Musnad Ahmad

×

مسند أحمد

Musnad Ahmad

Musnad Ahmad | Hadits No. : 11423

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abu Sa’id Al Khudri ra.

حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا الْمُثَنَّى الْقَصِيرُ حَدَّثَنَا أَبُو الْمُتَوَكِّلِ النَّاجِيُّ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَنَهَى نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الشُّرْبِ فِي الْحَنْتَمَةِ وَالدُّبَّاءِ وَالنَّقِيرِ

Telah menceritakan kepada kami {Rauh} berkata, telah menceritakan kepada kami {Al Mutsanna Al Qashir} berkata, telah menceritakan kepada kami {Abu Al Mutawakkil An Naji} dari {Abu Sa’id Al Khudri}, ia berkata; “Rasulullah saw. melarang minum dari bejana Al Hantamah, Ad Dubbaa` dan An Naqir.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 11424

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abu Sa’id Al Khudri ra.

حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي أَبُو الزُّبَيْرِ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ أَنَّهُسَمِعَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ سَيَخْرُجُ نَاسٌ مِنْ النَّارِ قَدْ احْتَرَقُوا وَكَانُوا مِثْلَ الْحُمَمِ ثُمَّ لَا يَزَالُ أَهْلُ الْجَنَّةِ يَرُشُّونَ عَلَيْهِمْ الْمَاءَ حَتَّى يَنْبُتُونَ نَبَاتَ الْغُثَاءِ فِي السَّيْلِحَدَّثَنَا مُوسَى أَنْبَأَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ أَنَّ أَبَا سَعِيدٍ أَخْبَرَهُ أَنَّهُ سَمِعَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ سَيَخْرُجُ نَاسٌ مِنْ النَّارِ فَذَكَرَهُ

Telah menceritakan kepada kami {Rauh} berkata, telah menceritakan kepada kami {Ibnu Juraij} berkata, telah mengabarkan kepadaku {Abu Az Zubair} dari {Abu Sa’id} bahwa ia mendengar Nabi saw. bersabda: “Beberapa kelompok manusia akan keluar dari neraka setelah mereka dibakar dan mereka menjadi seperti arang, kemudian para penghuni surga akan senantiasa menyirami mereka dengan air hingga mereka tumbuh sebagaimana tumbuhnya buih pada aliran air.” Telah menceritakan kepada kami {Musa} telah memberitakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} dari {Abu Zubair} dari {Jabir} bahwa {Abu Sa’id} telah mengabarkan kepadanya, bahwa dia mendengar Nabi saw. bersabda: “Sekelompok orang akan keluar dari Neraka…” -kemduian ia menyebutkan haditsnya-

Musnad Ahmad | Hadits No. : 11425

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abu Sa’id Al Khudri ra.

حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا عَوْفٌ عَنْ أَبِي نَضْرَةَ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ تَخْرُجُ ضُبَارَةٌ مِنْ النَّارِ قَدْ كَانُوا فَحْمًا قَالَ فَيُقَالُ بُثُّوهُمْ فِي الْجَنَّةِ وَرُشُّوا عَلَيْهِمْ مِنْ الْمَاءِ قَالَ فَيَنْبُتُونَ كَمَا تَنْبُتُ الْحِبَّةُ فِي حَمِيلِ السَّيْلِ فَقَالَ رَجُلٌ مِنْ الْقَوْمِ كَأَنَّكَ كُنْتَ مِنْ أَهْلِ الْبَادِيَةِ يَا رَسُولَ اللَّهِ

Telah menceritakan kepada kami {Rauh} berkata, telah menceritakan kepada kami {‘Auf} dari {Abu Nadhrah} dari {Abu Sa’id Al Khudri} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Akan keluar dari dalam neraka sekelompok manusia yang telah menjadi arang, ” beliau bersabda: “Lalu dikatakan; ‘Masukkanlah mereka ke dalam surga dan siramilah mereka dengan air, ” beliau bersabda: “Lalu mereka tumbuh layaknya biji-bijian yang tumbuh ditepi aliran air, ” seorang laki-laki berkata; “Wahai Rasulullah, seakan-akan engkau tinggal di alam terbuka.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 11426

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abu Sa’id Al Khudri ra.

حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا مَالِكُ بْنُ أَنَسٍ عَنْ إِسْحَاقَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي طَلْحَةَ أَنَّ رَافِعَ بْنَ إِسْحَاقَ أَخْبَرَهُ قَالَدَخَلْتُ أَنَا وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَبِي طَلْحَةَ عَلَى أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ نَعُودُهُ فَقَالَ لَنَا أَبُو سَعِيدٍ أَخْبَرَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّ الْمَلَائِكَةَ لَا تَدْخُلُ بَيْتًا فِيهِ تَمَاثِيلُ أَوْ صُورَةٌ شَكَّ إِسْحَاقُ لَا يَدْرِي أَيَّتَهُمَا قَالَ أَبُو سَعِيدٍ

Telah menceritakan kepada kami {Rauh} berkata, telah menceritakan kepada kami {Malik bin Anas} dari {Ishaq bin Abdullah bin Abu Thalhah} bahwa {Rafi’ bin Ishaq} mengabarkan kepadanya, ia berkata; Aku dan Abdullah bin Thalhah mengunjungi {Abu Sa’id Al Khudri}. Abu Sa’id berkata kepada kami; Rasulullah saw. telah mengabarkan kepada kami: “Sesungguhnya malaikat tidak masuk ke dalam rumah yang di dalamnya terdapat patung, atau gambar makhluk hidup.” Ishaq masih merasa ragu mana yang diucapkan oleh Abu Sa’id antara kedua lafadz tersebut.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 11427

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abu Sa’id Al Khudri ra.

حَدَّثَنَا الضَّحَّاكُ بْنُ مَخْلَدٍ عَنْ عَبْدِ الْحَمِيدِ بْنِ جَعْفَرٍ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ سَعِيدِ بْنِ عُمَيْرٍ الْأَنْصَارِيِّ قَالَجَلَسْتُ إِلَى عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ وَأَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ فَقَالَ أَحَدُهُمَا لِصَاحِبِهِ إِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَذْكُرُ أَنَّهُ يَبْلُغُ الْعَرَقُ مِنْ النَّاسِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَقَالَ أَحَدُهُمَا إِلَى شَحْمَتِهِ وَقَالَ الْآخَرُ يُلْجِمُهُفَخَطَّ ابْنُ عُمَرَ وَأَشَارَ أَبُو عَاصِمٍ بِأُصْبُعِهِ مِنْ أَسْفَلِ شَحْمَةِ أُذُنَيْهِ إِلَى فِيهِ فَقَالَ مَا أَرَى ذَاكَ إِلَّا سَوَاءً

Telah menceritakan kepada kami {Adl Dhahak bin Makhlad} dari {Abdul Hamid bin Ja’far} berkata, telah menceritakan kepadaku {Bapakku} dari {Sa’id bin Umair Al Anshari} ia berkata; “Aku belajar kepada {Abdullah bin umar} dan {Abu Said Al Khudri}, salah seorang dari keduanya berkata kepada yang lain; “Sesungguhnya aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Keringat yang menggenangi manusia pada hari kiamat nanti mencapai daun telinga, ” sedang yang lain mengatakan; “mencambuknya, ” lalu Ibnu Umar membuat garis, dan Abu ‘Ashim juga mengisyaratkan dengan jemarinya dari daun telinga hingga mulutnya. Dia (perawi) berkata: “Menurutku perkataan mereka sama saja.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 11428

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abu Sa’id Al Khudri ra.

حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ عُمَرَ أَخْبَرَنَا مَالِكٌ وَيُونُسُ بْنُ يَزِيدَ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَزِيدَ اللَّيْثِيِّ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا سَمِعْتُمْ الْمُؤَذِّنَ وَقَالَ مَالِكٌ الْمُنَادِيَ فَقُولُوا مِثْلَ يَقُولُ زَادَ مَالِكٌ الْمُؤَذِّنَ

Telah menceritakan kepada kami {Utsman bin Umar} berkata, telah mengabarkan kepada kami {Malik} dan {Yunus bin Yazid} dari {Az Zuhri} dari {‘Atho` bin Yazid Al Laitsi} dari {Abu Sa’id Al Khudri} bahwasanya Rasulullah saw. bersabda: “Jika kalian mendengar mu`adzin, sedangkan Malik menyebutkan, “penyeru, maka ucapkanlah sebagaimana yang ia katakan.” Dan Malik menambahkan lafadz mu`adzin.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 11429

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abu Sa’id Al Khudri ra.

حَدَّثَنَا مَحْبُوبُ بْنُ الْحَسَنِ عَنْ خَالِدٍ عَنْ عِكْرِمَةَأَنَّ ابْنَ عَبَّاسٍ قَالَ لَهُ وَلِابْنِهِ عَلِيٍّ انْطَلِقَا إِلَى أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ فَاسْمَعَا مِنْ حَدِيثِهِ قَالَ فَانْطَلَقْنَا فَإِذَا هُوَ فِي حَائِطٍ لَهُ فَلَمَّا رَآنَا أَخَذَ رِدَاءَهُ فَجَاءَنَا فَقَعَدَ فَأَنْشَأَ يُحَدِّثُنَا حَتَّى أَتَى عَلَى ذِكْرِ بِنَاءِ الْمَسْجِدِ قَالَ كُنَّا نَحْمِلُ لَبِنَةً لَبِنَةً وَعَمَّارُ بْنُ يَاسرٍ يَحْمِلُ لَبِنَتَيْنِ لَبِنَتَيْنِ قَالَ فَرَآهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَجَعَلَ يَنْفُضُ التُّرَابَ عَنْهُ وَيَقُولُ يَا عَمَّارُ أَلَا تَحْمِلُ لَبِنَةً كَمَا يَحْمِلُ أَصْحَابُكَ قَالَ إِنِّي أُرِيدُ الْأَجْرَ مِنْ اللَّهِ قَالَ فَجَعَلَ يَنْفُضُ التُّرَابَ عَنْهُ وَيَقُولُ وَيْحَ عَمَّارٍ تَقْتُلُهُ الْفِئَةُ الْبَاغِيَةُ يَدْعُوهُمْ إِلَى الْجَنَّةِ وَيَدْعُونَهُ إِلَى النَّارِ قَالَ فَجَعَلَ عَمَّارٌ يَقُولُ أَعُوذُ بِالرَّحْمَنِ مِنْ الْفِتَنِ

Telah menceritakan kepada kami {Mahbub bin Al Hasan} dari {Khalid} dari {Ikrimah} bahwa Ibnu Abbas berkata kepadanya dan putra Ali; “Pergilah kalian kepada {Abu Sa’id Al Khudri} dan dengarkanlah hadits darinya.” Ikrimah berkata; Lalu kamipun menemuinya dan dia masih berada di kebunnya, ketika ia melihat kami, ia pun menemui kami seraya duduk dan membacakan hadits kepada kami hingga ia menyebutkan hadits tentang membangun masjid.” Ia berkata; “Kami memindahkan bata satu demi satu, sedang ‘Ammar bin Yasir membawanya dua bata dua bata sekaligus.” Abu Sa’id menuturkan; “Lalu Rasulullah saw. melihatnya seraya membersihkan debu ditubuh Ammar. kemudian bersabda: “Wahai ‘Ammar, kenapa kamu tidak memindah satu bata demi satu bata sebagaimana teman-temanmu?” ‘Ammar menjawab; “Aku ingin mendapatkan pahala dari Allah.” Lalu beliau membersihkannya lagi dari tanah, kemudian beliau bersabda: “Celakalah ‘Ammar, ia akan dibunuh oleh kelompok pemberontak, ia menyeru mereka ke surga sedang mereka menyerunya ke neraka.” Abu Sa’id berkata; “Lalu ‘Ammar berkata; “Aku berlindung kepada Ar Rahman dari fitnah.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 11430

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abu Sa’id Al Khudri ra.

حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ قَتَادَةَ قَالَ سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ أَبِي عُتْبَةَ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَشَدَّ حَيَاءً مِنْ الْعَذْرَاءِ فِي خِدْرِهَا وَكَانَ إِذَا كَرِهَ الشَّيْءَ عَرَفْنَاهُ فِي وَجْهِهِ

Telah menceritakan kepada kami {Abu Dawud} berkata, telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Qotadah} berkata; aku mendengar {Abdullah bin Abu Utbah} menceritakan dari {Abu Sa’id Al Khudri}, ia berkata; “Rasulullah saw. adalah seorang yang pemalu melebihi gadis yang dipingit dalam rumah, dan beliau jika tidak menyukai sesuatu kami bisa mengetahuinya dari raut wajahnya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 11431

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abu Sa’id Al Khudri ra.

حَدَّثَنَا صَفْوَانُ بْنُ عِيسَى حَدَّثَنَا أُنَيْسُ بْنُ أَبِي يَحْيَى عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَخَرَجَ عَلَيْنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي مَرَضِهِ الَّذِي مَاتَ فِيهِ وَهُوَ عَاصِبٌ رَأْسَهُ قَالَ فَاتَّبَعْتُهُ حَتَّى صَعِدَ عَلَى الْمِنْبَرِ قَالَ فَقَالَ إِنِّي السَّاعَةَ لَقَائِمٌ عَلَى الْحَوْضِ قَالَ ثُمَّ قَالَ إِنَّ عَبْدًا عُرِضَتْ عَلَيْهِ الدُّنْيَا وَزِينَتَهَا فَاخْتَارَ الْآخِرَةَ فَلَمْ يَفْطَنْ لَهَا أَحَدٌ مِنْ الْقَوْمِ إِلَّا أَبُو بَكْرٍ فَقَالَ بِأَبِي أَنْتَ وَأُمِّي بَلْ نَفْدِيكَ بِأَمْوَالِنَا وَأَنْفُسِنَا وَأَوْلَادِنَا قَالَ ثُمَّ هَبَطَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْمِنْبَرِ فَمَا رُئِيَ عَلَيْهِ حَتَّى السَّاعَةِ

Telah menceritakan kepada kami {Shafwan bin Isa} berkata, telah menceritakan kepada kami {Unais bin Abu Yahya} dari {Bapaknya} dari {Abu Sa’id Al Khudri}, ia berkata; Rasulullah saw. keluar menemui kami ketika beliau sedang sakit sebelum meninggalnya beliau, sedangkan kepalanya diikat untuk mengurangi rasa sakit.” Abu Sa’id berkata; “Aku mengikuti di belakangnya hingga beliau naik mimbar, beliau kemudian bersabda: “Sungguh, pada saat ini aku benar-benar sedang berdiri di atas telaga, ” Abu Sa’id berkata; “Kemudian beliau melanjutkan: “Sungguh, ada seorang hamba yang diberikan kepadanya dunia dengan segala kemegahannya, namun ia lebih memilih akhirat, ” tidak ada seorang pun yang mengerti apa maksud beliau mengucapkan seperti itu kecuali Abu Bakar.” Lalu ia berkata; “Demi bapak dan ibuku sebagai tebusannya, bahkan harta, jiwa dan anak-anak kami wahai Rasulullah!” Abu Sa’id berkata; “Kemudian Rasulullah saw. turun dari mimbar dan beliau tidak terlihat lagi.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 11432

Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits

Bab : Musnad Abu Sa’id Al Khudri ra.

حَدَّثَنَا صَفْوَانُ حَدَّثَنَا أُنَيْسُ بْنُ أَبِي يَحْيَى عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّأَنَّ رَجُلًا مِنْ بَنِي عَمْرِو بْنِ عَوْفٍ وَرَجُلًا مِنْ بَنِي خُدْرَةَ امْتَرَيَا فِي الْمَسْجِدِ الَّذِي أُسِّسَ عَلَى التَّقْوَى فَقَالَ الْعَوْفِيُّ هُوَ مَسْجِدُ قُبَاءٍ وَقَالَ الْخُدْرِيُّ هُوَ مَسْجِدُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَتَيَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَسَأَلَاهُ عَنْ ذَلِكَ فَقَالَ هُوَ مَسْجِدِي هَذَا وَفِي ذَلِكَ خَيْرٌ كَثِيرٌ

Telah menceritakan kepada kami {Shafwan} berkata, telah menceritakan kepada kami {Unais bin Abu Yahya} dari {Bapaknya} dari {Abu Sa’id Al Khudri} berkata; “Seorang laki-laki dari bani ‘Amru bin ‘Auf dan juga seorang laki-laki dari bani Khudrah saling berselisih tentang masjid yang dibangun atas dasar takwa. ‘Aufi berkata; “Itu adalah masjid Quba`.” Sedangkan Al Khudri berkata; “Itu adalah masjid Rasulullah saw.” Maka kami pun mendatangi Rasulullah saw. dan bertanya kepadanya tentang hal itu, maka beliau pun bersabda: “Itu adalah masjidku ini, dan pada masjid itu (Quba`) ada kebaikan yang banyak.”