Musnad Ahmad

×

مسند أحمد

Musnad Ahmad

Musnad Ahmad | Hadits No. : 11055

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abu Sa’id Al Khudri ra.

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَكْرٍ أَخْبَرَنَا سَعِيدٌ عَنْ قَتَادَةَ قَالَ أَبِي و حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ عَنْ أَبِي نَضْرَةَ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا اجْتَمَعَ ثَلَاثَةٌ فَلْيَؤُمَّهُمْ أَحَدُهُمْ وَأَحَقُّهُمْ بِالْإِمَامَةِ أَقْرَؤُهُمْ

Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Bakr} berkata; telah mengabarkan kepada kami {Sa’id} dari {Qotadah}. Bapakku berkata; dan telah menceritakan kepada kami {‘Affan} berkata; telah menceritakan kepada kami {Hammam} berkata; telah menceritakan kepada kami {Qotadah} dari {Abu Nadhrah} dari {Abu Sa’id Al Khudri} ia berkata; Rasulullah saw. bersabda: “Jika berkumpul tiga orang maka hendaklah salah seorang darinya mengimami mereka, dan yang paling berhak untuk menjadi imam di antara mereka adalah yang paling paham dengan Al Qur`an.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 11056

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abu Sa’id Al Khudri ra.

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ عَنِ الْأَسْوَدِ بْنِ قَيْسٍ عَنْ رُبَيْحٍ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ أَنَّهُمْخَرَجُوا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي سَفَرٍ فَنَزَلُوا رُفَقَاءَ رُفْقَةٌ مَعَ فُلَانٍ وَرُفْقَةٌ مَعَ فُلَانٍقَالَ فَنَزَلْتُ فِي رُفْقَةِ أَبِي بَكْرٍ فَكَانَ مَعَنَا أَعْرَابِيٌّ مِنْ أَهْلِ الْبَادِيَةِ فَنَزَلْنَا بِأَهْلِ بَيْتٍ مِنْ الْأَعْرَابِ وَفِيهِمْ امْرَأَةٌ حَامِلٌ فَقَالَ لَهَا الْأَعْرَابِيُّ أَيَسُرُّكِ أَنْ تَلِدِي غُلَامًا إِنْ أَعْطَيْتِنِي شَاةً وَلَدْتِ غُلَامًا فَأَعْطَتْهُ شَاةً وَسَجَعَ لَهَا أَسَاجِيعَ قَالَ فَذَبَحَ الشَّاةَ فَلَمَّا جَلَسَ الْقَوْمُ يَأْكُلُونَ قَالَ رَجُلٌ أَتَدْرُونَ مَا هَذِهِ الشَّاةُ فَأَخْبَرَهُمْ قَالَ فَرَأَيْتُ أَبَا بَكْرٍ مُتَبَرِّيًا مُسْتَنْبِلًا مُتَقَيِّئًا

Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Adam} berkata; telah menceritakan kepada kami {Zuhair} dari {Al Aswad bin Qais} dari {Rubaih} dari {Abu Sa’id Al Khudri} ia berkata; “Bahwasanya para sahabat keluar bersama Rasulullah saw. pada suatu perjalanan, lalu mereka singgah dengan berkelompok, satu kelompok bersama fulan dan satu kelompok bersama fulan, aku singgah bersama kelompok yang di dalamnya ada Abu Bakar, dan juga ada seorang badui bersama kami. Kemudian kami singgah pada pemilik rumah dari orang badui, dan di dalam rumah tersebut ada seorang wanita yang sedang hamil, kemudian orang badui itu berkata kepadanya; “Senangkah jika engkau melahirkan seorang anak laki-laki, jika engkau memberiku seekor kambing maka engkau akan melahirkan seorang anak laki-laki?” lalu wanita itu pun memberinya seekor kambing, orang badui itupun melantunkan sajak untuknya.” Abu Sa’id berkata; “Kemudian ia menyembelih kambing tersebut, maka ketika orang-orang duduk dan makan daging tersebut, seorang laki-laki berkata; “Tahukah kalian dari mana kambing ini? Lalu ia memberitahu kepada mereka perihal kambing tersebut.” Abu Sa’id berkata; “Dan aku melihat Abu Bakar seakan-akan mengingkarinya dan melakukan sesuatu hingga ia muntah.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 11057

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abu Sa’id Al Khudri ra.

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ عُمَيْرٍ حَدَّثَنِي قَزَعَةُ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا سَعِيدٍ الْخُدْرِيَّ يُحَدِّثُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فَأَعْجَبَنِي فَدَنَوْتُ مِنْهُ وَكَانَ فِي نَفْسِي حَتَّى أَتَيْتُهُ فَقُلْتُ أَنْتَ سَمِعْتَ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فَغَضِبَ غَضَبًا شَدِيدًا قَالَ فَأُحَدِّثُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا لَمْ أَسْمَعْهُ نَعَمْسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَا تُشَدُّ الرِّحَالُ إِلَّا إِلَى ثَلَاثَةِ مَسَاجِدَ مَسْجِدِي هَذَا وَالْمَسْجِدِ الْحَرَامِ وَالْمَسْجِدِ الْأَقْصَى

Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Adam} berkata; telah menceritakan kepada kami {Zuhair} berkata; telah menceritakan kepada kami {Abdul Malik bin Umair} berkata; telah menceritakan kepadaku {Qaza’ah} bahwasanya ia mendengar {Abu Sa’id Al Khudri} menceritakan dari Rasulullah saw. Qaza’ah berkata; “Aku sangat merasa heran dengan (hadits tersebut) maka akupun pergi darinya, tetapi hal ini tetap saja menjadi pikiranku hingga aku temui ia kembali, lalu aku bertanya kepadanya, “Benarkah engkau mendengar dari Rasulullah saw.?” Qaza’ah berkata; Abu Sa’id pun sangat marah, lalu ia berkata; “Apakah aku akan membacakan hadits dari Rasulullah saw. yang aku belum pernah mendengarnya?, ya aku mendengar dari Rasulullah saw., beliau bersabda: “Tidak boleh bersusah-payah melakukan perjalanan kecuali pada tiga masjid; masjidku ini, masjidil haram dan masjid al Aqsho.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 11058

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abu Sa’id Al Khudri ra.

وَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَا تُسَافِرُ الْمَرْأَةُ إِلَّا مَعَ زَوْجِهَا أَوْ ذِي مَحْرَمٍ مِنْهَا

Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya dari {Abu Sa’id} aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Wanita tidak boleh melakukan safar kecuali bersama suaminya, atau seorang dari mahramnya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 11059

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abu Sa’id Al Khudri ra.

وَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَا صِيَامَ فِي يَوْمَيْنِ يَوْمِ الْأَضْحَى وَيَوْمِ الْفِطْرِ مِنْ رَمَضَانَ

Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya dari {Abu Sa’id} aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Tidak ada puasa pada dua hari; hari iedul fitri dan hari iedul adlha.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 11060

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abu Sa’id Al Khudri ra.

وَسَمِعْتُهُ يَقُولُ لَا صَلَاةَ بَعْدَ صَلَاتَيْنِ صَلَاةِ الْفَجْرِ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ وَصَلَاةِ الْعَصْرِ حَتَّى تَغْرُبَ الشَّمْسُ

Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya dari {Abu Sa’id} aku mendengarnya bersabda: “Tidak ada shalat setelah dua shalat; shalat subuh hingga matahari terbit dan shalat ashar hingga matahari terbenam.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 11398

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abu Sa’id Al Khudri ra.

حَدَّثَنَا أَبُو الْمُغِيرَةِ حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ عَبْدِ الْعَزِيزِ قَالَ حَدَّثَنِي عَطِيَّةُ بْنُ قَيْسٍ عَمَّنْ حَدَّثَهُ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَآذَنَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالرَّحِيلِ عَامَ الْفَتْحِ فِي لَيْلَتَيْنِ خَلَتَا مِنْ رَمَضَانَ فَخَرَجْنَا صُوَّامًا حَتَّى إِذَا بَلَغْنَا الْكَدِيدَ فَأَمَرَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْفِطْرِ فَأَصْبَحَ النَّاسُ مِنْهُمْ الصَّائِمُ وَمِنْهُمْ الْمُفْطِرُ حَتَّى إِذَا بَلَغَ أَدْنَى مَنْزِلٍ تِلْقَاءَ الْعَدُوِّ وَأَمَرَنَا بِالْفِطْرِ فَأَفْطَرْنَا أَجْمَعِينَ

Telah menceritakan kepada kami {Abu Al Mughirah} berkata; telah menceritakan kepada kami {Sa’id bin Abdul Aziz} berkata; telah menceritakan kepadaku {‘Athiyyah bin Qais} dari {seseorang} yang menceritakan kepadanya, dari {Abu Sa’id Al Khudri} ia berkata; Rasulullah saw. memerintahkan kepada kami pada tahun penaklukan untuk berangkat dua malam terakhir menjelang berakhirnya bulan ramadhan. Kami keluar dalam keadaan berpuasa, hal itu kami lakukan hingga kami merasakan kehausan yang sangat, maka Rasulullah saw. pun memerintahkan kepada kami untuk berbuka, sehingga di antara mereka ada yang berpuasa dan ada yang berbuka, hal itu kami lakukan hingga kami hampir bertemu dengan musuh, lalu beliau memerintahkan kepada kami untuk berbuka, maka kamipun berbuka semuanya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 11399

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abu Sa’id Al Khudri ra.

حَدَّثَنَا الْحَكَمُ بْنُ نَافِعٍ حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ عَبْدِ الْعَزِيزِ عَنْ عَطِيَّةَ بْنِ قَيْسٍ عَنْ قَزَعَةَ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَأَمَرَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالرَّحِيلِ عَامَ الْفَتْحِ فِي لَيْلَتَيْنِ خَلَتَا مِنْ رَمَضَانَ فَخَرَجْنَا صُوَّامًا حَتَّى بَلَغْنَا الْكَدِيدَ فَأَمَرَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْفِطْرِ فَأَصْبَحَ النَّاسُ شَرِحِينَ مِنْهُمْ الصَّائِمُ وَالْمُفْطِرُ

Telah menceritakan kepada kami {Al Hakam bin Nafi’} berkata; telah menceritakan kepada kami {Sa’id bin Abdul Aziz} berkata; telah menceritakan kepadaku {‘Athiyyah bin Qais} dari {Qaza’ah} dari {Abu Sa’id Al Khudri} ia berkata; Rasulullah saw. memerintahkan kepada kami pada tahun penaklukan untuk berangkat dua malam terakhir menjelang berakhirnya bulan ramadhan. Kami keluar dalam keadaan berpuasa, hal itu kami lakukan hingga kami merasakan kehausan yang sangat, maka Rasulullah saw. pun memerintahkan kepada kami untuk berbuka, sehingga orang-orang pun berbahagia, di antara mereka ada yang tetap berpuasa dan ada yang berbuka.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 11400

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abu Sa’id Al Khudri ra.

حَدَّثَنَا أَبُو الْمُغِيرَةِ حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ عَبْدِ الْعَزِيزِ قَالَ حَدَّثَنِي عَطِيَّةُ بْنُ قَيْسٍ عَمَّنْ حَدَّثَهُ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا قَالَ سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ قَالَ اللَّهُمَّ رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ مِلْءَ السَّمَوَاتِ وَمِلْءَ الْأَرْضِ وَمِلْءَ مَا شِئْتَ مِنْ شَيْءٍ بَعْدُ أَهْلَ الثَّنَاءِ وَالْمَجْدِ أَحَقُّ مَا قَالَ الْعَبْدُ وَكُلُّنَا لَكَ عَبْدٌ لَا مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ وَلَا يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ

Telah menceritakan kepada kami {Abu Al Mughirah} berkata; telah menceritakan kepada kami {Sa’id bin Abdul Aziz} berkata; telah menceritakan kepadaku {‘Athiyyah bin Qais} dari {seseorang} yang menceritakan kepadanya, dari {Abu Sa’id Al Khudri} ia berkata; Rasulullah saw. jika mengucapkan: SAMI’A ALLAHU LIMAN HAMIDAH (semoga Allah mendengar pujian orang yang memuji-Nya), beliau membaca; “ALLAHUMMA RABBANA LAKAL HAMDU MIL`AS SAMAWATI WA MIL`AL ARDLI WA MIL`A MA SYI’TA MIN SYAI`IN BA`DU AHLATS TSANA`I WAL MAJDI AHAQQU MA QAALAL ABDU WA KULLUNA LAKA ABDUN LAA MAANI’A LIMAA A’THAITA WA LAA YANFA’U DZAL JADDI MINKAL JADDU (Wahai Tuhan kami, bagi-Mu segala pujian, pujian sepenuh langit dan sepenuh bumi, sepenuh apa yang Engkau kehendaki setelah itu, Wahai Tuhan Yang layak untuk dipuji dan diagungkan, Yang paling berhak dikatakan oleh seorang hamba dan kami seluruhnya adalah hamba-Mu. Ya Allah, tidak ada yang menghalangi apa yang Engkau berikan dan tidak ada pula yang dapat memberi apa yang Engkau halangi, tidak bermanfaat kekayaan bagi orang yang memilikinya, hanya dari-Mu kekayaan itu.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 11401

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abu Sa’id Al Khudri ra.

حَدَّثَنَا الْحَكَمُ بْنُ نَافِعٍ حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ عَبْدِ الْعَزِيزِ عَنْ عَطِيَّةَ بْنِ قَيْسٍ عَنْ قَزَعَةَ بْنِ يَحْيَى عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا قَالَ سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ قَالَ اللَّهُمَّ رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ مِلْءَ السَّمَوَاتِ وَمِلْءَ الْأَرْضِ وَمِلْءَ مَا شِئْتَ مِنْ شَيْءٍ بَعْدُ أَهْلَ الثَّنَاءِ وَالْمَجْدِ أَحَقُّ مَا قَالَ الْعَبْدُ وَكُلُّنَا لَكَ عَبْدٌ لَا مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ وَلَا يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ

Telah menceritakan kepada kami {Al Hakam bin Nafi’} berkata, telah menceritakan kepada kami {Sa’id bin Abdul Aziz} dari {‘Athiyyah bin Qais} dari {Qaza’ah bin Yahya} dari {Abu Sa’id Al Khudri}, ia berkata; Rasulullah saw. jika mengucapkan: “SAMI’A ALLAHU LIMAN HAMIDAH (semoga Allah mendengar pujian orang yang memuji-Nya), beliau membaca; “ALLAHUMMA RABBANA LAKAL HAMDU MIL`AS SAMAWATI WA MIL`AL ARDLI WA MIL`A MA SYI`TA SYAI`IN BA’DU AHLATS TSANA`I WAL MAJDI AHAQQU MA QAALAL ABDU WA KULLUNA LAKA ABDUN LAA MAANI’A LIMAA A’THAITA WA LAA YANFA’U DZAL JADDI MINKAL JADDU (Wahai Tuhan kami, bagi-Mu segala pujian, pujian sepenuh langit dan sepenuh bumi, sepenuh apa yang Engkau kehendaki setelah itu, Wahai Tuhan Yang layak untuk dipuji dan diagungkan, Yang paling berhak dikatakan oleh seorang hamba dan kami seluruhnya adalah hamba-Mu. Ya Allah, tidak ada yang menghalangi apa yang Engkau berikan dan tidak ada pula yang dapat memberi apa yang Engkau halangi, tidak bermanfaat kekayaan bagi orang yang memilikinya, hanya dari-Mu kekayaan itu).”