Musnad Ahmad

×

مسند أحمد

Musnad Ahmad

Musnad Ahmad | Hadits No. : 21878

Kitab 13 : Sisa Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits Buraidah Al Aslami ra.

حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ يُوسُفَ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ أَبِي سُلَيْمَانَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَطَاءٍ الْمَكِّيِّ عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ بُرَيْدَةَ عَنْ أَبِيهِأَنَّ امْرَأَةً أَتَتْ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي تَصَدَّقْتُ عَلَى أُمِّي بِجَارِيَةٍ فَمَاتَتْ وَإِنَّهَا رَجَعَتْ إِلَيَّ فِي الْمِيرَاثِ قَالَ آجَرَكِ اللَّهُ وَرَدَّ عَلَيْكِ فِي الْمِيرَاثِ قَالَتْ فَإِنَّ أُمِّي مَاتَتْ وَلَمْ تَحُجَّ فَيُجْزِئُهَا أَنْ أَحُجَّ عَنْهَا قَالَ نَعَمْ قَالَتْ فَإِنَّ أُمِّي كَانَ عَلَيْهَا صَوْمُ شَهْرٍ فَيُجْزِئُهَا أَنْ أَصُومَ عَنْهَا قَالَ نَعَمْ

Telah menceritakan kepada kami {Ishaq bin Yusuf} dari {‘Abdul Malik bin Abu Sulaiman} dari {‘Abdullah bin ‘Atho` Al Makki} dari {Sulaiman bin Buraidah} dari {ayahnya} bahwa seseorang mendatangi Nabi saw. lalu berkata: Wahai Rasulullah! aku bersedekah seorang budak wanita pada ibuku lalu ibuku meninggal, budak itu kembali padaku sebagai harta waris. Rasulullah saw. bersabda: “Semoga Allah memberimu pahala dan mengembalikan padamu dalam harta warisan.” Wanita itu berkata: ibuku meninggal dan belum haji, apakah bila aku berhaji untuknya bisa mencukupinya. Rasulullah saw. bersabda: “Ya.” Wanita itu berkata: ibuku meninggal sementara ia menanggung puasa sebulan, apakah bila aku berpuasa untuknya bisa mencukupinya. Rasulullah saw. bersabda: “Ya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 21879

Kitab 13 : Sisa Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits Buraidah Al Aslami ra.

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ أَخْبَرَنَا هِشَامٌ الدَّسْتُوَائِيُّ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ أَبِي مَلِيحٍ قَالَكُنَّا مَعَ بُرَيْدَةَ فِي غَزَاةٍ فِي يَوْمٍ ذِي غَيْمٍ فَقَالَ بَكِّرُوا بِالصَّلَاةِ فَإِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ تَرَكَ صَلَاةَ الْعَصْرِ حَبِطَ عَمَلُهُ

Telah menceritakan kepada kami {Isma’il bin Ibrahim} telah mengabarkan kepada kami {Hisyam Ad Dustuwa`i} telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Abu Katsir} dari {Abu Qilabah} dari {Abu Malih} berkata: Kami bersama {Buraidah} dalam perang Dzi Ghaim. Ia berkata: Segerakan shalat karena Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa meninggalkan shalat ashar, gugurlah amalnya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 21880

Kitab 13 : Sisa Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits Buraidah Al Aslami ra.

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ فُضَيْلٍ حَدَّثَنَا ضِرَارٌ يَعْنِي ابْنَ مُرَّةَ أَبُو سِنَانٍ عَنْ مُحَارِبِ بْنِ دِثَارٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بُرَيْدَةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَيْتُكُمْ عَنْ زِيَارَةِ الْقُبُورِ فَزُورُوهَا وَنَهَيْتُكُمْ عَنْ لُحُومِ الْأَضَاحِيِّ أَنْ تُمْسِكُوهَا فَوْقَ ثَلَاثٍ فَأَمْسِكُوهَا مَا بَدَا لَكُمْ وَنَهَيْتُكُمْ عَنْ النَّبِيذِ إِلَّا فِي سِقَاءٍ فَاشْرَبُوا فِي الْأَسْقِيَةِ كُلِّهَا وَلَا تَشْرَبُوا مُسْكِرًا

Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Fudhail} telah menceritakan kepada kami {Dlirar bin Murrah Abu Sinan} dari {Muharib bin Ditsar} dari {‘Abdullah bin Buraidah} dari {ayahnya} berkata: Rasulullah saw. bersabda: “Aku dulu melarangmu berziarah kubur, (sekarang) berziarahlah., aku dulu melarangmu menyimpan daging kurban lebih dari tiga hari, sekarang simpanlah semaumu dan dulu aku melarangmu minum anggur kecuali dalam wadah dari kulit, sekarang minumlah dalam semua wadah dan jangan minum yang memabukkan.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 21881

Kitab 13 : Sisa Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits Buraidah Al Aslami ra.

حَدَّثَنَا حَسَنُ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا شَيْبَانُ عَنْ يَحْيَى عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ أَبِي مَلِيحٍ عَنْ بُرَيْدَةَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ تَرَكَ صَلَاةَ الْعَصْرِ فَقَدْ حَبِطَ عَمَلُهُ

Telah menceritakan kepada kami {Hasan bin Musa} telah menceritakan kepada kami {Syaiban} dari {Yahya} dari {Abu Qilabah} dari {Abu Malih} dari {Buraidah} bahwa Nabi saw. bersabda: “Barangsiapa meninggalkan shalat, gugurlah amalnya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 21882

Kitab 13 : Sisa Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits Buraidah Al Aslami ra.

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ عَنِ الْجُرَيْرِيِّ عَنْ أَبِي نَضْرَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَوَلَةَ قَالَبَيْنَمَا أَنَا أَسِيرُ بِالْأَهْوَازِ إِذَا أَنَا بِرَجُلٍ يَسِيرُ بَيْنَ يَدَيَّ عَلَى بَغْلٍ أَوْ بَغْلَةٍ فَإِذَا هُوَ يَقُولُ اللَّهُمَّ ذَهَبَ قَرْنِي مِنْ هَذِهِ الْأُمَّةِ فَأَلْحِقْنِي بِهِمْ فَقُلْتُ وَأَنَا فَأَدْخِلْ فِي دَعْوَتِكَ قَالَ وَصَاحِبِي هَذَا إِنْ أَرَادَ ذَلِكَ ثُمَّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَيْرُ أُمَّتِي قَرْنِي مِنْهُمْ ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ قَالَ وَلَا أَدْرِي أَذَكَرَ الثَّالِثَ أَمْ لَا ثُمَّ تَخْلُفُ أَقْوَامٌ يَظْهَرُ فِيهِمْ السِّمَنُ يُهْرِيقُونَ الشَّهَادَةَ وَلَا يَسْأَلُونَهَا قَالَ وَإِذَا هُوَ بُرَيْدَةُ الْأَسْلَمِيُّ

Telah menceritakan kepada kami {Isma’il} dari {Al Jurairi} dari {Abu Nadlrah} dari {‘Abdullah bin Mawalah} berkata: Saat aku berjalan di Ahwaz, tiba-tiba ada seseorang di hadapanku mengendarai keledai, ia berkata: Ya Allah! Masaku dari ummat ini telah habis, temukanlah aku dengan mereka. Aku berkata: Tolong ikutsertakan aku dalam doamu. Orang itu berkata: ‘Dan juga temanku ini bila memang ia menginginkan hal itu.’ Setelah itu ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: “Sebaik-baik ummatku diantara mereka adalah masaku kemudian orang-orang setelah mereka -orang itu berkata: Aku tidak tahu apakah beliau menyebut yang ketiga atau tidak- kemudian diganti oleh kaum-kaum yang pada mereka terlihat gemuk, mereka menumpahkan kesaksian dan tidak memintanya. ‘Abdullah berkata: Ternyata orang itu adalah {Buraidah Al Aslami}.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 21883

Kitab 13 : Sisa Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits Buraidah Al Aslami ra.

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ سَعِيدِ بْنِ عُبَيْدَةَ عَنِ ابْنِ بُرَيْدَةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَبَعَثَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي سَرِيَّةٍ قَالَ لَمَّا قَدِمْنَا قَالَ كَيْفَ رَأَيْتُمْ صَحَابَةَ صَاحِبِكُمْ قَالَ فَإِمَّا شَكَوْتُهُ أَوْ شَكَاهُ غَيْرِي قَالَ فَرَفَعْتُ رَأْسِي وَكُنْتُ رَجُلًا مِكْبَابًا قَالَ فَإِذَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدْ احْمَرَّ وَجْهُهُ قَالَ وَهُوَ يَقُولُ مَنْ كُنْتُ وَلِيَّهُ فَعَلِيٌّ وَلِيُّهُ

Telah menceritakan kepada kami {Abu Mu’awiyah} telah menceritakan kepada kami {Al A’masy} dari {Sa’id bin ‘Ubaidah} dari {Ibnu Buraidah} dari {ayahnya} berkata: Rasulullah saw. mengutus kami dalam tentara sariyah, saat kami tiba beliau bersabda: “Bagaimana menurut kalian keadaan pagi hari sahabat-sahabat kalian?” Buraidah berkata: Lantas aku mengadukannya atau orang lain mengadukan kepada beliau. Kemudian aku mengangkat kepalaku dan aku adalah orang sering menundukkan kepala, ternyata rona muka Nabi saw. memerah dan beliau bersabda: “Barangsiapa yang walinya adalah aku maka ‘Ali adalah juga walinya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 21884

Kitab 13 : Sisa Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits Buraidah Al Aslami ra.

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنِ ابْنِ بُرَيْدَةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَ أَبُو مُعَاوِيَةَ وَلَا أُرَاهُ سَمِعَهُ مِنْهُ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا يُخْرِجُ رَجُلٌ شَيْئًا مِنْ الصَّدَقَةِ حَتَّى يَفُكَّ عَنْهَا لَحْيَيْ سَبْعِينَ شَيْطَانًا

Telah menceritakan kepada kami {Abu Mu’awiyah} telah menceritakan kepada kami {Al A’masy} dari {Ibnu Buraidah} dari {ayahnya}. -Abu Mu’awiyah berkata: Menurutu ia tidak mendengarnya langsung- ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: “Tidaklah seseorang mengeluarkan suatu sedekah hingga karena sedekah itu tujuhpuluh setan terlepas dari dagunya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 21885

Kitab 13 : Sisa Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits Buraidah Al Aslami ra.

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ حَدَّثَنَا عُيَيْنَةُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ بُرَيْدَةَ الْأَسْلَمِيِّ قَالَخَرَجْتُ ذَاتَ يَوْمٍ لِحَاجَةٍ فَإِذَا أَنَا بِالنَّبِيِّ عَلَيْهِ الصَّلَاة وَالسَّلَامُ يَمْشِي بَيْنَ يَدَيَّ فَأَخَذَ بِيَدِي فَانْطَلَقْنَا نَمْشِي جَمِيعًا فَإِذَا نَحْنُ بَيْنَ أَيْدِينَا بِرَجُلٍ يُصَلِّي يُكْثِرُ الرُّكُوعَ وَالسُّجُودَ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَتُرَاهُ يُرَائِي فَقُلْتُ اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ فَتَرَكَ يَدِي مِنْ يَدِهِ ثُمَّ جَمَعَ بَيْنَ يَدَيْهِ فَجَعَلَ يُصَوِّبُهُمَا وَيَرْفَعُهُمَا وَيَقُولُ عَلَيْكُمْ هَدْيًا قَاصِدًا عَلَيْكُمْ هَدْيًا قَاصِدًا عَلَيْكُمْ هَدْيًا قَاصِدًا فَإِنَّهُ مَنْ يُشَادَّ هَذَا الدِّينَ يَغْلِبْهُ

Telah menceritakan kepada kami {Isma’il} telah menceritakan kepada kami {‘Uyainah bin ‘Abdur Rahman} dari {ayahnya} dari {Buraidah Al Aslami} berkata: Pada suatu hari aku pergi untuk suatu keperluan, ternyata Nabi saw. tengah berjalan di hadapanku, beliau meraih tanganku, kami pun pergi bersama-sama, di hadapan kami ada seseorang shalat, ia memperbanyak ruku’ dan sujud lalu Nabi saw. bersabda: Apakah ia terlihat berbuat riya`? aku menjawab: Allah dan rasulNya lebih tahu. Beliau melepaskan tanganku kemudian mengumpulkan kedua tangan beliau lalu membenarkan dan mengangkat keduanya, beliau bersabda: “Pegangteguhlah petunjuk agama dengan tenang dan bersahaja, Pegangteguhlah petunjuk agama dengan tenang dan bersahaja, Pegangteguhlah petunjuk agama dengan tenang dan bersahaja, sebab barangsiapa yang memperberat diri dalam agama ini pasti akan dikalahkan olehnya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 21886

Kitab 13 : Sisa Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits Buraidah Al Aslami ra.

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنِ الْمُثَنَّى بْنِ سَعِيدٍ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بُرَيْدَةَ عَنْ أَبِيهِعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ الْمُؤْمِنَ يَمُوتُ بِعَرَقِ الْجَبِينِ

Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Sa’id} dari {Al Mutsanna bin Sa’id} dari {Qadatah} dari {‘Abdullah bin Buraiah} dari {ayahnya} dari Nabi saw. bersabda: “Orang mu`min itu meninggal dengan peluh di dahi.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 21887

Kitab 13 : Sisa Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits Buraidah Al Aslami ra.

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ مَالِكِ بْنِ مِغْوَلٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ بُرَيْدَةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَسَمِعَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلًا يَقُولُ اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِأَنِّي أَشْهَدُ أَنَّكَ أَنْتَ اللَّهُ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ الْأَحَدُ الصَّمَدُ الَّذِي لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ فَقَالَ قَدْ سَأَلَ اللَّهَ بِاسْمِ اللَّهِ الْأَعْظَمِ الَّذِي إِذَا سُئِلَ بِهِ أَعْطَى وَإِذَا دُعِيَ بِهِ أَجَابَ

Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Sa’id} dari {Malik bin Mighwal} telah menceritakan kepada kami {‘Abdullah bin Buraidah} dari {ayahnya} berkata: Nabi saw. mendengar seseorang berdoa: Ya Allah! aku memintaMu, aku bersaksi bahwa Engkau adalah Allah yang tidak ada Ilah lain selainMu, Engkau Maha Esa dan tempat bergantung yang tidak melahirkan, tidak dilahirkan dan tidak ada satu sekutu pun bagiNya. Nabi saw. bersabda: “Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada ditanganNya, ia meminta Allah dengan namaNya yang paling agung yang bila diminta dengannya pasti Ia akan memberi, bila diseru dengannya pasti akan dikabulkan.”