Musnad Ahmad

×

مسند أحمد

Musnad Ahmad

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8966

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abu Hurairah ra.

وَبِهَذَا الْإِسْنَادِعَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ لَا يَسُومُ الرَّجُلُ عَلَى سَوْمِ أَخِيهِ الْمُسْلِمِ وَلَا يَخْطُبُ عَلَى خِطْبَتِهِ

Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya dari {Abu Hurairah} Dan dengan sanad ini, dari Rasulullah saw., beliau bersabda: “Janganlah seseorang menawar atas tawaran saudaranya, dan janganlah seseorang meminang atas pinangan saudaranya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8967

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abu Hurairah ra.

وَبِهَذَا الْإِسْنَادِأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ هَذَا الْحَرَّ مِنْ فَيْحِ جَهَنَّمَ فَأَبْرِدُوا بِالصَّلَاةِ

Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya dari {Abu Hurairah} Dan dengan sanad ini, Bahwasanya Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya panas ini adalah dari hembusan Jahannam, maka dinginkanlah waktu shalat.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8968

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abu Hurairah ra.

وَبِهَذَا الْإِسْنَادِ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا سَمِعَ الشَّيْطَانُ الْأَذَانَ وَلَّى وَلَهُ ضُرَاطٌ حَتَّى لَا يَسْمَعَ الصَّوْتَ

Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya dari {Abu Hurairah} Dan dengan sanad ini, berkata; Rasulullah saw. bersabda: “Jika setan mendengar adzan maka ia akan pergi dengan terkentut-kentut sehingga tidak mendengar suara adzan.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8969

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abu Hurairah ra.

وَبِهَذَا الْإِسْنَادِ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فُضِّلْتُ عَلَى الْأَنْبِيَاءِ بِسِتٍّ قِيلَ مَا هُنَّ أَيْ رَسُولَ اللَّهِ قَالَ أُعْطِيتُ جَوَامِعَ الْكَلِمِ وَنُصِرْتُ بِالرُّعْبِ وَأُحِلَّتْ لِي الْغَنَائِمُ وَجُعِلَتْ لِي الْأَرْضُ مَسْجِدًا وَطَهُورًا وَأُرْسِلْتُ إِلَى الْخَلْقِ كَافَّةً وَخُتِمَ بِيَ النَّبِيُّونَ مَثَلِي وَمَثَلُ الْأَنْبِيَاءِ عَلَيْهِمْ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ كَمَثَلِ رَجُلٍ بَنَى قَصْرًا فَأَكْمَلَ بِنَاءَهُ وَأَحْسَنَ بُنْيَانَهُ إِلَّا مَوْضِعَ لَبِنَةٍ فَنَظَرَ النَّاسُ إِلَى الْقَصْرِ فَقَالُوا مَا أَحْسَنَ بُنْيَانَ هَذَا الْقَصْرِ لَوْ تَمَّتْ هَذِهِ اللَّبِنَةُ أَلَا فَكُنْتُ أَنَا اللَّبِنَةَ أَلَا فَكُنْتُ أَنَا اللَّبِنَةَ

Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya dari {Abu Hurairah}; “Rasulullah saw. bersabda: “Aku diberi kelebihan atas para Nabi lainnya dengan enam perkara, ” ditanyakan kepada beliau, “Wahai Rasulullah, apa saja itu?” beliau menjawab: “Aku diberi kata-kata yang singkat padat makna, aku dimenangkan dengan rasa takut pada musuh, dihalalkan bagiku ghanimah, bumi dijadikan untukku sebagai masjid dan tempat bersuci, dan aku diutus untuk semua mahluk dan sebagai penutup para Nabi. Permisalanku dengan para Nabi adalah seperti seseorang yang membangun istana, ia menyempurnakan dan membaguskan bangunannya kecuali lubang sekadar satu batu bata. Orang-orang melihat istana tersebut seraya mengatakan, “Betapa indahnya bangunan ini sekiranya (lubang) sebesar batu bata ini disempurnakan!” ketahuilah aku lah batu bata tersebut, ketahuilah aku lah batu bata tersebut.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8970

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abu Hurairah ra.

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ يَعْنِي ابْنَ سَلَمَةَ عَنْ سُهَيْلِ بْنِ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ مِنْبَرِي عَلَى تُرْعَةٍ مِنْ تُرَعِ الْجَنَّةِ وَمَا بَيْنَ مِنْبَرِي وَحُجْرَتِي رَوْضَةٌ مِنْ رِيَاضِ الْجَنَّةِ

Telah menceritakan kepada kami {‘Affan} telah menceritakan kepada kami {Hammad} -yaitu Ibnu Salamah- dari {Suhail bin Abi Shalih} dari {bapaknya} dari {Abu Hurairah} berkata; Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya mimbarku di atas taman dari taman taman surga, dan antara mimbarku dengan kamarku ada taman dari taman taman surga.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8971

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abu Hurairah ra.

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ إِبْرَاهِيمَ حَدَّثَنَا الْعَلَاءُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَقُولُ الْعَبْدُ مَالِي وَإِنَّ مَا لَهُ مِنْ مَالِهِ ثَلَاثٌ مَا أَكَلَ فَأَفْنَى أَوْ لَبِسَ فَأَبْلَى أَوْ أَعْطَى فَأَقْنَى مَا سِوَى ذَلِكَ ذَاهِبٌ وَتَارِكُهُ لِلنَّاسِ

Telah menceritakan kepada kami {‘Affan} telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman bin Ibrahim} berkata; telah menceritakan kepada kami {Al ‘Ala` bin Abdurrahman} dari {bapaknya} dari {Abu Hurairah} berkata; Bahwasanya Rasulullah saw. bersabda: “Seorang hamba berkata; ‘hartaku, ‘ dan sesungguhnya sesuatu yang termasuk dari hartanya ada tiga; yang ia makan kemudian habis, yang ia pakai kemudian usang, yang ia berikan kemudian hilang, selain dari itu akan pergi dan akan ia tinggalkan untuk manusia.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8972

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abu Hurairah ra.

وَبِهَذَا الْإِسْنَادِ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَنْذِرُوا فَإِنَّ النَّذْرَ لَا يُقَدِّمُ مِنْ الْقَدَرِ شَيْئًا وَإِنَّمَا يُسْتَخْرَجُ بِهِ مِنْ الْبَخِيلِ

Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya dari {Abu Hurairah} Dan dengan sanad ini berkata; Rasulullah saw. bersabda: “Janganlah kalian bernadzar karena sesungguhnya nadzar tidak dapat mendahului taqdir sedikitpun, hanyasanya dengannya Allah mengeluarkan dari seorang yang bakhil.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8973

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abu Hurairah ra.

حَدَّثَنَا عَفَّانُ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الْقَاصُّ قَالَ حَدَّثَنَا الْعَلَاءُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ حَقُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ سِتٌّ قَالُوا وَمَا هُنَّ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ إِذَا لَقِيتَهُ سَلِّمْ عَلَيْهِ وَإِذَا دَعَاكَ فَأَجِبْهُ وَإِذَا اسْتَنْصَحَكَ فَانْصَحْ لَهُ وَإِذَا عَطَسَ فَحَمِدَ اللَّهَ فَشَمِّتْهُ وَإِذَا مَرِضَ فَعُدْهُ وَإِذَا مَاتَ فَاصْحَبْهُ

Telah menceritakan kepada kami {‘Affan} telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman bin Ibrahim Al Qash} berkata; telah menceritakan kepada kami {Al ‘Ala` bin Abdurrahman} dari {bapaknya} dari {Abu Hurairah} berkata; Bahwasanya Rasulullah saw. bersabda: “Hak muslim atas muslim lainnya ada enam, ” para sahabat bertanya; “Apa saja wahai Rasulullah?” beliau bersabda: “Jika kamu bertemu ucapkan salam kepadanya, jika ia mengundangmu maka datangilah, jika ia meminta nasihat maka berilah nasihat, jika ia bersin dan mengucapkan pujian kepada Allah maka doakanlah, jika ia sakit maka jenguklah dan jika ia meninggal maka iringilah.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8974

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abu Hurairah ra.

وَبِهَذَا الْإِسْنَادِ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَجْتَمِعُ كَافِرٌ وَقَاتِلُهُ مِنْ الْمُسْلِمِينَ فِي النَّارِ أَبَدًا

Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya dari {Abu Hurairah} Dan dengan sanad ini, dia berkata; Rasulullah saw. bersabda: “Selamanya orang kafir tidak akan berkumpul di dalam neraka dengan pembunuhnya dari kaum muslimin.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 8975

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abu Hurairah ra.

وَبِهَذَا الْإِسْنَادِ قَالَأَتَى رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلٌ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ لِي قَرَابَةً أَصِلُهُمْ وَيَقْطَعُونِي وَأَحْلُمُ عَنْهُمْ فَيَجْهَلُونَ عَلَيَّ وَأُحْسِنُ إِلَيْهِمْ وَيُسِيئُونَ إِلَيَّ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنْ كَانَ كَمَا تَقُولُ لَكَأَنَّمَا تُسِفُّهُمْ الْمَلَّ وَلَا يَزَالُ مَعَكَ مِنْ اللَّهِ ظَهِيرٌ عَلَيْهِمْ مَادُمْتَ عَلَى ذَلِكَ

Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya dari {Abu Hurairah} Dan dengan sanad ini, Abu Hurairah berkata; Seorang laki-laki datang kepada Rasulullah saw. lalu berkata; “Sesungguhnya aku mempunyai kerabat, aku menyambung tali silaturrahim kepada mereka namun mereka memutuskannya, aku berlemah-lembut kepada mereka namun mereka menyakitiku, aku berbuat baik kepada mereka namun mereka berbuat jelek kepadaku?” Rasulullah saw. bersabda: “Jika memang benar seperti apa yang kamu katakan maka seakan akan kamu menaburkan debu yang panas kepada mereka, dan kamu akan selalu mendapatkan pertolongan Allah selama kamu masih melakukan hal itu.”