Musnad Ahmad

×

مسند أحمد

Musnad Ahmad

Musnad Ahmad | Hadits No. : 12461

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Anas bin Malik ra.

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ حَدَّثَنَا سَلِيمُ بْنُ حَيَّانَ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ فِي الْجَنَّةِ شَجَرَةً يَسِيرُ الرَّاكِبُ فِي ظِلِّهَا مِائَةَ عَامٍ لَا يَقْطَعُهَاقَالَ فَحَدَّثْتُ بِهِ أَبِي قَالَ سَمِعْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ يُحَدِّثُ

Telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman} telah menceritakan kepada kami {Salim bin Hayyan} dari {Qatadah} dari {Anas} berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Di surga ada sebuah pohon, yang jika seseorang pengendara melewati naungannya selama seratus tahun maka tidak bakalan selesai”. (Anas Bin Malik Radhiyallahu’anhu berkata, telah kuceritakan hadits itu pada {bapakku} dan dia berkata, saya mendengar {Abu Hurairah} menceritakannya.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 12462

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Anas bin Malik ra.

قَالَ قَرَأْتُ عَلَى عَبْدِ الرَّحْمَنِ : مَالِكٌ عَنِ الْعَلَاءِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَنَّهُ قَالَدَخَلْنَا عَلَى أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ بَعْدَ الظُّهْرِ فَقَامَ يُصَلِّي الْعَصْرَ فَلَمَّا فَرَغَ مِنْ صَلَاتِهِ ذَكَرْنَا تَعْجِيلَ الصَّلَاةِ أَوْ ذَكَرَهَا فَقَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ تِلْكَ صَلَاةُ الْمُنَافِقِينَ تِلْكَ صَلَاةُ الْمُنَافِقِينَ يَجْلِسُ أَحَدُهُمْ حَتَّى إِذَا اصْفَرَّتْ الشَّمْسُ وَكَانَتْ بَيْنَ قَرْنَيْ الشَّيْطَانِ أَوْ عَلَى قَرْنِ الشَّيْطَانِ قَامَ فَنَقَرَ أَرْبَعًا لَا يَذْكُرُ اللَّهَ فِيهَا إِلَّا قَلِيلًا

(Ahmad bin Hanbal) berkata, aku membaca dihadapan {‘Abdurrahman}: {Malik} dari {al-‘Ala’ bin Abdurrahman} berkata, aku menemui {Anas bin Malik} setelah zhuhur lalu ia mendirikan shalat ashar, tatkala selesai shalat kami mengingatkan keutamaan menyegerakan shalat atau Anas mengingatkannya, lalu Anas mengatakan; telah saya dengar Rasulullah saw. bersabda, “Begini yang dimaksud shalatnya orang munafik, begini yang dimaksud shalatnya orang munafik. Mereka sukanya duduk-duduk hingga jika matahari telah menguning padahal yang demikian adalah waktu diantara dua tanduk setan atau di atas tanduk setan, ia berdiri lalu mematuk empat kali (shalat dengan kecepatan luar biasa), tidak berdzikir pada Allah kecuali hanya sedikit”.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 12463

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Anas bin Malik ra.

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ عَنْ شُعْبَةَ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍ عَنْ عُبَادَةَ بْنِ الصَّامِتِعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ رُؤْيَا الْمُؤْمِنِ أَوْ الْمُسْلِمِ جُزْءٌ مِنْ سِتَّةٍ وَأَرْبَعِينَ جُزْءًا مِنْ النُّبُوَّةِحَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ عَنْ شُعْبَةَ عَنْ ثَابِتٍ عَنْ أَنَسٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِثْلَهُ

Telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman} dari {Tsu’bah} dari {Qatadah} dari {Anas} dari {‘Ubadah bin Shomit} dari Nabi saw. bersabda, “Mimpi orang mukmin atau orang muslim merupakan satu bagian dari empat puluh enam bagian kenabian”. Telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman} dari {Syu’bah} dari {Tsabit} dari {Anas} dari Nabi saw. dengan redaksi semisalnya.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 12464

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Anas bin Malik ra.

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ : مَالِكٌ عَنِ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دَخَلَ مَكَّةَ عَامَ الْفَتْحِ وَعَلَى رَأْسِهِ الْمِغْفَرُ فَلَمَّا نَزَعَهُ جَاءَهُ رَجُلٌ وَقَالَ ابْنُ خَطَلٍ مُتَعَلِّقٌ بِأَسْتَارِ الْكَعْبَةِ فَقَالَ اقْتُلُوهُقَالَ مَالِكٌ وَلَمْ يَكُنْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَئِذٍ مُحْرِمًا وَاللَّهُ أَعْلَمُ

Telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman}: {Malik} dari {Ibnu Syihab} dari {Anas bin Malik}, Rasulullah saw. memasuki Makkah pada Fathu Makkah dengan memakai topi besi, tatkala beliau melepasnya datang seseorang dan berkata, Ibnu Khattal bersembunyi di penutup ka’bah, maka beliau bersabda, “Bunuhlah!”, Malik berkata, pada saat itu Rasulullah saw. tidak sedang berihram. Allah yang lebih tahu.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 12465

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Anas bin Malik ra.

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ صُهَيْبٍ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَعْتَقَ صَفِيَّةَ وَتَزَوَّجَهَاقَالَ فَقَالَ لَهُ ثَابِتٌ مَا أَصْدَقَهَا قَالَ نَفْسَهَا أَعْتَقَهَا وَتَزَوَّجَهَا

Telah menceritakan kepada kami {Isma’il bin Ibrahim} telah menceritakan kepada kami {Abdul Aziz bin Shuhaib} dari {Anas bin Malik}, Rasulullah saw. membebaskan dan menikahi Shafiyyah. (Anas bin Malik Radhiyallahu’anhu berkata, Tsabit bertanya, dan apa maharnya? (Anas bin Malik Radhiyallahu’anhu menjawab, “Dirinya, yaitu dibebaskannya lalu dinikahinya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 12466

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Anas bin Malik ra.

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ حَدَّثَنَا أَيُّوبُ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى الظُّهْرَ بِالْمَدِينَةِ أَرْبَعًا وَصَلَّى الْعَصْرَ بِذِي الْحُلَيْفَةِ رَكْعَتَيْنِ

Telah menceritakan kepada kami {Isma’il} telah menceritakan kepada kami {Ayyub} dari {Abu Qilabah} dari {Anas bin Malik}, Rasulullah saw. shalat zhuhur di Madinah empat rakaat dan shalat ashar di Dzil Hulaifah dua rakaat.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 12467

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Anas bin Malik ra.

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ حَدَّثَنَا أَيُّوبُ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ أَنَسٍأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَتَى عَلَى أَزْوَاجِهِ وَسَوَّاقٌ يَسُوقُ بِهِنَّ يُقَالُ لَهُ أَنْجَشَةُ فَقَالَ وَيْحَكَ يَا أَنْجَشَةُ رُوَيْدَكَ سَوْقَكَ بِالْقَوَارِيرِقَالَ أَبُو قِلَابَةَ تَكَلَّمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِكَلِمَةٍ لَوْ تَكَلَّمَ بِهَا بَعْضُكُمْ لَعِبْتُمُوهَا عَلَيْهِ يَعْنِي قَوْلَهُ سَوْقَكَ بِالْقَوَارِيرِ

Telah menceritakan kepada kami {Isma’il} telah menceritakan kepada kami {Ayyub} dari {Abu Qilabah} dari {Anas}, Nabi saw. datang bersama para istrinya dengan seorang pemandu yang bernama Anjasyah, lalu bersabda, “Hei Anjasyah pelanlah kamu jika menuntun para wanita “. Abu Qilabah berkata, Rasulullah saw. berbicara dengan perkataan yang seandainya diantara kalian mengatakannya niscaya bisa mencandainya, yaitu tuntunlah wanita itu dengan pelan”.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 12468

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Anas bin Malik ra.

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ حَدَّثَنَا الْحَجَّاجُ بْنُ أَبِي عُثْمَانَ حَدَّثَنِي أَبُو رَجَاءٍ مَوْلَى أَبِي قِلَابَةَ قَالَ أَنَا أُحَدِّثُكُمْ حَدِيثَ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ إِيَّايَ حَدَّثَنِي أَنَسُ بْنُ مَالِكٍأَنَّ نَفَرًا مِنْ عُكْلٍ ثَمَانِيَةً قَدِمُوا عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَبَايَعُوهُ عَلَى الْإِسْلَامِ فَاسْتَوْخَمُوا الْأَرْضَ فَسَقِمَتْ أَجْسَامُهُمْ فَشَكَوْا ذَلِكَ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ أَلَا تَخْرُجُونَ مَعَ رَاعِينَا فِي إِبِلِهِ فَتُصِيبُونَ مِنْ أَبْوَالِهَا وَأَلْبَانِهَا قَالُوا بَلَى فَخَرَجُوا فَشَرِبُوا مِنْ أَبْوَالِهَا وَأَلْبَانِهَا فَصَحُّوا فَقَتَلُوا الرَّاعِيَ وَأَطْرَدُوا النَّعَمَ فَبَلَغَ ذَلِكَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَرْسَلَ فِي آثَارِهِمْ فَأُدْرِكُوا فَجِيءَ بِهِمْ فَأَمَرَ بِهِمْ فَقُطِّعَتْ أَيْدِيهِمْ وَأَرْجُلُهُمْ وَسُمِرَتْ أَعْيُنُهُمْ ثُمَّ نُبِذُوا فِي الشَّمْسِ حَتَّى مَاتُوا

Telah menceritakan kepada kami {Isma’il} telah menceritakan kepada kami {al-Hajjaj bin Abu Utsman} telah menceritakan kepadaku {Abu Raja’, budak Abu Qilabah} berkata, aku ceritakan kalian hadits Anas Bin Malik padaku, telah menceritakan kepadaku {Anas bin Malik}, ada delapan orang dari kabilah ‘Ukl menemui Rasulullah saw. dan berbaiat masuk Islam lalu mereka merasa tidak betah dengan udara Madinah hingga tubuh mereka menjadi sakit. Maka mereka mengadukan keadaannya kepada Rasulullah saw. Lalu Rasulullah saw. bersabda, “Tida sebaiknyakah kalian jalan-jalan bersama penggembala unta kami lalu kalian minum susu dan air kencingnya?. Mereka berkata, “Ya”, lalu mereka berangkat hingga mereka minum susu dan air kencingnya dan mereka sembuh. Sialnya, mereka berkhianat dan membunuh penggembala dan merampas hewan ternak. Kasus ini didengar Rasulullah saw., dan Rasulullah saw. mengutus pasukan untuk mengejarnya. Mereka tertangkap dan dikeler menghadap beliau. Nabi memerintahkan agar mereka dipotong tangan dan kaki, dicungkil matanya dan dijemur matahari sampai mati.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 12469

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Anas bin Malik ra.

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ صُهَيْبٍ قَالَسُئِلَ أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ عَنْ الثُّومِ فَقَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ أَكَلَ مِنْ هَذِهِ الشَّجَرَةِ شَيْئًا فَلَا يَقْرَبَنَّ أَوْ لَا يُصَلِّيَنَّ مَعَنَا

Telah menceritakan kepada kami {Isma’il bin Ibrohim} telah menceritakan kepada kami {Abdul Aziz bin Shuhaib} berkata, {Anas bin Malik} pernah ditanya tentang bawang putih, maka ia berkata, Rasulullah saw.bersabda, “Barangsiapa memakan pohon ini walau sedikit maka janganlah sekali-kali mendekati atau shalat bersama kami”.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 12470

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Anas bin Malik ra.

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ عَنْ أَنَسٍ قَالَمَرُّوا بِجِنَازَةٍ فَأَثْنَوْا عَلَيْهَا خَيْرًا فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَجَبَتْ وَجَبَتْ وَجَبَتْ وَمَرُّوا بِجَنَازَةٍ فَأَثْنَوْا عَلَيْهَا شَرًّا فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَجَبَتْ وَجَبَتْ وَجَبَتْ فَقَالَ عُمَرُ فِدَاكَ أَبِي وَأُمِّي مُرَّ بِجَنَازَةٍ فَأُثْنِيَ عَلَيْهَا خَيْرًا فَقُلْتَ وَجَبَتْ وَجَبَتْ وَجَبَتْ وَمُرَّ بِجَنَازَةٍ فَأُثْنِيَ عَلَيْهَا شَرًّا فَقُلْتَ وَجَبَتْ وَجَبَتْ وَجَبَتْ فَقَالَ مَنْ أَثْنَيْتُمْ عَلَيْهِ خَيْرًا وَجَبَتْ لَهُ الْجَنَّةُ وَمَنْ أَثْنَيْتُمْ عَلَيْهِ شَرًّا وَجَبَتْ لَهُ النَّارُ أَنْتُمْ شُهَدَاءُ اللَّهِ فِي الْأَرْضِ أَنْتُمْ شُهَدَاءُ اللَّهِ فِي الْأَرْضِ أَنْتُمْ شُهَدَاءُ اللَّهِ فِي الْأَرْضِ

Telah menceritakan kepada kami {Isma’il} telah menceritakan kepada kami {Abdul Aziz} dari {Anas} berkata, ada jenazah yang lewat, lalu mereka (para sahabat) memujinya. Nabi saw. bersabda, “Pasti, pasti, pasti” lalu ada jenazah yang lewat, lalu mereka (para sahabat) mencelanya, maka Nabi saw. bersabda, “Pasti, pasti, pasti”. Lalu ‘Umar berkata, demi bapakku dan ibuku sebagai jaminan, ketika ada jenazah lewat lalu dipuji karena kebaikannya maka anda mengatakan pasti, pasti, pasti sedang pada jenazah yang dicela anda mengatakan pasti, pasti, pasti. Maka Rasulullah saw. bersabda, “Yang kalian puji kebaikannya maka dia pasti masuk surga, sedang yang kalian cela karena kejelekannya maka pasti masuk neraka, kalian adalah para saksi Allah di bumi, kalian adalah para saksi Allah di bumi, kalian adalah para saksi Allah di bumi!”.