Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Numair}, telah menceritakan kepada kami {Mujalid} dari {Amir} dari {Jabir bin Samurah As Suwa`i} ia berkata; saya mendengar Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi Wasallam bersabda ketika haji wada’: “Agama ini akan selalu tampak kuat dari orang-orang yang memusuhinya, tiada akan membahayakan orang-orang yang menyelisihi atau yang memporak-porandakannya hingga berlalu dua belas khalifah dari umatku, ” Jabir melanjutkan; Namun dari sabda Rasulullah saw. ada yang tidak saya fahami, sementara ayahku berada dekat dengan kendaraan Rasulullah saw. daripadaku, maka aku bertanya; ‘Wahai ayah, kalimat apakah yang di sabdakan Rasulullah saw. yang samar bagiku?, {ayahku} menjawab; beliau bersabda: “Semuanya dari Quraisy.” Maka aku bersaksi atas kefahaman ayahku terhadapku bahwa ia mengatakan; “Semuanya dari Quraisy.”
Telah menceritakan kepada kami {Abu Kamil}, telah menceritakan kepada kami {Zuhair}, telah menceritakan kepada kami {Simak bin Harb}, ia berkata; Telah memberitakan padaku {Jabir bin Samurah} bahwa ia melihat Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi Wasallam berkhutbah sambil berdiri di atas mimbar, lalu duduk kemudian berdiri untuk khutbah lagi.” Simak berkata; Lalu Jabir berkata padaku; “Siapa saja yang mengatakan kepadamu bahwa beliau khutbah dengan duduk, maka ia telah berdusta, sungguh aku telah shalat bersama beliau lebih dari seribu kali shalat.”
Telah menceritakan kepada kami {Abu Kamil}, telah menceritakan kepada kami {Zuhair}, telah menceritakan kepada kami {Simak bin Harb}, ia berkata; “Aku pernah menanyakan kepada {Jabir bin Samurah} tentang shalat Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi Wasallam, Jabir berkata; Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi Wasallam biasa meringankan shalatnya, tidak seperti shalatnya orang-orang, ” Jabir memberitakan kepadaku bahwa Rasulullah saw. biasa membaca dalam shalat fajarnya dengan surat Qaaf walqur`aanil Majiid dan yang semisalnya.”
Telah menceritakan kepada kami {Abu Kamil} dan {Abu An Nadlr}, keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami {Zuhair}, telah menceritakan kepada kami {Simak bin Harb}, ia berkata; “Aku pernah menanyakan kepada {Jabir bin Samurah}; “Apakah kamu sering bergaul dengan Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi Wasallam?.” Dia menjawab; “Ya, beliau tidaklah berdiri dari tempat shalat shubuhnya hingga matahari terbit, bila matahari telah terbit, beliau berdiri dan memanjangkan shalatnya, ” {Abu Nadlr} berkata; “Beliau adalah sosok yang pendiam, ketika para sahabat yang berada disisinya tengah bercerita mengenai perkara jahiliyah, kemudian mereka tertawa, namun beliau hanya tersenyum.”
Telah menceritakan kepada kami {Husain bin Ali} dari {Za`idah} dari {Simak} dari {Jabir bin Samurah} ia berkata; “Apabila Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam usai mengerjakan shalat fajar, beliau duduk di tempatnya hingga matahari terbit dan beliau membaca dalam shalat fajar dengan Qaaf walqur`aanil Majiid, ” setelah itu beliau meringankan shalatnya.”
Telah menceritakan kepada kami {Husain bin Ali} dari {Za`idah} dari {Simak} dari {Jabir bin Samurah} ia berkata; “Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam berkhutbah Jum’at sambil berdiri, siapa saja yang mengatakan beliau khutbah dengan duduk maka dustakanlah ia.” Simak berkata; Jabir berkata; “Rasulullah saw. biasa berkhutbah dengan dua khutbah, beliau berkhutbah lalu duduk, setelah itu beliau berdiri untuk khutbah lagi, khutbah dan shalat Rasulullah saw. sedang-sedang saja.”
Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Adam}, telah menceritakan kepada kami {Abul Ahwash} dari {Simak bin Harb} dari {Jabir bin Samurah} dia berkata; “Aku shalat dua Ied (Iedul Fitri dan Adlha) bersama Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bukan hanya sekali atau dua kali, dengan tanpa adzan dan Iqomat.”
Telah menceritakan kepada kami {Humaid bin Abdurrahman Ar Ru`asy}, telah menceritakan kepada kami {Zuhair} dari {Simak} dari {Jabir bin Samurah} bahwa dilaporkan kepada Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wasallam mengenai seseorang yang bunuh diri, maka beliau bersabda: “Kalau begitu, aku tidak akan menshalatinya.”
Telah menceritakan kepada kami {Humaid bin Abdurrahman Ar Ru`asy}, telah menceritakan kepada kami {Zuhair} dari {Simak} dari {Jabir bin Samurah} bahwa Bilal mengumandangkan azan bila matahari terbenam, Ia tidak menguranginya dan tidak mengumandangkan iqamat hingga Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wasallam keluar, Jabir melanjutkan; “Bila Bilal melihat beliau telah keluar, maka ia pun mengumandangkan iqamat.”
Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Adam}, telah menceritakan kepada kami {Isra`il} dari {Simak bin Harb} ia berkata; {Jabir bin Samurah} telah memberitakan kepadaku bahwa mu’adzin Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi Wasallam biasa menunggu setelah mengumandangkan adzan, dan tidak mengumandangkan iqamat hingga melihat Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi Wasallam keluar, ketika ia melihat beliau keluar (rumah) barulah shalat ditegakkan.”