Telah menceritakan kepada kami {‘Arim} berkata; telah menceritakan kepada kami {Mu’tamir bin Sulaiman} berkata; {bapakku} berkata; telah menceritakan kepada kami {Nu’aim bin Abu Hind} dari {Abu Hazim} dari {Abu Hurairah} berkata; Abu Jahal berkata; “Apakah Muhammad pernah menaburi wajahnya dengan debu di depan kalian?” Abu Hurairah berkata; Maka dikatakan kepadanya; “Iya, pernah, ” Abu Jahal berkata; “Demi Lata dan ‘Uzza, -bersumpah dengan keduanya, – Jika aku melihat dia melakukan itu pasti aku akan menginjak lehernya atau aku akan menaburkan debu ke wajahnya.” Abu Hurairah berkata; “Lalu ia mendatangi Rasulullah saw. yang sedang shalat, dia menyangka bahwa dia bisa menginjak leher beliau, ” Abu Hurairah berkata; “maka tidak ada yang membuat mereka terperangah kecuali tingkah Abu Jahal yang berbalik lari kebalakang dengan menutupkan kedua tangannya kewajahnya, ” Abu Hurairah berkata; “orang-orangpun bertanya kepadanya; ‘Ada apa denganmu wahai Abu Jahal? ‘ Abu Jahal menjawab; ‘Sesungguhnya aku melihat antara diriku dengannya ada sebuah parit dari api dan pasukan bersayap, ‘” Abu Hurairah berkata; “Lalu Rasulullah saw. bersabda: “Kalau saja dia mendekat kepadaku niscaya malaikat akan menyambarnya sepotong demi sepotong dari tubuhnya, ” ‘Arim berkata; “Hingga akhirnya turun ayat, -aku tidak tahu apakah masih dalam hadits Abu Hurairah atau sesuatu yang sampai kepadanya-: “Ketahuilah! Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas, Karena dia melihat dirinya serba cukup, Bagaimana pendapatmu tentang orang yang melarang. Seorang hamba ketika mengerjakan shalat. Bagaimana pendapatmu jika orang yang melarang itu berada di atas kebenaran. Atau dia menyuruh bertakwa (kepada Allah). Bagaimana pendapatmu jika orang yang melarang itu mendustakan dan berpaling?” Yakni Abu Jahal.”Tidakkah dia mengetahui bahwa Sesungguhnya Allah melihat segala perbuatannya?. Ketahuilah, sungguh jika dia tidak berhenti (berbuat demikian) niscaya kami tarik ubun-ubunnya. (yaitu) ubun-ubun orang yang mendustakan lagi durhaka. Maka Biarlah dia memanggil golongannya (untuk menolongnya) “. Abu Hurairah berkata; “Yaitu menyeru kaumnya.”Kelak kami akan memanggil malaikat Zabaniyah.” Abu Hurairah berkata; Yakni Malaikat.”Sekali-kali jangan, janganlah kamu patuh kepadanya; dan sujudlah dan dekatkanlah (dirimu kepada Tuhan).”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 8476
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah menceritakan kepada kami {Musa bin Dawud} telah menceritakan kepada kami {Fulaih} dari {Abdullah bin Abdurrahman} dari {Sa’id bin Yasar} dari {Abu Hurairah} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Sesungguhnya Allah ‘azza wajalla berfirman pada hari kiamat: ‘Dimanakah orang-orang yang saling mencintai karena kebesaran-Ku? hari ini Aku akan menaunginya di hari yang tidak ada naungan selain naungan-Ku.'”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 8477
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ash Shabbah} berkata; telah menceritakan kepada kami {Isma’il} -yaitu Ibnu Zakaria- dari {Suhail} dari {bapaknya} dari {Abu Hurairah}, dia berkata; Rasulullah saw. bersabda: “Tidak akan terjadi hari kiamat hingga bumi arab kembali subur dan mengalirkan air, seorang pengendara yang berjalan antara Irak dan Makkah tidak takut dari apapun selain tersesat, dan banyak terjadinya Al Haraj, ” para sahabat berkata; “Apa itu Al Haraj wahai Rasulullah?” beliau bersabda: “Pembunuhan.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 8478
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ash Shabbah} berkata; telah menceritakan kepada kami {Isma’il} -yaitu Ibnu Zakaria- dari {Suhail bin Abi Shalih} dari {Abu ‘Ubaid} dari {‘Atho` bin Yasar} dari {Abu Hurairah} berkata; Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa bertasbih tiga puluh tiga kali, bertahmid tiga puluh tiga kali, dan bertakbir kepada Allah tiga puluh tiga kali setelah shalat hingga yang demikian itu menjadi sembilan puluh sembilan, kemudian untuk menyempurnakan menjadi seratus ia mengucapkan: LAA ILAAHA ILLA ALLAH WAHDAHU LAA SYARIIKA LAH LAHUL MULKU WA LAHUL HAMDU WA HUWA ‘ALAA KULLI SYAI`IN QODIIR (Tidak ada Ilah yang haq selain Allah semata, yang memiliki kerajaan dan segala pujian, dan Dialah Allah yang berkuasa atas segala sesuatu), maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya meski seperti lautan buih.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 8479
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah menceritakan kepada kami {Muhammad} berkata; telah menceritakan kepada kami {Isma’il bin Zakaria} dari {Suhail bin Abu Shalih} dari {bapaknya} dari {Abu Hurairah} berkata; Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa mengucapkan diwaktu pagi dan sore hari: SUBHAANAALLAH WA BIHAMDIHI (Maha suci Allah, aku memuji-Nya) sebanyak seratus kali, maka pada hari kiamat tidak ada yang datang dengan membawa pahala yang lebih utama kecuali orang yang mengucapkan seperti apa yang diucapkannya atau yang lebih banyak dalam mengucapkannya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 8480
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah menceritakan kepada kami {Muhammad} berkata; telah menceritakan kepada kami {Isma’il bin Zakaria} dari {Al Hasan bin Al Hakam An Nakha’i} dari {‘Adi bin Tsabit} dari {Abu Hazim} dari {Abu Hurairah} berkata; Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa mengucapkan diwaktu pagi dan sore hari: SUBHAANAALLAH WA BIHAMDIHI (Maha suci Allah, aku memuji-Nya) sebanyak seratus kali, maka pada hari kiamat tidak ada yang datang dengan membawa pahala yang lebih utama kecuali orang yang mengucapkan seperti yang diucapkannya atau yang lebih banyak dalam mengucapkannya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 8481
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah menceritakan kepada kami {Muhammad} berkata; telah menceritakan kepada kami {Isma’il bin Zakaria} dari {Al Hasan bin Al Hakam An Nakha’i} dari {‘Adi bin Tsabit} dari {Abu Hazim} dari {Abu Hurairah}, dia berkata; Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa tinggal di perbukitan maka akan menjadi keras tabiatnya, dan barangsiapa mengikuti buruannya maka ia akan menjadi lalai, dan barangsiapa mendatangi pintu penguasa maka ia mendapatkan fitnahnya, dan tidak ada seorang hamba yang semakin dekat dengan penguasa melainkan ia akan semakin jauh dari Allah.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 8482
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Abdullah} -yaitu Abu Ahmad Az Zubairi- berkata; telah mengabarkan kepada kami {Ubaidullah} -yaitu Ibnu Abdullah bin Mauhab- berkata; pamanku {Ubaidullah bin Abdurrahman bin Mauhab} telah mengabarkan kepadaku dari {Abu Hurairah} dari Rasulullah saw., beliau bersabda: “Sekiranya salah seorang dari kalian mengetahui dosa yang ditanggungnya ketika lewat di depan saudaranya yang sedang bermunajat kepada Tuhannya (shalat), niscaya dia akan lebih suka berhenti di tempatnya selama seratus tahun dari pada ia melangkahinya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 8483
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah menceritakan kepada kami {Suraij} berkata; telah menceritakan kepada kami {Isa bin Yunus} dari {Tsaur} dari {Al Hushain}, demikian dia berkata dari {Abu Sa’d Al Khair} dan dia termasuk sahabat Umar, dari {Abu Hurairah} berkata; Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa bercelak hendaklah dengan bilangan ganjil, siapa yang melakukannya maka dia telah berbuat baik, dan bagi yang tidak melakukannya maka dia tidak berdosa. Barangsiapa beristijmar maka hendaknya mengganjilkannya, siapa yang melakukannya maka dia telah berbuat baik dan bagi yang tidak melakukannya maka dia tidak berdosa. Barangsiapa makan kemudian ada yang terselip digiginya maka hendaknya membuangnya, dan barangsiapa yang mengunyah dengan lidahnya maka hendaknya ia telan, siapa yang melakukannya maka dia telah berbuat baik, dan bagi yang tidak melakukannya maka dia tidak berdosa. Dan barangsiapa masuk ke dalam WC hendaklah menutupinya dengan satir, jika ia tidak mendapatkan satir kecuali dengan menumpuk batu-batuan kecil maka hendaklah ia membelakanginya, karena sesungguhnya setan bermain-main dengan tempat duduk anak cucu Adam, siapa yang melakukannya maka dia telah berbuat baik, dan bagi yang tidak melakukannya maka dia tidak berdosa.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 8484
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah menceritakan kepada kami {Husain bin Muhammad} telah menceritakan kepada kami {Khalaf} -yaitu Ibnu Khalifah- dari {Yazid bin Kaisan} dari {Abu Hazim} dari {Abu Hurairah} berkata; Pada suatu hari ketika kami sedang berada bersama Rasulullah saw., kami mendengar suara benda yang jatuh hingga Nabi saw. bersabda: “Apakah kalian tahu suara apa ini?” mereka menjawab; “Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui, ” maka beliau bersabda: “Ini adalah batu yang lemparkan ke jahannam sejak tujuh puluh tahun lalu dan sekarang baru sampai ke dasarnya.”