Telah menceritakan kepada kami {Sulaiman bin Dawud}, telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Simak} dia mendengar {Jabir} berkata; “Ketika shalat zhuhur, Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi Wasallam biasa membaca “sabbihisma rabbikal a’la” dan yang semisalnya, sedangkan waktu shalat Shubuh beliau membaca surat yang lebih panjang dari surat itu.”
Telah menceritakan kepada kami {Sulaiman bin Dawud} dari {Syarik} dari {Simak} dari {Jabir bin Samurah} bahwa Nabi Shallalahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: “Carilah malam lailatul Qadar pada sepuluh malam terakhir.”
Telah menceritakan kepada kami {Sulaiman bin Dawud}, telah menceritakan kepada kami {Syarik} dari {Simak} dia berkata; aku bertanya kepada {Jabir bin Samurah}; “Apakah kamu pernah bergaul dengan Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi Wasallam?.” Dia menjawab; “Ya, beliau adalah sosok yang pendiam, sedikit tertawa, suatu ketika para sahabatnya berada disisi beliau, mereka menyampaikan sya’ir dan sesuatu dari perkara-perkara mereka yang di iringi dengan gelak tawa, namun beliau hanya tersenyum.”
Telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Walid} dan {Mu`ammal} secara makna, dan ini lafadz dari Abdullah, bahwa keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Simak bin Harb} dari {Ja’far bin Abu Tsaur} dari {Jabir bin Samurah} bahwa seorang lelaki bertanya kepada Nabi Shallalahu ‘Alaihi Wasallam; “Apakah aku harus berwudhu setelah makan daging kambing?.” Beliau menjawab: “Tidak” dia bertanya lagi; “Apakah aku boleh shalat di kandang kambing?.” beliau menjawab: “Ya, ” laki-laki itu bertanya lagi; “Apakah aku harus berwudhu setelah makan daging unta?.” Beliau menjawab: “Ya, ” dia bertanya lagi; “Apakah aku boleh shalat di kandang unta?.” Beliau menjawab: “Tidak.”
Telah menceritakan kepada kami {Abu Qathan}, telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Simak} dari {Jabir bin Samurah} dia berkata; “Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi Wasallam bermata putih kemerahan dan tumitnya halus tak berdaging.”
Telah menceritakan kepada kami {Umar bin Sa’d Abu Dawud Al Hafari} dari {Sufyan} dari {Simak} dari {Jabir bin Samurah} dia berkata; “Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi Wasallam berkhutbah sambil berdiri, kemudian beliau duduk di antara dua khutbah, lalu membaca beberapa ayat dan mengingatkan manusia.”
Telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Usamah}, telah menceritakan kepada kami {Mujalid} dari {Amir} dari {Jabir bin Samurah As Suwa`i} ia berkata; Aku mendengar Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi Wasallam bersabda ketika haji wada’: “Agama ini akan selalu tampak dan kuat dari yang memusuhinya, tiada akan membahayakan orang-orang yang menyelisihi atau yang memporak-porandakannya hingga berlalu dua belas khalifah dari umatku, ” Lalu beliau berbicara yang tidak aku fahami, lantas aku tanyakan maksudnya kepada ayahku, ia berkata; beliau bersabda: “Semuanya dari Quraisy.”
Telah menceritakan kepada kami {Abu Kamil}, telah menceritakan kepada kami {Syarik} dari {Simak} dari {Jabir bin Samurah} bahwa keluarga Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi Wasallam berada di “Harrah” dalam keadaan sangat membutuhkan, lantas seekor unta milik mereka atau orang selainnya mati, maka Nabi Shallalahu ‘Alaihi Wasallam memberikan keringanan kepada mereka untuk memakannya.” Jabir berkata; “Maka telindungilah mereka dari sisa musim dingin atau musim paceklik.”
Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far}, telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Simak bin Harb} ia berkata; Aku mendengar {Jabir bin Samurah} berkata; Aku mendengar Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: “Menjelang hari kiamat, akan muncul para pendusta.” {Simak} berkata; Aku mendengar {saudaraku} berkata; {Jabir} berkata; “Maka waspadalah terhadap mereka!.”
Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far}, telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Simak bin Harb} bahwa dia bertanya kepada {Jabir bin Samurah}; “Apa yang biasa dilakukan Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam apabila beliau selesai mengerjakan shalat Shubuh?.” Dia menjawab; “Beliau duduk di tempat duduknya hingga matahari terbit.”