Musnad Ahmad

×

مسند أحمد

Musnad Ahmad

Musnad Ahmad | Hadits No. : 11553

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Anas bin Malik ra.

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ أَبِي عَرُوبَةَ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَبَا بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعُثْمَانَ كَانُوا يَفْتَتِحُونَ الْقِرَاءَةَ بِ{ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ }

Telah menceritakan kepada kami {Isma’il} berkata, telah menceritakan kepada kami {Sa’id bin Abu Arubah} dari {Qotadah} dari {Anas bin Malik} bahwa Nabi saw., Abu Bakar, Umar dan Utsman, mereka memulai bacaan langsung dengan membaca: “ALHAMDULILLAAHI RABBIL ‘ALAMIIN.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 11898

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Anas bin Malik ra.

قَالَ قَرَأْتُ عَلَى عَبْدِ الرَّحْمَنِ : مَالِكٌ عَنْ إِسْحَاقَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي طَلْحَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَرَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَحَانَتْ صَلَاةُ الْعَصْرِ فَالْتَمَسَ النَّاسُ الْوَضُوءَ فَلَمْ يَجِدُوا فَأُتِيَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِوَضُوئِهِ فَوَضَعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي ذَلِكَ الْإِنَاءِ يَدَهُ وَأَمَرَ النَّاسَ أَنْ يَتَوَضَّئُوا مِنْهُ فَرَأَيْتُ الْمَاءَ يَنْبُعُ مِنْ تَحْتِ أَصَابِعِهِ فَتَوَضَّأَ النَّاسُ حَتَّى تَوَضَّئُوا مِنْ عِنْدِ آخِرِهِمْ

Ahmad bin Hambal berkata; aku telah membacanya di hadapan {Abdurrahman}; {Malik} dari {Ishaq bin Abdullah bin Abu Thalhah} dari {Anas bin Malik} ia berkata; “Aku melihat Rasulullah saw. ketika waktu shalat ashar tiba, orang-orang mencari air wudhu namun tidak mendapatkannya. Lalu diberikanlah air wudhu kepada Rasulullah saw., beliau kemudian meletakkan tangannya di atas air tersebut dan memerintahkan kepada orang-orang untuk berwudhu darinya. Aku melihat air memancar dari bawah jari-jari beliau, lalu orang-orang pun berwudhu hingga orang terakhir dari mereka.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 11899

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Anas bin Malik ra.

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْأَصَمِّ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَبَا بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعُثْمَانَ كَانُوا يُتِمُّونَ التَّكْبِيرَ إِذَا رَفَعُوا وَإِذَا وَضَعُوا

Telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman bin Mahdi} dari {Sufyan} dari {Abdurrahman Al Asham} dari {Anas bin Malik} berkata; “Bahwasanya Nabi saw., Abu Bakar Ash Shiddiq, Umar dan Utsman, mereka selalu menyempurnakan takbir jika mengangkat kepala atau meletakkannya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 11900

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Anas bin Malik ra.

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ ثَابِتٍ عَنْ أَنَسٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَغَدْوَةٌ فِي سَبِيلِ اللَّهِ أَوْ رَوْحَةٌ خَيْرٌ مِنْ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا

Telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman bin Mahdi} berkata, telah menceritakan kepada kami {Hammad} dari {Tsabit} dari {Anas} ia berkata; Rasulullah saw. bersabda: “Berangkat di pagi atau sore hari di jalan Allah adalah lebih baik dari dunia dan seisinya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 11901

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Anas bin Malik ra.

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ ثَابِتٍ عَنْ أَنَسٍ قَالَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُغِيرُ عِنْدَ طُلُوعِ الْفَجْرِ فَيَسْتَمِعُ فَإِذَا سَمِعَ أَذَانًا أَمْسَكَ وَإِلَّا أَغَارَ قَالَ فَتَسَمَّعَ ذَاتَ يَوْمٍ قَالَ فَسَمِعَ رَجُلًا يَقُولُ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ فَقَالَ عَلَى الْفِطْرَةِ فَقَالَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ فَقَالَ خَرَجْتَ مِنْ النَّارِ

Telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman} berkata, telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Salamah} dari {Tsabit} dari {Anas} ia berkata; “Rasulullah saw. biasa mengadakan penyerbuan terhadap musuh pada waktu terbitnya fajarnya seraya mencari dengar, jika mendengar suara adzan maka beliau menahan serangan, dan jika tidak maka beliau melanjutkan penyerangan.” Anas berkata; “Maka pada suatu hari beliau mencari dengar, ” Anas berkata; “Beliau mendengar seorang laki-laki mengatakan; “Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, ” lalu beliau bersabda: “Di atas fitrah.” Laki-laki itu mengatakan lagi; “Asyhadu an laa ilaaha illa allah (aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan yang berhak untuk disembah selain Allah), ” beliau bersabda: “Engkau telah keluar dari neraka.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 11902

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Anas bin Malik ra.

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَكْرٍ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَتِمُّوا الصَّفَّ الْأَوَّلَ ثُمَّ الَّذِي يَلِيهِ فَإِنْ كَانَ نَقْصًا فَلْيَكُنْ فِي الصَّفِّ الْمُؤَخَّرِ

Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Bakr} dari {Sa’id} dari {Qatadah} dari {Anas} berkata, Bahwasanya Rasulullah saw. bersabda: “Sempurnakanlah shaf pertama kemudian yang selanjutnya, jika memang kurang hendaklah pada shaf terakhir.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 11903

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Anas bin Malik ra.

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ عَنْ أَبَانَ يَعْنِي ابْنَ خَالِدٍ حَدَّثَنِي عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ رَوَاحَةَ قَالَ سَمِعْتُ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍأَنَّهُ لَمْ يَرَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي الضُّحَى إِلَّا أَنْ يَخْرُجَ فِي سَفَرٍ أَوْ يَقْدَمَ مِنْ سَفَرٍ

Telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman bin Mahdi} dari {Aban} -yaitu Ibnu Khalid- berkata, telah menceritakan kepadaku {Ubaidullah bin Rawahah} berkata; aku mendengar {Anas bin Malik} mengatakan, bahwa ia tidak pernah melihat Rasulullah saw. shalat dhuha kecuali ketika beliau berangkat atau kembali dari melakukan safar.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 11904

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Anas bin Malik ra.

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ ثَابِتٍ عَنْ أَنَسٍأَنَّ الْيَهُودَ كَانُوا إِذَا حَاضَتْ الْمَرْأَةُ مِنْهُمْ لَمْ يُؤَاكِلُوهُنَّ وَلَمْ يُجَامِعُوهُنَّ فِي الْبُيُوتِ فَسَأَلَ أَصْحَابُ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ{ يَسْأَلُونَكَ عَنْ الْمَحِيضِ قُلْ هُوَ أَذًى فَاعْتَزِلُوا النِّسَاءَ فِي الْمَحِيضِ وَلَا تَقْرَبُوهُنَّ حَتَّى يَطْهُرْنَ }حَتَّى فَرَغَ مِنْ الْآيَةِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اصْنَعُوا كُلَّ شَيْءٍ إِلَّا النِّكَاحَ فَبَلَغَ ذَلِكَ الْيَهُودَ فَقَالُوا مَا يُرِيدُ هَذَا الرَّجُلُ أَنْ يَدَعَ مِنْ أَمْرِنَا شَيْئًا إِلَّا خَالَفَنَا فِيهِ فَجَاءَ أُسَيْدُ بْنُ حُضَيْرٍ وَعَبَّادُ بْنُ بِشْرٍ فَقَالَا يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ الْيَهُودَ قَالَتْ كَذَا وَكَذَا أَفَلَا نُجَامِعُهُنَّ فَتَغَيَّرَ وَجْهُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى ظَنَنَّا أَنَّهُ قَدْ وَجَدَ عَلَيْهِمَا فَخَرَجَا فَاسْتَقْبَلَتْهُمَا هَدِيَّةٌ مِنْ لَبَنٍ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَرْسَلَ فِي آثَارِهِمَا فَسَقَاهُمَا فَعَرَفَا أَنَّهُ لَمْ يَجِدْ عَلَيْهِمَاحَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ قَالَ سَمِعْت أَبِي يَقُولُ كَانَ حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ لَا يَمْدَحُ أَوْ يُثْنِي عَلَى شَيْءٍ مِنْ حَدِيثِهِ إِلَّا هَذَا الْحَدِيثَ مِنْ جَوْدَتِهِ

Telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman bin Mahdi} berkata, telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Salamah} dari {Tsabit} dari {Anas} berkata; “Bahwasanya orang-orang yahudi jika istri-istri mereka hamil, mereka tidak mau makan bersama dan tidak mau menggaulinya dalam rumah. Maka para sahabat Nabi saw. bertanya tentang hal itu, lalu Allah ‘azza wajalla menurunkan ayat: (Mereka bertanya kepadamu tentang haidh. Katakanlah: “Haidh itu adalah suatu kotoran”. Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haidh; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci..) (QS. Albaqarah 222), hingga akhir ayat. Maka Rasulullah saw. pun bersabda: “Lakukanlah sekehendak kalian kecuali nikah (senggama).” Hal itu pun akhirnya sampai kepada orang-orang yahudi, lalu mereka berkata; “Orang ini pernah meninggalkan perkara kita sama sekali, kecuali ia pasti menyelisihinya.” Kemudian datanglah Usaid bin Hudlair dan ‘Abbad bin Bisyr kepada Rasulullah dan berkata; “Wahai Rasulullah, sesungguhnya orang-orang yahudi mengatakan begini dan begini, maka tidakkah kita menyetubuhi istri-istri (kita)?” maka berubahlah wajah Rasulullah saw. hingga kami mengira bahwa beliau marah kepada mereka berdua. Akhirnya keduanya keluar, setelah keduanya pergi, datanglah hadiah yang berupa susu kepada Rasulullah saw., dan beliau suruh untuk menyusul keduanya, kemudian beliau beri minum keduanya, setelah itu mereka mengetahui bahwasanya Rasulullah saw. tidak marah kepada keduanya. Telah menceritakan kepada kami Abdullah, dia berkata; aku mendengar bapakku berkata; Hammad tidak pernah memuji dan menyanjung sesuatu dari haditsnya kecuali hadits ini karena bagusnya.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 11905

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Anas bin Malik ra.

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ عَنْ عِمْرَانَ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَتَبَ إِلَى كِسْرَى وَقَيْصَرَ وَأُكَيْدِرِ دُومَةَ يَدْعُوهُمْ إِلَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ

Telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman bin Mahdi} dari {Imran} dari {Qatadah} dari {Anas} berkata; “Bahwasanya Rasulullah saw. menulis surat kepada Kisra dan Ukaidar Dumah, menyeru mereka kepada Allah ‘azza wajalla.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 11906

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Anas bin Malik ra.

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ حَدَّثَنَا عَزْرَةُ عَنْ ثُمَامَةَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّ أَنَسًا كَانَ لَا يَرُدُّ الطِّيبَ قَالَوَزَعَمَ أَنَسٌ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ لَا يَرُدُّ الطِّيبَ

Telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman bin Mahdi} berkata, telah menceritakan kepada kami {‘Azrah} dari {Tsumamah bin Abdullah} berkata; “Bahwasanya {Anas} tidak pernah menolak minyak wangi.” Tsumamah berkata; “Dan Anas mengklaim bahwa Rasulullah saw. tidak pernah menolak minyak wangi.”