Telah menceritakan kepada kami {Hasyim bin Qasim}, telah menceritakan kepada kami {Zuhair}, telah menceritakan kepada kami {Simak bin Harb}, ia berkata; Telah memberitakan kepadaku {Jabir bin Samurah} bahwa Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi Wasallam berkhutbah sambil berdiri di atas mimbar lalu duduk, setelah itu beliau berdiri untuk khutbah (kedua), dan siapa saja yang mengatakan kepadamu bahwa beliau berkhutbah sambil duduk, maka ia telah berdusta, sungguh aku telah shalat bersama beliau lebih dari seribu kali shalat.”
Telah menceritakan kepada kami {Hasyim}, telah menceritakan kepada kami {Zuhair}, telah menceritakan kepada kami {Simak bin Harb}, dari {Jabir bin Samurah} bahwa Bilal biasa mengumandangkan adzan bila matahari tenggelam, dan ia tidak mengumandangkan iqamat hingga melihat Nabi Shallalahu ‘Alaihi Wasallam terlihat, apabila beliau nampak, barulah shalat ditegakkan setelah ia melihat beliau.”
Telah menceritakan kepada kami {Aswad bin ‘Amir}, telah menceritakan kepada kami {Syarik} dari {Simak} dia berkata; aku bertanya kepada {Jabir bin Samurah} ia berkata; “Aku menyaksikan Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi Wasallam lebih dari seratus kali di masjid, sementara para sahabat beliau saling menyampaikan sya’ir dan segala perkara jahiliyah yang pernah mereka lakukan, kemudian mereka tertawa sementara beliau hanya tersenyum kepada mereka.”
Telah menceritakan kepada kami {Aswad bin Amir}, telah menceritakan kepada kami {Syarik} dari {Simak} dari {Jabir bin Samurah} bahwa Ma’iz datang dan mengaku berzina di hadapan Nabi saw. hingga empat kali, maka beliau memerintahkan supaya ia di rajam.”
Telah menceritakan kepada kami {Aswad bin Amir}, telah menceritakan kepada kami {Syarik} dari {Simak} dari {Jabir bin Samurah}, dia berkata; “Apabila kami datang kepada beliau yaitu kepada Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wasallam, maka salah seorang dari kami akan duduk mendekati beliau hingga urusannya selesai.”
Telah menceritakan kepada kami {Aswad bin Amir}, telah menceritakan kepada kami {Syarik} dari {Simak} dari {Jabir bin Samurah}, dia berkata; bahwa Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wasallam pernah merajam seorang laki-laki dan wanita Yahudi, ”
Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya, dari {Jabir}; Dan Jabir berkata; “Belum pernah dikumandangkan Adzan untuk Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam pada dua hari raya Ied (Iedul Fitri dan Iedul Adlha).”
Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya, dari {Jabir}; Bahwa seseorang mati bunuh diri, maka Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wasallam tidak menshalatinya.
Telah menceritakan kepada kami {Aswad bin Amir}, telah menceritakan kepada kami {Syarik} dari {Simak} dari {Jabir bin Samurah} secara marfu’; “Agama ini akan selalu kokoh dan kuat, dan sekelompok dari umatku akan tetap memperjuangkannya hingga datangnya kiamat.” {Syarik} berkata; Aku mendengarnya dari saudaranya yaitu {Ibrahim bin Harb}, lalu aku tanyakan pada Syarik tentang apa yang telah ia sebutkan kepada kalian, Syarik mengatakan, dari {Jabir bin Samurah}.”
Telah menceritakan kepada kami {Hasyim}, telah menceritakan kepada kami {Zuhair}, telah menceritakan kepada kami {Ziyad bin Khaitsamah} dari {Al Aswad bin Sa’id Al Hamdaniy} dari {Jabir bin Samurah} ia berkata; Aku mendengar Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi Wasallam -atau Jabir mengatakan; Rasulullah saw.- bersabda: “Akan muncul setelahku dua belas khalifah, semuanya dari Quraisy, ” Jabir melanjutkan; “Kemudian beliau pulang ke rumahnya, lantas orang-orang Quraisy menemuinya sambil bertanya; “Setelah itu apa yang akan terjadi?, ” beliau menjawab: “Lalu terjadilah pembunuhan.”