Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Hammad} telah menceritakan kepada kami {Abu ‘Awanah} dari {Abu Bisyr} dari {Thalq bin Habib} dari {Busyair bin Ka’b Al ‘Adawi} dari {Abu Dzar} ia berkata, “Rasulullah saw. bersabda kepadanya: “Wahai Abu Dzar, apakah engkau mau simpanan dari simpanan-simpanan Surga?” Abu Dzar menjawab, “Tentu.” Beliau bersabda: “Bacalah ‘LAA HAULAA WALAA QUWWATA ILLAA BILLAAH (Tidak ada daya dan upaya kecuali dari Allah) ‘.”
Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ubaid} telah menceritakan kepada kami {Al A’masy} dari {Yahya bin Sam} dari {Musa bin Thalhah} dari {Abu Dzar} berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa di antara kalian berpuasa tiga hari setiap bulan, maka hendaklah ia berpuasa pada hari-hari bidl; tanggal tiga belas, empat belas dan lima belas) ‘.”
Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ubaid} dan {Ibnu Numair} secara makna, keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami {Al A’masy} dari {Al Ma’rur bin Suwaid} dari {Abu Dzar} ia berkata, “Aku menemui Rasulullah saw. sementara beliau sedang berada di bawah naungan Ka’bah, kemudian beliau bersabda: “Demi Rabb pemilik Ka’bah, mereka itulah orang-orang yang merugi. Demi Rabb pemilik Ka’bah, mereka itulah orang orang yang merugi.” Maka aku menjadi sedih dan menarik nafas. Abu Dzar berkata, “Kemudian aku berkata pada diri saya, “Alamat buruk telah menimpaku.” Abu Dzar berkata, “Aku bertanya; “Demi ayah ibuku, siapa mereka itu?” Beliau menjawab: “Mereka itu golongan terbanyak kecuali orang yang berkata kepada hamba Allah begini, begini dan begini, namun jumlah mereka sangat sedikit. Tidaklah seorang lelaki meninggal dunia kemudian ia meninggalkan kambing, atau unta, atau sapi yang belum dikeluarkan zakatnya kecuali binatang tersebut akan mendatanginya pada hari Kiamat dengan postur yang lebih besar dan lebih gemuk, lalu ia menginjak-injak (pemilik) dengan kakinya, dan menanduk dengan tanduknya sampai diputuskan semua perkara di antara manusia, setiap selesai yang satu maka yang lain akan kembali.” Ibnu Numair berkata, “Setiap yang terakhir selesai maka yang pertama akan kembali.”
Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ubaid} telah menceritakan kepada kami {Al A’masy} dari {Ibrahim At Taimi} dari {Ayahku} dari {Abu Dzar} ia berkata, “Aku bersama Rasulullah saw. di masjid sedang matahari bersinar terang, Rasulullah bertanya: “Wahai Abu Dzar, tahukah kamu kemana matahari akan pergi?” Abu Dzar menjawab, “Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu.” Beliau bersabda: “Ia pergi hingga sujud di hadapan Rabbnya Azza Wa jalla, lalu ia meminta izin untuk kembali dan ia pun diizinkan, seakan dikatakan padanya ‘pulanglah ke tempat kamu datang’, lalu ia pun kembali ke tempat terbitnya dan disitulah tempat tinggalnya.” Lalu beliau membaca ayat: ‘(Dan matahari pun kembali ke tempatnya) ‘ (Qs. Yunus: 38).
Telah menceritakan kepada kami {Abu Sa’id} telah menceritakan kepada kami {Za`idah} telah menceritakan kepada kami {Yazid} dari {Zaid bin Wahab} dari {Abu Dzar} dia berkata, “Ketika Nabi Shallalahu ‘Alaihi Wasallam berkhutbah, tiba-tiba seorang Arab badui berdiri dengan perangai kasar, lalu ia berkata, “Wahai Rasulullah kami telah kelaparan!” Kemudian Nabi Shallalahu ‘Alaihi Wasallam menjawab: “Ada yang lebih aku takuti atas kalian ketimbang itu, yaitu ketika kalian mendapatkan keluasan dunia, maka tidak mungkin ummatku tidak berhias dengan emas.”
Telah menceritakan kepada kami {Waki’} telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Habib} dari {Maimun bin Abu Syabib} dari {Abu Dzar}, bahwa Nabi Shallalahu ‘Alaihi Wasallam bersabda kepadanya: “Bertakwalah kamu kepada Allah di manapun kamu berada, dan ikutilah perbuatan yang jelek dengan perbuatan yang baik maka ia akan menjadi tebusannya, dan pergaulilah manusia dengan akhlak yang baik.” {Waki’} berkata, sekali waktu {Sufyan} menyebutkan dalam riwayat lain dari {Mu’adz}, namun aku mendapatkan dalam kitabku dari {Abu Dzar}, dan dia orang yang mendengar pertama kali.”
Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Manshur} berkata, Aku mendengar {Rib’i bin Hirasy} menceritakan dari {Zaid Abu Isa Zhaiban} ia memarfu’kan hadits tersebut kepada {Abu Dzar} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Allah mencintai tiga golongan dan membenci tiga golongan lainnya. Tiga golongan yang Allah cintai adalah; seorang laki-laki yang datang dan meminta kepada suatu kaum dan mereka menahan hartanya, lalu salah seorang dari mereka memberinya dengan tidak terlihat oleh orang lain kecuali oleh Allah semata dan orang yang ia beri. Seorang laki-laki yang berada dalam sekelompok orang yang melakukan perjalanan di malam hari, lalu sampailah pada satu kondisi yang mereka lebih menyukai untuk tidur dari melanjutkan perjalanan, maka mereka pun tidur. Lalu ia berdiri menegakkan shalat dan membaca ayat-ayat? Ku hingga tenggelam dalam kekhusyuan. Dan seorang laki-laki yang berada dalam sebuah pasukan, mereka terdesak mundur, lalu ia masju dengan membusungkan dada hingga ia terbunuh atau Allah memberi kemenangan kepadanya. Sementara orang-orang yang Allah benci adalah; orang yang telah berumur lalu berzina, orang fakir yang sombong dan orang kaya yang zhalim.”
Telah menceritakan kepada kami {Abdul Malik bin Amru} telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Manshur} dari {Rib’i bin Hirasy} dari {Abu Dzar} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Sesungguhnya Allah mencintai tiga golongan dan membenci tiga golongan, Allah membenci seorang berkeluarga yang berzina, orang fakir yang sombong dan orang berharta yang bakhil. Allah juga mencintai tiga golongan; seorang pemuda yang berada di garis depan lalu ia memburu dan memerangi musuh dengan semangat hingga ia terbunuh, atau dimenangkan Allah, seseorang yang berada dalam sekelompok manusia sedang mereka terlelap dalam tidurnya atau lebih menyukai tidur dari pada bangun, lalu ia berdiri shalat dan membaca ayat-ayat Al-Qur’an hingga tenggelam dalam kekhusyuan, dan seseorang yang berada dalam satu kaum lalu ada salah seorang pengemis yang memninta-minta pada kaum itu, mereka menahan harta mereka dan hanya ia yang memberinya, dan tidak ada yang melihat kecuali Allah dan orang yang diberi.” Telah menceritakan kepada kami {Mu`ammal} telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Manshur} dari {Rab’i} dari {Seseorang} dari {Abu Dzar} berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya Allah membenci..lalu ia sebutkan hadits tersebut.”
Telah menceritakan kepada kami {Abdul Malik bin Amru} telah menceritakan kepada kami {Qurrah} dari {Hasan} dari {Sha’sha’ah bin Mu’awiyah} dia berkata, “Aku telah bertemu dengan {Abu Dzar} di Rabadzah, dia berkata, “Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa bersedekah dengan sepasang barang (harta) miliknya di jalan Allah Azza Wa Jalla, maka para Malaikat penjaga surga akan berebut kepadanya.”
Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya, dari {Abu Dzar}; Dan Ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Siapa saja dari kaum muslimin yang ditinggal mati tiga orang anaknya yang belum baligh, kecuali Allah akan memasukkan mereka ke dalam surga dengan rahmat dan berkah Allah kepada mereka.”