Musnad Ahmad

×

مسند أحمد

Musnad Ahmad

Musnad Ahmad | Hadits No. : 14923

Kitab 7 : Musnad Penduduk Makkah

Bab : Hadits Majma’ bin Jariyah ra.

حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ عِيسَى قَالَ حَدَّثَنَا مُجَمِّعُ بْنُ يَعْقُوبَ قَالَ سَمِعْتُ أَبِي يَقُولُ عَنْ عَمِّهِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ يَزِيدَ عَنْ عَمِّهِ مُجَمِّعِ ابْنِ جَارِيَةَ الْأَنْصَارِيِّوَكَانَ أَحَدَ الْقُرَّاءِ الَّذِينَ قَرَءُوا الْقُرْآنَ قَالَ شَهِدْنَا الْحُدَيْبِيَةَ فَلَمَّا انْصَرَفْنَا عَنْهَا إِذَا النَّاسُ يُنْفِرُونَ الْأَبَاعِرَ فَقَالَ النَّاسُ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ مَا لِلنَّاسِ قَالُوا أُوحِيَ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَخَرَجْنَا مَعَ النَّاسِ نُوجِفُ حَتَّى وَجَدْنَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى رَاحِلَتِهِ عِنْدَ كُرَاعِ الْغَمِيمِ وَاجْتَمَعَ النَّاسُ إِلَيْهِ فَقَرَأَ عَلَيْهِمْ إِنَّا فَتَحْنَا لَكَ فَتْحًا مُبِينًا فَقَالَ رَجُلٌ مِنْ أَصْحَابِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيْ رَسُولَ اللَّهِ وَفَتْحٌ هُوَ قَالَ أَيْ وَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ إِنَّهُ لَفَتْحٌ فَقُسِمَتْ خَيْبَرُ عَلَى أَهْلِ الْحُدَيْبِيَةِ لَمْ يُدْخِلْ مَعَهُمْ فِيهَا أَحَدًا إِلَّا مَنْ شَهِدَ الْحُدَيْبِيَةَ فَقَسَمَهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى ثَمَانِيَةَ عَشَرَ سَهْمًا وَكَانَ الْجَيْشُ أَلْفًا وَخَمْسَ مِائَةٍ فِيهِمْ ثَلَاثُ مِائَةِ فَارِسٍ فَأَعْطَى الْفَارِسَ سَهْمَيْنِ وَأَعْطَى الرَّاجِلَ سَهْمًا

Telah menceritakan kepada kami {Ishaq bin ‘Isa} berkata; telah menceritakan kepada kami {Mujammi’ bin Ya’qub} berkata; saya telah mendengar {bapakku} dari {pamannya, Abdurrahman bin Yazid} dari {pamannya, Mujammi’ bin Jariyah Al Ashori} dia adalah salah seorang Qurra’ yang pandai dalam membaca Al-Quran, berkata; Kami ikut hadir dalam perdamaian Hudaibiyyah, ketika kami selesai dari sana tiba-tiba orang-orang membawa lari unta-unta mereka. Sebagian mereka berkata kepada yang lainnya, ada apa dengan mereka? Mereka menjawab, sebuah wahyu turun kepada Rasulullah saw., maka kami keluar bersama mereka dengan cepat hingga kami menemukan Rasulullah saw. di atas kendaraannya di Kura’il Ghamim. Mereka berkumpul kepada (Rasulullah saw.) lalu beliau membacakan: “kami Telah memberikan kepadamu kemenangan yang nyata.” Lalu ada seorang sahabat Rasulullah saw. yang berkata; Wahai Rasulullah! apakah itu sebuah kemenangan? (Rasulullah saw.) bersabda: Ya. Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, itu adalah kemenangan. Maka (Ghanimah) Khaibar dibagi kepada orang-orang yang mengikuti Hudaibiyyah, tidak ada yang mendapatkan bagian darinya kecuali orang yang ikut dalam peristiwa Hudaibiyyah. Rasulullah saw. membaginya menjadi delapan belas saham, pasukan tersebut jumlahnya yaitu seribu lima ratus, yang diantaranya terdapat tiga ratus kafaleri, (Rasulullah saw.) memberi para kafaleri dengan dua saham dan memberi para infantri dengan satu saham.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 14924

Kitab 7 : Musnad Penduduk Makkah

Bab : Hadits Jabbar bin Shakhr dari Nabi saw.

حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا أَبُو أُوَيْسٍ حَدَّثَنَا شُرَحْبِيلٌ عَنْ جَبَّارِ بْنِ صَخْرٍ الْأَنْصَارِيِّ أَحَدِ بَنِي سَلِمَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ بِطَرِيقِ مَكَّةَ مَنْ يَسْبِقُنَا إِلَى الْأُثَايَةِ قَالَ أَبُو أُوَيْسٍ هُوَ حَيْثُ نَفَّرَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَيَمْدُرَ حَوْضَهَا وَيَفْرِطَ فِيهِ فَيَمْلَأَهُ حَتَّى نَأْتِيَهُ قَالَ قَالَ جَبَّارٌ فَقُمْتُ فَقُلْتُ أَنَا قَالَ اذْهَبْ فَذَهَبْتُ فَأَتَيْتُ الْأُثَايَةَ فَمَدَرْتُ حَوْضَهَا وَفَرَطْتُ فِيهِ وَمَلَأْتُهُ ثُمَّ غَلَبَتْنِي عَيْنَايَ فَنِمْتُ فَمَا انْتَبَهْتُ إِلَّا بِرَجُلٍ تُنَازِعُهُ رَاحِلَتُهُ إِلَى الْمَاءِ وَيَكُفُّهَا عَنْهُ فَقَالَ يَا صَاحِبَ الْحَوْضِ فَإِذَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقُلْتُ نَعَمْ قَالَ فَأَوْرَدَ رَاحِلَتَهُ ثُمَّ انْصَرَفَ فَأَنَاخَ ثُمَّ قَالَ اتْبَعْنِي بِالْإِدَاوَةِ فَتَبِعْتُهُ بِهَا فَتَوَضَّأَ وَأَحْسَنَ وُضُوءَهُ وَتَوَضَّأْتُ مَعَهُ ثُمَّ قَامَ يُصَلِّي فَقُمْتُ عَنْ يَسَارِهِ فَأَخَذَ بِيَدِي فَحَوَّلَنِي عَنْ يَمِينِهِ فَصَلَّيْنَا فَلَمْ يَلْبَثْ يَسِيرًا أَنْ جَاءَ النَّاسُ

Telah menceritakan kepada kami {Husain bin Muhammad} telah menceritakan kepada kami {Abu Uwais} telah menceritakan kepada kami {Syurahbil} dari {Jabbar bin Shakhr Al Anshari} salah seorang Bani Salamah berkata; ketika Rasulullah saw. berada di sebuah Jalan Makkah, bersabda: “Siapa yang ingin pergi mendahului kami ke ‘Utsayah? – — Abu Uwais berkata dalam riwayatnya, Rasulullah saw. mendorong kami ke Utsayah- lalu dia membendung telaga Utsayah kemudian mengisi air disana serta memenuhinya hingga kami datang kepadanya.” Jabbar berkata; saya berdiri dan berkata; saya. (Rasulullah saw.) bersabda: “Pergilah”, Lalu saya pergi hingga ketika sampai di ‘Utsayah, saya membuat bendungan di telaganya dan mengisinya dengan air hingga penuh, lalu mataku tidak kuat lagi hingga saya tertidur, ketika saya tidak terbangun hingga datang seorang laki-laki yang dihantar oleh kendaraannya menuju air lalu dia menahannya di dalamnya. Dia berkata; “Wahai penghuni telaga”, dan ternyata orang itu adalah Rasulullah saw., maka saya berkata; ya. (Jabbar Radhiyallahu’anhu) berkata; (Rasulullah saw.) menyuruh minum untanya lalu pergi menuntunnya lalu bersabda: “Ikutilah saya dengan membawa setimba air”, maka saya mengikutinya dengan membawa setimba air lalu beliau berwudhu dengan sempurna dan saya ikut berwudhu bersamanya, kemudian beliau berdiri shalat, saya ikut berdiri di sisi kirinya hingga beliau mengait tanganku seraya menggeserku ke sisi kanannya lalu kami shalat, kemudian beliau diam sejenak hingga orang-orang datang.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 14925

Kitab 7 : Musnad Penduduk Makkah

Bab : Hadits Ibnu Abu Khuzamah ra.

حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنِ ابْنِ أَبِي خُزَامَةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ وَقَالَ سُفْيَانُ مَرَّةً سَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَرَأَيْتَ دَوَاءً نَتَدَاوَى بِهِ وَرُقًى نَسْتَرْقِي بِهَا وَتُقًى نَتَّقِيهَا أَتَرُدُّ مِنْ قَدَرِ اللَّهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى شَيْئًا قَالَ إِنَّهَا مِنْ قَدَرِ اللَّهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى

Telah menceritakan kepada kami {Sufyan bin ‘Uyainah} dari {Az-Zuhri} dari {Ibnu Abu Khuzamah} dari {Bapaknya} berkata; saya berkata; wahai Rasulullah saw., Sufyan berkata dalam riwayatnya, saya telah bertanya kepada Rasulullah saw., bagaimana menurut anda tentang obat yang kami gunakan untuk mengobati penyakit, ruqyah yang kami praktekkan, dan penjagaan yang kami buat, apakah bisa menolak dari takdir Allah sama sekali? (Rasulullah saw.) bersabda: ” itu semua termasuk takdir Allah Tabaaroka wa Ta’ala.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 14926

Kitab 7 : Musnad Penduduk Makkah

Bab : Hadits Ibnu Abu Khuzamah ra.

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَيَّاشٍ حَدَّثَنَا بَقِيَّةُ بْنُ الْوَلِيدِ عَنِ الزُّبَيْدِيِّ مُحَمَّدِ بْنِ الْوَلِيدِ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ ابْنِ أَبِي خِزَامَةَ أَحَدِ بَنِي الْحَارِثِ عَنْ أَبِيهِأَنَّهُ أَتَى رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَأَيْتَ دَوَاءً نَتَدَاوَى بِهِ وَرُقًى نَسْتَرْقِي بِهَا وَتُقًى نَتَّقِيهَا هَلْ تَرُدُّ ذَلِكَ مِنْ قَدَرِ اللَّهِ شَيْئًا قَالَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَلِكَ مِنْ قَدَرِ اللَّهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى

Telah menceritakan kepada kami {‘Ali bin ‘Ayyasy} telah menceritakan kepada kami {Baqiyyah bin Al Walid} dari {Az-Zubadi, Muhammad bin Al Walid} dari {Az-Zuhri} dari {Ibnu Abu Khuzamah} salah satu Bani Al harits dari {Bapaknya} dia datang kepada Rasulullah saw. lalu berkata; Wahai Rasulullah, Bagaimana menurut anda tentang obat yang kami gunakan untuk mengobati penyakit, ruqyah yang kami praktekkan, dan penjagaan yang kami buat, apakah bisa menolak dari takdir Allah? Rasulullah saw. bersabda: itu semua termasuk takdir Allah Tabaaroka wa Ta’ala.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 14927

Kitab 7 : Musnad Penduduk Makkah

Bab : Hadits Ibnu Abu Khuzamah ra.

حَدَّثَنَا هَارُونُ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ قَالَ أَخْبَرَنِي عَمْرٌو عَنِ ابْنِ شِهَابٍ أَنَّ ابْنَ أَبِي خُزَامَةَ أَحَدَ بَنِي الْحَارِثِ بْنِ سَعْدِ بْنِ هُذَيْمٍ حَدَّثَهُ أَنَّ أَبَاهُ حَدَّثَهُأَنَّهُ قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَأَيْتَ دَوَاءً نَتَدَاوَى بِهِ وَرُقًى نَسْتَرْقِيهَا وَتُقًى نَتَّقِيهِ هَلْ تَرُدُّ ذَلِكَ مِنْ قَدَرِ اللَّهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى مِنْ شَيْءٍ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّهُ مِنْ قَدَرِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّحَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ مُحَمَّدٍ وَيَحْيَى بْنِ أَبِي بُكَيْرٍ عَنْ سُفْيَانَ بْنِ عُيَيْنَةَ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ ابْنِ أَبِي خُزَامَةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَ أَبِي وَهُوَ الصَّوَابُ كَذَا قَالَ الزُّبَيْدِيُّ

Telah menceritakan kepada kami {Harun} telah menceritakan kepada kami {Ibnu Wahb} berkata; telah mengabarkan kepadaku {‘Amr} dari {Ibnu Syihab} {Ibnu Abu Khuzamah} salah satu Bani Al Harits bin Sa’d bin Hudzaim menceritakannya, {Bapaknya} menceritakannya, dia berkata; Wahai Rasulullah, bagaimana menurut anda tentang obat yang kami gunakan untuk mengobati penyakit, ruqyah yang kami praktekkan, dan penjagaan yang kami buat, apakah bisa menolak dari takdir Allah sama sekali? Rasulullah saw. bersabda: ” itu semua termasuk takdir Allah AzzaWaJalla.” Telah menceritakan kepada kami {Husain bin Muhammad} dan {Yahya bin Abu Bukair} dari {Sufyan bin ‘Uyainah} dari {Az-Zuhri} dari {Ibnu Abu Khuzamah} dari {Bapaknya} berkata; dan itulah yang benar, demikian yang dikatakan Az-Zubaidi.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 14928

Kitab 7 : Musnad Penduduk Makkah

Bab : Hadits Qais bin Sa’d bin ‘Ubadah dari Nabi saw.

حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ بْنُ مُسْلِمٍ حَدَّثَنَا الْأَوْزَاعِيُّ قَالَ سَمِعْتُ يَحْيَى بْنَ أَبِي كَثِيرٍ يَقُولُ حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَسْعَدَ بْنِ زُرَارَةَ عَنْ قَيْسِ بْنِ سَعْدٍ قَالَزَارَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي مَنْزِلِنَا فَقَالَ السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ قَالَ فَرَدَّ سَعْدٌ رَدًّا خَفِيًّا فَرَجَعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَاتَّبَعَهُ سَعْدٌ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَدْ كُنْتُ أَسْمَعُ تَسْلِيمَكَ وَأَرُدُّ عَلَيْكَ رَدًّا خَفِيًّا لِتُكْثِرَ عَلَيْنَا مِنْ السَّلَامِ قَالَ فَانْصَرَفَ مَعَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَمَرَ لَهُ سَعْدٌ بِغُسْلٍ فَوُضِعَ فَاغْتَسَلَ ثُمَّ نَاوَلَهُ أَوْ قَالَ نَاوَلُوهُ مِلْحَفَةً مَصْبُوغَةً بِزَعْفَرَانٍ وَوَرْسٍ فَاشْتَمَلَ بِهَا ثُمَّ رَفَعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدَيْهِ وَهُوَ يَقُولُ اللَّهُمَّ اجْعَلْ صَلَوَاتِكَ وَرَحْمَتَكَ عَلَى آلِ سَعْدِ بْنِ عُبَادَةَ قَالَ ثُمَّ أَصَابَ مِنْ الطَّعَامِ فَلَمَّا أَرَادَ الِانْصِرَافَ قَرَّبَ إِلَيْهِ سَعْدٌ حِمَارًا قَدْ وَطَّأَ عَلَيْهِ بِقَطِيفَةٍ فَرَكِبَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ سَعْدٌ يَا قَيْسُ اصْحَبْ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ قَيْسٌ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ارْكَبْ فَأَبَيْتُ ثُمَّ قَالَ إِمَّا أَنْ تَرْكَبَ وَإِمَّا أَنْ تَنْصَرِفَ قَالَ فَانْصَرَفْتُ

Telah menceritakan kepada kami {Al Walid bin Muslim} telah menceritakan kepada kami {Al Auza’i} berkata; saya telah mendengar {Yahya bin Abu Katsir} berkata; telah menceritakan kepadaku {Muhammad bin Abdurrahman bin As’ad bin Zurarah} dari {Qais bin Sa’d} berkata; Rasulullah saw. pernah mengunjungi kami di rumah kami, bersabda: “Assalaamu ‘alaikum warohmatullah” (Qais Radhiyallahu’ahu) berkata; maka Sa’d menjawabnya dengan suara pelan, lalu Rasulullah saw. mengulangi salamnya dan Sa’d juga menjawabnya dengan suara pelan, lalu dia berkata; Wahai Rasulullah, saya mendengar salam anda, saya menjawabnya dengan pelan supaya anda memperbanyak salam atas kami. (Qais Radhiyallahu’ahu) berkata; lalu dia pergi bersama Rasulullah saw. dan menyuruh orang untuk menyiapkan pemandian (Rasulullah saw.) hingga beliau mandi. Lalu (Saad Radhiyallahu’anhu) memberikan atau (Qais Radhiyallahu’ahu) berkata; lalu mereka memberikan kepada beliau selembar selimut yang telah dilumuri dengan minyak wangi za’faron dan waros, lalu (Rasulullah saw.) memakainya. Lalu (Rasulullah saw.) mengangkat kedua tangannya dengan membaca: “Ya Allah, jadikan kesejahteraan dan rahmAt Mu atas keluarga Sa’d bin ‘Ubadah” (Qais Radhiyallahu’ahu) berkata; lalu (Rasulullah saw.) menyantap makanan, tatkala beliau hendak pergi, Sa’d memberikan keledai kepadanya yang telah dilapisi pelana di atasnya, lalu Rasulullah saw. naik. Sa’d berkata; Wahai Qais, temani Rasulullah saw. Qais berkata; Rasulullah saw. bersabda: “Naiklah”, namun saya menolaknya. Lalu beliau bersabda: “Kamu naik atau kamu meninggalkan saya saja”, (Qais Radhiyallahu’ahu) berkata; lalu saya meninggalkannya.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 14929

Kitab 7 : Musnad Penduduk Makkah

Bab : Hadits Qais bin Sa’d bin ‘Ubadah dari Nabi saw.

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ سَلَمَةَ بْنِ كُهَيْلٍ عَنِ الْقَاسِمِ بْنِ مُخَيْمِرَةَ عَنْ أَبِي عَمَّارٍ عَنْ قَيْسِ بْنِ سَعْدٍ قَالَأَمَرَنَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ نَصُومَ عَاشُورَاءَ قَبْلَ أَنْ يَنْزِلَ صِيَامُ رَمَضَانَ فَلَمَّا نَزَلَ صِيَامُ رَمَضَانَ لَمْ يَأْمُرْنَا وَلَمْ يَنْهَنَا وَنَحْنُ نَفْعَلُهُ

Telah menceritakan kepada kami {Waki’} telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Salamah bin Kuhail} dari {Al Qasim bin mukhoimiroh} dari {Abu ‘Ammar} dari {Qais bin Sa’d} berkata; Nabi saw. memerintahkan kami untuk berpuasa ‘Asyuro sebelum turun ayat tentang Puasa Ramadlan. Tatkala turun ayat tentang Puasa Ramadlan, beliau tidak menyuruh kami dan tidak juga melarang kami namun kami tetap mengerjakannya.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 14930

Kitab 7 : Musnad Penduduk Makkah

Bab : Hadits Qais bin Sa’d bin ‘Ubadah dari Nabi saw.

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يَزِيدَ أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ حَدَّثَنَا حَيْوَةُ قَالَ أَخْبَرَنِي عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ مُلَيْلٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي أُمَيَّةَأَنَّ حَبِيبَ بْنَ مَسْلَمَةَ أَتَى قَيْسَ بْنَ سَعْدِ بْنِ عُبَادَةَ فِي الْفِتْنَةِ الْأُولَى وَهُوَ عَلَى فَرَسٍ فَأَخَّرَ عَنْ السَّرْجِ وَقَالَ ارْكَبْ فَأَبَى وَقَالَ لَهُ قَيْسُ بْنُ سَعْدٍ إِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ صَاحِبُ الدَّابَّةِ أَوْلَى بِصَدْرِهَا فَقَالَ لَهُ حَبِيبٌ إِنِّي لَسْتُ أَجْهَلُ مَا قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَكِنِّي أَخْشَى عَلَيْكَ

Telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Yazid, Abu Abdurrahman} telah menceritakan kepada kami {Haiwah} berkata; telah mengabarkan kepadaku {Abdul Aziz bin Abdul Malik bin Mulail} dari {Abdur Rahman bin Abu Umayyah} {Habib bin Maslamah} pernah mendatangi {Qais bin Sa’d bin ‘Ubadah} pada zaman Fitnah Pertama dengan berkendara atas untanya, lantas dia mundur dari pelananya dan berkata (kepada Qais Radhiyallahu’ahu) naiklah. (Qais Radhiyallahu’ahu) menolak dan dia berkata; saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Pemilik kendaraan lebih berhak untuk duduk di depan”, Lalu Habib berkata kepadanya, bukannya saya tidak mengerti sabda Rasulullah saw. akan tetapi saya takut akan terjadi apa-apa padamu.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 14931

Kitab 7 : Musnad Penduduk Makkah

Bab : Hadits Qais bin Sa’d bin ‘Ubadah dari Nabi saw.

حَدَّثَنَا أَبُو النَّضْرِ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَنْ جَابِرٍ عَنْ عَامِرٍ عَنْ قَيْسِ بْنِ سَعْدِ بْنِ عُبَادَةَ قَالَمَا مِنْ شَيْءٍ كَانَ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَّا وَقَدْ رَأَيْتُهُ إِلَّا شَيْئًا وَاحِدًا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُقَلَّسُ لَهُ يَوْمَ الْفِطْرِقَالَ جَابِرٌ هُوَ اللَّعِبُ

Telah menceritakan kepada kami {Abu Nadlroh} telah menceritakan kepada kami {Isro’il} dari {Jabir} dari {‘Amir} dari {Qais bin Sa’d ‘Ubadah} berkata; tidak ada sesuatu yang ada pada masa Rasulullah saw. kecuali saya telah melihatnya, kecuali satu hal. Rasulullah saw., (pernah dimainkan sebuah permainan pedang dan anak panah di hadapan Rasulullah saw.) pada Hari Idul Fithri. Jabir berkata; itu adalah permainan.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 14932

Kitab 7 : Musnad Penduduk Makkah

Bab : Hadits Qais bin Sa’d bin ‘Ubadah dari Nabi saw.

حَدَّثَنَا وَهْبُ بْنُ جَرِيرٍ حَدَّثَنَا أَبِي قَالَ سَمِعْتُ مَنْصُورَ بْنَ زَاذَانَ يُحَدِّثُ عَنْ مَيْمُونِ بْنِ أَبِي شَبِيبٍ عَنْ قَيْسِ بْنِ سَعْدِ بْنِ عُبَادَةَأَنَّ أَبَاهُ دَفَعَهُ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْدُمُهُ فَأَتَى عَلَيَّ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَدْ صَلَّيْتُ رَكْعَتَيْنِ قَالَ فَضَرَبَنِي بِرِجْلِهِ وَقَالَ أَلَا أَدُلُّكَ عَلَى بَابٍ مِنْ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ قُلْتُ بَلَى قَالَ لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ

Telah menceritakan kepada kami {Wahb bin Jarir} telah menceritakan kepada kami {bapakku} berkata; saya telah mendengar {Manshur bin Zadzan} menceritakan dari {Maimun bin Abu Syabib} dari {Qais bin Sa’d bin ‘Ubadah} bapaknya menyerahkan (Qais bin Sa’d Radhiyallahu’anhu) kepada Nabi saw. sebagai pembantunya. Lalu Nabi saw. datang kepadaku setelah saya shalat dua rekaat. (Qais bin Sa’d Radhiyallahu’anhu) berkata; lalu (Rasulullah saw.) menendangku dengan kakinya dan bersabda: maukah kamu saya tunjukkan salah satu pintu dari pintu surga? saya menjawab, Ya. (Rasulullah saw.) bersabda: LAA HAULA WA LAA QUWWATA ILLAA BILLAAH (tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan ijin Allah).