Musnad Ahmad

×

مسند أحمد

Musnad Ahmad

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8425

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abu Hurairah ra.

حَدَّثَنَا الْخُزَاعِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ بِلَالٍ عَنْ كَثِيرِ بْنِ زَيْدٍ عَنِ الْوَلِيدِ بْنِ رَبَاحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يُجِيرُ عَلَى أُمَّتِي أَدْنَاهُمْ

Telah menceritakan kepada kami {Al Khuza’i} telah menceritakan kepada kami {Sulaiman bin Hilal} dari {Katsir bin Zaid} dari {Al Walid bin Rabah} dari {Abu Hurairah} dari Nabi saw. bersabda: “Orang-orang yang lemah dari umatku yang menjadi pelindung bagi mereka.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8426

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abu Hurairah ra.

حَدَّثَنَا الْخُزَاعِيُّ قَالَ أَخْبَرَنَا ابْنُ بِلَالٍ عَنِ ابْنِ عَجْلَانَ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ سَلْمَانَ الْأَغَرِّ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا يَنْبَغِي لِذِي الْوَجْهَيْنِ أَنْ يَكُونَ أَمِينًا

Telah menceritakan kepada kami {Al Khuza’i} telah mengabarkan kepada kami {Ibnu Bilal} dari {Ibnu ‘Ajlan} dari {‘Ubaidilah bin salman Al Aghar} dari {bapaknya} dari {Abu Hurairah} berkata; Bahwasanya Nabi saw. bersabda: “Tidak selayaknya bagi pemilik dua wajah (munafiq) menjadi seorang yang dipercaya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8427

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abu Hurairah ra.

حَدَّثَنَا الْخُزَاعِيُّ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ عَنِ الْعَلَاءِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يَنْبَغِي لِلصَّدِيقِ أَنْ يَكُونَ لَعَّانًا

Telah menceritakan kepada kami {Al Khuza’i} telah menceritakan kepada kami {Sulaiman} dari {Al ‘Ala`} dari {bapaknya} dari {Abu Hurairah} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Tidak selayaknya seorang pelaknat dijadikan sebagai teman.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8428

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abu Hurairah ra.

حَدَّثَنَا الْخُزَاعِيُّ قَالَ أَخْبَرَنَا سُلَيْمَانُ عَنِ الْعَلَاءِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْجَرَسُ مِزْمَارُ الشَّيْطَانِ

Telah menceritakan kepada kami {Al Khuza’i} telah mengabarkan kepada kami {Sulaiman} dari {Al ‘Ala`} dari {bapaknya} dari {Abu Hurairah} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Lonceng adalah seruling setan.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8429

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abu Hurairah ra.

حَدَّثَنَا الْخُزَاعِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ بِلَالٍ عَنْ كَثِيرِ بْنِ زَيْدٍ عَنِ الْوَلِيدِ بْنِ رَبَاحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الصُّلْحُ جَائِزٌ بَيْنَ الْمُسْلِمِينَ

Telah menceritakan kepada kami {Al Khuza’i} telah menceritakan kepada kami {Sulaiman bin Hilal} dari {Katsir bin Zaid} dari {Al Walid bin Rabah} dari {Abu Hurairah}, dia berkata; Rasulullah saw. bersabda: “Perdamaian diantara kaum muslimin diperbolehkan.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8430

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abu Hurairah ra.

حَدَّثَنَا الْخُزَاعِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ بِلَالٍ عَنِ الْعَلَاءِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ جُزُّوا الشَّوَارِبَ وَاعْفُوا اللِّحَى وَخَالِفُوا الْمَجُوسَ

Telah menceritakan kepada kami {Al Khuza’i} telah menceritakan kepada kami {Sulaiman bin Hilal} dari {Al ‘Ala` bin Abdurrahman} dari {bapaknya} dari {Abu Hurairah} berkata; Nabi saw. bersabda: “Cukurlah kumis, panjangkan jenggot dan selisihilah kaum Majusi.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8431

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abu Hurairah ra.

حَدَّثَنَا الْخُزَاعِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ بِلَالٍ عَنْ كَثِيرِ بْنِ زَيْدٍ عَنِ الْوَلِيدِ بْنِ رَبَاحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَخَلَ الْبَصَرُ فَلَا إِذْنَ

Telah menceritakan kepada kami {Al Khuza’i} telah menceritakan kepada kami {Sulaiman bin Hilal} dari {Katisr bin Zaid} dari {Al Walid bin Rabah} dari {Abu Hurairah} berkata; Rasulullah saw. bersabda: “Apabila penglihatan telah masuk maka tidak ada izin.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8432

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abu Hurairah ra.

حَدَّثَنَا الْخُزَاعِيُّ قَالَ أَخْبَرَنَا لَيْثُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ يَزِيدَ بْنِ الْهَادِ عَنِ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ رَأَيْتُ عَمْرَو بْنَ عَامِرٍ يَجُرُّ قُصْبَهُ فِي النَّارِ وَكَانَ أَوَّلَ مَنْ سَيَّبَ السَّائِبَةَ وَبَحَرَ الْبَحِيرَةَ

Telah menceritakan kepada kami {Al Khuza’i} telah mengabarkan kepada kami {Laits bin Sa’d} dari {Yazid bin Al Had} dari {Ibnu Syihab} dari {Sa’id Ibnul Musayyab} dari {Abu Hurairah} berkata; Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Aku melihat ‘Amru bin ‘Amir menarik ususnya di dalam neraka, dan dia adalah orang yang pertama menuankan sa`ibah (hewan yang akan dipersembahkan untuk berhala sehingga tidak boleh ditunggangi) dan membelah telinga bahirah (anak sa`ibah).”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8433

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abu Hurairah ra.

حَدَّثَنَا الْخُزَاعِيُّ قَالَ أَخْبَرَنَا لَيْثٌ عَنْ يَزِيدَ بْنِ الْهَادِ عَنِ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَعَنَ اللَّهُ الْيَهُودَ اتَّخَذُوا قُبُورَ أَنْبِيَائِهِمْ مَسَاجِدَ

Telah menceritakan kepada kami {Al Khuza’i} telah menceritakan kepada kami {Laits} dari {Yazid bin Al Had} dari {Ibnu Syihab} dari {Sa’id Ibnul Musayyab} dari {Abu Hurairah} berkata; Rasulullah saw. bersabda: “Allah melanat orang-orang Yahudi, mereka telah menjadikan kuburan para Nabi mereka sebagai masjid.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8434

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abu Hurairah ra.

حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ قَالَ حَدَّثَنَا زَائِدَةُ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرٍو عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَرَّمَ يَوْمَ خَيْبَرَ كُلَّ ذِي نَابٍ مِنْ السِّبَاعِ وَالْمُجَثَّمَةَ وَالْحِمَارَ الْإِنْسِيَّ

Telah menceritakan kepada kami {Mu’awiyah} telah menceritakan kepada kami {Za`idah} berkata; telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin ‘Amru} dari {Abu Salamah} dari {Abu Hurairah}; “Bahwasanya Rasulullah saw. pada perang Khaibar mengharamkan setiap binatang buas yang memiliki taring, dan binatang yang dilempar serta keledai jinak.”