Telah menceritakan kepada kami {Isma’il} dari {Al Jurairi} dari {Abu Shakr Al ‘Uqaili} telah menceritakan kepadaku {seorang badui} ia berkata; Aku membawa barang ke Madinah dimasa hidup Rasulullah saw., seusai berjual beli, aku berkata; Aku akan menemui orang itu dan aku akan mendengarnya. Ia menemuiku diantara Abu Bakar dan ‘Umar, mereka berjalan lalu aku mengikuti mereka dari belakang hingga mereka menemui seorang yahudi yang membuka taurat, orang itu membacanya untuk menghibur diri atas meninggalnya seorang putranya, putranya adalah pemuda yang tampan, lalu Rasulullah saw. bersabda: “Aku bersumpah padamu dengan Yang menurunkan taurat, apakah kau menemukan sifatku dan kemunculanku dikitab itu? Orang itu dengan isyarat kepala menjawab: Tidak. Anak orang itu berkata; Demi Yang menurunkan taurat, kami menemukan sifatmu dan kemunculanmu dalam kitab kami, aku bersaksi bahwa tidak ada Ilah (yang haq) kecuali Allah dan engkau adalah utusan Allah. Lalu Rasulullah saw. bersabda: “Dirikan orang yahudi itu dari saudara kalian.” Kemudian Rasulullah saw. mengkafani, memberinya wewangian dan menshalatinya.
Telah menceritakan kepada kami {Isma’il} Telah menceritakan kepada kami {Khalid Al Hadzdza`} dari {Al Qasim bin Rabi’ah} dari {‘Uqbah bin Aus} dan berkata Isma’il: Ya’qub bin Aus dari {seorang sahabat} Nabi saw. berkata; Rasulullah saw. berkhutbah saat penaklukkan Makkah, beliau bersabda: “Tidak ada ilah (yang haq) kecuali Allah semata, Ia memenuhi janjiNya, menolong hambaNya, dan menghancurleburkan pasukan musuh. Ingatlah bahwa semua kebanggaan jahiliyah yang selama ini diagung-agungkan dan dibangga-banggakan, juga semua darah dan harta jahiliyah, harus ditumpas dibawah dua telapak kakiku ini, kecuali kepengurusan baitullah dan pemberian minum orang-orang haji, ingat! Korban pembunuhan secara sengaja -Khalid mengatakan; atau dia mengatakan korban pembunuhan setengah sengaja– sengaja itu hampir sama dengan pembunuhan sengaja, korban karena cambuk dan tongkat dendanya seratus ekor onta, empatpuluh diantaranya bunting.”
Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Sa’id Al Qaththan} dari {Mujalid} dari {‘Amir} dari {Al Muharrar bin Abu Hurairah} dari {seorang sahabat} Nabi saw. dari Nabi saw. bersabda: “Barangsiapa yang jasadnya tertimpa sesuatu kemudian dibiarkan karena Allah maka itu sebagai penghapus (dosa) baginya.”
Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Sa’id} dari {Hisyam} Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Abu Katsir} dari {Abu Ibrahim Al Asyhali} dari {ayahnya} bahwa ia mendatanginya lalu bercerita atau memberi khabar padanya bahwa ia mendengar Nabi saw. berdoa saat shalat jenazah: “Ya Allah! Ampunilah ampunilah yang masih hidup diantara kami, yang sudah meninggal diantara kami, yang hadir dan yang tidak hadir diantara kami, lelaki dan perempuan diantara kami, anak kecil dan orang dewasa diantara kami.”
Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Sa’id} Telah menceritakan kepada kami {Abu Ghifar} telah menceritakan kepadaku {‘Alqamah bin ‘Abdullah Al Muzanni} telah menceritakan kepadaku {seseorang dari kaumku} bahwa ia mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia memuliakan tamunya -beliau mengucapkannya sebanyak tiga kali- barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah berbuat baik terhadap tetangga, barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah berkata baik atau diam.”
Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Sa’id} Telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} telah menceritakan kepadaku {‘Amru bin Murrah} berkata; Aku mendengar {Murrah} berkata; Telah menceritakan kepadaku {seorang sahabat} Nabi saw. berkata; Rasulullah saw. berdiri ditengah-tengah kami diatas unta merah dari Hadhramaut lalu beliau bersabda: “Tahukah kalian, hari kalian ini hari apa?” kami menjawab: Hari penyembelihan kurban. Rasulullah saw. bersabda: “Kalian benar, hari haji besar. Apa kalian tahu bulan kalian ini bulan apa?” kami menjawab: Dzulhijjah. Rasulullah saw. bersabda: “Kalian benar, bulan Allah Yang Maha Kuat. Apa kalian tahu tempat apa ini?” kami menjawab: Masy’arul haram. Rasulullah saw. bersabda: “Kalian benar.” Rasulullah saw. bersabda: ” darah kalian dan harta kalian haram bagi kalian seperti haramnya hari kalian ini, di bulan kalian ini dan ditempat kalian ini. Ingat! Aku mendahului kalian menuju telaga, aku menunggu kalian dan aku bangga jumlah kalian banyak melebihi ummat-ummat lain maka janganlah kalian memalukanku. Ingat! Kalian telah melihatku dan mendengarku, kalian akan dimintai pertanggung jawaban dariku. Barangsiapa berdusta atas namaku maka hendaklah mempersiapkan tempatnya dineraka. Ingat! aku menyelamatkan beberapa lelaki atau wanita atau orang-orang lain, aku bersabda: Wahai Rabb! Sahabat-sahabatku, lalu dikatakan: kau tidak tahu apa yang mereka perbuat sepeninggalmu.”
Telah menceritakan kepada kami {‘Ali bin ‘Ashim} Telah menceritakan kepada kami {‘Abdullah bin ‘Utsman bin Khutsaim} dari {‘Utsman bin Jubair} dari {Abu Ayyub Al Anshari} berkata; Seseorang mendatangi Nabi saw. lalu berkata; Nasehatilah aku dan peringkaslah. Rasulullah saw. bersabda: “Bila kau hendak shalat, shalatlah layaknya shalat orang yang akan meninggalkan (dunia), jangan mengatakan suatu ucapan yang kelak kau akan menyesalinya dan kumpulkan keputusasaan yang ada ditangan manusia.”
Telah menceritakan kepada kami {Hasan bin Musa} Telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Lahi’ah} Telah menceritakan kepada kami {Huyai bin ‘Abdullah Al Ma’afiri} dari {Abu ‘Abdur Rahman Al Hubali} berkata; Kami berada di laut, kami dipimpin oleh ‘Abdullah bin Qais Al Fazari, kami bersama {Abu Ayyub Al Anshari}, ia melewati pemilik harta rampasan perang yang menyuruh berdiri seorang tawanan, ternyata ada seorang wanita menangis, ia (Abu Ayyub) bertanya: Kenapa wanita itu? Mereka menjawab: Mereka memisahkannya dengan anaknya. Lalu Abu Ayyub meraih tangan anak wanita itu hingga disatukan dengan tangan ibunya, lalu pemilik harta rampasan perang mendatangi ‘Abdullah bin Qais dan memberitahukan hal itu padanya, ‘Abdullah mengirim utusan untuk menemui Abu Ayyub dan menanyakan: Kenapa kau melakukannya? Abu Ayyub menjawab: Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa memisahkan seorang ibu dengan anaknya, Allah memisahkannya dengan orang-orang yang ia cintai pada hari kiamat.”
Telah menceritakan kepada kami {Yazid bin ‘Abdu Rabbih} Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Harb} telah menceritakan kepadaku {Abu Salamah} dari {Yahya bin Jabir} berkata; Aku mendengar {keponakan Abu Ayyub Al Anshari} menyebutkan dari {Abu Ayyub} berkata; Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Beberapa wilayah akan ditaklukkan, dan mereka akan mengutus beberapa suka relawan perang untuk kalian, namun seseorang diantara kalian mengingkari suka relawan perang itu hingga sukarelawan itu melarikan diri dari kaumnya kemudian mendatangi kabilah-kabilah, ia berkata; Siapa yang mau menanggung diriku? Dan juga sukarelawan-sukarelawan perang yang lain? Bukankah itu semua memperoleh pahala hingga tetesan darah terakhirnya?. Telah menceritakan kepada kami {‘Ali bin Bahr bin Barri} Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Harb Al Khaulani} Telah menceritakan kepada kami {Abu Salamah Sulaiman} dari {Yahya bin Jabir Ath Tho`i} telah menceritakan kepadaku {keponakan Abu Ayyub Al Anshari} bahwa {Abu Ayyub} mengirim surat padanya seraya memberitahukan padanya bahwa ia mendengar Rasulullah saw., lalu ia menyebutkannya.
Telah menceritakan kepada kami {Al Muqri} Telah menceritakan kepada kami {Haiwah bin Syuraih} Telah menceritakan kepada kami {Baqiyah} telah menceritakan kepadaku {Bahir bin Sa’ad} dari {Khalid bin Ma’dan} Telah menceritakan kepada kami {Abu Ruhm As Sama’i} bahwa {Abu Ayyub} bercerita padanya bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa datang dalam keadaan menyembah Allah tanpa menyekutukanNya dengan apa pun, mendirikan shalat, menunaikan zakat, puasa ramadhan dan menjauhi dosa-dosa besar, ia mendapatkan surga.” Mereka bertanya: Apa itu dosa besar? Rasulullah saw. bersabda: “Menyekutukan Allah, membunuh seorang muslim dan melarikan diri saat perang.”