Kitab 21 : Budak #106 Hadist

×

Sunan Darimi | Hadits No. : 2640

Bab : Jangan Salah Seorang Diantara Kalian Mengimpikan Kematian

حَدَّثَنَا الْحَكَمُ بْنُ نَافِعٍ أَخْبَرَنِي شُعَيْبٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ قَالَ أَخْبَرَنِي أَبُو عُبَيْدٍ مَوْلَى عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْفٍ أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَا يَتَمَنَّى أَحَدُكُمْ الْمَوْتَ إِمَّا مُحْسِنًا فَلَعَلَّهُ أَنْ يَزْدَادَ إِحْسَانًا وَإِمَّا مُسِيئًا فَلَعَلَّهُ أَنْ يَسْتَعْتِبَ

Telah menceritakan kepada kami {Al Hakam bin Nafi’} telah mengabarkan kepadaku {Syu’aib} dari {Az Zuhri} ia berkata; Telah mengabarkan kepadaku {Abu Ubaid} mantan budak Abdurrahman bin ‘Auf bahwa {Abu Hurairah} berkata; Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Janganlah salah seorang dari kalian berangan-angan untuk mati, jika ia orang baik semoga ia dapat menambah kebaikannya dan jika ia orang jahat semoga ia bertaubat.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 2641

Bab : Jarak Antara Saya Diutus Dan Kiamat Tiba Seperti Ini

حَدَّثَنَا وَهْبُ بْنُ جَرِيرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي التَّيَّاحِ عَنْ أَنَسٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ بُعِثْتُ أَنَا وَالسَّاعَةُ كَهَاتَيْنِ وَأَشَارَ وَهْبٌ بِالسَّبَّاحَةِ وَالْوُسْطَى

Telah menceritakan kepada kami {Wahab bin Jarir} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Abu At Tayyah} dari {Anas} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Jarak aku diutus dengan hari kiamat adalah seperti antara kedua ini.” Wahab mengisyaratkan dengan jari telunjuk dan jari tengah.

Sunan Darimi | Hadits No. : 2642

Bab : Kalian Adalah Umat Terakhir

أَخْبَرَنَا النَّضْرُ بْنُ شُمَيْلٍ حَدَّثَنَا بَهْزُ بْنُ حَكِيمٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّكُمْ وَفَّيْتُمْ سَبْعِينَ أُمَّةً أَنْتُمْ آخِرُهَا وَأَكْرَمُهَا عَلَى اللَّهِ

Telah mengabarkan kepada kami {An Nadlr bin Syumail} telah menceritakan kepada kami {Bahz bin Hakim} dari {ayahnya} dari {kakeknya} ia berkata; Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya kalian telah menyempurnakan tujuh puluh umat. Kalian adalah umat yang terakhir dan yang paling mulia di sisi Allah.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 2643

Bab : Keutamaan Pengikut Badar

حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ عَاصِمٍ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ عَاصِمٍ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَيْنَ فُلَانٌ فَغَمَزَهُ رَجُلٌ مِنْهُمْ فَقَالَ إِنَّهُ وَإِنَّهُ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَلَيْسَ قَدْ شَهِدَ بَدْرًا قَالُوا بَلَى قَالَ فَلَعَلَّ اللَّهَ اطَّلَعَ عَلَى أَهْلِ بَدْرٍ فَقَالَ اعْمَلُوا مَا شِئْتُمْ فَقَدْ غَفَرْتُ لَكُمْ

Telah menceritakan kepada kami {Amr bin ‘Ashim} telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Salamah} dari {‘Ashim} dari {Abu Shalih} dari {Abu Hurairah} bahwa Nabi saw. bertanya: “Di mana fulan?” Lalu salah seorang sahabat mencelanya; Sesungguhnya ia itu begini dan begitu. Nabi saw. pun bertanya: “Bukankah ia ikut dalam perang Badr?” Mereka menjawab; Benar. Beliau bersabda: “Semoga Allah menemui ahlu Badr, Dia telah berfirman: (Berbuatlah apa yang kalian suka, sebab Aku telah mengampuni kalian) ”

Sunan Darimi | Hadits No. : 2644

Bab : Larangan “Kami Diberi Hujan Karena Bintang Ini”

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ قَالَ أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ دِينَارٍ عَنْ عَتَّابِ بْنِ حُنَيْنٍ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَوْ حَبَسَ اللَّهُ الْقَطْرَ عَنْ أُمَّتِي عَشْرَ سِنِينَ ثُمَّ أُنْزِلَ لَأَصْبَحَتْ طَائِفَةٌ مِنْ أُمَّتِي بِهَا كَافِرِينَ يَقُولُونَ هُوَ بِنَوْءِ مِجْدَحٍ قَالَ الْمِجْدَحُ كَوْكَبٌ

Telah menceritakan kepada kami {‘Affan} telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Salamah} ia berkata; Telah mengabarkan kepada kami {Amr bin Dinar} dari {‘Attab bin Hunain} dari {Abu Sa’id Al Khudri} bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Seandainya Allah menahan tetesan hujan terhadap umatku selama sepuluh tahun kemudian Dia menurunkannya, niscaya ada segolongan umatku yang kafir karenanya. Mereka berkata; Hujan itu turun karena bintang Mijdah.” Abu Sa’id Al Khudri berkata; Mijdah adalah nama salah satu bintang.

Sunan Darimi | Hadits No. : 2645

Bab : Kebaikan Dikalikan Sepuluh

أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَوْنٍ أَخْبَرَنَا خَالِدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ وَاصِلٍ مَوْلَى أَبِي عُيَيْنَةَ عَنْ بَشَّارِ بْنِ أَبِي سَيْفٍ عَنْ الْوَلِيدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ عِيَاضِ بْنِ غُطَيْفٍ قَالَ أَتَيْنَا أَبَا عُبَيْدَةَ بْنَ الْجَرَّاحِ نَعُودُهُ فَقَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ الْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا

Telah mengabarkan kepada kami {Amr bin ‘Aun} telah mengabarkan kepada kami {Khalid bin Abdullah} dari {Washil} mantan budak Abu Uyainah dari {Basysyar bin Abu Saif} dari {Al Walid bin Abdurrahman} dari {‘Iyadl bin Ghuthaif} ia berkata; Kami pernah menjenguk {Abu Ubaidah bin Al Jarrah} saat ia sakit, lalu ia berkata; Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Satu kebaikan dibalas dengan sepuluh kebaikan yang semisal.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 2646

Bab : Komentar Tentang Oportunis (Bermuka Dua)

أَخْبَرَنَا الْأَسْوَدُ بْنُ عَامِرٍ حَدَّثَنَا شَرِيكٌ عَنْ الرُّكَيْنِ عَنْ نُعَيْمِ بْنِ حَنْظَلَةَ قَالَ شَرِيكٌ وَرُبَّمَا قَالَ النُّعْمَانِ بْنِ حَنْظَلَةَ عَنْ عَمَّارٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ كَانَ ذَا وَجْهَيْنِ فِي الدُّنْيَا كَانَ لَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ لِسَانَانِ مِنْ نَارٍ

Telah mengabarkan kepada kami {Al Aswad bin Amir} telah menceritakan kepada kami {Syarik} dari {Rukain} dari {Nu’aim bin Hanzhalah}, {Syarik} berkata; Kemungkinan {An Nu’man bin Hanzhalah} berkata; Dari {Ammar} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Barangsiapa yang memiliki dua muka (bermuka dua, munafik) sewaktu di dunia, maka pada hari kiamat ia akan memiliki dua lidah dari api neraka.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 2647

Bab : Siapapun Orang Yang Kau Laknat Atau Kau Cela

حَدَّثَنَا الْمُعَلَّى بْنُ أَسَدٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ بْنُ زِيَادٍ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اللَّهُمَّ إِنَّمَا أَنَا بَشَرٌ فَأَيُّ الْمُسْلِمِينَ لَعَنْتُهُ أَوْ شَتَمْتُهُ أَوْ جَلَدْتُهُ فَاجْعَلْهَا لَهُ صَلَاةً وَرَحْمَةً وَقُرْبَةً تُقَرِّبُهُ بِهَا إِلَيْكَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ نُمَيْرٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي سُفْيَانَ عَنْ جَابِرٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِثْلَهُ إِلَّا أَنَّ فِيهِ زَكَاةً وَرَحْمَةً

Telah menceritakan kepada kami {Mu’alla bin Asad} telah menceritakan kepada kami {Abdul Wahid bin Ziyad} telah menceritakan kepada kami {Al A’masy} dari {Abu Shalih} dari {Abu Hurairah} ia berkata; Rasulullah saw. bersabda: “Ya Allah, sesungguhnya aku adalah manusia biasa. Maka dari itu, siapa saja dari kaum muslimin yang pernah aku laknat, aku cela, atau aku dera, jadikanlah hal itu sebagai shalawat (doa), rahmat dan ibadah yang dapat mendekatkannya kepadaMu pada hari kiamat.” Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Abdullah bin Numair} dari {ayahnya} dari {Al A’masy} dari {Abu Sufyan} dari {Jabir} dari Nabi saw. seperti hadits itu, hanya saja di dalamnya terdapat kata zakat dan rahmat.

Sunan Darimi | Hadits No. : 2648

Bab : Kalau Saya Punya Segunung Emas

حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ قَالَ سَمِعْتُ سُوَيْدَ بْنَ الْحَارِثِ عَنْ أَبِي ذَرٍّ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَا يَسُرُّنِي أَنَّ جَبَلَ أُحُدٍ لِي ذَهَبًا أَمُوتُ يَوْمَ أَمُوتُ عِنْدِي دِينَارٌ أَوْ نِصْفُ دِينَارٍ إِلَّا لِغَرِيمٍ

Telah menceritakan kepada kami {Sulaiman bin Harb} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Amr bin Murrah} ia berkata; Aku mendengar {Suwaid bin Al Harits} dari {Abu Dzar} ia berkata; Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Alangkah senangnya aku seandainya gunung Uhud menjadi emas untukku, jika aku meninggal pada hari aku meninggal, sementara aku hanya memiliki satu dinar atau setengah dinar yang (aku berikan) untuk orang yang terlilit hutang.”

Sunan Darimi | Hadits No. : 2649

Bab : Dosa Yang Menjadikan Binasa

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْفَضْلِ وَسُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ قَالَا حَدَّثَنَا حَمَّادٌ هُوَ ابْنُ زَيْدٍ قَالَ حَدَّثَنَا أَيُّوبُ عَنْ حُمَيْدِ بْنِ هِلَالٍ عَنْ عُبَادَةَ بْنِ قُرْطٍ قَالَ إِنَّكُمْ لَتَأْتُونَ أُمُورًا هِيَ أَدَقُّ فِي أَعْيُنِكُمْ مِنْ الشَّعْرِ كُنَّا نَعُدُّهَا عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ الْمُوبِقَاتِ فَذُكِرَ لِمُحَمَّدٍ يَعْنِي ابْنَ سِيرِينَ فَقَالَ صَدَقَ فَأَرَى جَرَّ الْإِزَارِ مِنْ ذَلِكَ

Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Al Fadlal} dan {Sulaiman bin Harb} keduanya berkata; Telah menceritakan kepada kami {Hammad} ia adalah Ibnu Zaid, ia berkata; Telah menceritakan kepada kami {Ayyub} dari {Humaid bin Hilal} dari {Ubadah bin Qurth} ia berkata; Sesungguhnya kalian akan melakukan perbuatan-perbuatan yang lebih kecil dari sehelai rambut dalam pandangan kalian, di mana dahulu kami pada masa Rasulullah saw. menganggapnya termasuk dosa-dosa besar. Ketika hal ini disebutkan kepada Muhammad yakni Ibnu Sirin, ia menjawab; Benar, dan menurutku, salah satunya adalah menjulurkan kain sarung (Isbal).