Musnad Ahmad

×

مسند أحمد

Musnad Ahmad

Musnad Ahmad | Hadits No. : 23359

Kitab 13 : Sisa Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits Sayyidah ‘Aisyah ra.

حَدَّثَنَا سُرَيْجٌ قَالَ حَدَّثَنَا فُلَيْحٌ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبَّادِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ وَصَالِحِ بْنِ عَجْلَانَ عَنْ عَبَّادِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الزُّبَيْرِ عَنْ عَائِشَةَأَنَّهَا أَمَرَتْ بِجِنَازَةِ سَعْدِ بْنِ أَبِي وَقَّاصٍ أَنْ يُمَرَّ بِهَا عَلَيْهَا فَمُرَّ بِهَا عَلَيْهَا فَبَلَغَهَا أَنْ قَدْ قِيلَ فِي ذَلِكَ فَقَالَتْ مَا أَسْرَعَ النَّاسَ إِلَى الْقَوْلِ وَاللَّهِ مَا صَلَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى سُهَيْلِ بْنِ بَيْضَاءَ إِلَّا فِي الْمَسْجِدِ

Telah menceritakan kepada kami {Suraij} berkata; Telah menceritakan kepada kami {Fulaij} dari {Muhammad bin Abbad bin Abdullah}, dan {Shalih bin Ajlan}, dari {Abbad bin Abdullah bin Az-Zubair}, dari {Aisyah}, bahwa Tatkala Sa`ad meningal dan dibawa jenazahnya, (Aisyah RAH) memerintahkan agar jenazahnya dilewatkan padanya, lalu jenazah tersebut diletakkan di dalam masjid, lalu (Aisyah RAH) berdoa untuknya. Namun, orang-orang mengingkari apa yang dilakukan oleh (Aisyah RAH), maka (Aisyah RAH) Berkata; Alangkah cepatnya orang-orang mengambil tindakan, bukankah Rasulullah saw. tidak menshalati Ibnu Baidla` melainkan di masjid?.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 23360

Kitab 13 : Sisa Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits Sayyidah ‘Aisyah ra.

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ حَدَّثَنَا أَيْمَنُ بْنُ نَابِلٍ عَنْ أُمِّ كُلْثُومٍ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا قِيلَ لَهُ إِنَّ فُلَانًا وَجِعٌ لَا يَطْعَمُ الطَّعَامَ قَالَ عَلَيْكُمْ بِالتَّلْبِينَةِ فَحَسُّوهُ إِيَّاهَا فَوَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ إِنَّهَا لَتَغْسِلُ بَطْنَ أَحَدِكُمْ كَمَا يَغْسِلُ أَحَدُكُمْ وَجْهَهُ بِالْمَاءِ مِنْ الْوَسَخِ

Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Abdullah} berkata; Telah menceritakan kepada kami {Aiman bin Nabil}, dari {Ummi Kultsum}, dari {Aisyah} berkata; Apabila dikatakan kepada Rasulullah saw., sesungguhnya si fulan sakit (perut) dan tidak mau makan makanan. Maka beliau bersabda: “Hendaklah kalian minumkan susu, maka ia akan merasakannya. Demi Dzat yang jiwaku ada di tangan-Nya, sesungguhnya (susu) dapat mencuci perut salah seorang diantara kalian, sebagaimana salah seorang diantara kalian mencuci mukanya dengan air dari kotoran.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 23361

Kitab 13 : Sisa Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits Sayyidah ‘Aisyah ra.

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا كَثِيرُ بْنُ زَيْدٍ عَنْ الْمُطَّلِبِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ عَائِشَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَهَا يَا عَائِشَةُ اسْتَتِرِي مِنْ النَّارِ وَلَوْ بِشِقِّ تَمْرَةٍ فَإِنَّهَا تَسُدُّ مِنْ الْجَائِعِ مَسَدَّهَا مِنْ الشَّبْعَانِ

Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Abdullah} telah menceritakan kepada kami {Katsir bin Zaid} dari {Al-Muthallib bin Abdullah} dari {Aisyah} bahwasanya Rasulullah saw. bersabda kepadanya: “Wahai Aisyah! berlindunglah dirimu dari neraka walau hanya dengan menshodaqohkan sebuah kurma karena sesungguhnya dengannya bisa menutupi orang lapar dengan sedikit kekenyangan.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 23362

Kitab 13 : Sisa Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits Sayyidah ‘Aisyah ra.

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الزُّبَيْرِ قَالَ حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ سُوَيْدٍ قَالَ سَمِعْتُ عَائِشَةَ ابْنَةَ طَلْحَةَ تَذْكُرُ وَذُكِرَ عِنْدَهَا الْمُحْرِمُ يَتَطَيَّبُ فَذَكَرَتْ عَنْ عَائِشَةَ أُمِّ الْمُؤْمِنِينَأَنَّهُنَّ كُنَّ يَخْرُجْنَ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَيْهِنَّ الضِّمَادُ قَدْ أَضْمَدْنَ قَبْلَ أَنْ يُحْرِمْنَ ثُمَّ يَغْتَسِلْنَ وَهُوَ عَلَيْهِنَّ يَعْرَقْنَ وَيَغْتَسِلْنَ لَا يَنْهَاهُنَّ عَنْهُ

Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Abdullah bin Az-Zubair} berkata; Telah menceritakan kepada kami {Umar bin Suwaid} berkata; ‘Saya telah mendengar {Aisyah binti Thohah} bercerita ketika diceritakan padanya (mengenai) seorang yang sedang berihrom memakai wangi-wangian, maka ia menceritakan dari {Aisyah} ummul mukminin berkata; ‘Bahwa istri-istri (Nabi saw.) keluar bersama Rasulullah saw. dengan memakai pembalut di kepala mereka yang telah dilumuri minyak wangi sebelum mereka berihrom, kemudian mereka mandi dan mereka berkeringat (lagi), lalu merekapun mandi (lagi) sedangkan beliau tidak melarang dari hal tersebut.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 23363

Kitab 13 : Sisa Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits Sayyidah ‘Aisyah ra.

حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ عُمَرَ قَالَ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ هَوْذَةَ عَنْ عَمْرِو بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ عَمَّتِهِ أَنَّهَا حَدَّثَتْهَا عَائِشَةُ قَالَتْمَا رَأَيْتُ فِي وَجْهِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هَيْجًا حَتَّى يَرَى غَيْمًا فَإِذَا أَمْطَرَ ذَلِكَ الْغَيْمُ ذَهَبَ ذَلِكَ الْهَيْجُ

Telah menceritakan kepada kami {Utsman bin Umar} berkata; Telah menceritakan kepada kami {Ubaidillah bin Haudzah}, dari {Amru bin Abdurrahman}, dari {bibinya}, bahwa {Aisyah} pernah bercerita kepadanya, dia berkata; ‘Saya tidak pernah melihat wajah Rasulullah saw. begitu gelisah hingga beliau melihat awan mendung. Dan bila awan mendung tersebut telah menurunkan hujan, kegelisahan itupun hilang.'”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 23364

Kitab 13 : Sisa Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits Sayyidah ‘Aisyah ra.

حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ قَالَ حَدَّثَنَا أَبِي قَالَ حَدَّثَنَا حُسَيْنٌ قَالَ وَقَالَ يَحْيَى حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ أَنَّ أَبَا سَلَمَةَ حَدَّثَهُوَكَانَتْ بَيْنَهُ وَبَيْنَ أُنَاسٍ خُصُومَةٌ فِي أَرْضٍ وَأَنَّهُ دَخَلَ عَلَى عَائِشَةَ فَذَكَرَ ذَلِكَ لَهَا فَقَالَتْ يَا أَبَا سَلَمَةَ اجْتَنِبْ الْأَرْضَ فَإِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ ظَلَمَ قِيدَ شِبْرٍ مِنْ الْأَرْضِ طُوِّقَهُ مِنْ سَبْعِ أَرَضِينَ

Telah menceritakan kepada kami {Abdush Shamad} berkata; Telah menceritakan ke pada kami {ayahku} Telah menceritakan ke pada kami {Husain} berkata; {Yahya} berkata; Telah menceritakan kepadaku {Muhammad bin Ibrahim}, bahwa {Abu Salamah} telah menceritakan kepadanya, bahwa antara dirinya dan sekelompok orang terjadi keributan dalam sengketa tanah. Lalu dia menemui {Aisyah} dan menceritakan hal itu kepadanya. Lalu (Aisyah RAH) Berkata; ‘Wahai Abu Salamah, jauhilah tanah tersebut, karena Rasulullah saw. bersabda: ‘Barangsiapa yang menzalimi sejengkal tanah saja, maka akan dikalungkan kepadanya (kalung) dari tujuh bumi.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 23365

Kitab 13 : Sisa Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits Sayyidah ‘Aisyah ra.

حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مَيْمُونٍ عَنْ أَبِي الْأَحْوَصِ عَنْ مَسْرُوقٍ عَنْ عَائِشَةَأَنَّ رَجُلًا ذُكِرَ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ بِئْسَ عَبْدُ اللَّهِ أَخُو الْعَشِيرَةِ ثُمَّ دَخَلَ عَلَيْهِ فَجَعَلَ يُكَلِّمُهُ ثُمَّ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُقْبِلُ عَلَيْهِ بِوَجْهِهِ حَتَّى ظَنَنْتُ أَنَّ لَهُ عِنْدَهُ مَنْزِلَةً

Telah menceritakan kepada kami {Abdush Shomad}, telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} berkata; Telah menceritakan kepada kami {Ibrahim bin Maimun}, dari {Abi Al-Ahwash}, dari {Masruq}, dari {Aisyah}, bahwa ada seorang lelaki yang (namanya) disebut di depan Rasulullah saw. maka beliau bersabda: ‘Sejelek-jelek hamba Allah adalah saudaranya Al-Asyirah.’ Kemudian beliau menemuinya dan bercakap-cakap dengannya, kemudian saya melihat Rasulullah saw. mendatanginya hingga saya menyangka bahwa (lelaki) tersebut mempunyai kedudukan disisi beliau.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 23366

Kitab 13 : Sisa Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits Sayyidah ‘Aisyah ra.

حَدَّثَنَا حَسَنٌ حَدَّثَنَا شَيْبَانُ عَنْ يَحْيَى عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ عَنْ يُحَنَّسَ أَنَّ عَائِشَةَ أَخْبَرَتْهُأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَوْ أَنَّ النَّاسَ يَعْلَمُونَ مَا فِي صَلَاةِ الْعَتَمَةِ وَصَلَاةِ الصُّبْحِ لَأَتَوْهُمَا وَلَوْ حَبْوًا

Telah menceritakan kepada kami {Hassan}, telah menceritakan kepada kami {Syaiban}, dari {Yahya}, dari {Muhammad bin Ibrahim}, dari {Yuhannas} bahwa {Aisyah} telah mengabarkan kepadanya, bahwasanya Rasulullah saw. bersabda: “Jikalau manusia tahu pahala yang terdapat pada sholat isya` dan sholat subuh niscaya mereka akan mendatanginya meskipun dengan merangkak.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 23367

Kitab 13 : Sisa Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits Sayyidah ‘Aisyah ra.

حَدَّثَنَا هَاشِمٌ حَدَّثَنَا شَيْبَانُ عَنِ الْأَشْعَثِ قَالَ حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَعْقِلٍ الْمُحَارِبِيُّ قَالَ سَمِعْتُ عَائِشَةَ تَقُولُنَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يُنْتَبَذَ فِي الدُّبَّاءِ وَالْحَنْتَمِ وَالْمُزَفَّتِ

Telah menceritakan kepada kami {Hasyim} telah menceritakan kepada kami {Syaiban}, dari {Al-Asy’ats} berkata; Telah menceritakan kepadaku Abdullah bin Ma’qil Al-Muharibi berkata; ‘Saya telah mendengar {Aisyah} berkata; ‘Rasulullah saw. telah melarang untuk membuat anggur di adduba`, hantam, dan muzaffat (kesemuanya adalah tempat untuk membuat anggur).”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 23368

Kitab 13 : Sisa Musnad Sahabat Anshar

Bab : Hadits Sayyidah ‘Aisyah ra.

حَدَّثَنَا هَاشِمُ بْنُ الْقَاسِمِ قَالَ حَدَّثَنَا الْأَشْجَعِيُّ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ ثَوْرٍ عَنْ خَالِدِ بْنِ مَعْدَانَ عَنْ عَائِشَةَأَنَّهَا سُئِلَتْ عَنْ صَوْمِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ كَانَ يَصُومُ شَعْبَانَ وَيَتَحَرَّى الِاثْنَيْنِ وَالْخَمِيسَ

Telah menceritakan kepada kami {Hasyim bin Al-Qasim} berkata; Telah menceritakan kepada kami {Al-Asyaja’i}, dari {Sufyan}, dari {Tsaur}, dari {Khalid bin Ma’dan}, dari {Aisyah}, bahwasanya ia pernah ditanya tentang puasa Rasulullah saw. maka (Aisyah RAH) Berkata: “Beliau (Rasulullah saw.) berpuasa Sya`ban dan sangat menjaga puasa senin dan kamis.”