Telah menceritakan kepada kami {Isma’il} berkata, telah menceritakan kepada kami {Al Dastuwa`i} berkata, telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Abu Katsir} dari {Hilal bin Abu Maimunah} dari {‘Atho` bin Yasar} dari {Abu Sa’id Al Khudri}, ia berkata; “Rasulullah saw. duduk di atas mimbar, dan kami duduk di sekelilingnya, kemudian beliau bersabda: “Hanyasanya yang aku kawatirkan atas kalian adalah dibukanya kemewahan dan perhiasan dunia.” Lalu berkatalah seorang lak-laki; “Wahai Rasulullah, apakah kebaikan akan datang bersama keburukan?” Rasulullah saw. diam dan tidak menjawabnya. Maka ada yang menegur lelaki tersebut; “Apa urusanmu bertanya kepada Rasulullah saw. padahal beliau tidak mengajakmu bicara?” Abu Sa’id berkata; “Kami melihat wahyu turun kepada beliau, tidak berselang waktu lama, beliau tersadar dan mengusap keringat yang membanjirinya, lalu beliau bersabda: “Mana orang yang bertanya tadi?” seakan-akan beliau memujinya, lalu beliau bersabda: “Sesungguhnya kebaikan tidak datang dengan keburukan, hanya saja apa yang tumbuh pada musim semi dapat membunuh seseorang karena kekenyangan, kecuali hama tanaman, sesungguhnya ia makan hingga memanjang kedua lambungnya, ia menyambut matahari lalu membuang kotorannya, kencing, kemudian kembali makan. Sesungguhnya harta itu hijau dan manis, dan sebaik-baik seorang muslim adalah mereka yang memberi kepada anak-anak yatim, orang miskin dan ibnu sabil, atau sebagaimana Rasulullah saw. bersabda: “Dan sesungguhnya orang yang mengambil tanpa dengan haknya seperti orang yang makan namun tidak pernah merasa kenyang, dan pada hari kiamat ia akan menjadi saksi.” Telah menceritakan kepada kami {Suraij} berkata, telah menceritakan kepada kami {Fulaih} dari {Hilal bin Ali} dari {‘Atho` bin Yasar} dari {Abu Sa’id Al Khudri} bahwa pada suatu hari Nabi saw. bersabda di atas mimbar: “Sesungguhnya, sesuatu yang aku kawatirkan atas kalian, ” kemudian dia menyebutkan hadits tersebut, dan hadits tersebut beliau berkata; “(dapat) membunuh karena kekenyangan.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 11434
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah menceritakan kepada kami {Isma’il} berkata, telah menceritakan kepada kami {Ali Ibnul Mubarak} dan {Rauh} berkata, telah menceritakan kepada kami {Husain Al Mu’allim} berkata, telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Abu Katsir} berkata, telah menceritakan kepadaku {Abu Sa’id} mantan budak Al Mahri, dari {Abu Sa’id Al Khudri} berkata; “Rasulullah saw. mengirim pasukan ke Bani Lahyan dari Bani Hudzail, -Rauh berkata; “dari Hudzail, “- dan beliau bersabda: “Hendaklah setiap dua orang memberangkatkan satu orang, ” kemudian beliau memanjatkan doa: “Ya Allah, berkahilah mud dan sha` kami, dan jadikanlah dalam satu berkah menjadi dua keberkahan.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 11435
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} berkata, telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {‘Amru bin Murrah} dari {Abu Al Bakhtari} dari {seorang laki-laki} dari {Abu Sa’id Al Khudri} bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Jangan sampai salah seorang dari kalian meremehkan dirinya jika ia melihat perkara Allah dilecehkan kemudian ia tidak berani mengatakan sesuatu, maka ia akan bertemu dengan Allah dalam keadaan telah menyia-nyiakan hal tersebut. Kemudian Allah bertanya; ‘Apa yang menghalangimu? ‘ lalu ia menjawab; ‘Aku takut kepada manusia, ‘ Maka Allah pun berkata; ‘Aku lah yang berhak untuk engkau takuti.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 11436
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} berkata, telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dan {Hajjaj} berkata, telah menceritakan kepadaku {Syu’bah} dari {Qotadah} dari {Abu Nadhrah} dari {Abu Sa’id} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Jangan sampai salah seorang dari kalian terhalang untuk mengatakan kebenaran yang ia ketahui karena takut kepada manusia.” Perawi berkata; Abu Sa’id Al Khudri berkata; “Dan musibah akan senantiasa menimpa karena kita meremehkannya, dan sungguh kita benar-benar akan jatuh ke dalam keburukan.” Hajjaj berkata dalam haditsnya; aku mendengar Abu Nadhrah.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 11437
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah menceritakan kepada kami {Hajjaj} berkata, telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Qotadah} berkata; aku mendengar {Abu Nadhrah} dari {Abu Sa’id Al Khudri}, ia berkata; “Kami keluar bersama Nabi saw. pada hari ke delapan belas dari bulan ramadlan, maka berpuasalah orang yang berpuasa dan berbukalah orang yang berbuka, namun antara yang berpuasa dan berbuka tidak saling menyalahkan yang lain.” Syu’bah berkata; “Ada empat orang yang telah menceritakan kepadaku tentang hadits ini, salah satunya adalah Qotadah, dan ini adalah hadits riwayat dari Qotadah.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 11438
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} berkata, telah menceritakan kepada kami {Syu’bah}. Dan {Hajjaj} berkata, telah menceritakan kepadaku {Syu’bah} dari {Qotadah} dari {Abu Al Mutawakkil}, {Hajjaj} berkata dalam haditsnya; Aku mendengar {Abu Al Mutawakkil} dari {Abu Sa’id} ia berkata; “Seorang laki-laki menemui Nabi saw. kemudian berkata; “Sesungguhnya perut saudaraku sakit, ” Rasulullah saw. lalu bersabda: “Minumkanlah madu kepadanya, ” lalu ia pun memberinya madu, kemudian ia berkata; “Sesungguhnya aku telah meminumkan madu kepadanya, namun hal itu hanya menambah sakitnya.” Lalu beliau memerintahkan kepadanya seperti itu hingga tiga kali. Namun ia tetap datang kepada beliau pada keempat kalinya, maka Nabi pun bersabda: “Minumkanlah madu kepadanya, ” ia menjawab; “Aku telah meminumkan madu kepadanya namun hal itu hanya menambah sakitnya saja.” Rasulullah saw. kemudian bersabda: “Allah dan Rasul-Nya benar, perut saudaramu saja yang berbohong, ” kemudian dia meminumkan madu kepadanya lagi, dan ia pun sembuh.” Telah menceritakan kepada kami {Rauh} berkata, telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Qotadah} dari {Abu Al Mutawakkil} dari {Abu Sa’id} bahwa seorang laki-laki mendatangi Nabi saw., lalu ia menyebutkan maknanya.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 11439
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} berkata, telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} berkata; aku mendengar {Qotadah} menceritakan dari {Sulaiman} atau Abu Sulaiman dan {Hajjaj} berkata; telah menceritakan kepadaku {Syu’bah}, dan {seorang laki-laki} dari Quraisy berkata, dari {Abu Sa’id Al Khudri} dari Nabi saw., bahwasanya beliau bersabda: “Akan ada para pemimpin yang dikelilingi oleh para pendamping dari manusia, mereka berlaku zhalim dan dusta, maka barangsiapa menolongnya dalam kezhaliman dan mempercayai kedustaannya ia bukanlah dari golonganku dan aku bukan darinya. Dan barangsiapa tidak mempercayai atau tidak menolong mereka atas kezhalimannya, maka ia dari golonganku dan aku dari golongannya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 11440
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah menceritakan kepada kami {Bahz} berkata, telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dan {Hajjaj} berkata, telah menceritakan kepadaku {Syu’bah} berkata, telah mengabarkan kepada kami {Qotadah} dari {Abdullah bin Abu Utbah}, {Hajjaj bin Utbah} mantan budak Anas bin Malik berkata; Aku mendengar {Abu Sa’id Al Khudri} berkata; “Rasulullah saw. adalah seorang yang pemalu melebihi gadis yang dipingit dalam rumah, dan beliau jika tidak menyukai sesuatu, kami bisa mengetahuinya dari raut wajahnya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 11441
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} berkata, telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} berkata; aku mendengar {Abu Ishaq} menceritakan dari {Al Aghar Abu Muslim} bahwasanya ia berkata; aku bersaksi atas {Abu Hurairah} dan {Abu Sa’id} bahwa keduanya bersaksi atas Nabi saw., bahwa beliau bersabda: “Tidaklah suatu kaum berdzikir kepada Allah kecuali malaikat akan mengelilingi mereka, rahmat akan melingkupi mereka, ketenangan akan diturunkan dan Allah akan menyebut-nyebut mereka di hadapan makhluk yang ada di sisi-Nya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 11442
Kitab 6 : Sisa Musnad Sahabat yang Banyak Meriwayatkan Hadits
Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} berkata, telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Qais bin Muslim} dari {Thariq bin Syihab} bahwa Marwan pernah berkhutbah (ied) sebelum shalat, maka seseorang menegurnya; “Shalat (ied) itu sebelum khutbah, ” Marwan lalu berkata; “Itu telah berlalu ya Fulan!” maka {Abu Sa’id} berkata; “Adapun orang ini, ia telah melakukan apa yang pernah Rasulullah saw. katakan kepada kami: “Barangsiapa dari kalian melihat sebuah kemungkaran, hendaklah ia rubah dengan tangannya, jika tidak mampu hendaklah dengan lisannya, jika tidak mampu hendaklah dengan hatinya, dan itu adalah selemah-lemah iman.”