Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya, dari {Abu Hurairah} Radhiyallahu’anhu; Dan Rasulullah saw. Bersabda: “Sekiranya aku masuk penjara sebagaimana Yusuf kemudian ada seorang penyeru mendatangiku, sungguh akan aku penuhi ajakannya. Yaitu (tatkala utusan itu datang kepada Yusuf, berkatalah Yusuf; “Kembalilah kepada tuanmu dan tanyakanlah kepadanya bagaimana halnya wanita-wanita yang telah melukai tangannya. Sesungguhnya Tuhanku, Maha Mengetahui tipu daya mereka.” Dan rahmat Allah semoga terlimpah kepada Luth sungguh ia telah berlindung kepada keluarga besar, yaitu ketika ia berkata kepada kaumnya, “Seandainya aku ada mempunyai kekuatan (untuk menolakmu) atau kalau aku dapat berlindung kepada keluarga yang kuat (tentu aku lakukan).” Dan tidaklah Allah mengutus seorang Nabi setelahnya kecuali dari golongan yang besar dari kaumnya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 8043
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Bisyr} telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin ‘Amru} telah menceritakan kepada kami {Abu Salamah} dari {Abu Hurairah}, dia berkata; Rasulullah saw. menyukai rasa optimis yang baik dan membenci rasa pesimis.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 8044
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Bisyr} telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin ‘Amru} telah menceritakan kepada kami {Abu Salamah} dari {Abu Hurairah}, ia berkata; Rasulullah saw. Bersabda: “Sesungguhnya aku hanyalah manusia, dan mungkin saja sebagian dari kalian lebih fasih terhadap hujjahnya dari sebagian yang lain, maka siapa saja yang aku putuskan baginya dari hak saudaranya maka sesungguhnya tidaklah aku memutuskan baginya melainkan sepotong api neraka.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 8045
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Bisyr} telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin ‘Amru} telah menceritakan kepada kami {Abu Salamah} dari {Abu Hurairah} ia berkata; “Ada seorang arab badui menemui Rasulullah saw., maka Rasulullah saw. Bersabda: “Apakah kamu pernah mengalami ummu mildam?” orang badui itu bertanya; “Apa itu ummu mildam?” beliau bersabda: “Demam yang ada di antara kulit dan daging.” Orang badui itu berkata; “Aku tidak pernah mengalaminya sama sekali.” Beliau bersabda: “Apakah kamu pernah mengalami shuda` (pusing).” Orang badui itu bertanya; “Apa itu shuda`?” Beliau bersabda: “Rasa sakit di kepala yang dirasakan oleh manusia.” Orang badui itu berkata; “Aku tidak pernah mengalaminya sama sekali.” Maka tatkala Orang badui itu pergi Rasulullah Bersabda: “Barangsiapa yang ingin melihat seorang dari penghuni neraka, maka lihatlah Orang badui ini.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 8046
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya, dan dengan sanadnya, dari {Abu Hurairah} ia berkata; Rasulullah saw. Bersabda: “Yahudi terpecah menjadi tujuh puluh satu atau dua golongan, dan ummatku terpecah menjadi tujuh puluh tiga golongan.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 8047
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya, dan dengan sanadnya dari {Abu Hurairah}, dia berkata; Rasulullah saw. Bersabda: “Lima kewajiban seorang muslim atas muslim lainnya; menjawab salam, memenuhi undangan, menghantarkan jenazah, menjenguk orang sakit dan mendoakan orang yang bersin jika ia memuji Allah ‘azza wajalla.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 8048
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya, dan dengan sanadnya, dari {Abu Hurairah}, dia berkata; Rasulullah saw. Bersabda: “Ketika Allah menciptakan surga dan neraka, Allah mengutus Jibril seraya berfirman; ‘Lihatlah kepadanya dan apa-apa yang telah Aku persiapkan untuk penghuninya.’ Maka datanglah Jibril untuk melihat ke dalamnya dan apa-apa yang telah Allah persiapkan untuk calon penghuninya, lalu ia kembali dan berkata; ‘Demi kemuliaan-Mu, tidaklah seseorang yang mendengar tentangnya kecuali ingin memasukinya, ‘ lalu Allah memerintahkan dengannya dan menutupinya dengan hal hal yang dibenci. Allah berfirman: ‘Sekarang pulanglah ke sana dan lihat apa yang telah Aku persiapkan untuk para penghuninya, ” Rasulullah Bersabda: “Lalu Jibril kembali melihat surga, dan sungguh surga telah dikelilingi dengan sesuatu yang dibenci, lalu ia kembali kepada Allah dan berkata; ‘Dan demi kemuliaan-Mu, sungguh aku kuatir tidak ada yang bisa masuk ke dalamnya.’ Allah berfirman: ‘Sekarang pergilah melihat neraka dan apa-apa yang telah Aku persiapkan untuk penghuninya, ‘ dan sungguh di dalamnya antara satu dengan yang lainnya saling bertumpuk-tumpuk, lalu ia kembali dan berkata; ‘Sungguh aku takut, tiada seorang pun yang mendengar tentangnya lalu berkeinginan untuk memasukinya, ‘ lalu Allah memerintahkan dengannya dan menutupinya dengan hal hal yang disukai oleh syahwat. Lalu Jibril berkata; ‘Dan demi kemuliaan-Mu, sungguh aku kuatir tidak seorangpun yang selamat darinya, kecuali ia pasti akan masuk ke dalamnya.'”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 8049
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
dan dengan sanadnya, dari {Abu Hurairah} ia berkata; “Ada dua orang laki-laki dari baliy dari kabilah Qudha’ah yang masuk Islam bersama Rasulullah saw., dan salah satu dari keduanya mati syahid dahulu, sedangkan seorang lagi masih hidup dan syahid setahun sesudahnya. Tholhah bin Ubaidillah berkata; “Maka aku diperlihatkan surga dalam mimpi, aku melihat orang terakhir dari keduanya dimasukkan ke dalam surga lebih dahulu dari yang pertama hingga membuatku heran, dan ketika pagi hari aku menceritakan hal itu -atau hal itu diceritakan- pada Rasulullah saw. Maka beliau pun Bersabda: “Bukankah setelah yang pertama meninggal dia kemudian berpuasa Ramadhan dan mengerjakan shalat enam ribu rakaat, atau sekian dan sekian rakaat shalat dalam waktu satu tahun?” telah menceritakan padaku {Yazid} -yakni Ibnu Harun-, telah mengabarkan padaku {Muhammad bin ‘Amru} dari {Abu Salamah} dari {Tholhah bin Ubaidillah} bahwa ada dua orang laki laki dari baliy dari salah satu perkampungan Qudha’ah, kemudian ia menyebutkan Hadits di atas.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 8050
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Bisyr} telah menceritakan kepada kami {Hisyam bin ‘Urwah} berkata; telah menceritakan kepadaku {Wahb bin Kaisan} dari {Muhammad bin ‘Amru bin ‘Atha`} dari {Salamah bin Al Azraq} berkata; “Salah seorang istri Marwan meninggal dunia dan banyak orang-orang yang melayatnya, begitu juga {Abu Hurairah} melayatnya, bersama jenazah itu banyak wanita-waniya yang sedang menangis. Maka Marwan memerintahkan kepada mereka untuk mengusirnya, namun Abu Hurairah berkata; “Biarkanlah mereka, sebab pernah melintas di hadapan Rasulullah saw. jenazah, dan bersama jenazah tersebut banyak wanita yang mengiringi sambil menangis, lalu Umar rahimahullah menghardik mereka, maka Rasulullah saw. pun Bersabda kepadanya: “Biarkanlah mereka, karena sesunggunya jiwa sedang teruji, air mata sedang menetes dan kejadian yang menyedihkan baru terjadi.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 8051
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Bisyr} telah menceritakan kepada kami {Mis’ar} telah menceritakan kepada kami {Abdul Malik bin Tholhah} dari {Musa bin Thalhah} dari {Abu Hurairah} ia berkata; “Tatkala turun ayat: “Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat” Rasulullah menyeru kabilah-kabilah Quraisy: “Hai bani fulan selamatkan diri kalian dari api neraka, ” hingga ketika seruan Rasulullah saw. sampai kepada Fatimah, beliau bersabda: “Wahai Fatimah putri Muhammad selamatkan dirimu dari api neraka, karena aku tidak memiliki kuasa dari Allah untukmu sama sekali, hanyasannya kalian hanya memiliki hubungan rahim yang akan aku sambung dengan perbuatan baik.”