Kitab 48 : Perhiasan #124 Hadist

×

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 5230

Bab : Celana

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ عَنْ جَابِرِ بْنِ زَيْدٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍأَنَّهُ سَمِعَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ بِعَرَفَاتٍ فَقَالَ مَنْ لَمْ يَجِدْ إِزَارًا فَلْيَلْبَسْ السَّرَاوِيلَ وَمَنْ لَمْ يَجِدْ نَعْلَيْنِ فَلْيَلْبَسْ خُفَّيْنِ

Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Basysyar} ia berkata; telah menceritakan kepada kami {Muhammad} ia berkata; telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Amru bin Dinar} dari {Jabir bin Zaid} dari {Ibnu Abbas} bahwasanya ia mendengar Nabi saw. bersabda di Arafah: “Barangsiapa tidak mendapatkan sarung hendaklah memakai celana panjang, dan barangsiapa tidak mendapatkan sandal hendaklah memakai khuff.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 5231

Bab : Larangan Keras Memanjangkan Kain Sarung

أَخْبَرَنَا وَهْبُ بْنُ بَيَانٍ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ قَالَ أَخْبَرَنِي يُونُسُ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ أَنَّ سَالِمًا أَخْبَرَهُ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ حَدَّثَهُأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ بَيْنَا رَجُلٌ يَجُرُّ إِزَارَهُ مِنْ الْخُيَلَاءِ خُسِفَ بِهِ فَهُوَ يَتَجَلْجَلُ فِي الْأَرْضِ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ

Telah mengabarkan kepada kami {Wahb bin Bayan} ia berkata; telah menceritakan kepada kami {Ibnu Wahb} ia berkata; telah mengabarkan kepadaku {Yunus} dari {Ibnu Syihab} bahwa {Salim} mengabarkan kepadanya, bahwa {Abdullah bin Umar} menceritakan kepadanya, bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Saat seorang laki-laki berjalan dengan menjulurkan kainnya karena sombong, ia ditenggelamkan ke dasar bumi dan terus terguncang-guncang sampai datangnya hari kiamat.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 5232

Bab : Larangan Keras Memanjangkan Kain Sarung

أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ قَالَ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ نَافِعٍ ح وَأَنْبَأَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ مَسْعُودٍ قَالَ حَدَّثَنَا بِشْرٌ قَالَ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ عَنْ نَافِعٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ جَرَّ ثَوْبَهُ أَوْ قَالَ إِنَّ الَّذِي يَجُرُّ ثَوْبَهُ مِنْ الْخُيَلَاءِ لَمْ يَنْظُرْ اللَّهُ إِلَيْهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

Telah mengabarkan kepada kami {Qutaibah bin Sa’id} ia berkata; telah menceritakan kepada kami {Al Laits} dari {Nafi’}. (dalam jalur lain disebutkan) Telah memberitakan kepada kami {Isma’il bin Mas’ud} ia berkata; telah menceritakan kepada kami {Bisyr} ia berkata; telah menceritakan kepada kami {Ubaidullah} dari {Nafi’} dari {Abdullah} ia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa menjulurkan kain sarungnya, atau beliau mengatakan: “Sesungguhnya orang yang menjulurkan kainnya karena sombong, maka Allah tidak akan melihatnya pada hari kiamat.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 5233

Bab : Larangan Keras Memanjangkan Kain Sarung

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى قَالَ حَدَّثَنَا خَالِدٌ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ مُحَارِبٍ قَالَ سَمِعْتُ ابْنَ عُمَرَ يُحَدِّثُأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ جَرَّ ثَوْبَهُ مِنْ مَخِيلَةٍ فَإِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ لَمْ يَنْظُرْ إِلَيْهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Abdul A’la} ia berkata; telah menceritakan kepada kami {Khalid} ia berkata; telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Muharib} ia berkata; Aku mendengar {Ibnu Umar} bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa menjulurkan kainnya karena sombong, sesungguhnya Allah Azza Wa Jalla tidak akan melihatnya pada hari kiamat.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 5234

Bab : Letak Sarung

أَخْبَرَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ وَمُحَمَّدُ بْنُ قُدَامَةَ عَنْ جَرِيرٍ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ مُسْلِمِ بْنِ نُذَيْرٍ عَنْ حُذَيْفَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَوْضِعُ الْإِزَارِ إِلَى أَنْصَافِ السَّاقَيْنِ وَالْعَضَلَةِ فَإِنْ أَبَيْتَ فَأَسْفَلَ فَإِنْ أَبَيْتَ فَمِنْ وَرَاءِ السَّاقِ وَلَا حَقَّ لِلْكَعْبَيْنِ فِي الْإِزَارِوَاللَّفْظُ لِمُحَمَّدٍ

Telah mengabarkan kepada kami {Ishaq bin Ibrahim} dan {Muhammad bin Qudamah} dari {Jarir} dari {Al A’masy} dari {Abu Ishaq} dari {Muslim bin Nudzair} dari {Hudzaifah} ia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Batas pemakaian kain sarung adalah sampai pertengahan kedua betis, jika kamu tidak suka maka boleh lebih rendah, jika kamu tidak suka maka boleh hingga tulang belakang betis, dan tidak ada hak bagi dua mata kaki dalam pemakaian kain (tidak punya hak untuk tertutup kain).”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 5235

Bab : Kain Sarung Dibawah Mata Kaki

أَخْبَرَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ مَسْعُودٍ قَالَ حَدَّثَنَا خَالِدٌ وَهُوَ ابْنُ الْحَارِثِ قَالَ حَدَّثَنَا هِشَامٌ عَنْ يَحْيَى عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو يَعْقُوبَ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا هُرَيْرَةَ يَقُولُقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا تَحْتَ الْكَعْبَيْنِ مِنْ الْإِزَارِ فَفِي النَّارِ

Telah mengabarkan kepada kami {Isma’il bin Mas’ud} ia berkata; telah menceritakan kepada kami {Khalid} -yaitu Ibnul Harits- ia berkata; telah menceritakan kepada kami {Hisyam} dari {Yahya} dari {Muhammad bin Ibrahim} ia berkata; telah menceritakan kepadaku {Abu Ya’qub} bahwasanya ia mendengar {Abu Hurairah} berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Kain sarung yang ada di bawah mata kaki tempatnya adalah di neraka.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 5236

Bab : Kain Sarung Dibawah Mata Kaki

أَخْبَرَنَا مَحْمُودُ بْنُ غَيْلَانَ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ أَخْبَرَنِي سَعِيدٌ الْمَقْبُرِيُّ وَقَدْ كَانَ يُخْبِرُ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا أَسْفَلَ مِنْ الْكَعْبَيْنِ مِنْ الْإِزَارِ فَفِي النَّارِ

Telah mengabarkan kepada kami {Mahmud bin Ghailan} ia berkata; telah menceritakan kepada kami {Abu Dawud} ia berkata; telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} ia berkata; telah mengabarkan kepadaku {Sa’id Al Maqburi} ia mengabarkan dari {Abu Hurairah} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Kain sarung yang ada di bawah mata kaki tempatnya adalah di neraka.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 5237

Bab : Menjulurkan Sarung

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُبَيْدِ بْنِ عَقِيلٍ قَالَ حَدَّثَنِي جَدِّي قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَشْعَثَ قَالَ سَمِعْتُ سَعِيدَ بْنَ جُبَيْرٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ لَا يَنْظُرُ إِلَى مُسْبِلِ الْإِزَارِ

Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Abdullah bin Ubaid bin Aqil} ia berkata; telah menceritakan kepadaku {Kakekku} berkata; telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Asy’ats} ia berkata; Aku mendengar {Sa’id bin Jubair} dari {Ibnu Abbas} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Sesungguhnya Allah ‘azza wajalla tidak melihat orang yang kain sarungnya isbal (di bawah mata kaki).”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 5238

Bab : Menjulurkan Sarung

أَخْبَرَنَا بِشْرُ بْنُ خَالِدٍ قَالَ حَدَّثَنَا غُنْدَرٌ عَنْ شُعْبَةَ قَالَ سَمِعْتُ سُلَيْمَانَ بْنَ مِهْرَانَ الْأَعْمَشَ عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ مُسْهِرٍ عَنْ خَرَشَةَ بْنِ الْحُرِّ عَنْ أَبِي ذَرٍّ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثَلَاثَةٌ لَا يُكَلِّمُهُمْ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَلَا يُزَكِّيهِمْ وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ الْمَنَّانُ بِمَا أَعْطَى وَالْمُسْبِلُ إِزَارَهُ وَالْمُنَفِّقُ سَلْعَتَهُ بِالْحَلِفِ الْكَاذِبِ

Telah mengabarkan kepada kami {Bisyr bin Khalid} ia berkata; telah menceritakan kepada kami {Ghundar} dari {Syu’bah} ia berkata; aku mendengar {Sulaiman bin Mihran Al A’masy} dari {Sulaiman bin Mushir} dari {Kharasyah Ibnul Har} dari {Abu Dzar} ia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Tiga orang yang tidak akan diajak bicara oleh Allah pada hari kiamat, tidak dibersihkan dari dosa dan bagi mereka siksa yang pedih; orang yang mengungkit-ungkit dalam pemberiannya, orang yang kain sarungnya isbal (menutupi mata kaki) dan orang yang melariskan dagangannya dengan sumpah palsu.”

Sunan An Nasa’i | Hadits No. : 5239

Bab : Menjulurkan Sarung

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رَافِعٍ قَالَ حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ عَلِيٍّ عَنْ عَبْدِ الْعَزِيزِ بْنِ أَبِي رَوَّادٍ عَنْ سَالِمٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْإِسْبَالُ فِي الْإِزَارِ وَالْقَمِيصِ وَالْعِمَامَةِ مَنْ جَرَّ مِنْهَا شَيْئًا خُيَلَاءَ لَا يَنْظُرُ اللَّهُ إِلَيْهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

Telah mengabarkan kepada kami {Muhammad bin Rafi’} ia berkata; telah menceritakan kepada kami {Husain bin Ali} dari {Abdul Aziz bin Abu Rawwad} dari {Salim} dari {Ibnu Umar} ia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Isbal (memanjangkan kain) itu terjadi pada kain sarung, gamis dan surban, maka barangsiapa memanjangkan salah satu darinya karena sombong Allah tidak akan melihatnya pada hari kiamat.”