Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazaq} Telah menceritakan kepada kami {Ma’mar} dari {Az Zuhri} dari {Abu Salamah bin Abdurrahman} dari {Abu Hurairah} ia berkata; Rasulullah saw. berdiri di atas Hazwarah bertempat di Makkah seraya bersabda: “Aku tahu, kamu adalah tanah Allah yang terbaik dan paling dicintai Allah. Kalau bukan karena pendudukmu telah mengusirku, maka aku tidak akan keluar.” Abdurrazaq berkata; Al Hazwarah berada di sisi Al Hannaathiin.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 17969
Kitab 10 : Musnad Penduduk Kufah
Bab : Hadits Abdullah bin ‘Adi bin Al Hamra’ Az Zuhri ra.
Telah menceritakan kepada kami {Ibrahim bin Khalid} Telah menceritakan kepada kami {Rabbah} dari {Ma’mar} dari {Muhammad bin Muslim bin Syihab Az Zuhri} dari {Abu Salamah bin Abdurrahman} dari {sebagian mereka} bahwa Rasulullah saw. berada di pasha Al Hazwarah dan beliau bersabda: “Demi Allah, kamu adalah bumi Allah yang paling baik, dan paling dicintai-Nya, kalau bukan karena aku diusir darimu, niscaya aku tidak akan keluar.”
Telah menceritakan kepada kami {Abu Zakaria Yahya bin Ishaq} dari kitabnya, telah mengabarkan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} -Dan dalam riwayat lain- Telah menceritakan kepada kami {Ishaq bin Isa} Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} dari {Yazid bin Amru} dari {Abu Tsaur} -dan dalam riwayat lain- Ishaq Al Fahmi berkata; Suatu hari, kami pernah berada di sisi Rasulullah saw., maka didatangkanlah sehelai pakaian dari kampung Ma’afir, lalu Abu Sufyan pun berkata, “Semoga Allah melaknati pakaian ini, dan melaknati orang yang membuatnya.” Maka Rasulullah saw. bersabda: “Jangan kamu melaknati mereka, karena penduduk perkampungan itu termasuk golonganku, dan aku pun bagian dari mereka.” -Dalam riwayat lain- Ishaq berkata; Dan semoga Allah melaknati orang yang membuatnya.”
Telah menceritakan kepada kami {Rauh} Telah menceritakan kepada kami {Qurrah bin Khalid} dari {Dlirghamah bin Ulaibatah bin Harmalah Al Ambari} ia berkata, telah menceritakan kepadaku {bapakku} dari {bapaknya} ia berkata; Saya mendatangi Rasulullah saw. dan berkata, “Wahai Rasulullah saw. berwasiatlah padaku.” Maka beliau pun bersabda: “Bertaqwalah kepada Allah. Apabila kamu berada di majlis suatu kaum dan kamu mendengar mereka berbincang dengan sesuatu yang membuatmu terkagum, maka ikutlah. Namun, jika kamu mendengar mereka membicarakan sesuatu yang kamu benci, maka tinggalkanlah majelis itu.”
Telah menceritakan kepada kami {Waki’} Telah menceritakan kepada kami {Salamah bin Nubaith} dari {bapaknya} dan ia telah menunaikan haji bersama Nabi saw., ia berkata; Saya telah melihat beliau berkhutbah pada hari Arafah di atas kendaraannya.
Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Zakaria bin Abu Za`idah} telah menceritakan kepadaku {Abu Malik Al Asyja’i} telah menceritakan kepadaku {Nubaith bin Syarith} ia berkata; Saya membonceng di belakang bapakku pada saat Haji Wada’, kemudian Nabi saw. berbicara, dan saya pun berdiri di atas hewan tunggangan bagian belakang, saya meletakkan tanganku di atas pundak bapakku. Lalu saya mendengar beliau bertanya: “Hari apakah yang paling suci?” para sahabat menjawab, “Hari ini.” beliau bertanya lagi: “Negeri manakah yang paling suci?” para sahabat menjawab, “Negeri ini.” beliau bertanya lagi: “Bulan apakah yang paling suci?” mereka menjawab, “Bulan ini.” kemudian beliau bersabda: “Sesungguhnya darah dan harta kalian adalah haram atas kalian, sebagaimana keharaman hari ini, pada bulan ini dan di negeri kalian ini. Apakah saya telah menyampaikan?” para sahabat menjawab, “Ya.” Beliau bersabda: “Ya Allah, saksikanlah.”
Telah menceritakan kepada kami {Abdul Hamid bin Abdurrahman Abu Yahya Al Himmani} ia berkata, Telah menceritakan kepada kami {Salamah bin Nubaith} ia berkata; Bapak, kakek dan pamanku, pernah bersama Nabi saw. Maka {ayahku} mengabarkanku, ia berkata; Saya melihat Nabi saw. berkhutbah pada sore hari di Arafah, sedangkan beliau berada di atas Unta merahnya.
Perawi berkata, {Salamah} berkata; {Bapakku} telah berwasiat padaku dengan Shalat Sahar. Saya berkata; “Wahai ayahku, saya tidak mampu melakukannya.” Maka bapakku berkata, “Shalat-lah dua rakaat sebelum fajar, dan jangnlah sekali-kali engkau tinggalkan dan janganlah kamu turut campur dalam fitnah.”
Telah menceritakan kepada kami {Hasan bin Musa} Telah menceritakan kepada kami {Rafi’ bin Salamah yakni Al Asyja’i}, dan {Salim bin Abul Ja’d} dari {bapaknya} ia berkata, telah menceritakan kepadaku {Salamah bin Nubaith Al Asyja’i} bahwa {bapaknya} telah menjumpai Nabi saw., dan ia pernah membonceng di belakang bapaknya pada saat Haji Wada’. Salamah berkata; Saya berkata, “Wahai bapakku, tunjukkanlah padaku wajah Nabi saw.” ia berkata, “Berdirilah di tengah-tengah kendaraan ini.” Salamah berkata; Saya berkata, “Maka, saya pun berdiri pas di tengah-tengah kendaraan dan ia berkata, ‘Lihatlah ke arah pemilik Unta yang merah yang sedang memberi isyarat dengan tangannya dan di tangannya terdapat pedang tipis.”
Telah menceritakan kepada kami {Waki’} dari {Isma’il bin Abu Khalid} dari {saudaranya} dari {Abu Kahil} -telah berkata Isma’il; saya melihat Abu Kahil- ia berkata; Saya melihat Rasulullah saw. berkhutbah kepada manusia pada saat hari raya. Sedangkan saat itu, beliau berada di atas Untanya yang dilubangi telinganya, sementara seorang budak Habsyi memegang tali kekangnya.