Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} telah menceritakan kepada kami {Ma’mar} dari {Ismail bin Umayyah} dari {Nafi’}, dari {Ibnu Umar}, ia berkata: Rasulullah saw. melarang seseorang duduk saat shalat dengan bertumpuan pada kedua tangan.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 6063
Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.
Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} telah menceritakan kepada kami {Ma’mar} dari {Ubaidullah bin Umar} dari {Nafi’} dari {Ibnu Umar}, Rasulullah saw. jika duduk dalam shalat, beliau meletakkan kedua tangannya di atas kedua lututnya, kemudian mengangkat jari tulunjuk kanannya yaitu jari yang berdekatan dengan ibu jari, lalu beliau berdo’a. Sementara tangan kirinya beliau letakkan di atas lututnya dan dibentangkan kemuka (tidak digenggam).
Musnad Ahmad | Hadits No. : 6064
Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.
Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} telah menceritakan kepada kami {Ma’mar} dari {Zuhri} dari {Salim} dari {Ibnu Umar}, dia mendengar Rasulullah saw. membaca dalam shalat fajar saat mengangkat kepalanya dari ruku’ pada raka’at terakhir, beliau membaca: “RABBANAA LAKAL HAMDU.” Kemudian beliau berkata, “Ya Allah, laknatilah si Fulan dan si Fulan.” Yakni beliau berdo’a (agar ditimpakan laknat) atas orang-orang munafik. Maka Allah saw. menurunkan ayat: “Tidak ada sedikit pun campur tanganmu dalam urusan mereka itu, atau Allah menerima taubat mereka, atau mengazab mereka, karena mereka itu orang-orang yang zhalim.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 6065
Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.
Telah menceritakan kepada kami {Ali bin Ishaq} telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Mubarak} telah mengabarkan kepada kami {Ma’mar} dari {Zuhri} telah menceritakan kepadaku {Salim} dari {bapaknya}, dia mendengar Rasulullah saw. jika beliau mengangkat kepalanya dari ruku’ pada raka’at yang terakhir dari shalat fajar yakni beliau membaca, “Ya Allah laknatilah orang-orang munafik si ‘A’, si ‘B’ dan si ‘C’.” Yaitu setelah beliau membaca, “SAMI’ALLAHU LIMAN HAMIDAH RABBANAA WA LAKAL HAMDU.” Maka Allah Ta’ala menurunkan ayat: “Tidak ada sedikit pun campur tanganmu dalam urusan mereka itu atau Allah menerima taubat mereka, atau mengazab mereka, karena mereka itu orang-orang yang zhalim.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 6066
Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.
Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} telah mengabarkan kepada kami {Ma’mar} dari {Zuhri} dari {Salim} dari {Ibnu Umar} dia berkata; Rasulullah saw. shalat khauf satu raka’at dengan salah satu dari dua kelompok, sementara kelompok yang lain bersiaga menghadap musuh. Kemudian kelompok pertama ini beranjak dan berdiri menggantikan tempat para sahabatnya (yakni kelompok kedua) menghadap ke arah musuh. Kelompok kedua lantas datang dan shalat bersama Rasulullah saw. satu raka’at. Lalu beliau salam. Kemudian masing-masing kelompok menambah satu raka’at lagi.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 6067
Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.
Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} telah mengabarkan kepada kami {Ma’mar} dari {Zuhri} dari {Salim} dari {Ibnu Umar} dia berkata, “Saya pernah shalat dua raka’at bersama Rasulullah saw. di Mina, bersama Abu Bakar dua raka’at, bersama Umar juga dua raka’at dan bersama Usman diawal-awal kekhilafahannya kemudian dia shalat empat raka’at.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 6068
Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.
Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} telah menceritakan kepada kami {Ma’mar} dari {Zuhri} dari {Abdullah bin Abi Bakar bin Abdirrahman} dari {Umayyah bin Abdillah} bahwa dia berkata kepada Ibnu Umar, “Kami mendapati shalat khauf dan shalat Hadlar di dalam Al Qur`an sementara kami tidak mendapatkan shalat musafir.” Maka {Ibnu Umar} pun berkata, “Allah mengutus Nabi-Nya saw. sementara kita adalah manusia yang paling tidak tahu apa-apa. Maka (seharusnyalah) kita berbuat sebagaimana yang diperbuat oleh Rasulullah saw.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 6069
Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.
Telah menceritakan kepada kami {Aburrazzaq} telah menceritakan kepada kami {Ma’mar} dari {Zuhri} dari {Salim} dari {Ibnu Umar} dia berkata; Rasulullah saw. jika melakukan perjalanan kencang (tergesa), beliau menjama’ antara shalat Maghrib dan Isya.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 6070
Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.
Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} telah menceritakan kepada kami {Ma’mar} dari {Zuhri} dari {Salim} dari {Ibnu Umar} dia berkata; Rasulullah saw. bersabda: “Shalat malam itu dua raka’at dua raka’at, dan jika kamu khawatir kedatangan waktu subuh, witirlah satu raka’at.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 6071
Kitab 5 : Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Bab : Musnad Abdullah bin Umar bin Al Khatthab ra.
Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazzaq} dan {Ibnu Bakar} keduanya berkata, telah menceritakan kepada kami {Ibnu Juraij} telah mengabarkan kepadaku {Nafi’} dari {Ibnu Umar}. Ibnu Umar mengabarkan Nafi’ dari Rasulullah saw., atau dari {Umar}. –Nafi’ berkata: Aku yakin yang mengatakan itu adalah salah satu dari keduanya, dan menurutku tidak berasal selain dari Rasulullah saw., Beliau bersabda–: “Janganlah salah seorang diantara kamu ber-isytimal dalam shalat sebagaimana orang-orang yahudi melakukan isytimal. Dan hendaklah orang mempunyai dua baju, ia mengenakannya. Hendaklah ia memakai sarungnya dan pakaiannya. Dan barangsiapa yang tidak mempunyai dua helai kain, hendaklah ia memakai kain sarungnya lalu ia melaksanakan shalat.”