Musnad Ahmad

×

مسند أحمد

Musnad Ahmad

Musnad Ahmad | Hadits No. : 11412

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abu Sa’id Al Khudri ra.

حَدَّثَنَا أَبُو الْيَمَانِ أَنْبَأَنَا شُعَيْبٌ عَنِ الزُّهْرِيِّ أَخْبَرَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَيْرِيزٍ الْجُمَحِيُّ أَنَّ أَبَا سَعِيدٍ الْخُدْرِيَّ أَخْبَرَهُأَنَّهُ بَيْنَا هُوَ جَالِسٌ عِنْدَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ جَاءَ رَجُلٌ مِنْ الْأَنْصَارِ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّا نُصِيبُ سَبْيًا فَنُحِبُّ الْإِثْمَانَ فَكَيْفَ تَرَى فِي الْعَزْلِ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَإِنَّكُمْ لَتَفْعَلُونَ ذَلِكُمْ لَا عَلَيْكُمْ أَنْ لَا تَفْعَلُوا ذَلِكُمْ فَإِنَّهَا لَيْسَتْ نَسَمَةٌ كَتَبَ اللَّهُ أَنْ تَخْرُجَ إِلَّا هِيَ خَارِجَةٌحَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ حَدَّثَنَا أَبُو إِسْحَاقَ عَنِ الْأَوْزاعِيِّ حَدَّثَنَا الزُّهْرِيُّ عَنْ عَطَاءٍ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَ سَأَلَ رَجُلٌ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّ النَّاسِ أَفْضَلُ فَذَكَرَ مَعْنَى حَدِيثِ شُعَيْبٍ

Telah menceritakan kepada kami {Abul Yaman} berkata, telah memberitakan kepada kami {Syu’aib} dari {Az Zuhri} berkata, telah mengabarkan kepadaku {Abdullah bin Muhairiz Al Jumahi} bahwa {Abu Sa’id Al Khudri} telah mengabarkan kepadanya; bahwa ketika ia sedang duduk-duduk di sisi Nabi saw. datanglah seorang laki-laki Anshar seraya berkata; “Wahai Rasulullah, kami mendapatkan tawanan (wanita), sedang kami ingin harga tinggi jika mereka dijual, lalu bagaimana pendapatmu bila kami melakukan ‘azl?” maka Nabi saw. bersabda: “apakah kalian benar-banar melakukannya, tidak mengapa kalian tidak melakukannya, sesungguhnya tidaklah suatu jiwa yang Allah tetapkan untuk lahir kecuali ia pasti akan lahir.” Telah menceritakan kepada kami Mu’awiyah berkata, telah menceritakan kepada kami Abu Ishaq dari Al Auza’i berkata, telah menceritakan kepada kami Az Zuhri dari ‘Atho` dari Abu Sa’id Al Khudri, ia berkata; “Seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah saw., “Manusia bagaimana yang paling utama?”, lalu ia menyebutkan makna hadits Syu’aib diatas.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 11413

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abu Sa’id Al Khudri ra.

حَدَّثَنَا أَبُو الْيَمَانِ أَخْبَرَنَا شُعَيْبٌ حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَبِي حُسَيْنٍ حَدَّثَنِي شَهْرٌ أَنَّ أَبَا سَعِيدٍ الْخُدْرِيَّ حَدَّثَهُعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ بَيْنَا أَعْرَابِيٌّ فِي بَعْضِ نَوَاحِي الْمَدِينَةِ فِي غَنَمٍ لَهُ عَدَا عَلَيْهِ الذِّئْبُ فَأَخَذَ شَاةً مِنْ غَنَمِهِ فَأَدْرَكَهُ الْأَعْرَابِيُّ فَاسْتَنْقَذَهَا مِنْهُ وَهَجْهَجَهُ فَعَانَدَهُ الذِّئْبُ يَمْشِي ثُمَّ أَقْعَى مُسْتَذْفِرًا بِذَنَبِهِ يُخَاطِبُهُ فَقَالَ أَخَذْتَ رِزْقًا رَزَقَنِيهِ اللَّهُ قَالَ وَاعَجَبًا مِنْ ذِئْبٍ مُقْعٍ مُسْتَذْفِرٍ بِذَنَبِهِ يُخَاطِبُنِي فَقَالَ وَاللَّهِ إِنَّكَ لَتَتْرُكُ أَعْجَبَ مِنْ ذَلِكَ قَالَ وَمَا أَعْجَبُ مِنْ ذَلِكَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي النَّخْلَتَيْنِ بَيْنَ الْحَرَّتَيْنِ يُحَدِّثُ النَّاسَ عَنْ نَبَإِ مَا قَدْ سَبَقَ وَمَا يَكُونُ بَعْدَ ذَلِكَ قَالَ فَنَعَقَ الْأَعْرَابِيُّ بِغَنَمِهِ حَتَّى أَلْجَأَهَا إِلَى بَعْضِ الْمَدِينَةِ ثُمَّ مَشَى إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى ضَرَبَ عَلَيْهِ بَابَهُ فَلَمَّا صَلَّى النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَيْنَ الْأَعْرَابِيُّ صَاحِبُ الْغَنَمِ فَقَامَ الْأَعْرَابِيُّ فَقَالَ لَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَدِّثْ النَّاسَ بِمَا سَمِعْتَ وَمَا رَأَيْتَ فَحَدَّثَ الْأَعْرَابِيُّ النَّاسَ بِمَا رَأَى مِنْ الذِّئْبِ وَسَمِعَ مِنْهُ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عِنْدَ ذَلِكَ صَدَقَ آيَاتٌ تَكُونُ قَبْلَ السَّاعَةِ وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يَخْرُجَ أَحَدُكُمْ مِنْ أَهْلِهِ فَتُخْبِرَهُ نَعْلُهُ أَوْ سَوْطُهُ أَوْ عَصَاهُ بِمَا أَحْدَثَ أَهْلُهُ بَعْدَهُ

Telah menceritakan kepada kami {Abu Al Yaman} berkata, telah mengabarkan kepada kami {Syu’aib} berkata, telah mengabarkan kepadaku {Abdullah bin Abu Husain} berkata, telah menceritakan kepadaku {Syahr} bahwa {Abu Sa’id Al Khudri} menceritakan kepadanya dari Nabi saw., beliau menuturkan: “Ketika seorang arab badui sedang berada di pinggiran kota Madinah bersama kambing gembalaannya, lalu datanglah seekor serigala mencuri seekor kambing miliknya. Arab badui tersebut memergokinya, lalu iapun merampas dan menyelamatkan kambingnya dari serigala tersebut. Akhirnya serigala itu berjalan dan duduk iq’aa` (duduk di atas pantat) sambil menggerak-gerakkan ekornya, lalu ia berkata kepada sang penggembala; ‘Engkau telah mengambil rizki yang Allah berikan kepadaku, ‘ penggembala itu berkata; ‘Sungguh aneh, ada seekor serigala yang duduk sambil menggerak-gerakkan ekornya dapat berbicara denganku, ‘ serigala itu berkata lagi; ‘Demi Allah, sungguh engkau akan lebih heran lagi, ‘ penggembala itu berkata; ‘Terhadap apa aku akan lebih heran lagi? ‘ serigala itu menjawab; ‘Rasulullah saw. sekarang berada di antara dua pohon kurma, antara dua tanah berbatu sedang menceritakan kepada manusia tentang berita-berita dimasa lampau dan apa-apa yang akan terjadi dimasa mendatang.” Abu Sa’id berkata; Lalu arab badui tersebut menggiring kambingnya dengan cepat hingga ia tiba di kota Madinah, lalu ia mendatangi Nabi saw. dan mengetuk rumah beliau. Maka ketika Nabi saw. selesai dari shalatnya beliau bersabda: “Mana arab badui sang pemilik kambing itu?” Arab badui itu berdiri, lalu Nabi saw. bersabda kepadanya: “Ceritakanlah apa yang telah engkau dengar dan engkau lihat kepada manusia, ” lalu arab badui itupun menceritakan kepada orang-orang apa-apa yang telah ia lihat dan ia dengar. Maka saat itulah Nabi saw. bersabda: “Dia benar, itu adalah tanda-tanda sebelum datangnya hari kiamat, demi Dzat yang jiwaku ada dalam genggaman-Nya, tidak akan terjadi hari kiamat hingga salah seorang dari kalian keluar dari rumahnya, lalu sandal, pecut, atau tongkatnya mengabarkan kepadanya tentang apa yang telah dilakukan oleh istrinya sepeninggal kepergiannya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 11414

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abu Sa’id Al Khudri ra.

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَبِي بُكَيْرٍ حَدَّثَنَا الْفُضَيْلُ بْنُ مَرْزُوقٍ عَنْ عَطِيَّةَ الْعَوْفِيِّ قَالَ قَالَ أَبُو سَعِيدٍ قَالَرَجُلٌ مِنْ الْأَنْصَارِ لِأَصْحَابِهِ أَمَا وَاللَّهِ لَقَدْ كُنْتُ أُحَدِّثُكُمْ أَنَّهُ لَوْ قَدْ اسْتَقَامَتْ الْأُمُورُ قَدْ آثَرَ عَلَيْكُمْ قَالَ فَرَدُّوا عَلَيْهِ رَدًّا عَنِيفًا قَالَ فَبَلَغَ ذَلِكَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فَجَاءَهُمْ فَقَالَ لَهُمْ أَشْيَاءَ لَا أَحْفَظُهَا قَالُوا بَلَى يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ فَكُنْتُمْ لَا تَرْكَبُونَ الْخَيْلَ قَالَ فَكُلَّمَا قَالَ لَهُمْ شَيْئًا قَالُوا بَلَى يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ فَلَمَّا رَآهُمْ لَا يَرُدُّونَ عَلَيْهِ شَيْئًا قَالَ أَفَلَا تَقُولُونَ قَاتَلَكَ قَوْمُكَ فَنَصَرْنَاكَ وَأَخْرَجَكَ قَوْمُكَ فَآوَيْنَاكَ قَالُوا نَحْنُ لَا نَقُولُ ذَلِكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَنْتَ تَقُولُهُ قَالَ يَا مَعْشَرَ الْأَنْصَارِ أَلَا تَرْضَوْنَ أَنْ يَذْهَبَ النَّاسُ بِالدُّنْيَا وَتَذْهَبُونَ أَنْتُمْ بِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالُوا بَلَى يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ يَا مَعْشَرَ الْأَنْصَارِ أَلَا تَرْضَوْنَ أَنَّ النَّاسَ لَوْ سَلَكُوا وَادِيًا وَسَلَكْتُمْ وَادِيًا لَسَلَكْتُ وَادِيَ الْأَنْصَارِ قَالُوا بَلَى يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ لَوْلَا الْهِجْرَةُ لَكُنْتُ امْرَأً مِنْ الْأَنْصَارِ كَرِشِي وَأَهْلُ بَيْتِي وَعَيْبَتِي الَّتِي آوِي إِلَيْهَا فَاعْفُوا عَنْ مُسِيئِهِمْ وَاقْبَلُوا مِنْ مُحْسِنِهِمْقَالَ أَبُو سَعِيدٍ قُلْتُ لِمُعَاوِيَةَ أَمَا إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَدَّثَنَا أَنَّنَا سَنَرَى بَعْدَهُ أَثَرَةً قَالَ مُعَاوِيَةُ فَمَا أَمَرَكُمْ قُلْتُ أَمَرَنَا أَنْ نَصْبِرَ قَالَ فَاصْبِرُوا إِذًا

Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Abu Bukair} berkata, telah menceritakan kepada kami {Al Fudhail bin Marzuq} dari {‘Athiyyah Al ‘Aufi} ia berkata; {Abu Sa’id} berkata; Seorang laki-laki dari Anshar berkata kepada sahabatnya; “Demi Allah, aku telah menceritakan kepada kalian bahwa jika semua urusannya (Muhammad) telah selesai dan tuntas ia akan meninggalkan kalian demi yang lainnya, ” Abu Sa’id berkata; Lalu mereka pun menolak ucapannya dengan keras dan sinis, maka hal itupun akhirnya sampai ketelinga Rasulullah saw., kemudian beliau datang seraya mengatakan sesuatu yang aku tidak dapat menghafalnya, ” mereka menjawab; “Benar wahai Rasulullah, ” kemudian beliau bersabda: “Sesungguhnya kalian tidak mengendarai kuda, ” Abu Sa’id berkata; “Maka setiap Rasulullah bertanya kepada mereka tentang sesuatu, mereka selalu menjawab; “Benar wahai Rasulullah, ” Abu Sa’id berkata; “Dan ketika beliau melihat mereka tidak memberikan jawaban apa-apa, maka beliau bersabda: “Apakah kalian mengatakan; Kaummu telah memerangimu lalu kami menolongmu, dan kaummu juga telah mengusirmu lalu kami memberimu tempat!” mereka menjawab; “Kami tidak mengatakan hal itu, namun Tuanlah yang mengatakannya sendiri, ” beliau bersabda: “Wahai kaum Anshar, tidakkah kalian ridha jika manusia pergi dengan membawa dunia sedang kalian pergi dengan membawa Rasulullah saw.!” mereka menjawab; “iya, wahai Rasulullah, ” beliau bersabda lagi: “Wahai kaum Anshar, tidakkah kalian ridha jika manusia menempuh sebuah lembah dan kalian juga menempuh lembah yang lain, kemudian aku menempuh lembah yang dilalui oleh kaum Anshar!” mereka menjawab; “iya, wahai Rasulullah, ” beliau bersabda: “Sungguh, sekiranya bukan karena hijrah maka aku, teman dekatku, ahli baitku dan pengawalku akan menjadi orang Anshar, maka maafkanlah kesalahan-kesalahan mereka dan terimalah kebaikan-kebaikan mereka.” Abu Sa’id berkata; Aku berkata kepada Mu’awiyah; “Sesungguhnya Rasulullah saw. telah menceritakan kepada kami bahwa setelah sepeninggal beliau akan muncul orang-orang yang mementingkan diri sendiri, ” Mu’awiyah berkata; “Lalu apa yang diperintahkan oleh beliau kepada kalian?” aku menjawab; “Beliau memerintahkan kepada kami untuk bersabar, ” Mu’awiyah berkata; “Kalau begitu, hendaklah kalian bersabar.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 11415

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abu Sa’id Al Khudri ra.

حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا زُهَيْرُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ أَسْلَمَ عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَسَارٍ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَتَتَّبِعُنَّ سُنَنَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ شِبْرًا بِشِبْرٍ وَذِرَاعًا بِذِرَاعٍ حَتَّى لَوْ دَخَلُوا جُحْرَ ضَبٍّ لَتَبِعْتُمُوهُمْ قُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ الْيَهُودُ وَالنَّصَارَى قَالَ فَمَنْحَدَّثَنَا أَبُو النَّضْرِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْحَمِيدِ حَدَّثَنِي شَهْرٌ قَالَ ثَنَا أَبُو سَعِيدٍ الْخُدْرِيُّ قَالَ بَيْنَمَا رَجُلٌ مِنْ أَسْلَمَ فِي غُنَيْمَةٍ لَهُ يَهُشُّ عَلَيْهَا فِي بَيْداءِ ذِي الْحُلَيْفَةِ إِذْ عَدَا عَلَيْهِ ذِئْبٌ فَانْتَزَعَ شَاةً مِنْ غَنَمِهِ فَجَهْجَأَهُ الرَّجُلُ فَرَمَاهُ بِالْحِجَارَةِ حَتَّى اسْتَنْقَذَ مِنْهُ شَاتَهُ ثُمَّ إِنَّ الذِّئْبَ أَقْبَلَ حَتَّى أَقْعَى مُسْتَذْفِرًا بِذَنَبِهِ مُقَابِلَ الرَّجُلِ فَذَكَرَهُ نَحْوَ حَدِيثِ شُعَيْبِ بْنِ أَبِي حَمْزَةَ

Telah menceritakan kepada kami {Rauh} berkata, telah menceritakan kepada kami {Zuhair bin Muhammad} berkata, telah menceritakan kepada kami {Zaid bin Aslam} dari {‘Atho` bin Yasar} dari {Abu Sa’id Al Khudri} bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Sungguh, kalian benar-benar akan mengikuti kebiasaan orang-orang sebelum kalian sejengkal demi sejengkal dan sehasta demi sehasta, sampai-sampai jika mereka masuk ke dalam lubang biawak kalian pasti akan mengikutinya.” Kami bertanya; “Wahai Rasulullah, apakah mereka yahudi dan Nasrani?” beliau menjawab; “Siapa lagi kalau bukan mereka.” Telah menceritakan kepada kami Abu An Nadhr berkata, telah menceritakan kepada kami Abdul Hamid berkata, telah menceritakan kepadaku Syahr berkata; telah menceritakan kepada kami Abu Sa’id Al Khudri, ia berkata; “Ketika seorang laki-laki dari suku Aslam sedang berada di penggembalaan kambingnya, ia memandangi kambingnya dengan senang dari tanah lapang dzil Hulaifah (nama tempat), lalu datanglah seekor serigala mengambil kambing miliknya, maka laki-laki penggembala itupun melemparinya dengan batu hingga ia dapat mengambil kembali kambing miliknya. Serigala itu berlalu seraya duduk dengan menggerak-gerakkan ekornya membelakangi sang penggembala. Lalu ia menyebutkan semisal hadits Syu’aib bin Abu Hamzah.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 11416

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abu Sa’id Al Khudri ra.

حَدَّثَنَا أَسْوَدُ بْنُ عَامِرٍ حَدَّثَنَا أَبُو إِسْرَائِيلَ إِسْمَاعِيلُ الْمُلَائِيُّ عَنْ عَطِيَّةَ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وُجِدَ قَتِيلٌ بَيْنَ قَرْيَتَيْنِ أَوْ مَيِّتٌ فَأَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذُرِعَ مَا بَيْنَ الْقَرْيَتَيْنِ إِلَى أَيِّهِمَا كَانَ أَقْرَبَ فَوُجِدَ أَقْرَبَ إِلَى أَحَدِهِمَا بِشِبْرٍ قَالَ فَكَأَنِّي أَنْظُرُ إِلَى شِبْرِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَجَعَلَهُ عَلَى الَّذِي كَانَ أَقْرَبَ

Telah menceritakan kepada kami {Aswad bin ‘Amir} berkata, telah menceritakan kepada kami {Abu Israil Isma’il Al Mula`i} dari {‘Athiyyah} dari {Abu Sa’id} ia berkata; Rasulullah saw. bersabda: “Ada seorang yang terbunuh atau mayat berada antara dua kampung, ” maka Rasulullah saw. memerintahkan untuk mengukurnya antara jarak kedua perkampungan tersebut. Maka diukurlah jarak yang paling dekat antara kedua kampung tersebut, kemudian didapatkan yang paling dekat dengan selisih satu jengkal.” Abu Sa’id berkata; “Seakan-akan aku melihat jengkalan Rasulullah saw., beliau meletakkannya pada kampung yang lebih dekat.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 11418

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abu Sa’id Al Khudri ra.

حَدَّثَنَا رَوْحٌ وَعَبْدُ الصَّمَدِ وَأَبُو عَامِرٍ قَالُوا حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ أَبِي عَبْدِ اللَّهِ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ أَبِي إِبْرَاهِيمَ قَالَ أَبُو عَامِرٍ عَنْ أَبِي إِبْرَاهِيمَ الْأَنْصَارِيِّ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَصْحَابَهُ حَلَّقُوا رُءُوسَهُمْ عَامَ الْحُدَيْبِيَةِ غَيْرَ عُثْمَانَ بْنِ عَفَّانَ وَأَبِي قَتَادَةَ فَاسْتَغْفَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِلْمُحَلِّقِينَ ثَلَاثَ مِرَارٍ وَلِلْمُقَصِّرِينَ مَرَّةًحَدَّثَنَا حَسَنُ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا شَيْبَانُ عَنْ يَحْيَى أَنَّ أَبَا إِبْرَاهِيمَ الْأَنْصَارِيَّ مِنْ بَنِي عَبْدِ الْأَشْهَلِ قَالَ إِنَّ أَبَا سَعِيدٍ قَالَ فَذَكَرَ الْحَدِيثَ

Telah menceritakan kepada kami {Rauh} dan {Abdush Shamad} dan {Abu Amir} mereka berkata; telah menceritakan kepada kami {Hisyam bin Abu Abdullah} dari {Yahya bin Abu Katsir} dari {Abu Ibrahim}, {Abu ‘Amir} berkata dari {Abu Ibrahim Al Anshari} dari {Abu Sa’id Al Khudri}, bahwa Rasulullah saw. dan para sahabatnya pada tahun Hudaibiyah menggundul kepala mereka, kecuali Utsman bin ‘Affan dan Abu Qotadah. Lalu Rasulullah saw. memintakan ampun untuk orang-orang yang menggundul kepala mereka sebanyak tiga kali, dan satu kali untuk orang-orang yang hanya memendekkannya saja.” Telah menceritakan kepada kami {Hasan bin Musa} berkata, telah menceritakan kepada kami {Syaiban} dari {Yahya} bahwa {Abu Ibrahim Al Anshari} seorang dari bani Abdul Asyhal berkata; sesungguhnya {Abu Sa’id} menuturkan, lalu ia menyebutkan hadits tersebut.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 11419

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abu Sa’id Al Khudri ra.

حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ أَبِي عَبْدِ اللَّهِ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَبِي نَضْرَةَ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّأَنَّ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ خَلِيطِ الزَّبِيبِ وَالتَّمْرِ وَالْبُسْرِ وَالتَّمْرِ

Telah menceritakan kepada kami {Rauh} berkata, telah menceritakan kepada kami {Hisyam bin Abu Abdullah} dari {Qotadah} dari {Abu Nadhrah} dari {Abu Sa’id Al Khudri} berkata; “Nabi Allah saw. melarang dari mencampur anggur dengan kurma, dan kurma muda dengan kurma masak.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 11420

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abu Sa’id Al Khudri ra.

حَدَّثَنَا رَوْحٌ وَمُحَمَّدُ بْنُ بَكْرٍ قَالَا ثَنَا سَعِيدٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَبِي نَضْرَةَ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّأَنَّ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ الدُّبَّاءِ وَالْحَنْتَمِ وَالنَّقِيرِ وَالْمُزَفَّتِ وَأَنْ يُخْلَطَ بَيْنَ الزَّبِيبِ وَالتَّمْرِ وَالْبُسْرِ وَالتَّمْرِ

Telah menceritakan kepada kami {Rauh} dan {Muhammad bin Bukair} mereka berdua berkata; telah menceritakan kepada kami {Sa’id} dari {Qotadah} dari {Abu Nadhrah} dari {Abu Sa’id Al Khudri} berkata, “Nabi Allah saw. melarang dari Ad Dubbaa`, Al Hantam, An Naqir dan Al Muzaffat. Beliau juga melarang dari mencampur anggur dengan kurma, serta kurma muda dengan kurma masak.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 11421

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abu Sa’id Al Khudri ra.

حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا أَشْعَثُ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَنَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الدُّبَّاءِ وَالْحَنْتَمِ وَالنَّقِيرِ وَالْمُزَفَّتِ وَأَنْ يُخْلَطَ بَيْنَ الزَّبِيبِ وَالتَّمْرِ وَالْبُسْرِ وَالتَّمْرِ

Telah menceritakan kepada kami {Rauh} berkata, telah menceritakan kepada kami {Asy’ats} dari {Al Hasan} dari {Abu Sa’id Al Khudri}, ia berkata; “Rasulullah saw. melarang dari Ad Dubbaa`, Al Hantam, An Naqir dan Al Muzaffat. Beliau juga melarang dari mencampur anggur dengan kurma, serta kurma muda dengan kurma masak.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 11422

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abu Sa’id Al Khudri ra.

حَدَّثَنَا رَوْحٌ قَالَ ثَنَا أَشْعَثُ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَنَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الدُّبَّاءِ وَالنَّقِيرِ وَالْمُزَفَّتِ وَقَالَ انْتَبِذْ فِي سِقَائِكَ وَأَوْكِهِحَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا سَعِيدٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَبِي نَضْرَةَ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَ وَحَدَّثَنِي مَنْ لَقِيَ الْوَفْدَ الَّذِينَ قَدِمُوا عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ عَبْدِ الْقَيْسِ فِيهِمْ الْأَشَجُّ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّا حَيٌّ مِنْ رَبِيعَةَ وَبَيْنَنَا وَبَيْنَكَ كُفَّارُ مُضَرَ فَذَكَرَ مِثْلَ حَدِيثِ يَحْيَى وَلَمْ يَذْكُرْ أَنَّ فِيكَ خَلَّتَيْنِ

Telah menceritakan kepada kami {Rauh} berkata; telah menceritakan kepada kami {Asy’ats} dari {Al Hasan} dari {Abu Sa’id Al Khudri}, ia berkata; “Rasulullah saw. melarang dari Ad Dubbaa`, An Naqir dan Al Muzaffat.” Dan beliau mengatakan, “Buatlah nabidz dari bejana minumanmu dan ikatlah pada ujung penutupnya.” Telah menceritakan kepada kami Rauh berkata, telah menceritakan kepada kami Sa’id dari Abu Nadhrah dari Abu Sa’id Al Khudri ia berkata; dan telah menceritakan kepadaku seseorang yang bertemu dengan utusan Abdul Qais yang mendatangi Rasulullah saw. yang di antara mereka ada Al Asyaj, mereka berkata; “Wahai Rasulullah, kami berasal dari wilayah Rabi’ah, sedangkan antara kami dan engkau ada kafir Mudlar. Lalu ia menyebutkan sebagaimana hadits Yahya, dan ia tidak menyebutkan (lafadz); “Sesungguhnya pada dirimu ada dua unsur.”