Musnad Ahmad

×

مسند أحمد

Musnad Ahmad

Musnad Ahmad | Hadits No. : 5532

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدٍ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ عَنْ نَافِعٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اجْعَلُوا آخِرَ صَلَاتِكُمْ بِاللَّيْلِ وِتْرًا

Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ubaid} telah menceritakan kepada kami {Ubaidullah} dari {Nafi’} dari {Ibnu Umar} dia berkata, Rasulullah saw. bersabda: “Sudahilah shalat malam kalian dengan witir.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 5533

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدٍ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ عَنْ نَافِعٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَاصَلَ فِي رَمَضَانَ فَوَاصَلَ النَّاسُ فَنَهَاهُمْ فَقِيلَ لَهُ إِنَّكَ تُوَاصِلُ قَالَ إِنِّي لَسْتُ مِثْلَكُمْ إِنِّي أُطْعَمُ وَأُسْقَى

Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ubaid} telah menceritakan kepada kami {Ubaidullah} dari {Nafi’} dari {Ibnu Umar}, Rasulullah saw. melakukan puasa wishal pada bulan Ramadlan. Orang-orang mengikuti wishal beliau, dan beliau melarangnya. Beliau dikritik: ” tuan melakukan wishal.” Beliau menjawab: ” Saya tidak seperti kalian. Saya diberi makan dan minum.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 5534

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدٍ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَأَنَّ عُمَرَ حَمَلَ عَلَى فَرَسٍ فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَأَعْطَاهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلًا فَجَاءَ عُمَرُ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ أَبْتَاعُ الْفَرَسَ الَّذِي حَمَلْتُ عَلَيْهِ فَقَالَ لَا تَبْتَعْهُ وَلَا تَرْجِعْ فِي صَدَقَتِكَ

Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ubaid} telah menceritakan kepada kami {Ubaidullah} dari {Nafi’} dari {Ibnu Umar}, Umar membawa kuda baitul mal (kas negara). Lalu Rasulullah saw. menghadiahkan kuda itu kepada seorang laki-laki. Umar bergegas mendatangi Rasulullah saw. dan berujar: “Bagaimana kalau saya beli lagi kuda yang saya bawa kemaren.” Beliau bersabda: “Jangan kau lakukan, dan jangan kamu menarik kembali sedekahmu.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 5535

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدٍ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ عَنْ نَافِعٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَأَنَّ عُمَرَ رَأَى حُلَّةً سِيَرَاءَ تُبَاعُ عِنْدَ بَابِ الْمَسْجِدِ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ لَوْ اشْتَرَيْتَهَا فَلَبِسْتَهَا يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَلِلْوُفُودِ إِذَا قَدِمُوا عَلَيْكَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّمَا يَلْبَسُ هَذِهِ مَنْ لَا خَلَاقَ لَهُ فِي الْآخِرَةِ ثُمَّ جَاءَتْ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْهَا حُلَلٌ فَأَعْطَى عُمَرَ مِنْهَا حُلَّةً فَقَالَ عُمَرُ يَا رَسُولَ اللَّهِ كَسَوْتَنِيهَا وَقَدْ قُلْتَ فِيهَا مَا قُلْتَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنِّي لَمْ أَكْسُكَهَا لَتَلْبَسَهَا إِنَّمَا كَسَوْتُكَهَا لِتَبِيعَهَا أَوْ لِتَكْسُوَهَا قَالَ فَكَسَاهَا عُمَرُ أَخًا لَهُ مُشْرِكًا مِنْ أُمِّهِ بِمَكَّةَ

Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ubaid} telah menceritakan kepada kami {Ubaidullah} dari {Nafi’} dari {Ibnu Umar}, Umar melihat hullat saira dijual di pintu Masjid. Dia berkata; “Wahai Rasulullah, ohh andaikan baginda mau membelinya dan memakainya saat jumat, atau untuk dihadiahkan para utusan ketika berkunjung menemui baginda.” Rasulullah saw. menjawab: ” yang memakai pakaian ini hanyalah mereka yang tidak mendapatkan bagian di akhirat.” Hari berikutnya datanglah hadiah-hadiah yang antaranya hulat saira’. Sebagian Rasulullah saw. berikan kepada Umar. Umar protes; “Wahai Rasulullah! Baginda memberiku hulat saira` padahal baginda berujar tidak boleh.” Rasulullah saw. bersabda: ” Saya memberikan kepadamu bukan untuk dipakai, tetapi agar kamu jual atau kamu berikan kepada orang lain.” Ibnu Umar berkata; Maka Umar memberikannya kepada saudaranya seibu yang masih musyrik di Makkah.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 5536

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدٍ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ عَنْ أَبِي بَكْرِ بْنِ سَالِمٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الَّذِي يَكْذِبُ عَلَيَّ يُبْنَى لَهُ بَيْتٌ فِي النَّارِ

Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ubaid} telah menceritakan kepada kami {Ubaidullah} dari {Abu Bakr bin Salim} dari {bapaknya}, dari {kakeknya}, dia berkata; Rasulullah saw. bersabda: “Orang yang berdusta atas namaku, baginya sebuah rumah di Neraka.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 5537

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدٍ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ عَنْ نَافِعٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَأَنَّ الرِّجَالَ وَالنِّسَاءَ كَانُوا يَتَوَضَّئُونَ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ الْإِنَاءِ الْوَاحِدِ جَمِيعًا

Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ubaid} telah menceritakan kepada kami {Ubadullah} dari {Nafi’} dari {Ibnu Umar}, di masa Rasulullah saw., baik laki-laki maupun perempuan, semua berwudhu dalam satu bejana.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 5538

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدٍ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ عَنْ نَافِعٍأَنَّ ابْنَ عُمَرَ نَادَى بِالصَّلَاةِ فِي لَيْلَةٍ ذَاتِ بَرْدٍ وَرِيحٍ ثُمَّ قَالَ فِي آخِرِ نِدَائِهِ أَلَا صَلُّوا فِي رِحَالِكُمْ أَلَا صَلُّوا فِي رِحَالِكُمْ أَلَا صَلُّوا فِي الرِّحَالِ فَإِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَأْمُرُ الْمُؤَذِّنَ إِذَا كَانَتْ لَيْلَةٌ بَارِدَةٌ أَوْ ذَاتُ مَطَرٍ أَوْ ذَاتُ رِيحٍ فِي السَّفَرِ أَلَا صَلُّوا فِي الرِّحَالِ

Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ubaid} telah menceritakan kepada kami {Ubaidullah} dari {Nafi’}, {Ibnu Umar} mengumandangkan adzan pada malam yang dingin dan berangin. Pada akhir adzannya dia menambah lafadz, “ALAA SHALLUU FI RIHAALIKUM, ALAA SHALLUU FI RIHAALIKUM” (Shalatlah di tempat kalian, shalatlah di tempat kalian), karena Rasulullah saw. apabila malam dingin membeku, atau hujan turun atau angin berhembus kencang saat safar, beliau memerintahkan Muazin menambah lafazh Alaa Shalluu Fir Rihaal (Shalatlah ditempat kalian).”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 5539

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا عَفَّانُ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ أَخْبَرَنِي الْمِنْهَالُ بْنُ عَمْرٍو قَالَ سَمِعْتُ سَعِيدَ بْنَ جُبَيْرٍ قَالَخَرَجْتُ مَعَ ابْنِ عُمَرَ فِي طَرِيقٍ مِنْ طُرُقِ الْمَدِينَةِ فَرَأَى فِتْيَانًا قَدْ نَصَبُوا دَجَاجَةً يَرْمُونَهَا لَهُمْ كُلُّ خَاطِئَةٍ فَقَالَ مَنْ فَعَلَ هَذَا وَغَضِبَ فَلَمَّا رَأَوْا ابْنَ عُمَرَ تَفَرَّقُوا ثُمَّ قَالَ ابْنُ عُمَرَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَعَنَ اللَّهُ مَنْ يُمَثِّلُ بِالْحَيَوَانِ

Telah menceritakan kepada kami {Affan} berkata; telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} telah mengabarkan kepadaku {Al Minhal bin Amr} saya mendengar {Sa’id bin Jubair} berkata; Saya jalan-jalan bersama Ibnu Umar di suatu jalan Madinah. Tak tahunya dia melihat sekelompok anak muda yang memasang burung untuk dijadikan sasaran panah-memanah (rental burung untuk sasaran tembak). Mereka memperoleh keuntungan dari setiap anak panah yang salah sasaran. Ibnu Umar bergegas bertanya; “Siapa yang melakukan ini!.” Dia marah. Begitu mereka melihat Ibnu Umar, mereka bubar. Lantas {Ibnu Umar} berkata, diperoleh keterangan dari nabi saw.: “Allah melaknat siapapun yang merusak atau mengakibatkan hewan cacat.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 5540

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ جَبَلَةُ أَخْبَرَنِي قَالَكُنَّا بِالْمَدِينَةِ فِي بَعْثِ الْعِرَاقِ فَكَانَ ابْنُ الزُّبَيْرِ يَرْزُقُنَا التَّمْرَ وَكَانَ ابْنُ عُمَرَ يَمُرُّ بِنَا فَيَقُولُ لَا تُقَارِنُوا فَإِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ الْقِرَانِ إِلَّا أَنْ يَسْتَأْذِنَ الرَّجُلُ مِنْكُمْ أَخَاهُ

Telah menceritakan kepada kami {Affan} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} berkata, telah mengabarkan kepadaku {Jabalah} dia berkata; Kami di Madinah bersama pasukan yang akan diberangkatkan ke Irak. Kemudian Ibnu Zubair memberikan kami santapan kurma. {Ibnu Umar} lewat menginspeksi kami seraya berkata; “Janganlah kalian mengambil dua butir kurma sekaligus atau lebih, karena Rasulullah saw. melarang mengambil dua makanan sekaligus kecuali setelah meminta izin saudaranya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 5541

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ أَخْبَرَنِي جَبَلَةُ سَمِعْتُ ابْنَ عُمَرَ يَقُولُقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ جَرَّ ثَوْبًا مِنْ ثِيَابِهِ مِنْ الْمَخِيلَةِ فَإِنَّ اللَّهَ لَا يَنْظُرُ إِلَيْهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

Telah menceritakan kepada kami {Affan} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} telah mengabarkan kepadaku {Jalabah}, saya telah mendengar {Ibnu Umar} berkata; Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa yang menjulurkan kain pakaiannya karena sombong, Allah tidak sudi melihatnya pada hari kiamat.”