Telah bercerita kepada kami {‘Abdur Razzaq} telah mengabarkan kepada kami {Ma’mar} dari {Az Zuhri} dari {Sinan bin Abu Sinan Ad Dili} dari {Abu Waqid Al Laitsi}, ia berkata: Kami pergi bersama Rasulullah saw. ke arah Hunain, lalu kami melintasi sebuah pohon bidara lalu saya berkata: ‘Wahai Nabi Allah! buatkan kami Dzat Al Anwath seperti orang-orang kafir juga punya Dzat Al Anwath. Orang-orang kafir biasa menggantungkan senjata mereka dipohon bidara dan beri’tikaf disekitarnya. Kemudian Nabi saw. bersabda: “Allahu Akbar! Ini seperti yang dikatakan Bani Isra`il kepada Musa: Buatkan kami Tuhan seperti tuhan-tuhan milik mereka. sesungguhnya kalian melakukan perilaku-perilaku orang-orang sebelum kalian.”
Telah bercerita kepada kami {Al Walid bin Muslim} telah bercerita kepada kami {Al Auza’i} telah bercerita kepada kami {Hassan bin ‘Athiyyah} dari {Abu Waqid Al Laitsi}, mereka berkata: ‘Wahai Rasulullah! sesungguhnya kami berada di kawasan yang tertimpa kelaparan, kapankah bangkai halal bagi kami? Rasulullah saw. bersabda: “Bila kalian tidak sarapan, tidak makan sore dan tidak mencabut tanaman, terserah kalian.” Telah bercerita kepada kami {Ishak bin Sulaiman} telah bercerita kepada kami {Malik bin Anas} dari {Az Zuhri} dari {Sinan bin Abu Sinan Ad-Du`ali} dari {Abu Waqid Al Laitsi}, ia berkata: Kami pergi bersama Rasulullah saw. ke Hunain. Kemudian ia menyebutkan makna hadits Ma’mar, dan hadits Ma’mar lebih lengkap.
Telah bercerita kepada kami {‘Abdush Shamad} dan {Hammad bin Kholid Al Ma’na}, keduanya berkata: Telah bercerita kepada kami {‘Abdur Rahman bin ‘Abdullah bin Dinar}, – ‘Abdush Shamad menyebutkan dalam haditsnya-: Telah bercerita kepada kami {Zaid bin Aslam} dari {‘Atho` bin Yasar} dari {Abu Waqid Al Laitsi}, ia berkata: Rasulullah saw. tiba di Madinah, disana ada orang-orang mendatangi ekor kambing gibas dan punuk unta kemudian mereka memotongnya. Rasulullah saw. bersabda: “Bagian binatang hidup yang dipotong adalah bangkai.”
Telah bercerita kepada kami {Abu An Nadhr} telah bercerita kepada kami {‘Abdur Rahman bin Abdullah bin Dinar} dari {Zaid bin Aslam} dari {‘Atho` bin Yasar} dari {Abu Waqid Al Laitsi}, ia berkata: Saat Rasulullah saw. tiba di Madinah, orang-orang memotong punuk unta dan ekor kambing kibas kemudian beliau bersabda: “Bagian binatang hidup yang dipotong adalah bangkai.”
Telah bercerita kepada kami {Sa’id bin Manshur} telah bercerita kepada kami {‘Abdul ‘Aziz bin Muhammad} dari {Zaid bin Aslam} dari {Waqid bin Abu Waqid Al Laitsi} dari {ayahnya} bahwa Nabi saw. bersabda kepada istri-istri beliau saat berhaji kemudian muncul pengepungan.
Telah bercerita kepada kami {Abu ‘Amir} telah bercerita kepada kami {Hisyam bin Sa’ad} dari {Zaid bin Aslam} dari {‘Atho` bin Yasar} dari {Abu Waqid Al Laitsi}, ia berkata: Kami mendatangi Nabi saw. Bila turun wahyu pada beliau kemudian beliau bercerita kepada kami. Pada suatu hari beliau bersabda kepada kami: “Allah AzzaWaJalla berfirman, ‘Kami menurunkan harta untuk (digunakan) mendirikan shalat dan menunaikan zakat. Andai anak cucu Adam memiliki lembah, pasti ia ingin lembah yang lain, andai ia punya dua lembah pasti ingin punya lembah ketiga dan tidak ada yang memenuhi perut anak cucu Adam kecuali tanah, kemudian Allah menerima taubat orang yang bertaubat.”
Telah menceritakan kepada kami {‘Abdush Shamad} telah menceritakan kepada kami {Harb bin Syaddad} telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Abu Katsir} telah menceritakan kepada kami {Ishaq bin Abdullah bin Abu Thalhah} dari hadits {Abu Marrah} sesungguhnya {Abu Waqid Al Laitsi} bercerita kepadanya, ia berkata; ketika kami bersama Rasulullah saw., tiba-tiba tiga orang lewat. Kemudian salah satu diantara mereka datang dan mendapatkan tempat kosong dalam majlis dan ia duduk, dan laki-laki kedua duduk dibelakangnya, sedang laki-laki ketiga malah pergi. Kemudian Rasulullah saw. bersabda: “Maukah kalian aku beritahu tentang ketiga orang itu.” Mereka menjawab; ya wahai Rasulullah saw. Rasulullah saw. bersabda: “Laki-laki pertama yang datang lalu duduk itu berlindung, kemudian Allah subhanahu wata’ala memberinya perlindungan, laki-laki kedua yang duduk dari belakang kalian itu malu hingga Allah subhanahu wata’ala malu kepadanya, sementara laki-laki yang pergi itu adalah orang yang berpaling kemudian Allah subhanahu wata’ala berpaling darinya.”
Telah menceritakan kepada kami {Isma’il bin Ibrahim} telah menceritakan kepada kami {Ibnu Juraij} dari {‘Abdullah bin ‘Utsman bin Khutsaim} dari {Nafi’ bin Sarjis} ia berkata; Kami menjenguk {Abu Waqid Al Kindi} saat sakit yang membuatnya meninggal dunia, ia berkata; Rasulullah saw. adalah orang yang shalatnya paling ringan bersama orang lain, namun paling lama shalatnya saat shalat sendiri. Telah menceritakan kepada kami {‘Abdur Razzaq} dan {Ibnu Bakr}, keduanya berkata; telah memberitakan kepada kami {Ibnu Juraij}, ia berkata; telah memberitakan kepada kami {‘Abdullah bin ‘Utsman bin Khutsaim} dari {Nafi’ bin Sarjas} ia berkata; Kami menjenguk {Abu Waqid Al Kindi}, berkata Ibnu Bakr Al Badri saat sakit yang menyebabkannya meninggal dunia, kemudian ia menyebutkan hadits tersebut.
Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin An Nusyajan Abu Ja’far As Suwaidi} telah menceritakan kepada kami {Ad Darowardi} telah menceritakan kepada kami {Zaid bin Aslam} dari {Ibnu Abi Waqid Al Laitsi} dari {ayahnya}, Nabi saw. bersabda kepada istri-istri beliau saat haji wada’ “ini” kemudian beliau mengemukakan kewajiban isteri untuk berdiam di rumah.
Telah menceritakan kepada kami {Yunus} dan {Suraij} keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami {Fulaih} dari {Dhamrah bin Sa’id} dari {‘Ubadillah bin ‘Abdullah bin ‘Utbah bin Mas’ud} dari {Abu Waqid Al Laitsi} ia berkata; ‘Umar Radhiyallahu’anhu bertanya kepadaku bacaan yang dibaca Rasulullah saw. saat shalat dua hari raya. Sedang Suraij berkata dengan redaksi; apa yang dibaca Rasulullah saw. saat shalat keluar (ke tanah lapang). Aku menjawab; beliau membaca iqtarabatis saa’atu wansyaqqal qamar dan qaaf wal qur`aanil majiid (Surat Alqamar dan Qaaf).