Telah menceritakan kepada kami {Rauh} telah menceritakan kepada kami {‘Ali bin Suwaid bin Manjuf} dari {‘Abdullah bin Buraidah} dari {ayahnya} berkata: Rasulullah saw. mengutus ‘Ali untuk menemui Khalid bin Al Walid untuk membagi harta rampasan perang -sesekali Rauh berkata: Untuk mengambil harta rampasan perang. Dipagi harinya kepala ‘Ali bercucuran keringat lalu Khalid berkata kepada Buraidah: Apa kau tidak melihat apa yang dilakukannya, apa yang dilakukan ‘Ali? Berkata Buraidah: Aku dulu membenci ‘Ali. Berkata Buridah: Rasulullah saw. bersabda: “Wahai Buraidah! Apakah kau membenci ‘Ali?” Aku Buraidah menjawab: Ya. Rasulullah saw. bersabda: “Jangan membencinya -sesekali Rauh berkata: Cintailah dia- karena ia berhak mendapatkan yang lebih dari itu dari harta rampasan perang.”
Telah menceritakan kepada kami {‘Ali bin Al Husain bin Syaqiq} telah mengabarkan kepada kami {Al Husain bin Waqid} telah menceritakan kepada kami {‘Abdullah bin Buraidah} dari {ayahnya} berkata: Rasulullah saw. bersabda: ” Dalam diri manusia ada tiga ratus enam puluh persendian, ia berkewajiban mensedekahi setiap persendian dengan satu sedekah.” Mereka bertanya: Siapa yang mampu melakukannya wahai Rasulullah saw.? Rasulullah saw. bersabda: ” Telah dihitung sedekah bila (dahak dimasjid kau pendam dan gangguan kau singkirkan dari jalan, bila kau tidak mampu, maka dua rakaat dhuhaa mencukupimu.”
Telah menceritakan kepada kami {Husain bin Muhammad} telah menceritakan kepada kami {Khalaf bin Khalifah} dari {Abu Janab} dari {Sulaiman bin Buraidah} dari {ayahnya} bahwa Rasulullah saw. perang saat penaklukkan Makkah lalu beliau pergi berjalan menuju kuburan, saat sudah dekat beliau duduk sepertinya beliau tengah berbicara dengan seseorang, beliau duduk dan menangis kemudian ‘Umar bin Al Khaththab mendatangi beliau, ia bertanya: Apa gerangan yang membuat baginda menangis? Rasulullah saw. bersabda: “Aku memintakan ampunan untuk ibuku pada Rabbku AzzaWaJalla tapi Ia tidak mengizinkanku, aku pun bercucuran air mata karena iba padanya. Dulu aku pernah melarang kalian tiga hal; ziarah kubur, (sekarang) berziarahlah karena ziarah kubur mengingatkan kalian pada kebaikan, dulu aku melarang kalian memakan daging-daging kurban setelah tiga hari, (sekarang) makanlah dan simpanlah semau kalian, dulu aku melarang kalian minum dibejana-bejana, (sekarang) minumlah dengan bejana apa pun yang kalian mau dan jangan minum yang memabukkan.”
Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Humaid Abu Sufyan} dari {Sufyan} dari {‘Alqamah bin Martsa} dari {Sulaiman bin Buraidah} dari {ayahnya} berkata: Rasulullah saw. mengajari mereka saat mereka pergi ke makam, diantara mereka berkata: Keselamatan semoga terlimpah pada kalian wahai penghuni kubur dari kalangan mu`minin dan muslimin. Berkata Mu’awiyah dalam haditsnya: Sesungguhnya kami insya Allah akan menyusul kalian, kalian adalah pendahulu kami dan kami akan mengikuti kalian, kami memohon keselamatan untuk kami dan kalian.
Telah menceritakan kepada kami {‘Ali bin Al Hasan bin Syaqiq} telah menceritakan kepada kami {Al Husain bin Waqid} telah menceritakan kepada kami {‘Abdullah bin Buraidah} dari {ayahnya} berkata: Hai Bilal, dengan apa kau mendahuluiku ke surga, tidaklah aku masuk ke surga sama sekali kecuali aku mendengar derapan sandalmu dihadapanku, tadi malam aku masuk ke surga lalu aku mendengar derapan sandalmu, lalu aku mendatangi istana emas yang tinggi dan menjulang, aku bertanya: Untuk siapa ini? Mereka menjawab: Untuk seseorang dari arab. Aku berkata: Aku orang arab, untuk siapakah istana ini? Mereka menjawab: Untuk seorang muslim dari ummat Muhammad. Aku berkata: Aku Muhammad, untuk siapakah istana ini? Mereka menjawab: Untuk ‘Umar bin Al Khaththab. Kemudian Rasulullah saw. bersabda: “Andai bukan selainmu wahai ‘Umar, pastilah aku memasuki istana itu.” ‘Umar berkata: wahai Rasulullah! Aku tidak pernah cemburu padamu. Beliau bersabda kepada Bilal: “Dengan apa kau mendahuluiku ke surga?” Bilal menjawab: Tidaklah aku berhadats melainkan aku berwudhu dan shalat dua rakaat.” Rasulullah saw. bersabda: “Dengan itulah.”
Telah menceritakan kepada kami {Waki’} dari {Malik bin Mighwal} dari {‘Abdullah bin Buraidah} dari {ayahnya} bahwa Nabi saw. mendengar seseorang berdoa: Ya Allah! Sesungguhnya aku memintaMu, bahwa sesungguhnya Engkau adalah Allah Maha Esa dan tempat bergantung yang tidak melahirkan, tidak dilahirkan dan tidak ada satu sekutu pun bagiNya. Nabi saw. bersabda: “Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada ditanganNya, ia meminta Allah dengan namaNya yang paling agung yang bila diminta dengannya pasti Ia akan memberi, bila diseru dengannya pasti akan dikabulkan.”
Telah menceritakan kepada kami {Harami bin ‘Umarah} telah menceritakan kepadaku {Tsawab bin ‘Uqbah Al Mahri} telah menceritakan kepadaku {‘Abdullah bin Buraidah} dari {ayahnya} bahwa dihari raya fitri beliau tidak berangkat hingga makan dan bila dihari raya kurban beliau tidak makan hingga menyembelih.
Telah menceritakan kepada kami {‘Abdush Shamad} dan {‘Affan} keduanya berkata: telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Salamah} dari {Sa’id Al Jurairi} dari {Abu Nadlrah} dari {‘Abdullah bin Maulah} dari {Buraidah Al Aslami} bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Hendaklah salah seorang dari kalian mencukupkan dunia dengan seorang pembantu dan sebuah kendaraan.”
Telah menceritakan kepada kami {‘Abdullah bin Al Walid} dan {Mu`ammal} keduanya berkata: telah menceritakan kepada kami {Sufyan} telah menceritakan kepada kami {‘Alqamah bin Martsad} dari {Sulaiman bin Buraidah} dari {ayahnya} bahwa seorang badui berkata didalam masjid: Siapa yang telah memanggil unta merah setelah shalat fajar? Rasulullah saw. bersabda: “Semoga Kau tidak akan mendapatkannya, Semoga kau tidak akan mendapatkannya, Semoga kau tidak akan mendapatkannya, sesungguhnya rumah ini -berkata Mu`ammil: masjid ini- hanya dibangun untuk tujuannya.”
Telah menceritakan kepada kami {‘Abdur Razzaq} telah menceritakan kepada kami {Ma’mar} dari {Yahya bin Abu Katsir} dari {Abu Qilabah} dari {Abu Malih bin Usamah} dari {Buraidah} bahwa Nabi saw. bersabda: “Barangsiapa meninggalkan shalat ‘ashar dengan sengaja maka gugurlah amalnya.”