Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far Al Warakani}, telah menceritakan kepada kami {Syarik} dari {Simak} dari {Jabir bin Samurah} ia berkata; “Aku duduk menghadiri (majlis) Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi Wasallam lebih dari seratus kali.” Al Warakani mengatakan; Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi Wasallam berkhutbah pertama sambil berdiri, lalu duduk sebentar, setelah itu beliau berdiri dan berkhutbah dengan khutbah yang kedua.”
Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepada kami {Dawud bin ‘Amru Adh Dhabbi}, telah menceritakan kepada kami {Sallam Abul Ahwash} dari {Simak} dari {Jabir bin Samurah} ia berkata; “Rasulullah saw. biasa mengakhirkan shalat isya`.”
Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Amir bin Zurarah}, telah menceritakan kepada kami {Syarik} dari {Simak} dari {Jabir bin Samurah} bahwa salah seorang sahabat Rasulullah saw. terluka, ia mengeluh sakit karena lukanya, hingga ia menyandarkan dirinya pada busur panah untuk bunuh diri, mengetahui hal itu, Nabi saw. tidak menshalatinya. Jabir mengatakan; Semua itu adalah adab, Demikian sebagaimana yang disebutkan {Abdullah bin Amir} pada kami dari kitabnya, aku tidak menyangka dengan tambahan ini kecuali dari perkataan Syarik “Itu adalah adab darinya.”
Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman Al Mu’allim Abu Muslim}, telah menceritakan kepada kami {Ayyub bin Jabir Al Yamami}, telah menceritakan kepada kami {Simak bin Harb} dari {Jabir bin Samurah} dia berkata; “Jurmuqoni datang kepada para sahabat Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wasallam seraya bertanya; “Mana sahabat kalian yang mengaku dirinya seorang Nabi, sekiranya aku tanyakan kepadanya, niscaya aku akan tahu bahwa dia seorang Nabi atau bukan.” Jabir melanjutkan; “Lalu datanglah Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wasallam, Jurmuqoni berkata; “Bacakanlah atau ceritakanlah kepadaku!” Kemudian beliau membaca beberapa ayat dari Kitabullah Tabaraka Wata’ala, Jurmuqoni berkomentar; “Demi Allah, inilah sesuatu yang telah di bawa oleh Musa ‘alaihis salam.” Abdullah bin Ahmad berkata; “Hadits ini adalah munkar.”
Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepadaku {Ahmad bin Ibrahim Abu Ali Al Maushili}, telah menceritakan kepada kami {Abul Ahwash} dari {Simak} dari {Jabir bin Samurah} ia berkata; “Aku biasa shalat bersama Nabi saw., maka shalat dan khutbah beliau sedang (tidak terlalu panjang atau pendek).”
Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya, dari {Jabir}; Dengan isnad ini pula, perawi berkata; “Rasulullah saw. khutbah (jum’at) dua kali, beliau duduk diantara keduanya, membaca ayat dan memperingatkan kepada manusia.”
Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya, dari {Jabir}; Perawi berkata; “Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Allah Tabaraka Wata’ala menamakan Madinah dengan sebutan Thabah.”
Telah menceritakan kepada kami Abdullah, telah menceritakan kepada kami {Ahmad bin Ibrahim}, telah menceritakan kepada kami {Abul Ahwash} dari {Simak} dari {Jabir bin Samurah} ia berkata; “Apabila Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam diberi hadiah makanan, beliau hanya memakan sebagian, dan mengirimkan sisanya kepada Abu Ayyub radliallahu ‘anhu, apabila beliau mendapat hadiah makanan yang ada bawang putihnya, beliau mengirimkan semuanya kepada Abu Ayyub radliallahu ‘anhu dan beliau tidak mengambil sedikitpun darinya, Abu Ayyub tidak melihat bekas sentuhan Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wasallam pada makanan tersebut, lalu dia membawanya (makanan) kepada Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam dan menanyakan hal itu, maka beliau menjawab: “Sungguh aku meninggalkannya (tidak memakannya) karena baunya.” Jabir berkata; maka Abu Ayyub berkata; “Kalau begitu aku juga tidak suka kepada sesuatu yang tidak engkau sukai.”
Telah menceritakan kepada kami {`Aswad bin Amir}, telah menceritakan kepada kami {Syarik} dari {Simak bin Harb} dari {Jabir bin Samurah} bahwa Nabi saw. merajam seorang wanita dan lelaki Yahudi.
Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya, dari {Jabir}; Dan mu`adzin Rasulullah saw. tidak mengumandangkan adzan di dua shalat hari raya.