Telah menceritakan kepada kami {Husyaim}, telah mengabarkan kepada kami {Manshur} dan {Yunus} dari {Al Hasan} dari {Samurah bin Jundub} bahwa Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wasallam diam (dalam shalat) di dua tempat, diam pertama ketika iftitah awal shalat dan diam di saat selesai membaca ‘waladlaliin’ (akhir fatihah). Namun orang-orang mengingkarinya, lantas mereka berkirim surat kepada Ubay bin Ka’ab, lantas {Ubaiy} membalas surat mereka dengan membenarkan perbuatan {Samurah}. Telah menceritakan kepada kami {‘Affan}, telah menceritakan kepada kami {Yazid bin Zurai’} dari {Yunus} ia berkata; “Yaitu ketika selesai membaca surat.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 19391
Kitab 11 : Musnad Penduduk Bashrah
Bab : Dan dari Hadits Samurah bin Jundub dari Nabi saw.
Telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman bin Mahdi}, telah menceritakan kepada kami {Salam bin Abu Muthi’} dari {Al Aswad bin Qais} dari {Tsa’labah bin ‘Abbad} dari {Samurah bin Jundub} dia berkata; “Rasulullah saw. pernah shalat bersama kami ketika terjadi gerhana matahari dan kami tidak mendengar suara beliau.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 19392
Kitab 11 : Musnad Penduduk Bashrah
Bab : Dan dari Hadits Samurah bin Jundub dari Nabi saw.
Telah menceritakan kepada kami {Isma’il} dan {Muhammad bin Ja’far}, telah menceritakan kepada kami {Sa’id} dari {Qatadah} dari {Al Hasan} dari {Samurah bin Jundub} ia berkata; Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Jual beli itu dengan khiyar (memilih antara meneruskan atau membatalkan) selama keduanya belum berpisah.”
Telah menceritakan kepada kami {Abu ‘Ubaidah Abdul Wahid bin Washil}, telah menceritakan kepada kami {Salm yaitu Ibnu Zarir} dan {Abul Asyhab} dari {Abdurrahman bin Tharafah} bahwa kakeknya yaitu {Arfajah bin As’ad} Bahwa hidungnya terluka saat terjadi perang Kulab pada masa Jahiliyah. Kemudian ia memakai hidung palsu dari perak, namun hal itu menimbulkan bau busuk. Maka Nabi saw. memerintahkannya untuk memakai hidung dari emas.” Telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman bin Mahdi} telah menceritakan kepada kami {Abu Al Asyhab} telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman bin Tharfah} dari {Kakeknya} bahwa hidungnya pernah terluka pada perang Kulab di masa Jahiliyah…” kemudian ia menyebutkan hadits tersebut.
Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepada kami {Syaiban}, telah menceritakan kepada kami {Abul Asyhab Al ‘Utharidi Ja’far bin Hayyan}, telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman bin Tharafah bin Arfajah} ia berkata -sedangkan Abdurrahman menyangka bila dirinya pernah melihat {Arfajah} – ia berkata; “Hidung Arfajah terluka pada peristiwa Yaum Kulab, lalu ia menggantinya dengan hidung dari perak, ternyata hal itu menimbulkan bau busuk, lalu Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wasallam memerintahkannya supaya mengenakan hidung dari emas.” Telah menceritakan kepada kami {Abu ‘Amir Al ‘Adawi Hautsarah bin Asyras}, telah menceritakan kepadaku {Abul Asyhab} dari {Abdurrahman bin Tharafah bin Arfajah bin As’ad} bahwa hidungnya terluka pada peristiwa Yaum Kulab di masa Jahiliyah, lalu ia menyebutkan hadits tersebut. {Abul Asyhab} mengatakan; bahwa ia pernah melihat kakeknya yaitu ‘Arfajah. Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Tamim An Nahsyali} telah menceritakan kepadaku {Abu Al Asyhab} dari {Abdurrahman bin Tharfah bin ‘Arfajah bin As’ad} dari kakeknya {‘Arfajah bin As’ad} bahwa hidungnya pernah terluka (terpotong) pada hari Yaum Kulab di masa Jahiliyah, lalu ia sebutkan hadits seperti itu. Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakar bin Abu Syaibah}, telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Mubarak} dari {Ja’far bin Hayyan}, telah menceritakan kepadaku {Abdurrahman bin Tharafah bin ‘Arfajah} bahwa kakeknya {‘Arfajah} hidungnya pernah terluka (terpotong) dalam peristiwa Yaum Kilab, lalu ia menyebutkan hadits. Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Utsman yaitu Al Jarmii As Simsara}, telah menceritakan kepada kami {Isma’il bin ‘Ayyasy} dari {Ja’far bin Hayyan Al ‘Utharidi} dari {Abdurrahman bin Tharafah bin ‘Arfajah} dari {Ayahnya} dari {kakeknya} ia berkata; bahwa Hidungnya terluka pada Yaum Kulab yaitu peperangan di atas air di masa jahiliyah, lalu ia menyebutkan hadits tersebut, ia berkata; “Tanpa lafadz ‘antana ‘alayya’ (menimbulkan bau busuk).”
Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepada kami {Syaiban}, telah menceritakan kepada kami {Abul Asyhab} dari {Hammad bin Abu Sulaiman Al Kufi} ia berkata; saya melihat Al Mughirah bin Abdullah telah mengganti giginya dengan emas, maka hal itu disebutkan kepada {Ibrahim}, namun ia berkata; ‘Tidak mengapa.” Telah menceritakan kepada kami Abdulah Abu Abdurrahman, ia berkata; saya mendengar Ayahku berkata; “Telah datang suatu kaum dari ahli hadits kepada Abul Al Asyhab, mereka meminta izin menemuinya, setelah Abu Al Asyhab mengizinkannya, mereka bertanya; “Sampaikanlah hadits kepada kami!.” Ia bekata; “Tanyakanlah!.” Mereka menjawab; “Tidak ada sesuatu yang kami tanyakan padamu.” putrinya yang berada di balik satir berkata; “Tanyakanlah kepadanya tentang hadits ‘Arfajah bin As’ad yang hidungnya terluka dalam peristiwa Kulab.”
Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far}, telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Ziyad bin ‘Ilaqah} ia berkata, saya mendengar {‘Arfajah} berkata; “Aku mendengar Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wasallam bersabda: ‘Akan datang gelombang fitnah yang diteruskan dengan fitnah-fitnah, barangsiapa ingin memecah belah urusan umat ini sedang mereka dalam keadaan bersatu, maka bunuhlah ia dengan pedang kapan dan dimanapun saja.”
Telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman}, telah menceritakan kepada kami {‘Abbad bin Rasyid}, ia berkata; Aku mendengar {Al Hasan} berkata; telah menceritakan kepadaku {seseorang} dari bani Salith bahwa ia pernah melewati Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wasallam ketika beliau tengah duduk ihtiba’ (duduk dengan meletakan kedua lutut pada dada) di pintu masjid sambil mengenakan pakaian katun yang tebal, tanpa mengenakan pakaian yang lain, beliau bersabda: “Seorang muslim adalah saudara muslim lainnya, janganlah ia menzhalimi saudaranya, jangan menghinanya, takwa itu disini!.” -beliau sambil menunjuk ke dadanya-.
Telah menceritakan kepada kami {Isma’il} dari {Yunus}, telah menceritakan padaku {Abul ‘Alaa’ bin Syikhir}, telah menceritakan kepadaku {seseorang} dari bani Sulaim, dan aku tidak pernah menyangka kecuali telah melihat Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wasallam bahwa Allah Tabaraka Wa Ta’ala akan menguji hamba-Nya dengan pemberian, barangsiapa ridha terhadap pemberian Allah Azza wa Jalla, maka Allah akan memberkahinya dan barangsiapa tidak ridha maka Allah tidak akan memberkahinya.”
Telah menceritakan kepada kami {Dawud bin ‘Amru Adh Dhabbi}, telah menceritakan kepada kami {Ali bin Hasyim yaitu Ibnul Barid} dari {Abu Bisyr Al Halabi} dari {Abu Malih bin Usamah} dari {Ayahnya} ia berkata; “Pernah hujan turun di hari Jum’at, maka Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan supaya shalat Jum’at hari itu dikerjakan di persinggahan masing-masing.” Telah menceritakan kepada kami Dawud bin ‘Amru, telah menceritakan kepada kami Nafi’ bin Umar bin Jamil Al Jumahi ia berkata; saya pernah melihat ‘Atha` dan Abu Mulaikah serta Ikrimah bin Khalid melempar jumrah sebelum fajar pada hari Idul Qurban, lantas ayahku berkata; “Wahai Abu Sulaiman, pada tahun berapakah anda mendengar dari Nafi’ bin Umar?.” Ia berkata; “Ketika terjadi peristiwa pembunuhan Husain di tahun seratus enam puluh sembilan.”