Musnad Ahmad

×

مسند أحمد

Musnad Ahmad

Musnad Ahmad | Hadits No. : 5542

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ مُسْلِمٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ دِينَارٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ الْغَادِرَ يَنْصِبُ اللَّهُ لَهُ لِوَاءً يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَيُقَالُ أَلَا هَذِهِ غَدْرَةُ فُلَانٍ

Telah menceritakan kepada kami {Affan} telah menceritakan kepada kami {Abdul Aziz bin Muslim} telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Dinar} dari {Abdullah bin Umar} dia berkata; Rasulullah saw. bersabda: ” Seorang pengkhianat, Allah memberinya sebuah bendera pada hari kiamat, lalu dikatakan kepadanya, ‘Inilah pengkhianat si fulan’.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 5543

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ يَعْنِي ابْنَ سَلَمَةَ أَخْبَرَنَا عَلِيُّ بْنُ زَيْدٍ عَنْ يَعْقُوبَ السَّدُوسِيِّ عَنِ ابْنِ عُمَرَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَطَبَ النَّاسَ يَوْمَ الْفَتْحِ فَقَالَ أَلَا إِنَّ دِيَةَ الْخَطَإِ الْعَمْدِ بِالسَّوْطِ أَوْ الْعَصَا مُغَلَّظَةٌ مِائَةٌ مِنْ الْإِبِلِ مِنْهَا أَرْبَعُونَ خَلِفَةً فِي بُطُونِهَا أَوْلَادُهَا أَلَا إِنَّ كُلَّ دَمٍ وَمَالٍ وَمَأْثُرَةٍ كَانَتْ فِي الْجَاهِلِيَّةِ تَحْتَ قَدَمَيَّ إِلَّا مَا كَانَ مِنْ سِقَايَةِ الْحَاجِّ وَسِدَانَةِ الْبَيْتِ فَإِنِّي قَدْ أَمْضَيْتُهَا لِأَهْلِهَا

Telah menceritakan kepada kami {Affan} telah menceritakan kepada kami {Hammad yakni Ibnu Salamah} telah mengabarkan kepada kami {Ali bin Zaid} dari {Ya’qub As-Sudasiy} dari {Ibnu Umar}, Rasulullah saw. berkhutbah di hadapan publik pada hari Fathu Makkah: “Ketahuilah, diat kesalahan secara sengaja (selain pembunuhan) adalah dengan cambukan atau pukulan tongkat. Dan diat pembunuhan secara tak sengaja adalah seratus unta yang empat puluh diantaramya bunting (mengandung). Ketahuilah, bahwasanya darah, harta, serta kebanggaan jahiliyah harus terinjak dibawah telapak kakiku ini (diakhiri), kecuali memberi minum jamaat haji dan menjaga Ka’bah, aku tetap melestarikan keduanya bagi pelaku-pelakunya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 5544

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا وُهَيْبٌ حَدَّثَنَا أَيُّوبُ عَنْ نَافِعٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا وُضِعَ الْعَشَاءُ وَأُقِيمَتْ الصَّلَاةُ فَابْدَءُوا بِالْعَشَاءِقَالَ وَلَقَدْ تَعَشَّى ابْنُ عُمَرَ مَرَّةً وَهُوَ يَسْمَعُ قِرَاءَةَ الْإِمَامِ

Telah menceritakan kepada kami {Affan} telah menceritakan kepada kami {Wuhaib} telah menceritakan kepada kami {Ayub} dari {Nafi’} dari {Ibnu Umar} dari Nabi saw. beliau bersabda: “Jika hidangan malam telah disiapkan sementara Iqamah shalat telah dikumandangkan, mulakanlah santap malam.” Nafi’ berkata; Dan sungguh Ibnu Umar suatu kali pernah menyantap makan padahal dia mendengar bacaan Imam.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 5545

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا وُهَيْبٌ حَدَّثَنَا أَيُّوبُ عَنْ نَافِعٍأَنَّ ابْنَ عُمَرَ كَانَ يَغْدُو إِلَى الْمَسْجِدِ يَوْمَ الْجُمُعَةِ فَيُصَلِّي رَكَعَاتٍ يُطِيلُ فِيهِنَّ الْقِيَامَ فَإِذَا انْصَرَفَ الْإِمَامُ رَجَعَ إِلَى بَيْتِهِ فَصَلَّى رَكْعَتَيْنِ وَقَالَ هَكَذَا كَانَ يَفْعَلُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Telah menceritakan kepada kami {Affan} telah menceritakan kepada kami {Wuhaib} telah menceritakan kepada kami {Ayub} dari {Nafi’}, {Ibnu Umar} berpagi-pagi berangkat ke Masjid pada hari Jumat, kemudian dia shalat beberapa rakaat dengan memanjangkan berdiri. Jika imam telah pergi, dia kembali ke rumahnya, kemudian shalat dua rakaat dan berkata; Beginilah yang dilakukan oleh Rasulullah saw.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 5546

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ إِيَادٍ قَالَ حَدَّثَنَا إِيَادٌ يَعْنِي ابْنَ لَقِيطٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ نُعَيْمٍ الْأَعْرَجِيِّ قَالَسَأَلَ رَجُلٌ ابْنَ عُمَرَ وَأَنَا عِنْدَهُ عَنْ الْمُتْعَةِ مُتْعَةِ النِّسَاءِ فَغَضِبَ وَقَالَ وَاللَّهِ مَا كُنَّا عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ زَنَّائِينَ وَلَا مُسَافِحِينَ ثُمَّ قَالَ وَاللَّهِ لَقَدْ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَيَكُونَنَّ قَبْلَ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ كَذَّابُونَ ثَلَاثُونَ أَوْ أَكْثَرُقَالَ أَبِي و قَالَ أَبُو الْوَلِيدِ الطَّيَالِسِيُّ قَبْلَ يَوْمِ الْقِيَامَةِ

Telah menceritakan kepada kami {Affan} telah menceritakan kepada kami {Ubaidullah bin Iyad} dia berkata, telah menceritakan kepada kami {Iyad yakni Ibnu Laqith} dari {Abdurrahman bin Nuaim Al-A’raji} dia berkata; Seorang laki-laki bertanya Ibnu Umar -dan saya di sampingnya- masalah nikah mut’ah. Kontan dia marah seraya berkata; “Demi Allah, pada masa Rasulullah saw. kami bukanlah pezina dan bukan pula pelacur.” Kemudian {Ibnu Umar} berkata; ” saya telah mendengar Rasulullah saw. bersabda: ‘Benar-benar akan muncul sebelum datangnya Masih Dajjal yaitu tiga puluh pendusta.'” {Abu Al-Walid Ath-Thiyalisy} berkata dengan redaksi; “Sebelum datangnya hari kiamat.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 5547

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ وَاقِدِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ كَذَا قَالَ عَفَّانُ وَإِنَّمَا هُوَ وَاقِدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ زَيْدِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ عَنْ أَبِيهِ أَنَّهُ سَمِعَ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ لَا تَرْجِعُوا بَعْدِي كُفَّارًا يَضْرِبُ بَعْضُكُمْ رِقَابَ بَعْضٍ

Telah menceritakan kepada kami {Affan} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Waqid bin Abdillah} dan beginilah yang dikatakan Affan, Waqid bin Muhammad bin Zaid bin Abdillah bin Umar dari {bapaknya}, dia mendengar {Ibnu Umar} dari Nabi saw. Beliau bersabda: “Jangan kalian kembali kepada kekafiran sepeninggalku, sebagian kalian menebas leher sebagian yang lain.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 5548

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ وَاقِدِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ زَيْدٍ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَاهُ يُحَدِّثُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ فِي حَجَّةِ الْوَدَاعِ وَيْحَكُمْ أَوْ قَالَ وَيْلَكُمْ لَا تَرْجِعُوا بَعْدِي كُفَّارًا يَضْرِبُ بَعْضُكُمْ رِقَابَ بَعْضٍ

Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Waqid bin Muhammad bin Zaid} bahwa dia mendengar {bapaknya} menceritakan (hadis) dari {Abdullah bin Umar} dari Nabi saw. Beliau bersabda pada saat haji Wada’: “Waihakum (celaka kalian) –atau dengan redaksi wailakum–, jangan kalian kembali kepada kekufuran sepeninggalku, sebagian kalian memukul leher sebagian yang lain.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 5549

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا وُهَيْبٌ حَدَّثَنَا قُدَامَةُ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا أَيُّوبُ بْنُ حُصَيْنٍ التَّمِيمِيُّ عَنْ أَبِي عَلْقَمَةَ مَوْلَى عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبَّاسٍ عَنْ يَسَارٍ مَوْلَى عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ قَالَرَآنِي ابْنُ عُمَرَ وَأَنَا أُصَلِّي بَعْدَمَا طَلَعَ الْفَجْرُ فَقَالَ يَا يَسَارُ كَمْ صَلَّيْتَ قُلْتُ لَا أَدْرِي قَالَ لَا دَرَيْتَ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَرَجَ عَلَيْنَا وَنَحْنُ نُصَلِّ هَذِهِ الصَّلَاةَ فَقَالَ أَلَا لِيُبَلِّغْ شَاهِدُكُمْ غَائِبَكُمْ أَنْ لَا صَلَاةَ بَعْدَ الصُّبْحِ إِلَّا سَجْدَتَانِ

Telah menceritakan kepada kami {Affan} telah menceritakan kepada kami {Wuhaib} telah menceritakan kepada kami {Qudamah bin Musa} telah menceritakan kepada kami {Ayub bin Hushain At-Tamimiy} dari {Abu Alqamah Maula Abdillah bin Abbas}, dari {Yasar} budak Abdullah bin Umar, dia berkata: Suatu ketika {Ibnu Umar} pernah melihatku sedang shalat padahal fajar telah terbit. Dia berkata: Wahai Yasar, kamu shalat berapa rakaat?”Aku tidak tahu”, jawabku. Ia bertanya: “Kamu tidak tahu?” Rasulullah saw. pernah menemui kami saat kami shalat seperti yang kamu lakukan, lalu beliau bersabda: “Hendaklah orang yang hadir (saat ini) memberitahukan kepada orang yang tidak hadir, tidak ada shalat setelah shubuh kecuali dua kali sujud (dua rakaat).”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 5550

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ الْغَلَابِيُّ حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ الْحَارِثِ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَجْلَانَ عَنْ نَافِعٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَدْعُو عَلَى أَرْبَعَةٍ فَأَنْزَلَ اللَّهُ تَعَالَى{ لَيْسَ لَكَ مِنْ الْأَمْرِ شَيْءٌ أَوْ يَتُوبَ عَلَيْهِمْ أَوْ يُعَذِّبَهُمْ فَإِنَّهُمْ ظَالِمُونَ }قَالَ وَهَدَاهُمْ اللَّهُ إِلَى الْإِسْلَامِحَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ حَبِيبِ بْنِ عَرَبِيٍّ قَالَ حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ الْحَارِثِ فَذَكَرَ نَحْوَهُ

Telah menceritakan kepada kami {Abu Muawiyah Al-Ghalabiy} telah menceritakan kepada kami {Khalid bin Harits} telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin ajlan} dari {Nafi’} dari {Abdullah}, pernah Rasulullah saw. mendoakan kecelakaan atas empat orang. Lantas Allah subhanahu wata’ala menurunkan ayat, “Tidak ada urusanmu dalam masalah mereka itu, Allah berkehendak mengampuni atau menyiksa mereka, karena mereka orang-orang yang zhalim”. (Abdullah) berkata; Dan Allah memberikan hidayah kepada mereka untuk memeluk Islam. Sedang telah menceritakan kepada kami {Yahya bin habib bin Arabi} mengatakan, telah menceritakan kepada kami {Khalid bin haris}, lalu ia menyebut hadis semisal.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 5551

Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ الْغَلَابِيُّ حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ الْحَارِثِ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَجْلَانَ عَنْ نَافِعٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَزَلَ الْعَقِيقَ فَنَهَى عَنْ طُرُوقِ النِّسَاءِ اللَّيْلَةَ الَّتِي يَأْتِي فِيهَا فَعَصَاهُ فَتَيَانِ فَكِلَاهُمَا رَأَى مَا كَرِهَ

Telah menceritakan kepada kami {Abu Muawiyah Al-Ghalabiy} telah menceritakan kepada kami {Khalid bin Harits} telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ajlan}, {Nafi’} dari {Abdullah bin Umar}, Rasulullah saw. pernah singgah di Aqiq, dan beliau melarang mendatangi isteri-isteri pada malam hari secara tiba-tiba. Kemudian ada dua orang pemuda yang melanggar larangan beliau, dan akhirnya keduanya melihat suatu hal yang memuakkan.