Musnad Ahmad

×

مسند أحمد

Musnad Ahmad

Musnad Ahmad | Hadits No. : 6904

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abu Hurairah ra.

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنِ ابْنِ عَوْنٍ عَنْ مُحَمَّدٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَتَاكُمْ أَهْلُ الْيَمَنِ هُمْ أَرَقُّ أَفْئِدَةً الْإِيمَانُ يَمَانٍ وَالْحِكْمَةُ يَمَانِيَةٌ وَالْفِقْهُ يَمَانٍ

Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Abi ‘Adiy} dari {Ibnu ‘Aun} dari {Muhammad} dari {Abu Hurairah}, dia berkata; Rasulullah saw. bersabda: “Penduduk Yaman telah mendatangi kalian, mereka adalah orang-orang yang hatinya lembut. Iman itu dari Yaman, hikmah itu ada di Yaman, dan fiqh itu ada di Yaman.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 6905

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abu Hurairah ra.

حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنِ ابْنِ عَوْنٍ عَنْ مُحَمَّدٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَيْسَ أَحَدٌ مِنْكُمْ يُنَجِّيهِ عَمَلهُ قَالُوا وَلَا أَنْتَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ وَلَا أَنَا إِلَّا أَنْ يَتَغَمَّدَنِي رَبِّي بِمَغْفِرَةٍ وَرَحْمَةٍ وَلَا أَنَا إِلَّا أَنْ يَتَغَمَّدَنِي رَبِّي مِنْهُ بِمَغْفِرَةٍ وَرَحْمَةٍ مَرَّتَيْنِ أَوْ ثَلَاثًا

Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Abi ‘Adiy} dari {Ibnu ‘Aun} dari {Muhammad} dari {Abu Hurairah} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Tidak seorangpun dari kalian dapat diselamatkan oleh amal amalnya.” Para sahabat bertanya: “Tidak juga dengan engkau wahai Rasulullah?” Beliau menjawab: “Ya, begitupun denganku, akan tetapi Rabbku telah melimpahkan ampunan dan rahmat-Nya kepadaku. Ya, begitupun juga denganku, akan tetapi Rabbku telah melimpah ampunan dan rahmatNya kepadaku.” Beliau mengulanginya hingga dua atau tiga kali.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 6906

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abu Hurairah ra.

حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ شُعْبَةَ عَنِ الْعَلَاءِ وَمُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ سَمِعْتُ الْعَلَاءَ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَتُؤَدُّنَّ الْحُقُوقَ إِلَى أَهْلِهَا يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُقْتَصَّ لِلشَّاةِ الْجَمَّاءِ مِنْ الشَّاةِ الْقَرْنَاءِ تَنْطَحُهَا وَقَالَ ابْنُ جَعْفَرٍ يَعْنِي فِي حَدِيثِهِ يُقَادَ لِلشَّاةِ الْجَلْحَاءِ

Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Abi ‘Adiy} dari {Syu’bah} dari {Al Ala`} dan {Muhammad bin Ja’far}, dia berkata: aku mendengar {Al Ala`} menceritakan dari {bapaknya} dari {Abu Hurairah}, dia berkata; Rasulullah saw. bersabda: “Pada hari kiamat kelak masing-masing hak akan dikembalikan kepada yang berhak menerimanya, hingga seekor kambing yang bertanduk akan diqishash atas perbuatannya menanduk kambing yang tidak mempunyai tanduk.” Ibnu Ja’far berkata dalam hadits yang diriwayatkannya: “diberikan hak qishash bagi kambing yang tidak mempunyai tanduk.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 6907

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abu Hurairah ra.

حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ شُعْبَةَ عَنِ الْعَلَاءِ وَمُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ سَمِعْتُ الْعَلَاءَ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمُسْتَبَّانِ مَا قَالَا فَعَلَى الْبَادِئِ مَا لَمْ يَعْتَدِ الْمَظْلُومُ

Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Abi ‘Adiy} dari {Syu’bah} dari {Al Ala`} dan {Muhammad bin Ja’far} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} berkata: aku mendengar {Al Ala`} menceritakan dari {bapaknya} dari {Abu Hurairah}, dia berkata; Rasulullah saw. bersabda: “Dua orang yang saling mencela, maka dosanya atas orang yang memulainya terlebih dahulu selama yang dizhalimi tidak membalasnya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 6908

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abu Hurairah ra.

حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ شُعْبَةَ عَنِ الْعَلَاءِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَبِي وَمُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ سَمِعْتُ الْعَلَاءَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا نَقَصَتْ صَدَقَةٌ مِنْ مَالٍ وَلَا عَفَا رَجُلٌ عَنْ مَظْلَمَةٍ إِلَّا زَادَهُ اللَّهُ عِزًّا وَلَا تَوَاضَعَ

Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Abi ‘Adiy} dari {Syu’bah} dari {Al Ala`} dari {bapaknya} dari {Abu Hurairah} berkata; Rasulullah saw. bersabda. Bapakku dan {Muhammad bin Ja’far} berkata; telah menceritakan kepada kami {Syu’bah}, dia berkata; aku mendengar {Al Ala`} dari {bapaknya} dari {Abu Hurairah} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Tidaklah sedekah itu akan mengurangi harta, dan tidaklah seseorang yang memaafkan kezhaliman orang lain kecuali Allah akan menambahkan baginya kemuliaan dan ia tidak akan dirugikan.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 6909

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abu Hurairah ra.

حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ شُعْبَةَ عَنِ الْعَلَاءِ وَابْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ سَمِعْتُ الْعَلَاءَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْيَمِينُ الْكَاذِبَةُ مَنْفَقَةٌ لِلسِّلْعَةِ مَمْحَقَةٌ لِلْكَسْبِ وَقَالَ ابْنُ جَعْفَرٍ الْبَرَكَةَ

Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Abi ‘Adiy} dari {Syu’bah} dari {Al Ala`} dan {Ibnu Ja’far} berkata; telah menceritakan kepada kami {Syu’bah}, aku mendengar {Al Ala`} dari {bapaknya} dari {Abu Hurairah}, dia berkata; Rasulullah saw. bersabda: “Sumpah palsu dapat melariskan barang dagangan tapi dapat melenyapkan pencaharian.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 6910

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abu Hurairah ra.

حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ شُعْبَةَ عَنْ الْعَلَاءِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ النَّذْرِ وَقَالَ إِنَّهُ لَا يُقَدِّمُ شَيْئًا وَلَكِنَّهُ يَسْتَخْرِجُ مِنْ الْبَخِيلِ وَقَالَ ابْنُ جَعْفَرٍ يُسْتَخْرَجُ بِهِ مِنْ الْبَخِيلِ

Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Abi ‘Adiy} dari {Syu’bah} dari {Al Ala`} dari {bapaknya} dari {Abu Hurairah}, bahwa Nabi saw. melarang bernadzar seraya berkata: “Sesungguhnya ia tidaklah dapat menyegerakan sesuatu akan tetapi ia keluar dari orang yang bakhil.” Ibnu Ja’far berkata: “Ia dikeluarkan dari orang yang bakhil.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 6911

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abu Hurairah ra.

حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ شُعْبَةَ عَنِ الْعَلَاءِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَلَا أَدُلُّكُمْ عَلَى مَا يَرْفَعُ اللَّهُ بِهِ الدَّرَجَاتِ وَيُكَفِّرُ بِهِ الْخَطَايَا إِسْبَاغُ الْوُضُوءِ فِي الْمَكَارِهِ وَكَثْرَةُ الْخُطَا إِلَى الْمَسَاجِدِ وَانْتِظَارُ الصَّلَاةِ بَعْدَ الصَّلَاةِ

Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Abi ‘Adiy} dari {Syu’bah} dari {Al Ala`} dari {bapaknya} dari {Abu Hurairah}, dia berkata; Rasulullah saw. bersabda: “Maukah kalian aku tunjukkan pada suatu hal yang dengannya Allah akan mengangkat derajat dan menghapuskan dosa daripadanya?; Tetap menyempurnakan wudhu meski pada saat yang susah, memperbanyak langkah menuju ke masjid, dan menunggu waktu shalat hingga datang waktu shalat berikutnya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 6912

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abu Hurairah ra.

حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ شُعْبَةَ عَنِ الْعَلَاءِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمُؤْمِنُ يَغَارُ الْمُؤْمِنُ يَغَارُ الْمُؤْمِنُ يَغَارُ وَاللَّهُ أَشَدُّ غَيْرًا

Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Abi ‘Adiy} dari {Syu’bah} dari {Al Ala`} dari {bapaknya} dari {Abu Hurairah}, dia berkata; Rasulullah saw. bersabda: “Seorang mukmin itu pencemburu, seorang mukmin itu pencemburu, seorang mukmin itu pencemburu, dan Allah itu lebih pencemburu lagi.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 6913

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abu Hurairah ra.

حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ حُمَيْدٍ عَنْ بَكْرٍ عَنْ أَبِي رَافِعٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَلَقِيتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَا جُنُبٌ فَمَشَيْتُ مَعَهُ حَتَّى قَعَدَ فَانْسَلَلْتُ فَأَتَيْتُ الرَّحْلَ فَاغْتَسَلْتُ ثُمَّ جِئْتُ وَهُوَ قَاعِدٌ فَقَالَ أَيْنَ كُنْتَ فَقُلْتُ لَقِيتَنِي وَأَنَا جُنُبٌ فَكَرِهْتُ أَنْ أَجْلِسَ إِلَيْكَ وَأَنَا جُنُبٌ فَانْطَلَقْتُ فَاغْتَسَلْتُ فَقَالَ سُبْحَانَ اللَّهِ إِنَّ الْمُؤْمِنَ لَا يَنْجُسُ

Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Abi ‘Adiy} dari {Humaid} dari {bakr} dari {Abu Rofi’} dari {Abu Hurairah} dia berkata; Aku pernah bertemu Rasulullah saw. dan ketika itu aku sedang junub, lalu aku berjalan bersama beliau hingga beliau duduk, kemudian aku datang ke rumah (pulang) lalu mandi besar kemudian balik mendatangi beliau dan ternyata beliau masih dalam keadaan duduk seperti semula. Kemudian beliau bertanya: “Dari mana kamu?” Aku menjawab: “Sebenarnya saat pertama kali engkau bertemu denganku tadi aku dalam keadaan junub, dan aku merasa segan bila duduk di dekatmu dalam keadaan junub, hingga aku memaksakan pulang untuk mandi janabat.” Kemudian beliau saw. berkata: “Subhanallah, sesungguhnya seorang mukmin itu tidak najis.”