Musnad Ahmad

×

مسند أحمد

Musnad Ahmad

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20377

Kitab 12 : Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits Abu Dzar Al Ghifari ra.

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ حَدَّثَنَا الْجُرَيْرِيُّ عَنْ أَبِي الْعَلَاءِ بْنِ الشِّخِّيرِ عَنِ ابْنِ الْأَحْمَسِي قَالَلَقِيتُ أَبَا ذَرٍّ فَقُلْتُ لَهُ بَلَغَنِي عَنْكَ أَنَّكَ تُحَدِّثُ حَدِيثًا عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ أَمَا إِنَّهُ لَا تَخَالُنِي أَكْذِبُ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَعْدَ مَا سَمِعْتُهُ مِنْهُ فَمَا الَّذِي بَلَغَكَ عَنِّي قُلْتُ بَلَغَنِي أَنَّكَ تَقُولُ ثَلَاثَةٌ يُحِبُّهُمْ اللَّهُ وَثَلَاثَةٌ يَشْنَؤُهُمْ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ قَالَ قُلْتُ وَسَمِعْتَهُ قُلْتُ فَمَنْ هَؤُلَاءِ الَّذِينَ يُحِبُّ اللَّهُ قَالَ الرَّجُلُ يَلْقَى الْعَدُوَّ فِي الْفِئَةِ فَيَنْصِبُ لَهُمْ نَحْرَهُ حَتَّى يُقْتَلَ أَوْ يُفْتَحَ لِأَصْحَابِهِ وَالْقَوْمُ يُسَافِرُونَ فَيَطُولُ سُرَاهُمْ حَتَّى يُحِبُّوا أَنْ يَمَسُّوا الْأَرْضَ فَيَنْزِلُونَ فَيَتَنَحَّى أَحَدُهُمْ فَيُصَلِّي حَتَّى يُوقِظَهُمْ لِرَحِيلِهِمْ وَالرَّجُلُ يَكُونُ لَهُ الْجَارُ يُؤْذِيهِ جِوَارُهُ فَيَصْبِرُ عَلَى أَذَاهُ حَتَّى يُفَرِّقَ بَيْنَهُمَا مَوْتٌ أَوْ ظَعْنٌ قُلْتُ وَمَنْ هَؤُلَاءِ الَّذِينَ يَشْنَؤُهُمْ اللَّهُ قَالَ التَّاجِرُ الْحَلَّافُ أَوْ قَالَ الْبَائِعُ الْحَلَّافُ وَالْبَخِيلُ الْمَنَّانُ وَالْفَقِيرُ الْمُخْتَالُ

Telah menceritakan kepada kami {Isma’il} telah menceritakan kepada kami {Al Jurairi} dari {Abul ‘Ala` bin Syikhir} dari {Ibnul Ahmasi} berkata, “Aku bertemu dengan {Abu Dzar} kemudian aku katakan kepadanya, “Telah sampai kepadaku bahwa kamu telah menceritakan sebuah hadits dari Rasulullah saw.?” Kemudian dia berkata, “Adapun hal itu tidak mungkin aku berdusta kepada Rasulullah saw. setelah aku mendengarnya dari beliau, maka apa yang telah sampai kepadamu dariku?” Aku berkata, “Telah sampai kepadaku bahwa kamu mengatakan, ‘Ada tiga orang yang dicintai oleh Allah dan ada tiga orang yang dibenci oleh Allah Azza Wa Jalla.’ Abu Dzar menjawab, “Aku telah mengatakannya dan kamu telah mendengarnya.” Aku bertanya, “Lalu siapakah orang-orang yang dicintai oleh Allah?” Dia menjawab, “Seorang lelaki yang berhadapan dengan musuh dalam barisan perang kemudian dia memasang badannya hingga terbunuh atau membukakan kemenangan untuk para sahabatnya, seuatu kaum yang melakukan perjalanan jauh sampai-sampai mereka berkeinginan untuk menyentuh tanah (tidur karena ngatuk), kemudian mereka berhenti dan salah seorang dari mereka menjauh dari yang lain lalu melaksanakan shalat sehingga tiba saat membangunkan mereka untuk berangkat lagi, dan seorang lelaki yang mempunyai tetangga yang menyakitinya namun dia bersabar atas perbuatan tetangganya sehingga keduanya dipisahkan oleh kematian, atau bepergian.” Aku bertanya, “Kemudian siapakah mereka yang dibenci oleh Allah?” Dia menjawab, “Orang yang suka sumpah -atau ia menyebutkan-, penjual yang banyak mengobral sumpah, orang yang bakhil yang suka menyebut-nyebut pemberian dan orang fakir yang sombong.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20378

Kitab 12 : Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits Abu Dzar Al Ghifari ra.

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ عَنْ يُونُسَ عَنْ الْحَسَنِ عَنْ صَعْصَعَةَ بْنِ مُعَاوِيَةَ قَالَأَتَيْتُ أَبَا ذَرٍّ قُلْتُ مَا بَالُكَ قَالَ لِي عَمَلِي قُلْتُ حَدِّثْنِي قَالَ نَعَمْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا مِنْ مُسْلِمَيْنِ يَمُوتُ لَهُمَا ثَلَاثَةٌ مِنْ أَوْلَادِهِمَا لَمْ يَبْلُغُوا الْحِنْثَ إِلَّا غَفَرَ اللَّهُ لَهُمَا قُلْتُ حَدِّثْنِي قَالَ نَعَمْ

Telah menceritakan kepada kami {Isma’il} dari {Yunus} dari {Hasan} dari {Sha’sha’ah bin Mu’awiyah} dia berkata, “Aku datang kepada {Abu Dzar} kemudian aku bertanya kepadanya, “Ada apa denganmu?” Dia menjawab, “Perbuatanku.” Aku berkata, “Ceritakan kepadaku.” Dia menjawab, “Ya, Rasulullah saw. telah bersabda: “Tidaklah dua orang muslim yang tiga orang anaknya meninggal sebelum masa baligh kecuali Allah akan mengampuni keduanya.” Aku berkata, “Ceritakan kepadaku!.” Dia menjawab; “Ya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20379

Kitab 12 : Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits Abu Dzar Al Ghifari ra.

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا مِنْ مُسْلِمٍ يُنْفِقُ مِنْ كُلِّ مَالٍ لَهُ زَوْجَيْنِ فِي سَبِيلِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ إِلَّا اسْتَقْبَلَتْهُ حَجَبَةُ الْجَنَّةِ كُلُّهُمْ يَدْعُوهُ إِلَى مَا عِنْدَهُ قُلْتُ وَكَيْفَ ذَاكَ قَالَ إِنْ كَانَتْ رِجَالًا فَرَجُلَيْنِ وَإِنْ كَانَتْ إِبِلًا فَبَعِيرَيْنِ وَإِنْ كَانَتْ بَقَرًا فَبَقَرَتَيْنِ

Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadis sebelumnya dari {Abu Dzar}; Rasulullah saw. bersabda: “Tidaklah seorang Muslim bersedekah dengan sesuatu yang berpasanagan dari hartanya di jalan Allah, kecuali para Malaikat penjaga surga akan berebut menyambutnya, mereka semua akan memanggilnya untuk sesuatu yang akan diberikan kepadanya.” Aku (Abu Dzar) lalu bertanya, “Bagaimana itu?” Beliau menjawab: “Jika itu (budak) lelaki maka dengan dua lelaki, bila unta maka dengan dua unta, dan jika sapi maka dengan dua sapi.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20380

Kitab 12 : Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits Abu Dzar Al Ghifari ra.

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ عَنْ يُونُسَ عَنْ حُمَيْدِ بْنِ هِلَالٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ صَامِتٍ عَنْ أَبِي ذَرٍّ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا قَامَ أَحَدُكُمْ يُصَلِّي فَإِنَّهُ يَسْتُرُهُ إِذَا كَانَ بَيْنَ يَدَيْهِ مِثْلُ آخِرَةِ الرَّحْلِ فَإِذَا لَمْ يَكُنْ بَيْنَ يَدَيْهِ مِثْلُ آخِرَةِ الرَّحْلِ فَإِنَّهُ يَقْطَعُ صَلَاتَهُ الْحِمَارُ وَالْمَرْأَةُ وَالْكَلْبُ الْأَسْوَدُ قُلْتُ يَا أَبَا ذَرٍّ مَا بَالُ الْكَلْبِ الْأَسْوَدِ مِنْ الْكَلْبِ الْأَحْمَرِ مِنْ الْكَلْبِ الْأَصْفَرِ قَالَ يَا ابْنَ أَخِي سَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَمَا سَأَلْتَنِي فَقَالَ الْكَلْبُ الْأَسْوَدُ شَيْطَانٌ

Telah menceritakan kepada kami {Isma’il} dari {Yunus} dari {Humaid bin Hilal} dari {Abdullah bin Shamit} dari {Abu Dzar} ia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Bila salah seorang di antara kamu shalat maka ia telah memberi tutup jika ia meletakkan di depannya sesuatu seperti tali kekang kendaraan, apabila seorang laki laki shalat dan tidak ada (pembatas) di hadapannya seperti punuk unta, maka shalatnya akan terputus oleh wanita, keledai dan anjing hitam.” Aku lantas bertanya, “Wahai Abu Dzar, kenapa harus anjing hitam dan tidak merah atau kuning?” Abu Dzar menjawab, “Wahai anak saudaraku, aku telah bertanya kepada Rasulullah saw. sebagaimana kamu bertanya kepadaku, kemudian beliau menjawab: “Anjing hitam adalah setan.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20381

Kitab 12 : Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits Abu Dzar Al Ghifari ra.

حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ رِبْعِيِّ بْنِ حِرَاشٍ عَمَّنْ حَدَّثَهُ عَنْ أَبِي ذَرٍّ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنِّي أُوتِيتُهُمَا مِنْ كَنْزٍ مِنْ بَيْتٍ تَحْتَ الْعَرْشِ وَلَمْ يُؤْتَهُمَا نَبِيٌّ قَبْلِي يَعْنِي الْآيَتَيْنِ مِنْ آخِرِ سُورَةِ الْبَقَرَةِ

Telah menceritakan kepada kami {Jarir} dari {Manshur} dari {Rib’I bin Hirasy} dari {seseorang} yang telah menceritakan kepadanya, dari {Abu Dzar} dia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Sungguh, kedua simpanan yang ada dalam rumah di bawah ‘Arsy telah diberikan kepadaku, dan keduanya tidak diberikan kepada seorang Nabi pun sebelumku; yaitu dua ayat di akhir surat Al Baqarah.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20382

Kitab 12 : Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits Abu Dzar Al Ghifari ra.

حَدَّثَنَا حَسَنُ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ رِبْعِيِّ بْنِ حِرَاشٍ قَالَ مَنْصُورٌ عَنْ زَيْدِ بْنِ ظَبْيَانَ أَوْ عَنْ رَجُلٍ أَوْ عَنْ أَبِي ذَرٍّ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أُعْطِيتُ خَوَاتِيمَ سُورَةِ الْبَقَرَةِ مِنْ بَيْتِ كَنْزٍ مِنْ تَحْتِ الْعَرْشِ لَمْ يُعْطَهُنَّ نَبِيٌّ قَبْلِي

Telah menceritakan kepada kami {Hasan bin Musa} telah menceritakan kepada kami {Zuhair} dari {Manshur} dari {Rib’i bin Hirasy}, Manshur berkata dari {Zaid bin Zhaiban} atau dari seseorang atau dari {Abu Dzar} ia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Aku telah diberi penutup surat Al Baqarah dari harta simpanan di bawah Arsy, yang tidak diberikan kepada seorang Nabi pun sebelumku.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20383

Kitab 12 : Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits Abu Dzar Al Ghifari ra.

حَدَّثَنَا حُسَيْنٌ حَدَّثَنَا شَيْبَانُ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ رِبْعِيٍّ عَنْ خَرَشَةَ بْنِ الْحُرِّ عَنِ الْمَعْرُورِ بْنِ سُوَيْدٍ عَنْ أَبِي ذَرٍّ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أُعْطِيتُ خَوَاتِيمَ سُورَةِ الْبَقَرَةِ مِنْ بَيْتِ كَنْزٍ مِنْ تَحْتِ الْعَرْشِ وَلَمْ يُعْطَهُنَّ نَبِيٌّ قَبْلِي

Telah menceritakan kepada kami {Husain} telah menceritakan kepada kami {Syaiban} dari {Manshur} dari {Rib’I} dari {Kharasyah bin Hurr} dari {Ma’rur bin Suwaid} dari {Abu Dzar} ia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “”Aku telah diberi penutup surat Al Baqarah dari harta simpanan di bawah Arsy, yang tidak diberikan kepada seorang Nabi pun sebelumku.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20384

Kitab 12 : Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits Abu Dzar Al Ghifari ra.

حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ سُفْيَانَ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ عَنْ مُجَاهِدٍ عَنْ ابْنِ أَبِي لَيْلَى عَنْ أَبِي ذَرٍّعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَلَا أَدُلُّكَ عَلَى كَنْزٍ مِنْ كُنُوزِ الْجَنَّةِ لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ

Telah menceritakan kepada kami {Yahya} dari {Sufyan} telah menceritakan kepada kami {Sulaiman} dari {Mujahid} dari {Ibnu Abu Laila} dari {Abu Dzar} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Apakah engkau mau simpanan dari simpanan-simpanan surga?” Abu Dzar menjawab, “Ya.” Beliau bersabda: “Bacalah ‘Laa Haulaa Walaa Quwwata Illaa Billaah (Tidak ada daya dan upaya kecuali dari Allah) ‘.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20385

Kitab 12 : Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits Abu Dzar Al Ghifari ra.

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ زَيْدِ بْنِ وَهْبٍ عَنْ أَبِي ذَرٍّ قَالَكُنْتُ أَمْشِي مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي حَرَّةِ الْمَدِينَةِ عِشَاءً وَنَحْنُ نَنْظُرُ إِلَى أُحُدٍ فَقَالَ يَا أَبَا ذَرٍّ قُلْتُ لَبَّيْكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ مَا أُحِبُّ أَنَّ أُحُدًا ذَاكَ عِنْدِي ذَهَبًا أُمْسِي ثَالِثَةً وَعِنْدِي مِنْهُ دِينَارٌ إِلَّا دِينَارًا أَرْصُدُهُ لِدَيْنٍ إِلَّا أَنْ أَقُولَ بِهِ فِي عِبَادِ اللَّهِ هَكَذَا وَحَثَا عَنْ يَمِينِهِ وَبَيْنَ يَدَيْهِ وَعَنْ يَسَارِهِ قَالَ ثُمَّ مَشَيْنَا فَقَالَ يَا أَبَا ذَرٍّ إِنَّ الْأَكْثَرِينَ هُمْ الْأَقَلُّونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِلَّا مَنْ قَالَ هَكَذَا وَهَكَذَا وَهَكَذَا وَحَثَا عَنْ يَمِينِهِ وَبَيْنَ يَدَيْهِ وَعَنْ يَسَارِهِ قَالَ ثُمَّ مَشَيْنَا فَقَالَ يَا أَبَا ذَرٍّ كَمَا أَنْتَ حَتَّى آتِيَكَ قَالَ فَانْطَلَقَ حَتَّى تَوَارَى عَنِّي قَالَ فَسَمِعْتُ لَغَطًا وَصَوْتًا قَالَ فَقُلْتُ لَعَلَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَرَضَ لَهُ قَالَ فَهَمَمْتُ أَنْ أَتْبَعَهُ ثُمَّ ذَكَرْتُ قَوْلَهُ لَا تَبْرَحْ حَتَّى آتِيَكَ فَانْتَظَرْتُهُ حَتَّى جَاءَ فَذَكَرْتُ لَهُ الَّذِي سَمِعْتُ فَقَالَ ذَاكَ جِبْرِيلُ عَلَيْهِ السَّلَام أَتَانِي فَقَالَ مَنْ مَاتَ مِنْ أُمَّتِكَ لَا يُشْرِكُ بِاللَّهِ شَيْئًا دَخَلَ الْجَنَّةَ قَالَ قُلْتُ وَإِنْ زَنَى وَإِنْ سَرَقَ قَالَ وَإِنْ زَنَى وَإِنْ سَرَقَ

Telah menceritakan kepada kami {Abu Mu’awiyah} telah menceritakan kepada kami {Al A’masy} dari {Zaid bin Wahab} dari {Abu Dzar} ia berkata, “Aku berjalan-jalan bersama Nabi saw. di Harrah Madinah (tempat yang banyak bebatuan hitamnya) di malam hari, kami melihat-lihat gunung uhud, beliau pun berkata: “Wahai Abu Dzar!” Aku menjawab, “Aku penuhi panggilanmu wahai Rasulullah.” Beliau bersabda: “Aku tidak suka bila aku sekiranya emas sebesar gunungitu menjadi milikku dan bermalam di rumahku hingga tiga malam, kemudan aku mempunyai satu dinar darinya, kecuali satu dinar yang kupersiapkan untuk membayar hutangku. Lalu aku akan mengatakannya pada hamba-hamba Allah begini dan begini.” -Beliau lantas mendemontrasikan dengan genggaman tangannya lalu memberikan kepada sebelah kanan, sebelah depan dan kirinya-. Abu Dzar berkata, “Lalu kami berjalan kembali, Nabi lantas bersabda: “Wahai Abu Dzar, sungguh orang-orang yang berbanyak-banyak akan menjadi sedikit (melarat) pada hari kiamat, kecuali orang yang berkata seperti ini, seperti ini dan seperti ini!” -Beliau lantas mendemontrasikan dengan genggaman tangannya lalu memberikan kepada sebelah kanan, sebelah depan dan kirinya-. Abu Dzar berkata, “Lalu kami berjalan kembali, Nabi lantas bersabda: “Wahai Abu Dzar, kamu tunggu di sini hingga aku datang.” Abu Dzar melanjutkan perkataannya, “Lalu beliau pergi hingga hilang dari pandanganku, lalu aku mendengar suara-suara keras yang saling bersautan, namun aku tidak bisa memahaminya.” Abu Dzar berkata, “Kemudian aku berkata dalam hati ‘semoga saja Rasulullah saw. segera muncul’, sebenarnya aku ingin menyusul beliau, namun aku teringat perkataan beliau ‘kamu tidak akan beruntung hingga aku datang menemuimu’, maka akupun tetap menunggu, hingga ketika beliau datang aku ceritakan apa yang aku telah dengar, ” Beliau menjawab: “Itu suara Jibril Alaihis Salam, ia datang kepadaku dan berkata, ‘siapasaja yang mati dengan tidak mensekutukan Allah dengan sesuatu pun, maka ia akan masuk ke surga’.” Aku lalu bertanya, “Walaupun ia berzina dan mencuri?” Beliau menjawab: “Walaupun berzina dan mencuri.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20386

Kitab 12 : Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits Abu Dzar Al Ghifari ra.

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا دَاوُدُ بْنُ أَبِي هِنْدٍ عَنْ أَبِي حَرْبِ بْنِ أَبِي الْأَسْوَدِ عَنْ أَبِي الْأَسْوَدِ عَنْ أَبِي ذَرٍّ قَالَكَانَ يَسْقِي عَلَى حَوْضٍ لَهُ فَجَاءَ قَوْمٌ فَقَالَ أَيُّكُمْ يُورِدُ عَلَى أَبِي ذَرٍّ وَيَحْتَسِبُ شَعَرَاتٍ مِنْ رَأْسِهِ فَقَالَ رَجُلٌ أَنَا فَجَاءَ الرَّجُلُ فَأَوْرَدَ عَلَيْهِ الْحَوْضَ فَدَقَّهُ وَكَانَ أَبُو ذَرٍّ قَائِمًا فَجَلَسَ ثُمَّ اضْطَجَعَ فَقِيلَ لَهُ يَا أَبَا ذَرٍّ لِمَ جَلَسْتَ ثُمَّ اضْطَجَعْتَ قَالَ فَقَالَ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَنَا إِذَا غَضِبَ أَحَدُكُمْ وَهُوَ قَائِمٌ فَلْيَجْلِسْ فَإِنْ ذَهَبَ عَنْهُ الْغَضَبُ وَإِلَّا فَلْيَضْطَجِعْ

Telah menceritakan kepada kami {Abu Mu’awiyah} telah menceritakan kepada kami {Dawud bin Abu Hindin} dari {Abu Harb bin Abu Aswad} dari {Abu Aswad} dari {Abu Dzar} dia berkata, “Ketika dia sedang mengambil air di kolam miliknya, datanglah sekelompok orang yang salah seorang dari mereka berkata, “Siapakah di antara kalian yang akan menghampiri Abu Dzar dan mengambil rambut kepalanya?” lalu seseorang berkata, “Saya!” Kemudian laki-laki itu mendatangi Abu Dzar, ia lalu melewati kolam dan memukul airnya. Saat itu Abu Dzar dalam kondisi tegak berdiri, kemudian dia duduk dan berbaring, maka ditanyalah ia, “Wahai Abu Dzar, kenapa kamu duduk kemudian berbaring?” Abu Dzar berkata, “Sesungguhnya Rasulullah saw. telah bersabda kepada kami: “Jika salah seorang di antara kalian marah sementara ia sedang berdiri, maka hendaklah ia duduk, jika kemarahan itu reda (itulah yang diharapkan), jika tidak maka hendaklah ia berbaring.”