Musnad Ahmad

×

مسند أحمد

Musnad Ahmad

Musnad Ahmad | Hadits No. : 4935

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرٍو أَخْبَرَنِي يَحْيَى بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنِ ابْنِ عُمَرَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الشَّهْرُ تِسْعٌ وَعِشْرُونَ فَذَكَرُوا ذَلِكَ لِعَائِشَةَ فَقَالَتْ يَرْحَمُ اللَّهُ أَبَا عَبْدِ الرَّحْمَنِ وَهَلْ هَجَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نِسَاءَهُ شَهْرًا فَنَزَلَ لِتِسْعٍ وَعِشْرِينَ فَقِيلَ لَهُ فَقَالَ إِنَّ الشَّهْرَ قَدْ يَكُونُ تِسْعًا وَعِشْرِينَ

Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Sa’id} dari {Muhammad bin Amru} telah mengabarkan kepadaku {Yahya bin Abdurrahman} dari {Ibnu Umar} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Satu bulan itu adalah dua puluh sembilan hari.” Lalu mereka menyebutkan hal itu kepada Aisyah, maka ia pun berkata, “Semoga Allah merahmati Abu Abdurrahman, apakah Rasulullah saw. memisahkan diri dari isteri-isterinya satu bulan lalu beliau kembali selama dua puluh sembilan?” Lalu ditanyakan kepada beliau, beliau pun menjawab: “Sesungguhnya satu bulan terkadang berjumlah dua puluh sembilan.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 4936

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا مَالِكٌ حَدَّثَنَا الزُّهْرِيُّ عَنْ سَالِمٍ عَنْ أَبِيهِأَنَّ رَجُلًا مِنْ الْأَنْصَارِ كَانَ يَعِظُ أَخَاهُ فِي الْحَيَاءِ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دَعْهُ فَإِنَّ الْحَيَاءَ مِنْ الْإِيمَانِ

Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Sa’id} telah menceritakan kepada kami {Malik} telah menceritakan kepada kami {Az Zuhri} dari {Salim} dari {Ayahnya}, bahwa seorang laki-laki Anshar memberi nasehat kepada saudaranya tentang rasa malu. Maka Nabi saw. bersabda: “Sesungguhnya rasa malu itu bagian dari iman.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 4937

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ يَحْيَى يَعْنِي ابْنَ سَعِيدٍ عَنْ نَافِعٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تَتَبَايَعُوا الثَّمَرَ حَتَّى يَبْدُوَ صَلَاحُهُ

Telah menceritakan kepada kami {Yahya} dari {Yahya} yakni Ibnu Sa’id dari {Nafi’} dari {Ibnu Umar} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Janganlah kalian saling menjual kurma hingga nampak layak konsumsi.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 4938

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ عِيسَى بْنِ حَفْصٍ حَدَّثَنِي أَبِي أَنَّهُ قَالَكُنْتُ مَعَ ابْنِ عُمَرَ فِي سَفَرٍ فَصَلَّى الظُّهْرَ وَالْعَصْرَ رَكْعَتَيْنِ رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ قَامَ إِلَى طِنْفِسَةٍ فَرَأَى نَاسًا يُسَبِّحُونَ بَعْدَهَا فَقَالَ مَا يَصْنَعُ هَؤُلَاءِ قُلْتُ يُسَبِّحُونَ قَالَ لَوْ كُنْتُ مُصَلِّيًا قَبْلَهَا أَوْ بَعْدَهَا لَأَتْمَمْتُهَا صَحِبْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى قُبِضَ فَكَانَ لَا يَزِيدُ عَلَى رَكْعَتَيْنِوَأَبَا بَكْرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ حَتَّى قُبِضَ فَكَانَ لَا يَزِيدُ عَلَيْهِمَا وَعُمَرَ وَعُثْمَانَ كَذَلِكَ

Telah menceritakan kepada kami {Yahya} dari {Isa bin Hafsh} telah menceritakan kepadaku {Ayahku} bahwa ia berkata, “Pernah aku bersama {Ibnu Umar} dalam suatu perjalanan, lalu ia melaksanakan shalat Zhuhur dan Ashar dua rakaat dua rakaat kemudian bangkit menuju ke sebuah karpet. Lalu ia melihat orang-orang mengucap tasbih selesai shalat, ia pun bertanya, “Apa yang mereka kerjakan?” Aku menjawab, “Mengucap tasbih.” Ibnu Umar lalu berkata, “Seandainya aku berniat melakukan shalat sunnah qabliyah atau ba’diyah niscaya aku akan menyempurnakannya. Aku sering menemani Nabi saw. hingga beliau wafat dan beliau tidak melakukannya lebih dari dua rakaat, menemani Abu Bakar hingga wafat dan ia tidak melakukannya lebih dari dua rakaat, demikian pula dengan Umar dan Utsman.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 4939

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنِ ابْنِ أَبِي ذِئْبٍ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ سَالِمٍ عَنْ أَبِيهِأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ جَمَعَ بَيْنَ الْمَغْرِبِ وَالْعِشَاءِ بِجَمْعٍ بِإِقَامَةٍ وَلَمْ يُسَبِّحْ بَيْنَهُمَا وَلَا عَلَى أَثَرِ وَاحِدَةٍ مِنْهُمَا

Telah menceritakan kepada kami {Yahya} dari {Ibnu Abu Dzi`b} dari {Az Zuhri} dari {Salim} dari {Ayahnya}, bahwa Rasulullah saw. menjama’ shalat Maghrib dan Isya dengan satu kali iqamah, dan beliau tidak bertasbih di antara keduanya serta tidak berdzikir di salah satu dari keduanya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 4940

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنِ التَّيْمِيِّ عَنْ طَاوُسٍ سَمِعَ ابْنَ عُمَرَسُئِلَ عَنْ نَبِيذِ الْجَرِّ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ نَبِيذِ الْجَرِّ فَقَالَ نَعَمْو قَالَ طَاوُسٌ وَاللَّهِ إِنِّي سَمِعْتُهُ مِنْهُ

Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Sa’id} dari {At Taimi} dari {Thawus} Ia mendengar {Ibnu Umar} ditanya tentang perasan nabidz yang dibuat bejana dari tembikar, apakah Rasulullah saw. melarang perasan nabidz yang dibuat dari bejana tembikar?” Ia pun menjawab, “Ya.” Dan Thawus berkata, “Demi Allah, sungguh aku mendengar darinya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 4941

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ سُفْيَانَ حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ دِينَارٍ سَمِعْتُ ابْنَ عُمَرَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَثَلُ الَّذِي يَجُرُّ إِزَارَهُ أَوْ ثَوْبَهُ شَكَّ يَحْيَى مِنْ الْخُيَلَاءِ لَا يَنْظُرُ اللَّهُ إِلَيْهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

Telah menceritakan kepada kami {Yahya} dari {Sufyan} telah menceritakan kepadaku {Abdullah bin Dinar} aku mendengar {Ibnu Umar} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Perumpamaan orang yang menjulurkan kain sarungnya, atau pakaiannya -Yahya merasa ragu-, karena rasa sombong, niscaya Allah tidak akan melihatnya pada hari kiamat.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 4942

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ سُفْيَانَ حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ دِينَارٍ سَمِعْتُ ابْنَ عُمَرَ قَالَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي عَلَى رَاحِلَتِهِ حَيْثُمَا تَوَجَّهَتْ بِهِ

Telah menceritakan kepada kami {Yahya} dari {Sufyan} telah menceritakan kepadaku {Abdullah bin Dinar} aku mendengar {Ibnu Umar} berkata, “Rasulullah saw. pernah melakukan shalat di atas kendaraannya ke arah mana pun kendaraan itu menghadap.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 4943

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ سُفْيَانَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ دِينَارٍ سَمِعْتُ ابْنَ عُمَرَ قَالَسَأَلَ عُمَرُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ تُصِيبُنِي الْجَنَابَةُ مِنْ اللَّيْلِ فَأَمَرَهُ أَنْ يَغْسِلَ ذَكَرَهُ وَلْيَتَوَضَّأْ

Telah menceritakan kepada kami {Yahya} dari {Sufyan} telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Dinar} aku mendengar {Ibnu Umar} berkata, “Umar bertanya kepada Rasulullah saw., ia berkata, ‘Aku mengalami junub di malam hari? ‘ Beliau lalu menyuruhnya untuk mencuci kemaluannya dan berwudhu.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 4944

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ شُعْبَةَ وَابْنُ جَعْفَرٍ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ حَدَّثَنِي عَمْرُو بْنُ مُرَّةَ عَنْ زَاذَانَ قَالَقُلْتُ لِابْنِ عُمَرَ أَخْبِرْنِي مَا نَهَى عَنْهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ الْأَوْعِيَةِ وَفَسِّرْهُ لَنَا بِلُغَتِنَا فَإِنَّ لَنَا لُغَةً سِوَى لُغَتِكُمْ قَالَ نَهَى عَنْ الْحَنْتَمِ وَهُوَ الْجَرُّ وَنَهَى عَنْ الْمُزَفَّتِ وَهُوَ الْمُقَيَّرُ وَنَهَى عَنْ الدُّبَّاءِ وَهُوَ الْقَرْعُ وَنَهَى عَنْ النَّقِيرِ وَهِيَ النَّخْلَةُ تُنْقَرُ نَقْرًا وَتُنْسَجُ نَسْجًا قَالَ فَفِيمَ تَأْمُرُنَا أَنْ نَشْرَبَ فِيهِ قَالَ الْأَسْقِيَةُ قَالَ مُحَمَّدٌ وَأَمَرَ أَنْ نَنْبِذَ فِي الْأَسْقِيَةِ

Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Sa’id} dari {Syu’bah} dan {Ibnu Ja’far} ia berkata; Telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} telah menceritakan kepadaku {Amru bin Murrah} dari {Zadzan} ia berkata; Aku bertanya kepada {Ibnu Umar}; ‘Kabarkan kepadaku apa yang dilarang oleh Rasulullah saw. dari wadah-wadah, dan jelaskan kepada kami tentang itu dengan bahasa kami, karena bahasa kami berbeda, bukan seperti bahasa kalian.’ Ibnu Umar lalu menjawab, “Beliau melarang hantam, yaitu jarr, melarang muzaffat, yaitu muqayyar. Beliau juga melarang dubba`, yaitu qar’, melarang naqir, yaitu pohon kurma yang diukir dan ditenun.” Zadzan berkata lagi, “Lalu engkau engkau perintahkan untuk minum dengan menggunakan apa? ‘ Ibnu Umar menjawab, “Wadah (khusus) untuk minum.” Muhammad berkata, “Beliau memerintahkan agar kami membuat perasan nabidz pada bejana minuman.”