Musnad Ahmad

×

مسند أحمد

Musnad Ahmad

Musnad Ahmad | Hadits No. : 4965

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ مُجَاهِدٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَرَأَ فِي الرَّكْعَتَيْنِ قَبْلَ الْفَجْرِ وَالرَّكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْمَغْرِبِ بِضْعًا وَعِشْرِينَ مَرَّةً أَوْ بِضْعَ عَشْرَةَ مَرَّةً قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ وَقُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ

Telah menceritakan kepada kami {Waki’} telah menceritakan kepada kami {Israil} dari {Abu Ishaq} dari {Mujahid} dari {Ibnu Umar}, bahwa Rasulullah saw. melakukan shalat sunnah dua rakaat sebelum Subuh dan dua rakaat setelah Maghrib membaca: QUL YA AYYUHAL KAFIRUN (surat Al Kaafiruun) dan QUL HUWALLAHU AHAD (surat Al Ikhlash) sekitar dua puluh lebih atau belasan kali.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 4966

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عُمَرَ بْنِ مُحَمَّدٍ عَنْ نَافِعٍسَأَلَ رَجُلٌ ابْنَ عُمَرَ عَنْ الْوَتْرِ أَوَاجِبٌ هُوَ فَقَالَ أَوْتَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالْمُسْلِمُونَ

Telah menceritakan kepada kami {Waki’} telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Umar bin Muhammad} dari {Nafi’} berkata, “Seorang laki-laki bertanya kepada {Ibnu Umar} tentang hukum witir, apakah ia wajib dikerjakan? Lalu Ibnu Umar menjawab, “Rasulullah saw. dan kaum muslimin selalu melakukan shalat witir.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 4967

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا عِمْرَانُ بْنُ حُدَيْرٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ شَقِيقٍ الْعُقَيْلِيِّ عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَجَاءَ رَجُلٌ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَسَأَلَهُ عَنْ صَلَاةِ اللَّيْلِ وَأَنَا بَيْنَ السَّائِلِ وَبَيْنَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ مَثْنَى مَثْنَى فَإِذَا خَشِيتَ الصُّبْحَ فَأَوْتِرْ بِرَكْعَةٍ قَالَ ثُمَّ جَاءَ عِنْدَ قَرْنِ الْحَوْلِ وَأَنَا بِذَاكَ الْمَنْزِلِ بَيْنَهُ وَبَيْنَ السَّائِلِ فَسَأَلَهُ فَقَالَ مَثْنَى مَثْنَى فَإِذَا خَشِيتَ الصُّبْحَ فَأَوْتِرْ بِرَكْعَةٍ

Telah menceritakan kepada kami {Waki’} telah menceritakan kepada kami {Imran bin Hudair} dari {Abdullah bin Syaqiq Al Uqaili} dari {Ibnu Umar} ia berkata, “Seorang laki-laki datang kepada Nabi saw. menanyakan kepadanya tentang shalat malam, saat itu aku berada di antara orang yang bertanya tersebut dan Nabi saw., maka beliau menjawab: “Dua rakaat-dua rakaat, namun jika engkau khawatir masuk waktu Subuh, lakukanlah witir satu rakaat.” Ibnu Umar melanjutkan, “Kemudian laki-laki itu datang lagi pada tahu berikutnya, sedangkan aku berada di dalam rumah di antara beliau dan orang tersebut, lalu ia menanyakan pertanyaan itu lagi kepada beliau, lalu beliau pun menjawab, “Dua rakaat-dua rakaat, namun jika engkau khawatir masuk waktu Subuh, lakukanlah shalat witir satu rakaat.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 4968

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ وَعَبْدُ الرَّحْمَنِ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَأْتِي قُبَاءَ وَقَالَ عَبْدُ الرَّحْمَنِ مَسْجِدَ قُبَاءَ رَاكِبًا وَمَاشِيًاحَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ نَافِعٍ عَنْ أَبِيهِ عَنِ ابْنِ عُمَرَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِثْلَهُ

Telah menceritakan kepada kami {Waki’} telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dan {Abdurrahman} dari {Sufyan} dari {Abdullah bin Dinar} dari {Ibnu Umar}, bahwa Nabi saw. pernah datang ke Quba`, dan {Abdurrahman} menyebutkan, “Masjid Quba` dengan berkendaraan dan berjalan kaki.” Telah menceritakan kepada kami {Waki’} telah menceritakan kepadaku {Abdullah bin Nafi’} dari {ayahnya} dari {Ibnu Umar} dari Nabi saw. seperti itu.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 4969

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ عَلِيِّ بْنِ صَالِحٍ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي زِيَادٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَا فِئَةُ الْمُسْلِمِينَ

Telah menceritakan kepada kami {Waki’} dari {Ali bin Shalih} dari {Yazid bin Abu Ziyad} dari {Abdurrahman bin Abu Laili} dari {Ibnu Umar} ia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Aku adalah kelompok kaum muslimin.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 4970

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ وَعَبْدُ الرَّحْمَنِ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ الْيَهُودَ إِذَا لَقُوكُمْ قَالُوا السَّامُ عَلَيْكُمْ فَقُولُوا وَعَلَيْكُمْ

Telah menceritakan kepada kami {Waki’} telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dan {Abdurrahman} dari {Sufyan} dari {Abdullah bin Dinar} dari {Ibnu Umar} ia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya orang-orang Yahudi jika mereka berjumpa kalian mereka mengucapkan; AS SAAMU ‘ALAIKUM (semoga kecelakaan atas kalian), maka jawablah: WA’ALAIKUM (Atas kalian juga).”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 4971

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ سَعْدِ بْنِ عُبَيْدَةَ قَالَكُنْتُ مَعَ ابْنِ عُمَرَ فِي حَلْقَةٍ فَسَمِعَ رَجُلًا فِي حَلْقَةٍ أُخْرَى وَهُوَ يَقُولُ لَا وَأَبِي فَرَمَاهُ ابْنُ عُمَرَ بِالْحَصَى وَقَالَ إِنَّهَا كَانَتْ يَمِينَ عُمَرَ فَنَهَاهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْهَا وَقَالَ إِنَّهَا شِرْكٌ

Telah menceritakan kepada kami {Waki’} telah menceritakan kepada kami {Al A’masy} dari {Sa’d bin Ubaidah} ia berkata, “Aku pernah bersama {Ibnu Umar} dalam sebuah kumpulan, lalu ia mendengar seorang laki-laki dari kumpulan lain mengucapkan, ‘Tidak, demi bapakku! ‘ Maka Ibnu Umar pun melemparnya dengan batu seraya berkata, “Sungguh, itu adalah sumpah yang diucapkan Umar, lalu Nabi saw. melarangnya dan bersabda: ‘Itu adalah ucapan kesyirikan’.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 4972

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنِ النَّجْرَانِيِّ عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَأُتِيَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِسَكْرَانَ فَضَرَبَهُ الْحَدَّ ثُمَّ قَالَ مَا شَرَابُكَ فَقَالَ زَبِيبٌ وَتَمْرٌ فَقَالَ لَا تَخْلِطْهُمَا يَكْفِي كُلُّ وَاحِدٍ مِنْهُمَا مِنْ صَاحِبِهِ

Telah menceritakan kepada kami {Waki’} telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Abu Ishaq} dari {An Najrani} dari {Ibnu Umar} ia berkata, “Rasulullah saw. didatangi seorang laki-laki yang sedang mabuk, beliau pun memukulnya sebagai had (hukuman) kemudian bersabda: “Apa yang kau minum?” laki-laki itu menjawab, “Anggur dan kurma.” Beliau bersabda: “Janganlah kau mencampur keduanya, cukuplah dari salah satunya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 4973

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ مُحَارِبِ بْنِ دِثَارٍ قَالَ سَمِعْتُ ابْنَ عُمَرَ يَقُولُنَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الدُّبَّاءِ وَالْحَنْتَمِ وَالْمُزَفَّتِ قَالَ شُعْبَةُ وَأُرَاهُ قَالَ وَالنَّقِيرِ

Telah menceritakan kepada kami {Waki’} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Muharib bin Ditsar} ia berkata, “Aku mendengar {Ibnu Umar} berkata, “Rasulullah saw. melarang menggunakan Ad Dubba`, Al Hantam dan Al Muzaffat.” Syu’bah berkata, “Menurutku ia menyebutkan, “Dan An naqir.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 4974

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ وَعَبْدُ الرَّحْمَنِ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَدْخُلُوا عَلَى هَؤُلَاءِ الْقَوْمِ الْمُعَذَّبِينَ أَصْحَابِ الْحِجْرِ إِلَّا أَنْ تَكُونُوا بَاكِينَ فَإِنْ لَمْ تَكُونُوا بَاكِينَ فَلَا تَدْخُلُوا عَلَيْهِمْ أَنْ يُصِيبَكُمْ مَا أَصَابَهُمْ

Telah menceritakan kepada kami {Waki’} telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dan {Abdurrahman} dari {Sufyan} dari {Abdullah bin Dinar} dari {Ibnu Umar} ia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Janganlah kalian masuk kepada kaum yang disiksa, yakni Ashhabul Hijir (kaum yang dihancurkan dengan batu), kecuali masuk dalam keadaan menangis, jika tidak menangis maka janganlah kalian masuk ke tempat mereka, khawatir apa yang telah menimpa mereka akan menimpa kalian.”