia berkata, “Aku datang menemui Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi Wasallam saat beliau sedang bersandar pada sikunya.”
Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepadaku {Abu Amru Al ‘Anbari Ubaidullah bin Mu’adz bin Mu’adz} telah menceritakan kepada kami {Ayahku} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Simak} berkata; Aku bertanya pada {Jabir bin Samurah} tentang sifat Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wasallam, ia lalu menjawab, “Beliau bermata lentik, berbibir luas dan bertumit itpis.”
Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepada kami {Khalaf bin Hisyam Al Bazzar Al Muqri} telah menceritakan kepada kami {Abul Ahwash} dari {Simak} dari {Jabir bin Samurah} ia berkata, “Apabila Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi Wasallam melaksanakan shalat fajar, beliau duduk di tempat shalatnya hingga terbitnya matahari.”
Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepada kami {KHalaf bin Hisyam} telah menceritakan kepada kami {Syarik} dari {Jabir bin Samurah}, bahwa Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wasallam merajam seorang Yahudi.” Hadits ini dan hadits Syarik tidak disebutkan di dalamnya nama Simak, dan -Wallahu a’lam- Khalaf mendengarnya dari {Al Mubaraki} dari Syarik, bahwa dalam catatannya tidak disebutkan dari Simak.”
Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepada kami {Khalaf} telah menceritakan kepada kami {Sulaiman bin Muhammad Al Mubaraki} telah menceritakan kepada kami {Syarik} dari {Simak} dari {Jabir bin Samurah}, bahwa Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wasallam merajam seorang lelaki dan perempuan Yahudi.”
Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepada kami {Khalaf bin Hisyam} telah menceritakan kepada kami {Abul Ahwash} dari {Simak} dari {Jabir bin Samurah} ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: “Sungguh Allah telah menamai Madinah dengan Thabah.”
Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepada kami {Syuja’ bin Makhlad Abul Fadhal} telah menceritakan kepada kami {‘Abbad bin ‘Awwam} dari {Hajjaj} dari {Simak} -yaitu Ibnu Harb- dari {Jabir bin Samurah} ia berkata, “Betis Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi Wasallam padat dan seimbang, beliau juga tidak tertawa kecuali dengan senyum, dan bila melihatnya aku menyangka beliau orang yang bercelak padahal beliau tidak bercelak.”
Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepadaku {Khalaf bin Hisyam} telah menceritakan kepada kami {Abu ‘Awanah} dari {Simak} dari {Jabir bin Samurah} berkata, “Keledai seseorang mati, lalu ia mendatangi Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi Wasallam untuk mengadukannya -Perawi berkata; Jabir bin Samurah menyangka bahwa Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi Wasallam bersabda pada si pemilik keledai-: “Ada apa denganmu? Apakah sudah tidak membutuhkannya?” Laki-laki itu menjawab, “Tidak.” Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi Wasallam kemudian bersabda: “Pergi dan makanlah.”