Musnad Ahmad

×

مسند أحمد

Musnad Ahmad

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20885

Kitab 12 : Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits Hazzal ra.

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ سَعْدٍ أَخْبَرَنِي يَزِيدُ بْنُ نُعَيْمِ بنِ هَزَّالٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَكَانَ مَاعِزُ بْنُ مَالِكٍ فِي حِجْرِ أَبِي فَأَصَابَ جَارِيَةً مِنْ الْحَيِّ فَقَالَ لَهُ أَبِي ائْتِ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَخْبِرْهُ بِمَا صَنَعْتَ لَعَلَّهُ يَسْتَغْفِرُ لَكَ وَإِنَّمَا يُرِيدُ بِذَلِكَ رَجَاءَ أَنْ يَكُونَ لَهُ مَخْرَجٌ فَأَتَاهُ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي زَنَيْتُ فَأَقِمْ عَلَيَّ كِتَابَ اللَّهِ فَأَعْرَضَ عَنْهُ ثُمَّ أَتَاهُ الثَّانِيَةَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي زَنَيْتُ فَأَقِمْ عَلَيَّ كِتَابَ اللَّهِ ثُمَّ أَتَاهُ الثَّالِثَةَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي زَنَيْتُ فَأَقِمْ عَلَيَّ كِتَابَ اللَّهِ ثُمَّ أَتَاهُ الرَّابِعَةَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي زَنَيْتُ فَأَقِمْ عَلَيَّ كِتَابَ اللَّهِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّكَ قَدْ قُلْتَهَا أَرْبَعَ مَرَّاتٍ فَبِمَنْ قَالَ بِفُلَانَةَ قَالَ هَلْ ضَاجَعْتَهَا قَالَ نَعَمْ قَالَ هَلْ بَاشَرْتَهَا قَالَ نَعَمْ قَالَ هَلْ جَامَعْتَهَا قَالَ نَعَمْ قَالَ فَأَمَرَ بِهِ أَنْ يُرْجَمَ قَالَ فَأُخْرِجَ بِهِ إِلَى الْحَرَّةِ فَلَمَّا رُجِمَ فَوَجَدَ مَسَّ الْحِجَارَةِ جَزَعَ فَخَرَجَ يَشْتَدُّ فَلَقِيَهُ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أُنَيْسٍ وَقَدْ أَعْجَزَ أَصْحَابَهُ فَنَزَعَ لَهُ بِوَظِيفِ بَعِيرٍ فَرَمَاهُ بِهِ فَقَتَلَهُ قَالَ ثُمَّ أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَ ذَلِكَ لَهُ فَقَالَ هَلَّا تَرَكْتُمُوهُ لَعَلَّهُ يَتُوبُ فَيَتُوبَ اللَّهُ عَلَيْهِقَالَ هِشَامٌ فَحَدَّثَنِي يَزِيدُ بْنُ نُعَيْمِ بْنِ هَزَّالٍ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لِأَبِي حِينَ رَآهُ وَاللَّهِ يَا هَزَّالُ لَوْ كُنْتَ سَتَرْتَهُ بِثَوْبِكَ كَانَ خَيْرًا مِمَّا صَنَعْتَ بِهِ

Telah bercerita kepada kami {Waki’} telah bercerita kepada kami {Hisyam bin Sa’ad} telah bercerita kepadaku {Yazid bin Nu’aim bin Hazzal} dari {ayahnya}, ia berkata: Ma’iz bin Malik pernah ada dalam didikanku kemudian ia menggauli seorang budak wanita kampung, ayah saya kemudian berkata padanya: Datangilah Rasulullah saw., dan beritahukan kepada beliau apa yang telah kau perbuat mudah-mudahan beliau memintakan ampunan untukmu. Ayah saya menginginkan hal itu karena berharap ada jalan keluarnya. Ma’iz mendatangi Rasulullah saw. lalu berkata: Wahai Rasulullah! aku telah berzina, maka tegakkan putusan Allah padaku. Rasulullah saw. berpaling darinya kemudian Ma’iz mendatangi beliau lagi dan berkata: Wahai Rasulullah! aku telah berzina, maka tegakkan putusan Allah padaku. Kemudian Ma’iz mendatangi beliau untuk ketiga kalinya. Kemudian Ma’iz datang lagi untuk keempat kalinya dan berkata: Wahai Rasulullah! aku telah berzina, maka tegakkan putusan Allah padaku. Kemudian Rasulullah saw. bersabda: ” kau telah mengatakannya empat kali, lalu dengan siapa?” Ma’iz menjawab: Dengan Fulanah. Rasulullah saw. bertanya: “Apa kau menidurinya?” Ma’iz menjawab: Ya. Rasulullah saw. bertanya: “Apa kau menggaulinya?” Ma’iz menjawab: Ya. Rasulullah saw. bertanya: “Apa kau menyetubuhinya?” Ma’iz menjawab: Ya. Kemudian Rasulullah saw. memerintahkan Ma’iz dihukum rajam. Ma’iz pun dikeluarkan ke tanah tak berpasir. Saat dihukum rajam dan merasakan hantaman batu, Ma’iz takut kemudian keluar melarikan diri lalu ditangkap Abdullah bin Unais, ia telah melelahkan para sahabat-sahabatnya, kemudian Abdullah melepaskan alas kaki onta dan melemparkannya ke Ma’iz hingga membunuhnya. Setelah itu ia mendatangi Nabi saw. dan memberitahukan hal itu, Rasulullah saw. bersabda: “Kenapa tidak kalian biarkan dia, mudah-mudahan ia bertaubat sehingga Allah menerima taubatnya.” Berkata Hisyam: Telah bercerita kepadaku Yazid bin Nu’aim bin Hazzal dari ayahnya, bahwa Rasulullah saw. bersabda kepada ayah saya saat melihat beliau: “Demi Allah wahai Hazzal, andai kau menutupinya dengan bajumu, tentu lebih baik dari apa yang kau perbuat terhadapnya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20886

Kitab 12 : Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits Hazzal ra.

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا أَبَانُ يَعْنِي ابْنَ يَزِيدَ الْعَطَّارَ حَدَّثَنِي يَحْيَى بْنُ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ نُعَيْمِ بْنِ هَزَّالٍأَنَّ هَزَّالًا كَانَ اسْتَأْجَرَ مَاعِزَ بْنَ مَالِكٍ وَكَانَتْ لَهُ جَارِيَةٌ يُقَالُ لَهَا فَاطِمَةُ قَدْ أُمْلِكَتْ وَكَانَتْ تَرْعَى غَنَمًا لَهُمْ وَإِنَّ مَاعِزًا وَقَعَ عَلَيْهَا فَأَخْبَرَ هَزَّالًا فَخَدَعَهُ فَقَالَ انْطَلِقْ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَخْبِرْهُ عَسَى أَنْ يَنْزِلَ فِيكَ قُرْآنٌ فَأَمَرَ بِهِ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَرُجِمَ فَلَمَّا عَضَّتْهُ مَسُّ الْحِجَارَةِ انْطَلَقَ يَسْعَى فَاسْتَقْبَلَهُ رَجُلٌ بِلَحْيِ جَزُورٍ أَوْ سَاقِ بَعِيرٍ فَضَرَبَهُ بِهِ فَصَرَعَهُ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَيْلَكَ يَا هَزَّالُ لَوْ كُنْتَ سَتَرْتَهُ بِثَوْبِكَ كَانَ خَيْرًا لَكَ

Telah bercerita kepada kami {Affan} telah bercerita kepada kami {Aban bin Yazid Al ‘Atthar} telah bercerita kepadaku {Yahya bin Abu Katsir} dari {Abu Salamah bin ‘Abdur Rahman} dari {Nu’aim bin Hazzal}; Hazzal pernah menyewa Ma’iz bin Malik dan ia memiliki seorang budak wanita bernama Fathimah yang ia miliki, budak wanita ini bertugas menggembala kambing milik mereka dan Ma’iz menyetubuhinya. Ma’iz memberitahukan hal itu kepada Hazzal kemudian Hazzal mengelabuhinya dan berkata: Pergilah ke Nabi saw. dan beritahukan pada beliau, mudah-mudahan turun Al Qur`an berkenaan denganmu. Kemudian Nabi saw. memerintahkan agar dirajam. Saat dirajam dan terkena hantaman batu, Ma’iz berusaha kabur kemudian seseorang mengejarnya dengan membawa tulang dagu unta atau tulang betis unta kemudian dipukulkan ke Ma’iz hingga mati. Setelah itu Nabi saw. bersabda: “Celaka kau hai Hazzal, andai kau tutupi dengan bajumu tentu lebih baik bagimu.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20887

Kitab 12 : Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits Hazzal ra.

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ عَنْ يَزِيدَ بْنِ نُعَيْمٍ عَنْ أَبِيهِأَنَّ مَاعِزَ بْنَ مَالِكٍ أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ أَقِمْ عَلَيَّ كِتَابَ اللَّهِ فَأَعْرَضَ عَنْهُ أَرْبَعَ مَرَّاتٍ ثُمَّ أَمَرَ بِرَجْمِهِ فَلَمَّا مَسَّتْهُ الْحِجَارَةُ قَالَ عَبْدُ الرَّحْمَنِ وَقَالَ مَرَّةً فَلَمَّا عَضَّتْهُ الْحِجَارَةُ أَجْزَعَ فَخَرَجَ يَشْتَدُّ وَخَرَجَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أُنَيْسٍ أَوْ أَنَسُ بْنُ نَادِيَةَ فَرَمَاهُ بِوَظِيفِ حِمَارٍ فَصَرَعَهُ فَأَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَحَدَّثَهُ بِأَمْرِهِ فَقَالَ هَلَّا تَرَكْتُمُوهُ لَعَلَّهُ أَنْ يَتُوبَ فَيَتُوبَ اللَّهُ عَلَيْهِ ثُمَّ قَالَ يَا هَزَّالُ لَوْ سَتَرْتَهُ بِثَوْبِكَ كَانَ خَيْرًا لَكَ

Telah bercerita kepada kami {‘Abdur Rahman bin Mahdi} dari {Sufyan} dari {Zaid bin Aslam} dari {Yazid bin Nu’aim} dari {ayahnya} bahwa Ma’iz bin Malik mendatangi Nabi saw. dan berkata: “Tegakkan putusan Allah padaku.” Nabi saw. berpaling darinya empat kali kemudian setelah itu beliau memerintahkan agar Ma’iz dihukum rajam. Saat Malik terkena hantaman batu -‘Abdur Rahman kadang berkata- dan saat batu menghantamnya, ia takut kemudian melarikan diri. Abdullah bin Unais atau Unais bin Nadiyah mengejarnya kemudian melemparnya dengan kaki keledai hingga roboh. Kemudian ia mendatangi Nabi saw. dan menceritakan perihalnya, Nabi saw. bersabda: “Kenapa tidak kau biarkan saja dia, mudah-mudahan ia bertaubat lalu Allah menerima taubatnya?.” Setelah itu Rasulullah saw. bersabda: “Hai Hazzal! Andai kau menutupinya dengan bajumu tentu lebih baik bagimu.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20888

Kitab 12 : Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits Hazzal ra.

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ سَعِيدٍ أَخْبَرَنِي يَزِيدُ بْنُ نُعَيْمِ بْنِ هَزَّالٍ عَنْ أَبِيهِأَنَّ مَاعِزَ بْنَ مَالِكٍ كَانَ فِي حِجْرِهِ قَالَ فَلَمَّا فَجَرَ قَالَ لَهُ ائْتِ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَخْبِرْهُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَهُ وَلَقِيَهُ يَا هَزَّالُ أَمَا لَوْ كُنْتَ سَتَرْتَهُ بِثَوْبِكَ لَكَانَ خَيْرًا مِمَّا صَنَعْتَ بِهِ

Telah bercerita kepada kami {Waki’} telah bercerita kepada kami {Hisyam bin Sa’id} telah bercerita kepadaku {Yazid bin Nuaim bin Hazzal} dari {ayahnya} bahwa Ma’iz bin Malik ada dalam didikannya. Saat Ma’iz bin Malik melakukan kekejian, Hazzal berkata padanya: Datangilah Rasulullah saw. dan beritahukan kepada beliau. Kemudian Rasulullah saw. bersabda kepadanya dan menemuinya: “Hai Hazzal! Andai kau menutupinya dengan bajumu tentu lebih baik dari apa yang kau lakukan terhadapnya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20889

Kitab 12 : Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits Hazzal ra.

حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ قَالَ سَمِعْتُ مُحَمَّدَ بْنَ الْمُنْكَدِرِ يُحَدِّثُ عَنِ ابْنِ هَزَّالٍ عَنْ أَبِيهِأَنَّهُ ذَكَرَ شَيْئًا مِنْ أَمْرِ مَاعِزٍ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَوْ كُنْتَ سَتَرْتَهُ بِثَوْبِكَ كَانَ خَيْرًا لَكَ

Telah bercerita kepada kami {‘Abdush Shamad} telah bercerita kepada kami {Syu’bah} telah bercerita kepada kami {Yahya bin Sa’id}, ia berkata: Saya mendengar {Muhammad bin Al Munkadir} meriwayatkan dari {Ibnu Hazzal} dari {ayahnya}, ia menyebutkan sesuatu tentang Ma’iz kepada Nabi saw. Kemudian Nabi saw. bersabda: “Andai kau menutupinya dengan bajumu niscaya lebih baik bagimu.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20890

Kitab 12 : Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits Hazzal ra.

حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ دَاوُدَ الطَّيَالِسِيُّ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ قَالَ سَمِعْتُ مُحَمَّدَ بْنَ الْمُنْكَدِرِ يُحَدِّثُ عَنِ ابْنِ هَزَّالٍ عَنْ أَبِيهِعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَهُ وَيْحَكَ يَا هَزَّالُ لَوْ سَتَرْتَهُ يَعْنِي مَاعِزًا بِثَوْبِكَ كَانَ خَيْرًا لَكَ

Telah bercerita kepada kami {Sulaiman bin Dawud Ath Thayalisi} telah bercerita kepada kami {Syu’bah} dari {Yahya bin Sa’id}, ia berkata: Saya mendengar {Muhammad bin Al Munkadir} menceritakan dari {Ibnu Hazzal} dari {ayahnya} dari Nabi saw., beliau bersabda kepadanya: “Celaka kau hai Hazzal! Andai kau menutupinya -maksud beliau Ma’iz- dengan bajumu niscaya lebih baik bagimu.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20891

Kitab 12 : Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits Abu Waqith Al Laitsi ra.

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ حَدَّثَنَا مَالِكٌ عَنْ ضَمْرَةَ بْنِ سَعِيدٍ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِأَنَّ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ سَأَلَ أَبَا وَاقِدٍ اللَّيْثِيَّ بِمَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقْرَأُ فِي الْعِيدِ قَالَ كَانَ يَقْرَأُ بِقَافْ وَ اقْتَرَبَتْ

Telah bercerita kepada kami {‘Abdur Rahman bin Mahdi} telah bercerita kepada kami {Malik} dari {Dhamrah bin Sa’id} dari {Ubaidillah bin Abdullah} bahwa Umar bin Al Khaththab Radhiyallahu’anhu bertanya kepada {Abu Waqid Al Laitsi} apa yang dibaca Rasulullah saw. saat shalat ‘id. Ia menjawab: Beliau membaca surat qaaf dan iqtarabat (Alqamar).

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20892

Kitab 12 : Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits Abu Waqith Al Laitsi ra.

حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ حَدَّثَنَا لَيْثٌ يَعْنِي ابْنَ سَعْدٍ حَدَّثَنِي عُقَيْلُ بْنُ خَالِدٍ عَنِ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ سِنَانِ بْنِ أَبِي سِنَانٍ الدُّؤَلِيِّ ثُمَّ الْجُنْدَعِيِّ عَنْ أَبِي وَاقِدٍ اللَّيْثِيِّأَنَّهُمْ خَرَجُوا عَنْ مَكَّةَ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى حُنَيْنٍ قَالَ وَكَانَ لِلْكُفَّارِ سِدْرَةٌ يَعْكُفُونَ عِنْدَهَا وَيُعَلِّقُونَ بِهَا أَسْلِحَتَهُمْ يُقَالُ لَهَا ذَاتُ أَنْوَاطٍ قَالَ فَمَرَرْنَا بِسِدْرَةٍ خَضْرَاءَ عَظِيمَةٍ قَالَ فَقُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ اجْعَلْ لَنَا ذَاتَ أَنْوَاطٍ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قُلْتُمْ وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ كَمَا قَالَ قَوْمُ مُوسَى{ اجْعَلْ لَنَا إِلَهًا كَمَا لَهُمْ آلِهَةً قَالَ إِنَّكُمْ قَوْمٌ تَجْهَلُونَ }إِنَّهَا لَسُنَنٌ لَتَرْكَبُنَّ سُنَنَ مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ سُنَّةً سُنَّةً

Telah bercerita kepada kami {Hajjaj} telah bercerita kepada kami {Laits bin Sa’ad} telah bercerita kepadaku {‘Uqoil bin Kholid} dari {Ibnu Syihab} dari {Sinan bin Abu Sinan Ad Du`ali Al Hunda’i} dari {Abu Waqid Al Laitsi}, mereka pergi meninggalkan Mekkah bersama Rasulullah saw. hingga ke Hunain. Orang-orang kafir memiliki pohon bidara tempat mereka beri’tikaf dan menggantungkan senjata yang bernama Dzat Al Anwath. Kami melintasi pohon bidara hijau dan besar kemudian kami berkata: ‘Wahai Rasulullah! buatkan kami Dzat Al Anwath. Rasulullah saw. bersabda: “Demi Dzat yang jiwaku ada ditanganNya Kalian berkata – seperti perkataan kaum Musa ‘Buatkan kami Tuhan seperti tuhan-tuhan milik mereka. Sesungguhnya kalian adalah kaum jahil, itu adalah tradisi, kalian akan melakukan perilaku-perilaku orang sebelum kalian satu demi satu.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20893

Kitab 12 : Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits Abu Waqith Al Laitsi ra.

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْقَاسِمِ عَنِ الْأَوْزَاعِيِّ عَنْ حَسَّانَ بْنِ عَطِيَّةَ عَنْ أَبِي وَاقِدٍ اللَّيْثِيِّ قَالَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّا بِأَرْضٍ تُصِيبُنَا بِهَا مَخْمَصَةٌ فَمَا يَحِلُّ لَنَا مِنْ الْمَيْتَةِ قَالَ إِذَا لَمْ تَصْطَبِحُوا وَلَمْ تَغْتَبِقُوا وَلَمْ تَحْتَفِئُوا بَقْلًا فَشَأْنُكُمْ بِهَا

Telah bercerita kepada kami {Muhammad bin Al Qasim} dari {Al Auza’i} dari {Hassan bin ‘Athiyyah} dari {Abu Waqid Al Laitsi}, ia berkata: saya berkata: Wahai Rasulullah! disuatu tempat kami tertimpa kelaparan, bangkai apa yang halal bagi kami? Rasulullah saw. bersabda: “Bila kalian tidak makan di pagi hari, di sore hari dan tidak mencabut sayuran, maka terserah kalian.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 20894

Kitab 12 : Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits Abu Waqith Al Laitsi ra.

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ وَابْنُ بَكْرٍ أَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُثْمَانَ عَنْ نَافِعِ بْنِ سَرْجِسَ قَالَ عُدْنَا أَبَا وَاقِدٍ الْبَكْرِيَّ وَقَالَ ابْنُ بَكْرٍ الْبَدْرِيَّ فِي وَجَعِهِ الَّذِي مَاتَ فِيهِ فَسَمِعَهُ يَقُولُكَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَخَفَّ النَّاسِ صَلَاةً عَلَى النَّاسِ وَأَطْوَلَ النَّاسِ صَلَاةً لِنَفْسِهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Telah bercerita kepada kami {‘Abdur Razzaq} dan {Ibnu Bakar}, telah mengabarkan kepada kami {Ibnu Juraij} telah mengabarkan kepadaku {Abdullah bin ‘Utsman} dari {Nafi’ bin Sarhis}, ia berkata: Kami menjenguk {Abu Waqid Al Bakri}, lantas Ibnu Bakr Al Badri berkomentar tentang penyakitnya yang membuatnya meninggal dunia, lalu ia mendengarnya berkata: Nabi saw. adalah orang yang shalatnya paling ringan bersama orang lain dan paling lama shalatnya saat shalat sendiri.