Musnad Ahmad

×

مسند أحمد

Musnad Ahmad

Musnad Ahmad | Hadits No. : 21908

Kitab 13 : Sisa Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits Buraidah Al Aslami ra.

حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ الْحُبَابِ حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ وَاقِدٍ حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ قَالَ سَمِعْتُ أَبِي بُرَيْدَةَ يَقُولُسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ خَمْسٌ لَا يَعْلَمُهُنَّ إِلَّا اللَّهُ تَعَالَى{ إِنَّ اللَّهَ عِنْدَهُ عِلْمُ السَّاعَةِ وَيُنَزِّلُ الْغَيْثَ وَيَعْلَمُ مَا فِي الْأَرْحَامِ وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ مَاذَا تَكْسِبُ غَدًا وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ بِأَيِّ أَرْضٍ تَمُوتُ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ }

Telah menceritakan kepada kami {Zaid bin Al Hubab} telah bercerita kepada kami {Husain bin Waqid} telah bercerita kepadaku {‘Abdullah} berkata: Aku mendengar {Buraidah} berkata: Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Lima hal yang tidak diketahui kecuali Allah; sesungguhnya Allah memiliki pengetahuan tentang hari kiamat, menurunkan hujan, mengetahi yang ada dirahim, jiwa tidak tahu apa yang akan diperbuat esok hari dan jiwa tidak tahu ditanah mana ia meninggal, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Melihat.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 21909

Kitab 13 : Sisa Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits Buraidah Al Aslami ra.

حَدَّثَنَا زَيْدٌ هُوَ ابْنُ الْحُبَابِ حَدَّثَنِي حُسَيْنُ بْنُ وَاقِدٍ حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ بُرَيْدَةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَاحْتَبَسَ جِبْرِيلُ عَلَيْهِ السَّلَام عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ لَهُ مَا حَبَسَكَ قَالَ إِنَّا لَا نَدْخُلُ بَيْتًا فِيهِ كَلْبٌ

Telah menceritakan kepada kami {Zaid bin Al Hubab} telah bercerita kepadaku {Husain bin Waqid} telah bercerita kepadaku {‘Abdullah bin Buraidah} dari {ayahnya} berkata: Jibril ‘Alaihissalam tertahan tidak mendatangi Rasulullah saw., kemudian Rasulullah saw. bersabda padanya: “Apa yang menahanmu?” Jibril menjawab: Kami tidak memasuki rumah yang ada anjing.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 21910

Kitab 13 : Sisa Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits Buraidah Al Aslami ra.

حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَخْبَرَنَا إِسْمَاعِيلُ عَنْ أَبِي دَاوُدَ الْأَعْمَى عَنْ بُرَيْدَةَ الْخُزَاعِيِّ قَالَقُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ قَدْ عَلِمْنَا كَيْفَ نُسَلِّمُ عَلَيْكَ فَكَيْفَ نُصَلِّي عَلَيْكَ قَالَ قُولُوا اللَّهُمَّ اجْعَلْ صَلَوَاتِكَ وَرَحْمَتَكَ وَبَرَكَاتِكَ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا جَعَلْتَهَا عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

Telah menceritakan kepada kami {Yazid bin Harun} telah mengabarkan kepada kami {Isma’il} dari {Abu Dawud Al A’maa (si buta)} dari {Buraidah Al Khuza’i} berkata: Wahai Rasulullah! Kami sudah tahu bagaimana kami mengucapkan salam pada baginda, lalu bagaimana kami bershalawat untuk baginda? Rasulullah saw. bersabda: “Ucapkan: Ya Allah! Jadikanlah shalawat, rahmat dan berkahMu untuk Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana kau menjadikannya untuk Ibrahim dan keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maah Terpuji lagi Mulia.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 21911

Kitab 13 : Sisa Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits Buraidah Al Aslami ra.

حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ الْحُبَابِ حَدَّثَنَا حُسَيْنٌ حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ بُرَيْدَةَ عَنْ أَبِيهِأَنَّ أَمَةً سَوْدَاءَ أَتَتْ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَدْ رَجَعَ مِنْ بَعْضِ مَغَازِيهِ فَقَالَتْ إِنِّي كُنْتُ نَذَرْتُ إِنْ رَدَّكَ اللَّهُ صَالِحًا أَنْ أَضْرِبَ عِنْدَكَ بِالدُّفِّ قَالَ إِنْ كُنْتِ فَعَلْتِ فَافْعَلِي وَإِنْ كُنْتِ لَمْ تَفْعَلِي فَلَا تَفْعَلِي فَضَرَبَتْ فَدَخَلَ أَبُو بَكْرٍ وَهِيَ تَضْرِبُ وَدَخَلَ غَيْرُهُ وَهِيَ تَضْرِبُ ثُمَّ دَخَلَ عُمَرُ قَالَ فَجَعَلَتْ دُفَّهَا خَلْفَهَا وَهِيَ مُقَنَّعَةٌ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ الشَّيْطَانَ لَيَفْرَقُ مِنْكَ يَا عُمَرُ أَنَا جَالِسٌ هَاهُنَا وَدَخَلَ هَؤُلَاءِ فَلَمَّا أَنْ دَخَلْتَ فَعَلَتْ مَا فَعَلَتْ

Telah menceritakan kepada kami {Zaid bin Al Hubab} telah bercerita kepada kami {Husain} telah bercerita kepadaku {‘Abdullah bin Buraidah} dari {ayahnya} bahwa seorang budak wanita berkulit hitam mendatangi Nabi saw. saat beliau kembali dari salah satu peperangan beliau, ia berkata: Aku bernadzar bila Allah mengembalikan baginda dalam keadaan baik, aku akan menabuh rebana didekat baginda. Rasulullah saw. bersabda: “Bila kau mau silahkan lakukan dan bila tidak mau jangan lakukan.” Budak wanita itu pun memukul rebana kemudian Abu Bakar masuk dan budak itu menabuh rebana, yang lain masuk dan budak itu masih menabuh rebana kemudian ‘Umar masuk, budak itu menyembunyikan rebananya dibelakangnya dan ia mengenakan penutup kepala lalu Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya setan lari darimu wahai ‘Umar, aku duduk disini dan mereka masuk, saat kau masuk budak wanita itu berbuat seperti yang ia perbuat.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 21912

Kitab 13 : Sisa Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits Buraidah Al Aslami ra.

حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ الْحُبَابِ حَدَّثَنِي حُسَيْنُ بْنُ وَاقِدٍ حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ بُرَيْدَةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ أَحْسَابَ أَهْلِ الدُّنْيَا الَّذِي يَذْهَبُونَ إِلَيْهِ هَذَا الْمَالُ

Telah menceritakan kepada kami {Zaid bin Al Hubab} telah bercerita kepadaku {Husain bin Waqid} telah bercerita kepadaku {‘Abdullah bin Buraidah} dari {ayahnya} berkata: Rasulullah saw. bersabda: “Keutamaan penduduk dunia adalah harta ini.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 21913

Kitab 13 : Sisa Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits Buraidah Al Aslami ra.

حَدَّثَنَا هَاشِمُ بْنُ الْقَاسِمِ حَدَّثَنَا شَرِيكٌ عَنْ أَبِي رَبِيعَةَ عَنِ ابْنِ بُرَيْدَةَ عَنْ أَبِيهِعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ لِعَلِيٍّ يَا عَلِيُّ لَا تُتْبِعْ النَّظْرَةَ النَّظْرَةَ فَإِنَّ لَكَ الْأُولَى وَلَيْسَتْ لَكَ الْآخِرَةُ

Telah menceritakan kepada kami {Hasyim bin Al Qasim} telah bercerita kepada kami {Syarik} dari {Abu Rabi’ah} dari {Ibnu Buraidah} dari {ayahnya} dari Nabi saw. bahwa beliau bersabda: “Hai ‘Ali! Janganlah kau lanjuti pandangan pertama dengan pandangan selanjutnya, karena yang pertama adalah dimaafkan bagimu, dan yang selanjutnya tidak.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 21914

Kitab 13 : Sisa Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits Buraidah Al Aslami ra.

حَدَّثَنَا زَيْدٌ هُوَ ابْنُ الْحُبَابِ حَدَّثَنِي حُسَيْنُ بْنُ وَاقِدٍ حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ بُرَيْدَةَ قَالَ سَمِعْتُ أَبِي يَقُولُبَيْنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَمْشِي إِذْ جَاءَ رَجُلٌ مَعَهُ حِمَارٌ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ ارْكَبْ فَتَأَخَّرَ الرَّجُلُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا أَنْتَ أَحَقُّ بِصَدْرِ دَابَّتِكَ مِنِّي إِلَّا أَنْ تَجْعَلَهُ لِي قَالَ فَإِنِّي قَدْ جَعَلْتُهُ لَكَ قَالَ فَرَكِبَ

Telah menceritakan kepada kami {Zaid bin Al Hubab} telah bercerita kepadaku {Husain bin Waqid} telah bercerita kepadaku {‘Abdullah bin Buraidah} berkata: Aku mendengar {ayahku} berkata: Saat Rasulullah saw. berjalan, tiba-tiba seseorang bersama seekor keledai mendatangi Rasulullah saw., ia berkata: Wahai Rasulullah! Naiklah. Orang itu mundur kemudian Rasulullah saw. bersabda: “Tidak, engkau lebih berhak dengan bagian atas tungganganmu dariku kecuali bila kau memberikannya untukku.” Orang itu berkata: aku telah memberikannya untuk baginda. Rasulullah saw. pun naik.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 21915

Kitab 13 : Sisa Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits Buraidah Al Aslami ra.

حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ الْحُبَابِ حَدَّثَنِي الْحُسَيْنُ بْنُ وَاقِدٍ حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ بُرَيْدَةَ حَدَّثَنِي أَبِي بُرَيْدَةُ قَالَحَاصَرْنَا خَيْبَرَ فَأَخَذَ اللِّوَاءَ أَبُو بَكْرٍ فَانْصَرَفَ وَلَمْ يُفْتَحْ لَهُ ثُمَّ أَخَذَهُ مِنْ الْغَدِ فَخَرَجَ فَرَجَعَ وَلَمْ يُفْتَحْ لَهُ وَأَصَابَ النَّاسَ يَوْمَئِذٍ شِدَّةٌ وَجَهْدٌ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنِّي دَافِعٌ اللِّوَاءَ غَدًا إِلَى رَجُلٍ يُحِبُّهُ اللَّهُ وَرَسُولُهُ وَيُحِبُّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ لَا يَرْجِعُ حَتَّى يُفْتَحَ لَهُ فَبِتْنَا طَيِّبَةٌ أَنْفُسُنَا أَنَّ الْفَتْحَ غَدًا فَلَمَّا أَنْ أَصْبَحَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى الْغَدَاةَ ثُمَّ قَامَ قَائِمًا فَدَعَا بِاللِّوَاءِ وَالنَّاسُ عَلَى مَصَافِّهِمْ فَدَعَا عَلِيًّا وَهُوَ أَرْمَدُ فَتَفَلَ فِي عَيْنَيْهِ وَدَفَعَ إِلَيْهِ اللِّوَاءَ وَفُتِحَ لَهُقَالَ بُرَيْدَةُ وَأَنَا فِيمَنْ تَطَاوَلَ لَهَا

Telah menceritakan kepada kami {Zaid bin Al Hubab} telah bercerita kepadaku {Al Husain bin Waqid} telah bercerita kepadaku {‘Abdullah bin Buraidah} telah bercerita kepadaku {Buraidah} berkata: Kami mengepung Khaibar kemudian Abu Bakar mengambil bendera, ia pergi namun Khaibar belum ditaklukkan untuknya, kemudian pada keesokan harinya ia keluar kemudian kembali, namun Khaibar belum ditaklukkan untuknya, saat itu orang-orang terkena kepayahan dan kelelahan, Rasulullah saw. bersabda: “Aku akan menyerahkan bendera besok untuk seseorang yang dicintai Allah dan rasulNya dan ia cinta Allah dan rasulNya, ia tidak kembali hingga diberi kemenangan.” Dimalam harinya kami ribut bahwa kemenangan akan terjadi esok hari. Dipagi harinya Rasulullah saw. shalat shubuh kemudian berdiri lalu meminta bendera sementara orang-orang masih berada dishaf-shaf mereka kemudian beliau memanggil ‘Ali namun ia sedang sakit mata, kemudian Rasulullah saw. meludah di matanya dan menyerahkan bendera padanya dan ia diberi kemenangan. Berkata Buraidah: Aku termasuk orang yang berlomba untuk mendapatkan bendera itu.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 21916

Kitab 13 : Sisa Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits Buraidah Al Aslami ra.

حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ الْحُبَابِ حَدَّثَنِي حُسَيْنُ بْنُ وَاقِدٍ حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ بُرَيْدَةَ عَنْ أَبِيهِأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقْرَأُ فِي صَلَاةِ الْعِشَاءِ بِالشَّمْسِ وَضُحَاهَا وَأَشْبَاهِهَا مِنْ السُّوَرِ

Telah menceritakan kepada kami {Zaid bin Al Hubab} telah bercerita kepadaku {Husain bin Waqid} telah bercerita kepadaku {‘Abdullah bin Buraidah} dari {ayahnya} bahwa Rasulullah saw. membaca WASY SYAMSI WA dhuhaAHAA dan surat-surat sepertinya saat shalat ‘isya`.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 21917

Kitab 13 : Sisa Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits Buraidah Al Aslami ra.

حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ حُبَابٍ حَدَّثَنِي حُسَيْنُ بْنُ وَاقِدٍ حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ بُرَيْدَةَ قَالَ سَمِعْتُ أَبِي بُرَيْدَةَ يَقُولُكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْطُبُنَا فَجَاءَ الْحَسَنُ وَالْحُسَيْنُ عَلَيْهِمَا قَمِيصَانِ أَحْمَرَانِ يَمْشِيَانِ وَيَعْثُرَانِ فَنَزَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ الْمِنْبَرِ فَحَمَلَهُمَا فَوَضَعَهُمَا بَيْنَ يَدَيْهِ ثُمَّ قَالَ صَدَقَ اللَّهُ وَرَسُولُهُ{ إِنَّمَا أَمْوَالُكُمْ وَأَوْلَادُكُمْ فِتْنَةٌ }نَظَرْتُ إِلَى هَذَيْنِ الصَّبِيَّيْنِ يَمْشِيَانِ وَيَعْثُرَانِ فَلَمْ أَصْبِرْ حَتَّى قَطَعْتُ حَدِيثِي وَرَفَعْتُهُمَا

Telah menceritakan kepada kami {Zaid bin Hubab} telah bercerita kepadaku {Husain bin Waqid} telah bercerita kepada kami {‘Abdullah bin Buraidah} berkata: Aku mendengar {Buraidah} berkata: Rasulullah saw. berkhutbah pada kami lalu Al Hasan dan Al Husain datang keduanya mengenakan baju merah, keduanya berjalan lalu jatuh, Rasulullah saw. turun dari mimbar lalu menggendong keduanya lalu meletakkan menggendong keduanya kemudian bersabda: “Maha Benar Allah dan rasulNya, sesungguhnya harta kalian dan anak kalian adalah ujian, aku melihat kedua anak ini berjalan dan terjatuh, aku tidak sabar hingga aku memotong pembicaraanku lalu aku mengangkat keduanya.”